Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

5 hasil
Subjek: Rhodamin B
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR IDENTIFIKASI RHODAMIN B PADA PERONA MATA (EYESHADOW) DENGAN METODE KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tingginya penggunaan perona mata, khususnya eyeshadow, yang mengandung zat berbahaya seperti Rhodamin B, memerlukan perhatian khusus untuk memastikan keamanan produk kosmetik yang beredar di pasaran. Rhodamin B adalah pewarna sintetis yang sering digunakan pada industri tekstil dan dilarang penggunaannya dalam produk kosmetik karena bersifat karsinogenik dan dapat menyebabkan gangguan kesehatan, seperti iritasi kulit dan gangguan fungsi organ jika terpapar dalam jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan Rhodamin B pada produk eyeshadow yang dijual di wilayah Kota Palangkaraya dan Pasar Aceh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kromatografi Lapis Tipis (KLT), yang melibatkan pengumpulan data dari berbagai literatur, jurnal, dan sumber relevan lainnya. Jenis penelitian ini berupa studi literatur yang bertujuan untuk memberikan informasi terkait analisis keberadaan Rhodamin B yang beredar pada eyeshadow. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif, yaitu dengan menyajikan data kualitatif yang dipaparkan dengan sebaik mungkin sehingga dapat diinterpretasikan secara mudah.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KANDUNGAN RHODAMIN B PADA LIPSTIK DAN LIPTINT METODE KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS DAN SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rhodamin B merupakan zat yang berbahaya dalam kosmetik, terutama pada Lipstik dan Liptint. Pemakaian Rhodamin B dalam Lipstik dan Liptint dapat menimbulkan berbagai masalah, mulai dari iritasi pada saluran pernafasan, dan menyebabkan terjadinya kanker serta kerusakan hati. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui cara dan hasil analisis kandungan Rhodamin B pada beberapa produk pewarna bibir secara kualitatif dengan metode Kromatografi Lapis Tipis dan secara kuantitatif dengan metode Spektrofotometri UV-Vis. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah jenis penelitian studi literatur, yaitu dengan melakukan pengumpulan data, menelaah, dan menganalisis data pada beberapa jurnal penelitian. Pencarian jurnal utama didasarkan dengan kriteria inklusi sehingga diperoleh 26 jurnal, dan dipilah kembali sehingga ditemukan 2 jurnal utama yaitu Kamu et al., (2024) dan Wulandari et al., (2023). Cara analisis secara kualitatif oleh kedua jurnal diawali dengan preparasi sampel, pembuatan larutan baku Rhodamin B, pembuatan fase gerak, kemudian identifikasi menggunakan KLT. Pada analisis kuantitatif diawali dengan preparasi sampel, pembuatan larutan baku Rhodamin B, pembuatan larutan seri, penentuan panjang gelombang maksimum, pembuatan kurva kalibrasi, pengukuran absorbansi dan perhitungan kadar sampel. Hasil penelitian analisis kandungan Rhodamin B secara kualitatif yang dilakukakan Kamu et al., (2024) pada 5 sampel menunjukkan 2 sampel terdeteksi positif Rhodamin B dengan nilai Rf 0,77 dan secara kuantitatif 2 sampel positif Rhodamin B dengan kadar 11,1-11,4 ppm, sedangkan hasil penelitian secara kualitatif yang dilakukan Wulandari et al., (2023) pada 3 sampel menunjukkan seluruh sampel terdeteksi positif Rhodamin B dengan nilai Rf 0,87-0,98 dan secara kuantitatif seluruh sampel positif Rhodamin B dengan kadar 0,0131-0,0272 ppm.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH EKSTRAK UMBI BAWANG TIWAI (Eleutherine americana Merr.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN TERHADAP DIAMETER LUMEN TUBULUS GINJAL MENCIT BETINA YANG DIPAPAR RHODAMIN B

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Bawang Tiwai memiliki kandungan senyawa flavonoid dan polifenol yang merupakan antioksidan. Antioksidan dapat menanggulangi radikal bebas dengan transfer atom hidrogen. Rhodamin B merupakan salah satu senyawa pemicu radikal bebas yang dapat merusak tubulus ginjal dengan mempengaruhi proses reabsorbsi sehingga terjadinya inflamasi yang menyebabkan diameter lumen tubulus ginjal. Penelitian ini merupakan penelitian true experimental yaitu sampel yang digunakan untuk eksperimen maupun sebagai kelompok kontrol diambil secara random dari populasi tertentu. Penelitian eksperimen adalah metode sistematis guna membangun hubungan yang mengandung fenomena sebab akibat (causal-effect relationship). Bentuk desain penelitian yang dipilih adalah Post-test Only Control Group Design. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ekstrak umbi bawang tiwai (Eleutherine americana Merr.) sebagai antioksidan terhadap diameter lumen tubulus ginjal mencit betina yang dipapar rhodamin B dan mengetahui Effective Dose 50 (ED50) ekstrak umbi bawang tiwai yang dapat mempengaruhi diameter lumen tubulus ginjal mencit betina yang dipapar rhodamin B. Penelitian dilakukan menggunakan 25 mencit betina yang dibagi menjadi 5 kelompok yaitu kelompok perlakuan negatif diberikan rhodamin B 0,08mg/25gBB, kelompok positif diberikan rhodamin B 0,08mg/25gBB dan vitamin C 1,3mg/25gBB, kelompok perlakuan 1 (P1) diberikan rhodamin B 0,08mg/25gBB dan esktrak umbi bawang tiwai 1,25mg/25gBB, kelompok perlakuan 2 (P2) diberikan rhodamin B 0,08mg/25gBB dan esktrak umbi bawang tiwai 2,5 mg/25gBB dan kelompok perlakuan 3 (P3) diberikan rhodamin B 0,08 mg/25gBB dan esktrak umbi bawang tiwai 5 mg/25gBB dengan perlakuan dilakukan setiap hari selama 15 hari. Hasil aktivitas ekstrak umbi bawang tiwai diamati dari histologi tubulus ginjal mencit berupa diameter tubulus ginjal dengan melakukan analisa menggunakan ANOVA dengan dilanjutkan uji Tukey p=0,05.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR IDENTIFIKASI RHODAMIN B PADA LIPSTIK DENGAN METODE KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui hasil identifikasi zat warna Rhodamin B pada sediaan lipstik dengan menggunakan metode Kromatografi Lapis Tipis. Rhodamin B merupakan zat warna sintetik yang umum digunakan sebagai pewarna tekstil, namun disalahgunakan sebagai pewarna pada kosmetik. Rhodamin B dapat menyebabkan iritasi pada kulit dan saluran pernafasan dan merupakan karsinogenik. Rhodamin B dalam Konsentrasi yang tinggi dapat menyebabkan kerusakan pada hati. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa penelitian. Tahapan penelitia yaitu reduksi data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama inti tulisan, penyajian data, yaitu data dalam tabel deskriptif, dan penarikan simpulan. Berdasarkan hasil studi literatur yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa Rhodamin B pada lipstik dapat diidentifikasi dengan metode Kromatografi Lapis Tipis menggunakan eluen tertentu. Beberapa sampel ditemukan mengandung Rhodamin B karena memiliki nilai Rf sampel sama dengan atau tidak jauh dari Rf baku pembanding dan warna bercak secara visual dan dengan sinar UV 254 nm sama atau hampir sama dengan baku pembanding.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR IDENTIFIKASI ZAT WARNA RHODAMIN B PADA SEDIAAN LIPSTIK DENGAN METODE KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rhodamin B merupakan zat pewarna berupa serbuk kristal berwarna hijau atau ungu kemerahan, tidak berbau, serta mudah larut dalam larutan warna merah terang berflouresensi. Penggunaan jangka pendek dari Rhodamin B pada kulit dapat menyebabkan iritasi kulit, dan apabila Rhodamin B digunakan dalam kosentrasi tinggi dapat menyebabkan kerusakan pada hati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil identifikasi zat warna Rhodamin B pada sediaan lipstik dengan metode Kromatografi Lapis Tipis. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian jenis studi literatur. Tahapan penelitian meliputi, pengumpulan literatur, perbandingan literatur, pengkajian literatur, dan menarik kesimpulan. Analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan metode deskriptif. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa terdapat sampel lipstik yang positif mengandung Rhodamin B dan terdapat sampel lipstik yang tidak mengandung Rhodamin B. Terdapat tiga eluen yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi Rhodamin B yaitu eluen I etil asetat : metanol : amoniak (15 : 3 : 3), eluen II n-butanol : etanol : air : asam asetat gasial (60 : 10 : 20 : 0,5) dan eluen III etil asetat : n-butanol : amoniak (20 : 55 : 25).

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail