Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Deksametason
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR TINGKAT PENGETAHUAN PASIEN TENTANG TABLET DEKSAMETASON DI APOTEK

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tablet deksametason adalah obat golongan kortikosteroid yang sering digunakan oleh pasien untuk mengobati berbagai keluhan penyakit diantaranya alergi yang parah, asma kronik, masalah kulit, artritis, pembengkakan pada usus, kanker, dan penyakit autoimun. Masyarakat di sekitar Apotek sering membeli obat Deksamethason tanpa mengetahui informasi obat deksamethason secara lengkap. Tablet deksametason merupakan obat keras yang penggunaannya harus dalam pengawasan dokter dan diresepkan oleh dokter. Perilaku kesehatan seorang pasien tentang penggunaan obat sangat dipengaruhi oleh Tingkat pengetahuannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan pasien dalam menggunakan tablet deksametason dalam mengobati penyakitnya. Penelitian ini menggunakan metode non eksperimental deskriptif dengan mengambil data dari lembar kuisioner yang diajukan kepada konsumen yang datang ke apotek.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Studi Literatur Identifikasi Bahan Kimia Obat Deksametason Pada Jamu Pegal Linu Menggunakan Metode Kromatografi Lapis Tipis

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jamu pegal linu banyak dikonsumsi masyarakat karena dipercaya dapat meredakan nyeri otot secara alami. Namun, praktik penambahan bahan kimia obat (BKO) seperti deksametason secara ilegal dalam jamu menimbulkan risiko kesehatan serius. Deksametason adalah kortikosteroid sintetis yang mampu memberikan efek analgesik cepat, namun penggunaannya tanpa pengawasan dapat menyebabkan efek samping seperti osteoporosis, hipertensi, dan kerusakan organ. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi keberadaan deksametason dalam jamu pegal linu melalui studi literatur terhadap tiga jurnal ilmiah yang menggunakan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Hasil tinjauan menunjukkan bahwa 2 dari 3 jurnal mendeteksi keberadaan deksametason dalam beberapa sampel jamu dengan nilai pembanding Rf berkisar antara 0,60 hingga 0,766. Pada penelitian pertama di kota Palopo terdapat 2 dari 5 sampel positif mengandung BKO deksametason dengan nilai Rf masing-masing 0,60 dan 0,62. Pada penelitian kedua, 2 dari 6 sampel dari pasar Cisalak kota Depok juga teridentifikasi positif mengandung BKO deksameton dengan nilai Rf sebesar 0,760 dan 0,773. Sedangkan pada penelitian ketiga, sebanyak 12 sampel jamu pegal linu dari marketplace tidak terindetifikasi adanya BKO deksametason, namun 2 dari 12 sampel positif mengandung BKO parasetamol yang mengindikasikan adanya kandungan bahan kimia obat lain dalam produk tersebut.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail