Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

INDRA

15 karya publik ditemukan.

2025: 12024: 22023: 52022: 32020: 12018: 1

Buku Ajar Gizi Dalam Daur Kehidupan

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku Ajar Gizi Dalam Daur Kehidupan ini disusun sebagai buku panduan komprehensif yang menjelajahi kompleksitas dan mendalamnya tentang Gizi. Buku ini dapat digunakan oleh pendidik dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran di bidang ilmu gizi dalam daur kehidupan dan diberbagai bidang Ilmu terkait lainnya. Buku ini dapat digunakan sebagai panduan dan referensi mengajar mata kuliah gizi dalam daur kehidupan dan menyesuaikan dengan Rencana Pembelajaran Semester tingkat Perguruan Tinggi masing-masing. Secara garis besar, buku ajar ini pembahasannya mulai dari konsep dasar gizi dalam daur kehidupan, gizi pada pra-konsepsi, gizi pada ibu hamil, gizi pada ibu menyusui, gizi pada balita, gizi pada bayi, gizi pada anak sekolah, gizi pada remaja, gizi pada dewasa. Selain itu materi mengenai gizi pada lansia dan materi mengenai standar nilai gizi WHO juga di bahas secara mendalam. Buku ajar ini disusun secara sistematis, ditulis dengan bahasa yang jelas dan mudah dipahami, dan dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran.

Karakterisasi Simplisia dan Ekstrak Metanol Biji Markisa Ungu (Passiflora edulis Sims var edulis)

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Biji markisa ungu kaya akan senyawa antioksidan seperti flavonoid, alkaloid, triterpenoid, fenolik, dan vitamin C. Biji buah makisa ungu mengandung flavonoid dan alkaloid yang merupakan salah satu antioksidan kuat yang dapat menangkal radikal bebas. Karakterisasi merupakan suatu proses awalan yang dilakukan untuk mengetahui mutu dari suatu simplisia dan ekstrak. Simplisia maupun ekstrak yang digunakan sebagai bahan baku dan bahan produk langsung harus memenuhi persyaratan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakterisasi simplisia dan ekstrak metanol biji buah markisa ungu (Passiflora edulis Sims var.edulis). Hasil karakterisasi spesifik menunjukkan pada uji makroskopik secara organoleptik simplisia berwarna hitam, rasa sedikit sepat dan berbau khas serta ekstrak berwarna hitam, rasa pahit dan berbau khas. Nilai kadar sari larut dalam air pada simplisia sebesar 14,3% dan ekstrak sebesar 4,3%, larut dalam etanol pada simplisia sebesar 19% dan ekstrak sebesar 32%. Hasil skrining simplisia dan ekstrak menunjukkan hasil positif pada senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, steroid dan terpenoid. Hasil karakterisasi nonspesifik menunjukkan susut pengeringan pada simplisia sebesar 8,3%, kadar air ekstrak sebesar 7,1%, kadar abu total simplisia sebesar 5,89% dan ekstrak sebesar 8,5%, kadar abu tidak larut asam simplisia sebesar 0,38% dan ekstrak sebesar 0,43% dan bobot jenis ekstrak sebesar 0,977g/mL. Hasil uji cemaran mikroba simplisia sebesar 153,4 x 10-3 koloni/g dan ekstrak sebesar 486,7 x 10-3 koloni/g, cemaran kapang/khamir simplisia sebesar 140,1 x 10-3 koloni/g dan ekstrak sebesar 100,9 x 10-3 koloni/g

Karakterisasi Simplisia dan Ekstrak Metanol Biji Markisa Ungu (Passiflora edulis Sims var edulis)

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Biji markisa ungu kaya akan senyawa antioksidan seperti flavonoid, alkaloid, triterpenoid, fenolik, dan vitamin C. Biji buah makisa ungu mengandung flavonoid dan alkaloid yang merupakan salah satu antioksidan kuat yang dapat menangkal radikal bebas. Karakterisasi merupakan suatu proses awalan yang dilakukan untuk mengetahui mutu dari suatu simplisia dan ekstrak. Simplisia maupun ekstrak yang digunakan sebagai bahan baku dan bahan produk langsung harus memenuhi persyaratan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakterisasi simplisia dan ekstrak metanol biji buah markisa ungu (Passiflora edulis Sims var.edulis). Hasil karakterisasi spesifik menunjukkan pada uji makroskopik secara organoleptik simplisia berwarna hitam, rasa sedikit sepat dan berbau khas serta ekstrak berwarna hitam, rasa pahit dan berbau khas. Nilai kadar sari larut dalam air pada simplisia sebesar 14,3% dan ekstrak sebesar 4,3%, larut dalam etanol pada simplisia sebesar 19% dan ekstrak sebesar 32%. Hasil skrining simplisia dan ekstrak menunjukkan hasil positif pada senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, steroid dan terpenoid. Hasil karakterisasi nonspesifik menunjukkan susut pengeringan pada simplisia sebesar 8,3%, kadar air ekstrak sebesar 7,1%, kadar abu total simplisia sebesar 5,89% dan ekstrak sebesar 8,5%, kadar abu tidak larut asam simplisia sebesar 0,38% dan ekstrak sebesar 0,43% dan bobot jenis ekstrak sebesar 0,977g/mL. Hasil uji cemaran mikroba simplisia sebesar 153,4 x 10-3 koloni/g dan ekstrak sebesar 486,7 x 10-3 koloni/g, cemaran kapang/khamir simplisia sebesar 140,1 x 10-3 koloni/g dan ekstrak sebesar 100,9 x 10-3 koloni/g

Penentuan Nilai SPF ( Sun Protection Factor ) Asplenium nidus Linn., Asplenium adiantum-nigrum L., dan Nephrolepis biserrata (Sw.) Schott.) Dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis.

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tumbuhan paku merupakan tumbuhan yang banyak tersebar diwilayah Indonesia, salah satunya di Kalimantan. Senyawa metabolit sekunder yang dimiliki tumbuhan paku yaitu flavonoid, tanin, saponin, alkaloid dan senyawa fenol. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi tabir surya yang dilihat dari nilai SPF (Sun Protection Factor) tumbuhan paku yaitu Asplenium nidus Linn., Asplenium adiantum-nigrum L., dan Nephrolepis biserrata (Sw.) Schott. Penelitian dilakukan secara non eksperimental. Tahapan penelitian dimulai dengan determinasi tumbuhan, pengumpulan sampel, pembuatan simplisia, pembuatan ekstrak skrining fitokimia dan penentuan nilai SPF masing-masing tumbuhan paku. Variabel bebas penelitian ini adalah ekstrak etanol tumbuhan paku pada konsentrasi 500, 1000 dan 1500 ppm pada uji spektrofotometri. Konsentrasi ekstrak etanol tumbuhan paku diukur menggunakan spektrofotometri UV-Vis untuk mendapatkan nilai SPF dari sampel. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai SPF tumbuhan paku Asplenium nidus Linn. pada konsentrasi 500 ppm termasuk kategori rendah dengan nilai SPF 6,96366, pada konsentrasi 1000 ppm termasuk kategori sedang dengan nilai SPF 13,81804, dan pada konsentrasi 1500 ppm termasuk kategori sedang dengan nilai SPF 20,55046. Tumbuhan paku Asplenium adiantum-nigrum L., pada konsentrasi 500 ppm termasuk kategori proteksi sedang dengan nilai SPF 20,20421, konsentrasi 1000 ppm termasuk kategori tinggi dengna nilai SPF 31,42205 dan pada konsentrasi 1500 ppm termasuk kategori tinggi dengan nilai SPF 37,93272. Tumbuhan paku Nephrolepis biserrata (Sw.) Schott. pada konsentrasi 500 ppm termasuk kategori proteksi sedang dengna nilai SPF 15,35747, pada konsentrasi 1000 ppm termasuk dalam kategori tinggi dengan nilai SPF 32,82903 dan pada konsentrsi 1500 ppm termasuk kategori tinggi dengan nilai SPF 38,09552.

Penentuan Nilai SPF ( Sun Protection Factor ) Asplenium nidus Linn., Asplenium adiantum-nigrum L., dan Nephrolepis biserrata (Sw.) Schott.) Dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis.

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tumbuhan paku merupakan tumbuhan yang banyak tersebar diwilayah Indonesia, salah satunya di Kalimantan. Senyawa metabolit sekunder yang dimiliki tumbuhan paku yaitu flavonoid, tanin, saponin, alkaloid dan senyawa fenol. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi tabir surya yang dilihat dari nilai SPF (Sun Protection Factor) tumbuhan paku yaitu Asplenium nidus Linn., Asplenium adiantum-nigrum L., dan Nephrolepis biserrata (Sw.) Schott. Penelitian dilakukan secara non eksperimental. Tahapan penelitian dimulai dengan determinasi tumbuhan, pengumpulan sampel, pembuatan simplisia, pembuatan ekstrak skrining fitokimia dan penentuan nilai SPF masing-masing tumbuhan paku. Variabel bebas penelitian ini adalah ekstrak etanol tumbuhan paku pada konsentrasi 500, 1000 dan 1500 ppm pada uji spektrofotometri. Konsentrasi ekstrak etanol tumbuhan paku diukur menggunakan spektrofotometri UV-Vis untuk mendapatkan nilai SPF dari sampel. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai SPF tumbuhan paku Asplenium nidus Linn. pada konsentrasi 500 ppm termasuk kategori rendah dengan nilai SPF 6,96366, pada konsentrasi 1000 ppm termasuk kategori sedang dengan nilai SPF 13,81804, dan pada konsentrasi 1500 ppm termasuk kategori sedang dengan nilai SPF 20,55046. Tumbuhan paku Asplenium adiantum-nigrum L., pada konsentrasi 500 ppm termasuk kategori proteksi sedang dengan nilai SPF 20,20421, konsentrasi 1000 ppm termasuk kategori tinggi dengna nilai SPF 31,42205 dan pada konsentrasi 1500 ppm termasuk kategori tinggi dengan nilai SPF 37,93272. Tumbuhan paku Nephrolepis biserrata (Sw.) Schott. pada konsentrasi 500 ppm termasuk kategori proteksi sedang dengna nilai SPF 15,35747, pada konsentrasi 1000 ppm termasuk dalam kategori tinggi dengan nilai SPF 32,82903 dan pada konsentrsi 1500 ppm termasuk kategori tinggi dengan nilai SPF 38,09552.

Pengelolaan Hutan Mangrove Berkelanjutan

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Hutan mangrove merupakan salah satu sumber daya yang memiliki sifat pengelolaan sumber daya bersama. Konsekuensi dari sifat sumber daya bersama, dalam pengelolaan hutan mangrove tentu banyak ditemui persoalan-persoalan dalam pengelolaannya. Gambaran dalam pengelolaan hutan mangrove yang saling bertentangan ditemukan dalam satu wilayah. Pengelolaan pertama kurang memperhatikan unsur keberlanjutan ekosistem hutan mangrove melalui kegiatan alih fungsi lahan hutan mangrove menjadi perkebunan kelapa. Adanya alih fungsi lahan menimbulkan persoalan-persoalan social dan konflik pengelolaan. Pengelolaan yang kedua menggambarkan kegiatan pengelolaan yang telah didasari unsur keberlanjutan ekosistem hutan mangrove. Pengelolaan yang berkelanjutan diuraikan dalam suatu model pengelolaan, ditinjau dari unsur kelembagaan pengelolaannya serta dari unsur penguatan insentif ekonomi. Penguatan kelembagaan pengelolaan sangat diperlukan guna mencapai pengelolaan hutan mangrove yang berkelanjutan. Penguatan kelembagaan pengelolaan dilakukan melalui aturan pengelolaan. Dalam buku ini disajikan beberapa undang-undang dan peraturan yang terkait serta hasil dari negoisasi yang dilakukan tim peneliti untuk merumuskan aturan pengelolaan pada masyarakat di Teluk Prigi. Penguatan insentif ekonomi didekati studi ketersediaan sumber daya mangrove yang ada serta inventarisasi jenis mangrove yang dapat digunakan untuk pengembangan usaha produktif berbasis mangrove guna memperkuat pengelolaan. Pengembangan usaha produktif didekati dari analisis ekonomi proyeksi pengembangan usaha berbasis mangrove untuk beberapa komoditas yang sesuai dengan ketersediaan bahan baku. Studi kegiatan ekonomi rumah tangga diperlukan untuk memperoleh gambaran kegiatan produksi rumah tangga, curahan kerja, pendapatan dan pengeluaran rumah tangga serta surplus rumah tangga. Dari inventarisasi kegiatan ekonomi rumah tangga akan diperoleh informasi ketersediaan sumberdaya dalam rumah tangga untuk pemberdayaan pengembangan insentif ekonomi rumah tangga berbasis mangrove untuk memperkuat pengelolaan hutan mangrove secara berkelanjutan.

Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis Di Kota Salatiga

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku "Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis di Kota Salatiga ini merupakan sebuah hasil penelitian yang dilakukan oleh tim penutis. Kota Satatiga sebagai satah satu kota dengan kepadatan penduduk tinggi memang harus menghadapi berbagai permasalahan kompleks di bidang pembangunan. Kondisi ini melatarbelakangi pentingnya untuk melakukan penelitian terkait Kajian Lingungan Hidup Strategis (KLHS) di Kota Salatiga. KLHS merupakan tahap awal dari proses penyusunan rancangan pembangunan sehingga dapat diperkirakan dampak negatif terhadap lingkungan apabila Kebijakan, Rencana dan Program (KRP) dilaksanakan. Melalui hasil penelitian yang dituangkan di dalam buku ini, para pembaca dapat menangkap rekomendasi penyempurnaan KRP. Muara akhir yang diharapkan adalah dapat menjadi rujukan untuk pembangunan yang berkelanjutan di Kota Salatiga.

Potensi Kombinasi Tithonia diversifolia dengan daun alpukat Persea americana miller Sebagai Pakan Alternatif Ternak Kambing

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Judul : Potensi Kombinasi Tithonia diversifolia dengan daun alpukat Persea americana miller Sebagai Pakan Alternatif Ternak Kambing Penulis : Dr. Roni Pazla, S. Pt, MP. Prof. Dr. Ir. Novirman Jamarun, M. Sc. Gusri Yanti, SP, MP. Dwi Nanda Indah Sari, S.Pt. Indra Saputra, S.Pt. dan Selmia Susanti, S.Pt. Ukuran : 15,5 x 23 cm Tebal : 131 Halaman NO ISBN : 978-623-497-057-9 Tahun Terbit : September 2022 Sinopsis Daun alpukat (Persea americama miller) merupakan limbah dari perkebunan alpukat setelah dilakukan pemangkasan cabang. Pemangkasan cabang diperlukan karena akan berdampak lansung pada factor lingkungan dan keberlanjutan budidaya alpukat. Namun saat ini limbah dari perkebunan alpukat kurang dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai pakan ternak, sama halnnya seperti tanaman paitan. Tanaman paitan (Tithonia diversifolia) merupakan tanaman semak yang berpotensi besar untuk dijadikan pakan ternak namun masih kurang termanfaatkan dengan baik , hanya sebagian orang yang mengunakannya sebagai mulsa atau pestisida alami dan belum banyak dimanfaatkan sebagai pakan ternak terutama ruminansia. Tanaman paitan dan daun alpukat dapat dijadikan sebagai pakan alternatif bagi ternak ruminansia. Namun kendala dari pengunaan tanaman paitan dan daun alpukat adalah zat anti gizi seperti asam fitat, tanin, saponin, oksalat, alkaloid dan flavonoid. Faktor pembatas tersebut, baik zat yang lansung terkandung dalam bahan pakan maupun melalui produk metabolisme pada ternak, dapat menganggu penggunan pakan. Selain itu, dapat mempengaruhi kesehatan dan produksi ternak melalui mekanisme penurunan asupan nutrisi, gangguan pencernaan dan penyerapan serta menyebabkan efek samping yang merugikan. Kandungan zat antinutrisi yang paling banyak di titonia dan daun alpukat adalah asam fitat dan tanin. Kandungan asam fitat dan tanin yang tinggi pada tanaman tittonia dan daun alpukat menyebabkan rasa pahit , sehingga kurang disukai oleh ternak. Asam fitat dalam suatu bahan pakan juga dapat mengangu penyerapan mineral karena asam fitat memiliki chelating agent yang dapat mengikat mineral sehingga ketersediaan biologis mineral tersebut menurun. Pada ternak kambing perah , konsentrasi pemberian titonia yang tinggi membuat rasa susu kambing terasa agak pahit. Sehingga dilakukanlah fermentasi tithonia dengan mengunakan lactobacillus bulgaricus yang mampu mereduksi kadar asam fitat pada titonia dan meningkatkan kadar mineral fosfor sehingga mampu dimanfaatkan mikroba rumen untuk pertumbuhan dan aktivitasnya. Kombinasi dari Tithonia diversifolia dengan daun adpukat serta penggunaan konsentrat berbahan lokal akan dapat menekan biaya ransum dari usaha kambing perah karna bahan-bahan ini merupakan bahan lokal dan mudah didapat. Hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi dan solusi serta pemanfaatan dari bahan pakan local dan limbah limbah perkebunan dalam rangka mewujudkan ketahanan pakan, yang muaranya untuk mendukung program ketahanan pangan serta menunjang program swasembada susu yang dicanangkan pemerintah.

Pharmaceutical and Clinical Calculations, 2nd Edition

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pharmaceutical and clinical calculations are critical to the delivery of safe, effective, and competent patient care and professional practice. Pharmaceutical and Clinical Calculations, Second Edition addresses this crucial component, while emphasizing contemporary pharmacy practices. Presenting the information in a well-organized and easy-to-understand manner, the authors explain the principles of clinical calculations involving dose and dosing regimens in patients with impaired organ functions, aminoglycoside therapy, pediatric and geriatric dosing, and radiopharmaceuticals with appropriate examples. Each chapter begins with an introduction to the topic, followed by a comprehensive discussion. Key concepts are highlighted throughout the book for easy retrieval. The examples presented in the text reflect the practice environment in community, hospital, and nuclear pharmacy settings, and the clinical problems presented reflect a direct application of underlying theoretical principles and discussions. Pharmaceutical and Clinical Calculations, Second Edition is an essential tool for any practitioner who needs to reinforce their knowledge of the subject and is a valuable study guide for the Pharmacy Board examination.