Formulasi Sediaan Gel Dari Kombucha Teh Hijau (Camellia sinensis L.) Dengan Basis HPMC dan Karbopol 940
Kombucha teh hijau (Camellia sinensis) diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti polifenol, katekin, dan asam organik yang menghambat pertumbuhan bakteri, termasuk Staphylococcus aureus yang merupakan salah satu penyebab infeksi kulit. Pemanfaatan kombucha dalam bentuk sediaan topikal seperti gel masih terbatas, sehingga diperlukan pengembangan formulasi yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan formula optimum dengan mengevaluasi karakteristik fisik sediaan gel yang mengandung kombucha teh hijau dengan basis HPMC dan Karbopol 940. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental. Formula gel dibuat dengan kombinasi HPMC dan Karbopol 940, lalu diuji secara fisik yang meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, dan viskositas. Data hasil uji fisik dianalisis menggunakan perangkat lunak software Design Expert versi 13 dengan menggunakan metode Simplex Lattice Design untuk menentukan formula optimum. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan komposisi optimum HPMC dengan konsentrasi 2,5% dan Karbopol 940 dengan konsentrasi 0,5% keduanya mampu mempengaruhi karakteristik pada sediaan gel kombucha teh hijau. Hasil verifikasi formula optimum menunjukkan nilai pH 5,73 ± 0,06, daya sebar 5,26 ± 0,15 cm , daya lekat 5,59 ± 0,22 detik, dan viskositas 17866,6 ± 305,51 cPs, dengan nilai desirability 0,961. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kombinasi HPMC (2,5%) dan Karbopol 940 (0,5%) mampu menghasilkan sediaan gel dengan karakteristik fisik yang baik.