ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penyimpanan obat di Gudang Farmasi Puskesmas. Data yang dipakai dalam studi ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa penelitian. Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur, menggunakan data yang diperoleh dengan mengumpulkan, mempelajari, dan menelaah dokumen, atau jurnal ilmiah. Sebagai objek penelitian yaitu tata ruang gudang, sistem penyimpanan obat, dan penjagaan mutu obat di gudang farmasi Puskesmas di beberapa wilayah Indonesia. Analisa data dilakukan dengan metode analisis deskriptif, dengan membuat gambaran penyimpanan obat di gudang farmasi Puskesmas berdasarkan data-data yang terkumpul. Aspek pada penyimpanan obat di gudang Farmasi Puskesmas Teling Atas Kecamatan Wanea, Kota Manado dengan nilai persentase 95%, Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo, Kota Pekanbaru 93,33%, dan dua Puskesmas Bukit Hindu dan Puskesmas Pahandut di Kota Palangkaraya dengan nilai persentase 94,43%. Kesimpulan yang dapat diambil adalah penyimpanan obat pada gudang farmasi puskesmas secara umum adalah memenuhi persyaratan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pengelolaan obat di beberapa gudang farmasi puskesmas. Penelitian ini merupakan studi literatur dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah dokumen yang terkait seperti skripsi serta jurnal ilmiah. Obyek penelitian ini adalah sistem pengelolaan obat di gudang farmasi Puskesmas Maukaro di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Puskesmas Rambah samo di Provinsi Riau sdan Puskesmas Bakunese di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul berdasarkan jurnal ilmiah tentang pengelolaan obat di gudang farmasi puskesmas. data yang dipakai pada penelitian ini adalah data skunder yang berasal dari beberapa penelitian. Hasil penelitian menyatakan bahwa Pengelolaan obat di Puskesmas maukaro, Puskesmas Rambah Samo dan Puskesmas Bakunese termasuk dalam kategori baik dengan persentase 85,84%, 87,77% dan 88,55%
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penyimpanan obat di gudang farmasi rumah sakit. Penyimpanan merupakan suatu kegiatan menyimpan, memelihara dan menempatkan obat-obatan yang diterima pada tempat yang dinilai aman dari pencurian dan gangguan fisik. Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur, yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah buku-buku, majalah ilmiah serta dokumen yang terkait seperti skripsi serta jurnal ilmiah. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dengan membuat gambaran dari data-data yang telah terkumpul. Berdasarkan hasil penelitian tentang penyimpanan obat di gudang farmasi secara keseluruhan belum 100% memenuhi Standar Pelayanan Kefarmasian Rumah Sakit dan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia seperti, tidak adanya pengaturan kelembaban, tidak adanya papan alas dan obat diletakkan langsung di lantai, tidak ada keterangan untuk obat mudah terbakar, penyimpanan obat tidak disimpan berdasarkan kelas terapi, tidak memiliki ventilasi dan jendela bertralis.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penyimpanan adalah suatu kegiatan menyimpan dan memelihara dengan cara menempatkan obat – obatan yang diterima pada tempat yang dinilai aman dari pencurian serta gangguan fisik yang dapat merusak mutu obat. Tujuan penyimpanan obat adalah untuk menjaga mutu obat tetap baik, memelihara kelangsungan obat, serta memudahkan petugas kesehatan dalam pencarian dan pengawasan obat. Studi ini bertujuan untuk mengetahui profil penyimpanan obat di gudang farmasi rumah sakit. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur, yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah buku-buku, jurnal-jurnal serta dokumen yang terkait seperti skripsi serta jurnal ilmiah. Objek penelitian ini adalah gudang farmasi rumah sakit. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yang disajikan dalam tabel dan narasi. Hasil penelitian menunjukkan secara berurutan adalah Rumah Sakit Umum Daerah Banyumas belum sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, RSUP DR. R. D Kandou Manado sudah sesuai dengan Standar Pelayanan Farmasi Rumah sakit, RSUD Noongan secara keseluruhan belum sesuai, Rumah Sakit Siloam Manado dalam menerapkan prosedur penyimpanan obat di gudang sebagian besar sudah sesuai dengan ketentuan dalam standar pelayanan kefarmasian rumah sakit
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penyimpanan obat merupakan salah satu pengelolaan obat yang menjamin tercapainya ketepatan jumlah obat dan jenis perbekalan farmasi lainnya. Selain penyimpanan ada aspek lain yang merupakan rangkaian kegiatan pengelolaan obat yaitu perencanaan, pengadaan, pendistribusian dan penghapusan yang dikelola secara optimal. Studi ini bertujuan untuk mengetahui profil penyimpanan obat di puskesmas berdasarkan Direktorat Jenderal Pelayanan Kefarmasian dan Alat Kesehatan Materi Pelatihan Manajemen Kefarmasian Di Puskesmas tahun 2010. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur, yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari jurnal, skripsi, dan Karya Tulis Ilmiah atau penelitian sebelumnya. Objek penelitian ini adalah persyaratan gudang obat, pengaturan penyimpanan obat, dan tata cara penyusunan obat dipuskesmas. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran dari data-data yang telah direduksi, dan disajikan menggunakan tabel yang disertai narasi. Hasil dari studi literatur ini adalah penyimpanan obat di puskesmas belum memenuhi syarat dari Direktorat Jenderal Pelayanan Kefarmasian dan Alat Kesehatan Materi Pelatihan Manajemen Kefarmasian di Puskesmas Tahun 2010.