ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Daun wanyi (Mangifera caesia Jack.) Secara tradisional telah dimanfaatkan dalam berbagai pengobatan herbal karena kandungan zat aktifnya. Daun wanyi diketahui kaya akan senyawa flavonoid. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Tujuan penelitian untuk mengetahui kadar flavonoid total daun wanyi (Mangifera caesia Jack.) berdasarkan perbedaan metode ekstraksi. Serbuk simplisia daun wanyi diekstraksi secara maserasi menggunakan etanol 95% selama 24 jam dan diekstraksi secara refluks menggunakan etanol 95% dengan suhu 60°C selama 1 jam. Penentuan kadar flavonoid total ekstrak daun wanyi dengan spektrofotometri UV-Vis dan analisis data. Hasil yang diperoleh dari data spektrofotometri UV-Vis adalah kadar flavonoid total ekstrak etanol daun wanyi dengan metode maserasi sebesar 7,5766 ± 0,2163 mgQE/g dan secara refluks sebesar 4,4324 ± 0,2576 mgQE/g. Analisis data statistik kadar flavonoid total menggunakan uji Mann-Whitney menghasilkan nilai signifikansi 0,046 (p 0,05), menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua metode ekstraksi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Nama :Sa’diah Muliawati Program studi :Sarjana Farmasi Judul skripsi :Penetapan Kadar Flavonoid Ekstrak Etanol Kulit Buah Limpasu (Baccaurea lanceolata) Berdasarkan Perbedaan Cara Pengeringan Menggunakan Metode Spektrofotometri Uv-Vis. Pembimbing : 1. apt. Supomo, M.Si. 2. apt. Fitri Handayani, M.Si. Flavonoid merupakan salah satu metabolit sekunder yang telah diketahui dapat memberikan efek farmakologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar flavonoid pada ekstrak etanol kulit buah limpasu (Baccaurrea lanceolata) berdasarkan perbedaan cara pengeringan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Tahapan penelitian ini meliputi: pengumpulan sampel, determinasi, pembuatan simplisia menggunakan metode pengeringan sinar matahari dan oven, pembuatan ekstrak, skrining fitokimia, dan penetapan kadar flavonoid. Ekstrak etanol kulit buah limpasu menggunakan perbandingan kuersetin konsetrasi 100 ppm dengan seri konsentrasi 2, 4, 6, 8, dan 10 ppm. Nilai absorbansi diukur dengan Spektrofotometri UV- Vis. Analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif yang diperoleh dari pengamatan langsung untuk menilai absorbansi dari masing-masing konsentrasi untuk diolah data dalam bentuk tabel, grafik dan narasi. Hasil penelitian pada P. oven ekstrak etanol kulit buah limpasu memiliki kadar flavonoid sebanyak 1,1075± 0,0746 dan P. matahari ekstrak etanol kulit buah limpasu memiliki kadar flavonoid sebanyak 1,4438± 0,0274. pengeringan matahari memberikan hasil kadar flavonoid yang lebih tinggi di bandingkan pengeringan oven.