Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

7 hasil
Subjek: sikap
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU MASYARAKAT TERHADAP OBAT HALAL DI DESA MUARA MUNTAI ULU

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penggunaan obat halal sangat penting bagi masyarakat Muslim untuk memastikan bahwa produk farmasi yang dikonsumsi sesuai dengan prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat terhadap obat halal di Desa Muara Muntai Ulu. Sampel penelitian ditentukan menggunakan rumus Slovin, menghasilkan 338 responden yang dipilih melalui metode Stratified Random Sampling. Kuesioner juga diuji validitas dan reliabilitasnya pada 50 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner, disajikan dalam bentuk tabel dan grafik, serta dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS. Analisis mencakup perhitungan persentase tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku, rata-rata skor berdasarkan Skala Likert, serta hubungan antara pengetahuan dengan sikap dan perilaku menggunakan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian terhadap 338 responden menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat terhadap obat halal tergolong cukup baik (74,1%), sedangkan sikap dan perilaku berada pada kategori sangat baik (4,25%). Sikap berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku, sementara pengetahuan berpengaruh negatif dan signifikan. Nilai R2 sebesar 0,261.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINGKAT PENGETAHUAN, PERSEPSI, DAN SIKAP MASYARAKAT TERHADAP KEHALALAN OBAT DI KELURAHAN HARAPAN BARU

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kehalalan suatu produk saat ini cukup penting terutama untuk Indonesia, karena Indonesia merupakan negara dengan mayoritas penduduknya beragama Muslim. Obat halal menjadi isu yang sangat penting dibahas meningkat mengingat masih banyak ditemukan obat yang diduga mengandung bahan haram dan belum bersertifikat halal, penting bagi masyarakat muslim untuk memastikan bahwa produk farmasi yang dikonsumsi sesuai syariat. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat pengetahuan, persepsi, dan sikap masyarakat tentang kehalalan obat di Kelurahan Harapan Baru. Penelitian ini merupakan penelitian (non eksperimental). Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 100 responden yang dipilih dengan metode purposive sampling. Kuesioner didistribusikan secara langsung kepada masyarakat menggunakan hardcopy/kertas. Kuesioner mencakup pertanyaan tentang tingkat pengetahuan, persepsi, dan sikap masyarakat terhadap kehalalan obat. Penelitian ini merekomendasikan perlu adanya edukasi berkelanjutan dan peran aktif pihak terkait untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kehalalan obat.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP SWAMEDIKASI PADA MAHASISWA KESEHATAN DAN NON KESEHATAN DI UNIVERSITAS MULAWARMAN SAMARINDA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Nama : Aisyiyah Dwi Iftifa’iyah Program Studi : Sarjana Farmasi Judul Skripsi : Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Swamedikasi pada Mahasiswa Kesehatan dan Non Kesehatan di Universitas Mulawarman Samarinda Pembimbing : Dr. apt. Triswanto Sentat, M.Farm-Klin. Swamedikasi yang tidak tepat berisiko menimbulkan kesalahan terapi dan efek samping obat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap swamedikasi pada mahasiswa kesehatan dan non-kesehatan di Universitas Mulawarman Samarinda. Penelitian kuantitatif analitik berdesain cross-sectional ini melibatkan 200 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, terdiri dari 100 mahasiswa kesehatan dan 100 mahasiswa non-kesehatan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis secara univariat, bivariat dengan uji Chi-Square, serta multivariat menggunakan Principal Component Analysis (PCA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden secara umum memiliki tingkat pengetahuan swamedikasi tinggi (70,0%) dan sikap swamedikasi baik (66,5%). Uji Chi-Square membuktikan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan sikap swamedikasi (𝑝 = 0,000). Terdapat hubungan yang signifikan antara rumpun ilmu (jurusan) dengan tingkat pengetahuan swamedikasi (𝑝 = 0,017), di mana mahasiswa kesehatan memiliki proporsi pengetahuan tinggi yang lebih besar (77,0%) dibandingkan mahasiswa non-kesehatan (63,0%). Namun, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara jurusan dan sikap swamedikasi (𝑝 = 0,123). Pemodelan PCA mengonfirmasi bahwa tingkat pengetahuan merupakan faktor determinan utama yang paling dominan dalam membentuk sikap swamedikasi pada kedua kelompok mahasiswa. Kesimpulannya, tingkat pengetahuan berhubungan positif dengan sikap swamedikasi mahasiswa. Diperlukan edukasi kesehatan berbasis kognitif yang terstruktur untuk meningkatkan literasi obat dan mendorong perilaku swamedikasi yang aman di lingkungan universitas.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN SIKAP DAN TINDAKKAN DALAM PENGGUNAAN ANTIBIOTIK TANPA RESEP DOKTER

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penggunaan antibiotik tanpa resep dokter merupakan tantangan serius karena risiko resistensi antibiotik. Studi literatur ini bertujuan mensintesis bukti ilmiah tentang hubungan tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap tindakan penggunaan antibiotik tanpa resep. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan tinjauan artikel dari Google Scholar dan Garuda periode 2015– 2025. Hasil kajian terhadap dua artikel menunjukkan bahwa sikap masyarakat memiliki hubungan lebih dominan dibandingkan pengetahuan. Tingkat pengetahuan masyarakat masih tergolong rendah (47,7%), sikap cenderung negatif (54,2%), dan tindakan penggunaan antibiotik tidak tepat (57,3%). Secara bersama, pengetahuan dan sikap memiliki hubungan signifikan terhadap tindakan (p=0,000). Faktor pendidikan dan pekerjaan juga turut mempengaruhi ketiga aspek tersebut. Kesimpulannya, kepatuhan terhadap penggunaan antibiotik rasional tidak hanya ditentukan oleh tingkat pengetahuan, tetapi juga sangat bergantung pada sikap positif serta faktor sosiodemografi. Saran yang diajukan adalah perlunya edukasi berkelanjutan untuk meningkatkan pengetahuan sekaligus membentuk sikap positif, serta penguatan peran tenaga kesehatan dalam mengawasi penggunaan antibiotik di masyarakat.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT TERHADAP PENGGUNAAN ANTIBIOTIK TANPA RESEP

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penggunaan antibiotik tanpa resep dokter masih banyak ditemukan di masyarakat dan berpotensi menimbulkan dampak negatif, seperti efek samping obat serta meningkatnya risiko resistensi antibiotik. Kondisi ini menunjukkan perlunya evaluasi terhadap tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat dalam penggunaan antibiotik. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap penggunaan antibiotik tanpa resep dokter berdasarkan hasil penelitian terdahulu. Rancangan penelitian yang digunakan merupakan jenis penelitian studi literatur, yaitu dengan melakukan pengumpulan data, penelaahan, dan analisis terhadap beberapa artikel ilmiah, buku referensi, serta dokumen resmi yang relevan. Objek penelitian ini adalah hasil-hasil penelitian terdahulu yang membahas pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap penggunaan antibiotik tanpa resep dokter. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif, yaitu dengan menyusun gambaran dari data yang terkumpul mengenai tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap penggunaan antibiotik tanpa resep dokter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada desa ilung pasar lama sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik sebesar 55% dan sikap dalam kategori cukup. Pada desa kota bangun sebrang mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan yang rendah sebesar 55,9% serta sikap yang kurang baik. Perbedaan hasil tersebut menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat masih bervariasi, yang dipengaruhi oleh faktor pendidikan, pekerjaan, serta akses terhadap informasi kesehatan.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Studi Literatur Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Sikap Pencegahan HIV/AIDS Pada Remaja

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Human Immunodeficiency Virus (HIV) masih menjadi masalah besar di seluruh dunia, virus ini yang menyerang sel darah putih yang berfungsi melindungi tubuh, sehingga melemahkan sistem kekebalan tubuh. Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) sendiri terjadi karena masalah pada sistem kekebalan tubuh yang menyebabkan kerusakan pada sel tertentu. Dimana remaja menjadi salah satu kelompok yang dianggap sebagai usia yang rentan terhadap HIV/AIDS karena kurangnya pengetahuan dengan sikap yang berisiko. Studi literatur ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan dengan sikap pencegahan HIV/AIDS pada remaja. Rancangan yang digunakan pada penelitian merupakan jenis penelitian studi literatur, yaitu melakukan pengumpulan data, menelaah dan menganalisis data pada beberapa jurnal penelitian. Objek penelitian ini adalah membandingkan hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap pencegahan HIV/AIDS pada remaja. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deksriptif yaitu memberikan gambaran tentang data-data hasil penelitian yang telah terkumpul berupa gambaran hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap pencegahan HIV/AIDS pada remaja. Hasil penelitian studi literatur dari kedua jurnal menyatakan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan sikap pencegahan HIV/AIDS pada remaja, ditunjukkan dengan nilai p-value pada jurnal pertama yaitu 0,000 dan 0,001 pada jurnal kedua.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Studi Literatur Pengetahuan, Sikap dan Praktik terhadap COVID-19

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Coronavirus disease 19 (COVID-19) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2. Virus ini awalnya berasal dari hewan, tetapi dapat menular dari manusia ke manusia. Untuk menghentikan penyebaran COVID-19 masyarakat harus disiplin dalam mematuhi aturan yang telah ditetapkan pemerintah. Salah satu aturan tersebut adalah mematuhi protokol kesehatan pencegahan COVID-19 dengan dasar pengetahuan dan sikap terhadap COVID-19. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan dan sikap terhadap praktik pencegahan COVID-19. Penelitian ini diharapkan dapat dimanfaatkan serta menjadi referensi bagi penelitian terkait pengetahuan dan sikap terhadap praktik COVID-19. Rancangan yang digunakan pada penelitian yaitu studi literatur yang melakukan pengumpulan data, menelaah dan menganalisis data pada beberapa jurnal penelitian. Objek penelitian ini yaitu pengetahuan dan sikap terhadap praktik pencegahan COVID-19 di negara Indonesia dan Malaysia. Analisis data menggunakan metode analisis deskriptif yaitu membuat gambaran dari data-data yang terkumpul berupa data karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin, kelompok usia, ruang lingkup pekerjaan, dan kategori pendapatan serta pengetahuan, sikap dan praktik terhadap COVID-19. Praktik masyarakat Indonesia dan Malaysia dalam pencegahan COVID-19 cukup baik, dengan rata-rata skor 7,0 dari 10 dengan pengetahuan dan sikap yang menganggap bahwa COVID-19 sebagai penyakit serius yang dapat membahayakan kesehatan dan kehidupan.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail