FORMULASI SEDIAAN SAMPO KOMBINASI EKSTRAK LIDAH BUAYA (Aloe vera (L.) Burm.f.) DAN SARI BUAH JERUK NIPIS (Citrus auranifolia S.) SEBAGAI ANTIKETOMBE
Indonesia merupakan negara tropis dengan kelembapan tinggi yang memicu produksi minyak berlebih pada kulit kepala, sehingga mempermudah pertumbuhan jamur penyebab ketombe. Penggunaan sampo antiketombe sintetis sering kali menimbulkan efek samping berupa iritasi dan kerontokan rambut, sehingga diperlukan alternatif alami yang lebih aman. Bahan alami yang berpotensi sebagai antiketombe yaitu lidah buaya dan sari buah jeruk nipis. Lidah buaya dan sari buah jeruk nipis berfungsi menghambat pertumbuhan jamur penyebab ketombe yaitu Candida albicans. Tujuan penelitian ini untuk memformulasikan sediaan sampo kombinasi ekstrak lidah buaya (Aloe vera (L.) Burm.f.) dan sari buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia S.) yang stabil secara fisik dan efektif sebagai antiketombe menggunakan formula optimum. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental. Formula sampo dibuat dengan kombinasi Na lauril sulfat dan Cocamide DEA, lalu diuji secara fisik meliputi uji organoleptik, pH, homogenitas, viskositas, dan tinggi busa. Data hasil uji fisik dianalisis menggunakan perangkat lunak desain faktorial untuk menentukan formula optimum. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan komposisi optimum Na lauril sulfat dengan konsentrasi 10% dan Cocamide DEA dengan konsentrasi 1,53% keduanya mampu mempengaruhi karakteristik pada sediaan sampo antiketombe. Hasil verifikasi formula optimum menunjukkan nilai pH 5,36, viskositas 3498, dan tinggi busa 10,7. Pengujian aktivitas antiketombe terhadap jamur Candida albicans menghasilkan diameter zona hambat sebesar 18,21 mm yang termasuk dalam kategori daya hambat kuat. Uji iritasi terhadap 5 orang sukarelawan menunjukkan hasil negatif, menandakan tidak adanya iritasi kulit. Dapat disimpulkan bahwa kombinasi ekstrak lidah buaya 14% dan sari buah jeruk nipis 10% berhasil diformulasikan menjadi sediaan sampo antiketombe yang stabil secara fisik, aman, serta memiliki efektivitas yang kuat dalam menghambat jamur Candida albicans.