Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Buah pare
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Uji aktivitas antioksidan ekstrak metanol daging buah pare (Momordica chanrantia L.) Dengan Menggunakan Metode DPPH (1,1-Difenil-2-Pikrilhidrazil).

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Buah pare (Momordica charantia L.) adalah salah satu tanaman yang penyebarannya cukup luas di Indonesia dan sangat mudah ditemukan, seagian besar masyarakat juga meyakini bahwa buah pare yang pahit ini banyak manfaatnya untuk mengobati segala macam penyakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya aktivitas antioksidan dari ekstrak daging buah pare. Kandungan dari ekstrak metanol daging buah pare mengandung flavonoid, saponin, dan terpenoid. Salah satu kandungan didalam daging buah pare yang berfungsi sebagai antioksidan adalah flavonoid Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Tahap penelitian meliputi pengumpulan sampel, determinasi tumbuhan, pembuatan simplisia, pembuatan ekstrak dengan metode maserasi menggunakan pelarut metanol, penentuan aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH (1,1 difenil-2-pikrilhidrazil) dan sebagai pembanding digunakan Vitamin C secara spektrofotometri UV – Vis. Aktivitas antioksidan ditentukan dengan niai IC50 yaitu konsentrasi ekstrak yang mampu menghambat aktivitas suatu radikal bebas 50 %. Hasil rendemen ekstrak daging buah pare diperoleh sebanyak 6,08%. Sedangkan hasil dari aktivitas antioksidan berdasarkan nilai IC50 ekstrak metanol daging buah pare termasuk dalam kategori sangat lemah yaitu sebesar 512,0606 ppm dan Vitamin C sebagai pembanding termasuk dalam kategori sangat kuat dengan nilai IC50 sebesar 17,9956 ppm.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Efektivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Mentimun (Cucumis sativus L) dan Buah Pare (Momordica charantia) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Salmonella typhi

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Salmonella typhi merupakan bakteri penyebab demam tifoid yang bersifat patogen. Meningkatnya kejadian resistensi bakteri Salmonella typhi penyebab demam tifoid terhadap antibiotik merupakan permasalahan serius di bidang Kesehatan. Upaya yang dilakukan terhadap peningkatan resistensi antibiotik yaitu memanfaatkan bahan alami sebagai alternatif pengobatan. Mentimun (Cucumis sativus L.) dan buah pare (Momordica charantia ) adalah tumbuhan dengan famili yang sama yaitu Cucurbitaceae dan memiliki kandungan metabolit sekunder yang sama seperti flavonoid, saponin, dan alkaloid yang berpotensi sebagai antibakteri. Studi ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas antibakteri ekstrak etanol mentimun (Cucumis sativus L.) dan buah pare (Momordica charantia) terhadap pertumbuhan bakteri Salmonella typhi. Data yang digunakan dalam studi ini adalah data sekunder yang diperoleh dari beberapa penelitian. Aktivitas ekstrak etanol mentimun (Cucumis sativus L) pada konsentrasi 20%, 40%,60% dan 80% menghasilkan 12,33 mm, 14,60 mm, 16,60 mm dan 18,6 mm dengan metode difusi sumuran dan buah pare (Momordica charantia) pada konsentrasi 20%, 40%, 60% dan 80% berturut-turut 8,5 mm, 12,00 mm, 12,50 mm dan 13,50 mm menggunakan metode difusi cakram. Kesimpulan yang diperoleh ialah ekstrak etanol mentimun memberikan zona hambat dengan kategori kuat pada konsentrasi 20% yaitu 12,33 mm. Sedangkan ekstrak etanol buah pare pada konsentrasi 20% menghasilkan kategori sedang yaitu 8,50 mm.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail