Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: pelayanan resep
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS WAKTU TUNGGU RESEP OBAT RACIK DAN NON RACIK DI INSTALASI FARMASI PUSKESMAS JUANDA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Waktu tunggu pelayanan resep merupakan salah satu indikator mutu pelayanan kefarmasian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis waktu tunggu pelayanan resep obat racik dan non racik, menilai kesesuaiannya dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM), serta mengidentifikasi tahapan pelayanan yang paling berkontribusi terhadap waktu tunggu di Instalasi Farmasi Puskesmas Juanda. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan observasional. Sampel penelitian sebanyak 288 resep yang terdiri atas 36 resep racik dan 252 resep non racik yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan dianalisis secara deskriptif menggunakan nilai rata-rata, standar deviasi, dan persentase kontribusi setiap tahapan pelayanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata waktu tunggu resep racik adalah 13,62 ± 2,93 menit, sedangkan resep non racik 3,06 ± 1,04 menit. Seluruh pelayanan resep (100%) telah memenuhi SPM, yaitu 60 menit untuk resep racik dan 30 menit untuk resep non racik. Tahapan yang paling berkontribusi terhadap waktu tunggu adalah penyiapan obat, yaitu sebesar 83,70% pada resep racik dan 43,70% pada resep non racik. Waktu tunggu pelayanan resep di Instalasi Farmasi Puskesmas Juanda telah memenuhi standar yang ditetapkan, dengan penyiapan obat sebagai tahapan yang paling memengaruhi lamanya pelayanan.

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR ANALISIS EVALUASI WAKTU TUNGGU LAYANAN RESEP RACIKAN DAN NON RACIKAN PADA PASIEN INSTALASI RAWAT JALAN DI RSUD Dr. ACHMAD MOCHTAR BUKITTINGGI DAN RSI SULTAN AGUNG BANJARBARU

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Waktu pelayanan resep adalah hal dalam mengembangkan kualitas layanan kesehatan untuk pasien. Waktu tunggu pelayanan kefarmasian yang lama akan muncul dampak yang buruk pada sebuah proses produksi, kualitas pelayanan, terutama pada kepuasan pasien. Kepuasan pasien dapat mengukur kualitas pelayanan terhadap pelayanan rumah sakit. Waktu tunggu pelayanan resep merupakan salah satu indikator penting dalam menilai tingkat kepuasan pasien. Adanya hubungan antara waktu tunggu pelayanan resep dengan tingkat kepuasaan pasien menunjukkan perlunya peninjauan lebih lanjut terhadap waktu tunggu pelayanan resep. Tujuan dari studi literatur ini adalah untuk mengetahui kesesuaian waktu tunggu pelayanan resep racikan dan non racikan pada pasien rawat jalan di instalasi farmasi RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi dan RSI Sultan Agung Banjarbaru. Studi literatur ini menggunakan metode studi literatur dengan menelaah artikel ilmiah, jurnal, dan dokumen relevan yang membahas pelayanan resep racikan dan non racikan pada pasien rawat jalan di instalasi farmasi rumah sakit. Analisis dilakukan secara deskriptif untuk memperoleh gambaran waktu tunggu layanan resep racikan dan resep non racikan di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit. Hasil kajian ini diharapkan memberikan dasar untuk evaluasi pelayanan resep di instalasi rawat jalan rumah sakit.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI WAKTU TUNGGU PELAYANAN RESEP RAWAT JALAN PASIEN JKN DI RUMAH SAKIT

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Proses pelayanan resep harus memperhatikan kualitas pelayanan yang baik. Penentuan kualitas pelayanan dapat dipengaruhi oleh waktu tunggu. Waktu tunggu pelayanan resep dapat mempengaruhi kepuasan pasien pada pelayanan farmasi rumah sakit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi waktu tunggu pelayanan resep rawat jalan di rumah sakit. Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur. Tahapan penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah berbagai literatur ilmiah dan melakukan verifikasi serta tinjauan ulang data yang diperoleh, sehingga diperoleh kesimpulan yang benar. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif dari data-data yang terkumpul. Hasil penelitian ini didapatkan dari jurnal-jurnal yang telah diteliti bahwa waktu tunggu pelayanan resep rawat jalan pasien JKN di tiga rumah sakit berbeda belum memenuhi standar pelayanan kefarmasian yang telah diatur oleh Keputusan Menteri Kesehatan No. 129 Tahun 2008. Adapun faktor yang mempengaruhi waktu tunggu pelayanan resep adalah jumlah SDM yang masih kurang secara kuantitas maupun kualitas, sarana dan prasarana yang kurang memadai, SOP di rumah sakit belum jelas dan belum diterapkan dengan baik, serta proses pelayanan resep yang terlalu lama di waktu jedanya.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN WAKTU TUNGGU PELAYANAN RESEP DI BEBERAPA RUMAH SAKIT

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Studi ini bertujuan untuk mengetahui rata-rata waktu tunggu pelayanan resep obat jadi dan obat racikan dibeberapa rumah sakit sesuai dengan standar waktu tunggu yang ditetapkan oleh kepmenkes RI Nomor 129 tahun 2008. Waktu tunggu pelayanan resep merupakan cerminan bagaimana instalasi farmasi rumah sakit mengelola pelayanan kefarmasian. Data yang dipakai dalam studi ini adalah data skunder yang berasal dari beberapa jurnal. Waktu tunggu pelayanan resep di RSUD Kota Salatiga dan RSUD Ibnu Sina Gresik sudah memenuhi standar waktu tunggu yang di tetapkan oleh Kepmenkes RI Nomor 129 tahun 2008 yaitu 5,70 dan 19,00 menit untuk obat jadi, 9,18 dan 37,00 menit untuk obat racikan. Sedangkan waktu tunggu pelayanan resep obat jadi di Rs Islam Agung Semarang belum memenuhi standar waktu tunggu yang ditetapkan oleh Kepmenkes RI Nomor 129 tahun 2008 yaitu 48,90 menit untuk obat jadi dan 46,54 menit obat racikan.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail