Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Kerupuk
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR IDENTIFIKASI BORAKS PADA KERUPUK

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui hasil identifikasi kandungan boraks pada kerupuk. Bahan tambahan pangan merupakan bahan campuran yang ditambahkan pada pangan dengan tujuan membuat sifat ataupun bentuk pangan sesuai yang diharapkan. Boraks merupakan salah satu zat yang dilarang digunakan sebagai bahan tambahan pangan. Boraks dalam pangan dapat menyebabkan kerusakan susunan saraf pusat ginjal dan hati. Penggunaan boraks dalam kerupuk oleh produsen tak bertanggung jawab untuk meningkatkan kerenyahan dan memberikan rasa gurih. Boraks dalam pangan dapat di identifikasi dengan beberapa uji kualitatif. Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah buku-buku, skripsi, jurnal penelitian, serta dokumen yang terkait. Tahapan penelitian meliputi reduksi data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama, penyajian data yaitu dalam tabel deskriptif, penarikan kesimpulan melalui verifikasi dan tinjauan ulang data yang diperoleh. Berdasarkan telaah literatur, diketahui bahwa sampel kerupuk gendar dari pasar yang berada di Kecamatan Kamal, semua teridentifikasi mengandung borak, dengan uji kertas kurkumin. Sampel dari beberapa pasar di Kota Pekan Baru, negatif mengandung boraks, yang diuji dengan uji nyala. Sampel kerupuk dari Pasar di Kabupaten Tanggamus, 6 positif mengandung borak dengan kertas kurkumin, sedangkan uji nyala api dan uji uap ammonia memberikan hasil negatif terhadap 8 sampel kerupuk

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR PROSEDUR KERJA IDENTIFIKASI BORAKS PADA KERUPUK

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Di Indonesia kerupuk merupakan salah satu makanan ringan yang sangat diminati oleh segala kalangan usia. Kerupuk merupakan makanan berbahan dasar tepung yang terkadang adonan kerupuk ditambahkan bahan berbahaya seperti boraks sebagai bahan pengawet. Boraks merupakan senyawa dengan nama kimia natrium tetraborat (Na2B4O7.10H2O) yang sering digunakan dalam industri non pangan. Identifikasi boraks sebagai anion dapat dilakukan dengan uji nyala, uji kertas kunyit dan reaksi warna dengan reagen tertentu. Sedangkan identifikasi boraks pada pangan umumnya merujuk pada prosedur kerja Standar Nasional Indonesia No. 01-2894-1992 tentang Cara Uji Bahan Pengawet Makanan dan Bahan Tambahan Yang Dilarang Untuk Makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur kerja yang digunakan dalam mengidentifikasi boraks pada kerupuk. Tahapan penelitian studi literatur atau studi pustaka meliputi dengan cara mengumpulkan, mempelajari, dan menelaah sumber-sumber terpercaya seperti karya tulis ilmiah dan jurnal ilmiah. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Berdasarkan hasil telaah pada jurnal dan karya tulis ilmiah, didapatkan empat prosedur kerja untuk mengidentifikasi boraks yaitu, uji kertas kunyit, uji nyala, prosedur SNI No.01-2894-1992 dan prosedur kombinasi antara SNI No.01-2894-1992 dengan uji kertas kunyit.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail