ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Infeksi HIV merupakan penyakit kronis yang membutuhkan terapi antiretroviral (ARV) secara berkelanjutan. Keberhasilan terapi tidak hanya dilihat dari pengendalian perkembangan penyakit, tetapi juga melalui pemantauan kondisi imunologis pasien dan peningkatan kualitas hidup. Salah satu parameter klinis yang digunakan dalam pemantauan pasien HIV adalah kadar CD4, yang menggambarkan kondisi sistem imun pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kondisi klinis berdasarkan kadar CD4 serta kualitas hidup pasien HIV menggunakan kuesioner WHOQOL-BREF juga mengidentifikasi domain kualitas hidup (fisik, psikologis, sosial, lingkungan) yang paling terpengaruh. Rancangan yang digunakan pada penelitian merupakan jenis penelitian studi kasus dengan pendekatan cross-sectional dan data kualitatif dan kuantitatif. Objek penelitian adalah kondisi klinis dan kualitas hidup pasien HIV yang menjalani terapi Antiretroviral (ARV) di Puskesmas Rapak Mahang, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara. Kondisi klinis pasien ditinjau berdasarkan kadar CD4 sebagai parameter imunologis, sedangkan kualitas hidup pasien dinilai menggunakan instrumen World Health Organization Quality of Life-BREF (WHOQOL-BREF) yang mencakup domain fisik, psikologis, hubungan sosial, dan lingkungan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Human Immunodeficiency Virus (HIV) masih menjadi masalah besar di seluruh dunia, virus ini yang menyerang sel darah putih yang berfungsi melindungi tubuh, sehingga melemahkan sistem kekebalan tubuh. Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) sendiri terjadi karena masalah pada sistem kekebalan tubuh yang menyebabkan kerusakan pada sel tertentu. Dimana remaja menjadi salah satu kelompok yang dianggap sebagai usia yang rentan terhadap HIV/AIDS karena kurangnya pengetahuan dengan sikap yang berisiko. Studi literatur ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan dengan sikap pencegahan HIV/AIDS pada remaja. Rancangan yang digunakan pada penelitian merupakan jenis penelitian studi literatur, yaitu melakukan pengumpulan data, menelaah dan menganalisis data pada beberapa jurnal penelitian. Objek penelitian ini adalah membandingkan hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap pencegahan HIV/AIDS pada remaja. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deksriptif yaitu memberikan gambaran tentang data-data hasil penelitian yang telah terkumpul berupa gambaran hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap pencegahan HIV/AIDS pada remaja. Hasil penelitian studi literatur dari kedua jurnal menyatakan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan sikap pencegahan HIV/AIDS pada remaja, ditunjukkan dengan nilai p-value pada jurnal pertama yaitu 0,000 dan 0,001 pada jurnal kedua.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus yang menyerang dan melemahkan sistem pertahanan tubuh manusia.. Penderita HIV memerlukan pengobatan dengan Antiretroviral (ARV). Tujuan utama terapi ARV adalah penekanan secara maksimum dan berkelanjutan terhadap jumlah virus, pemulihan atau pemeliharaan fungsi imunologik, perbaikan kualitas hidup, dan pengurangan morbiditas dan mortalitas HIV. Dampak jika tidak patuh meminum obat adalah resistensi obat, harapan hidup penderita menjadi kecil, resiko penularan meningkat dan mengakibatkan HIV menjadi AIDS. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepatuhan pasien HIV dalam pengobatan ARV. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini dengan metode pengumpulan, analisa, pembahasan dokumen dokumen terkait, seperti jurnal. Objek penelitian ini yaitu kepatuhan pasien HIV dalam pengobatan terapi ARV di RSUD Karawang, RSUD Banyumas dan RSUD Gunung Jati Cirebon.