Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Mitragyna speciosa Korth.
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAUN KRATOM (Mitragyna Speciosa Korth.)

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Studi ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan daun kratom (Mitragyna speiosa Korth.). Daun kratom secara tradisional dipercaya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan berkhasiat meningkatkan daya tahan tubuh. Antioksidan merupakan senyawa yang berguna mengatasi kerusakan oksidatif akibat radikal bebas sehingga berperan mencegah berbagai macam penyakit. Data yang dipakai dalam studi ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa jurnal penelitian. Hasil uji fitokimia pada ke-empat literatur didapatkan ekstrak daun kratom teridentifikasi mengandung senyawa flavonoid yang dapat berpotensi sebagai antioksidan. Nilai IC50 dengan kategori sangat kuat terdapat pada ekstrak etanol daun kratom (38,56 ppm ; 3,6078 ppm) dan ekstrak metanol daun kratom (34,07 ppm ; 37,08 ppm), kategori sedang terdapat pada ekstrak alkaloid daun kratom (104,8 ppm), dan kategori sangat lemah terdapat pada ekstrak air daun kratom (213,4 ppm). Semakin kecil nilai IC50 maka semakin besar aktivitas antioksidannya. Hasil studi literatur menunjukkan terdapat perbedaan nilai IC50 daun kratom pada setiap pelarut ekstraknya.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR AKTIVITAS ANTINOSISEPTIF DAUN KRATOM (Mitragyna speciosa Korth.)

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Daun kratom (Mitragyna speciosa Korth.) merupakan salah satu tanaman herbal. Tumbuhan kratom dapat digunakan sebagai obat demam, meringankan nyeri otot dan mengurangi nafsu makan. Daun kratom (Mitragyna speciosa Korth.) memiliki efek analgesik opioid (antinosiseptif). Kandungan utama daun kratom adalah mitraginin yang memiliki afinitas kuat pada reseptor opioid. Studi ini bertujuan untuk membandingkan aktivitas antinosiseptif ekstrak dan fraksi daun kratom (Mitragyna speciosa Korth.) dari pelarut yang berbeda. Data yang digunakan dalam studi ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa penelitian. Fraksi n-heksan daun kratom dosis I (70mg/kgBB), dosis II (140mg/kgBB), dosis III (280 mg/kgBB), fraksi diklorometana daun kratom dosis I (70mg/kgBB), dosis II (140mg/kgBB), dosis III (280 mg/kgBB), fraksi air daun kratom dosis I (140mg/kgBB), dosis II (280mg/kgBB) dan dosis III (560 mg/kgBB) memiliki efek antinosiseptif. Kesimpulan dari studi ini adalah terdapat perbedaan aktivitas antinosiseptif fraksi daun kratom (Mitragyna speciosa Korth.) dari pelarut yang berbeda. Fraksi air daun kratom dosis 560 mg/kgBB memiliki aktivitas antinosiseptif lebih lemah dibandingkan dosis 280 mg/kgBB yang dihasilkan oleh fraksi n-heksan dan fraksi diklorometana.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail