Profil penulis
RIYADI
13 karya publik ditemukan.
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK METANOL BIJI BUAH NYIRIH (Xylocarpus granatum) DENGAN MENGGUNAKAN DPPH
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK METANOL BIJI BUAH NYIRIH (Xylocarpus granatum) DENGAN MENGGUNAKAN DPPH
KARAKTERISASI DAN SKRINING FITOKIMIA SIMPLISIA EKSTRAK ETANOL BUAH LABU KUNING (Cucurbita moschata)
ABSTRAK Nama : Hariyaadi Budiman Program Studi : Sarjana Farmasi Judul Skripsi : Karakterisasi dan Skrining Fitokimia Simplisia Ekstrak Etanol Buah Labu Kuning (Cucurbita moschata Duch.) Pembimbing : 1. Risa Supriningrum, S.Si., M.M. 2. apt. Reksi Sundu, M.Sc. Labu kuning (Cucurbita moschata Duch.) merupakan salah satu tanaman yang mengandung karotenoid , vitamin larut air, fenolat, flavonoid polisakarida, garam mineral. Labu kuning termasuk sayuran yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Secara empiris daging buahnya digunakan untuk mengatasi diabetes, hipertensi, tumor, imunomodulator serta antibakteri. Manfaat yang dimiliki suatu bahan alam berkhasiat obat perlu dibuktikan secara ilmiah melalui penelitian. Sebagai langkah awal dilakukan karakterisasi simplisia dan ekstrak etanol buah labu kuning serta kandungan metabolit sekunder. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik simplisia dan ekstrak daging buah labu kuning serta kandungan metabolit sekundernya. Karakterisasi meliputi parameter spesifik dan non spesifik. Buah labu kuning diekstraksi secara maserasi dengan etanol 70% dan diperoleh rendemen ekstrak sebesar 29,68%. Hasil karakterisasi spesifik meliputi pengamatan organoleptik berupa ekstrak kental berwarna cokelat kehitaman, rasa pahit, dan berbau khas. Organoleptik simplisia potongan simplisia, tidak berbau, berwarna kuning, dan rasa pahit. Kadar rata-rata senyawa terlarut dalam air ekstrak sebesar 47,33% dan simplisia sebesar 22%, sedangkan rata-rata senyawa terlarut dalam etanol ekstrak sebesar 51,77% dan simplisia sebesar 31,33%. Ekstrak dan simplisia buah labu kuning mengandung metabolit sekunder diantaranya alkaloid, flavonoid, saponin, dan terpenoid. Hasil karakterisasi non spesifik meliputi kadar abu total rata-rata ekstrak sebesar 6,52% dan simplisia sebesar 8,33%, uji kadar abu tidak larut asam rata-rata ekstrak sebesar 0,31% dan simplisia sebesar 0,22%. Kadar air rata-rata sebesar 17,55%. Bobot jenis ekstrak rata-rata 1,02 g/mL dan hasil dari total cemaran mikroba pada ekstrak sebanyak 4,2 × 103 koloni/g dan simplisia sebesar 4,6 x 103 serta angka kapang khamir pada ekstrak sebesar 1,3 × 102 koloni/g dan simplisia sebesar 1,7 × 102 koloni/g
Teknologi Pengelolaan Lahan Pasca Tambang Timah
Buku dengan judul “Teknologi Pengelolaan Lahan Pasca Tambang Timah”ini ditujukan bagi para dosen, peneliti, mahasiswa maupun kalangan non akademisi untuk mempelajari cara pengelolaan lahan pasca ambang timah agar dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian. Buku ini dikembangkan dari hasil-hasil penelitian penulis seperti Hibah Pekerti Tahun 2009 – 2010 dan Hibah Penelitian Terapan Ristekdikti tahun 2018 - 2019. Selain itu, beberapa materi diambil dari berbagai publikasi yang relevan. Buku ini membahas materi tentang kendala budidaya di lahan pasca tambang timah, pemilihan tanaman yang cocock di lahan pasca tambang timah, teknologi penggunaan amelioran, teknologi penggunaan mulsa, kaji terap kompos blok kulit ubi kayu, riset terkini di lahan pasca tambang timah, dan rekomendasi hasil penelitian di lahan pasca tambang timah.
Sampling dan analisis bioekologi sumber daya hayati pesisir dan laut
Wilayah pesisir dan laut Indonesia merupakan aset penting bagi bangsa Indonesia. Invetarisasi potensi sumber daya pesisir dan laut yang berada di wilayah Negara Kesatuan Rebuplik Indonesia (NKRI) yang dalam pengelolaannya berada di bawah wewenang masing-masing pemerintahan daerah sehingga menghadapi kendala antara lain keterbatasan sumber daya manusia yang terlatih dan terampil. Pada saat yang sama di era teknologi informasi, data atau informasi mengenai sumber daya tersebut ataupun interpretasi data yang akurat sangat dibutuhkan, terutama untuk memfasilitasi para perencana atau pengelola pembangunan sumber daya perikanan dan kelautan dalam menetapkan suatu keputusan.
Uji Toksisitas Akut Ekstrak Etanol Daun Perepat Merah (Sonneratia caseolaris L.) Terhadap Mencit Putih (Mus musculus) Jantan
STUDI LITERATUR KARAKTERISTIK MUTU FISIK DAN DISOLUSI TABLET PARASETAMOL BERMEREK DAN GENERIK
Karakteristik mutu fisik tablet merupakan suatu pengujian yang dilakukan untuk mengetahui mutu fisik sediaan tablet. Banyaknya penggunaan tablet parasetamol dan pandangan masyarakat meragukan tablet parasetamol generik. Oleh sebab itu perlu dilakukan studi pustaka karakteristik mutu fisik tablet parasetamol. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik mutu fisik dan disolusi tablet parasetamol bermerek dan generik. Data yang dipakai dalam studi ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa penelitian. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur dengan objek penelitian karakteristik mutu fisik dan disolusi tablet parasetamol. Tahap penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah berbagai literatur ilmiah dan melakukan verifikasi serta tinjauan ulang data yang didapat agar penarikan simpulan dilakukan dengan benar. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif dengan membuat gambaran dari data-data karakteristik fisik meliputi uji keseragaman ukuran, keseragaman bobot, kekerasan, kerapuhan, waktu hancur, kadar dan disolusi tablet. Hasil penelitian menunjukan bahwa produk bermerek dan generik memiliki perbedaan yang tidak jauh lebih besar dari parameter uji tablet dan disolusi tablet, memenuhi persyaratan parameter uji tablet dan disolusi tablet pada produk bermerek dan generik
STUDI LITERATUR KARAKTERISTIK MUTU FISIK DAN DISOLUSI TABLET PARASETAMOL BERMEREK DAN GENERIK
Karakteristik mutu fisik tablet merupakan suatu pengujian yang dilakukan untuk mengetahui mutu fisik sediaan tablet. Banyaknya penggunaan tablet parasetamol dan pandangan masyarakat meragukan tablet parasetamol generik. Oleh sebab itu perlu dilakukan studi pustaka karakteristik mutu fisik tablet parasetamol. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik mutu fisik dan disolusi tablet parasetamol bermerek dan generik. Data yang dipakai dalam studi ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa penelitian. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur dengan objek penelitian karakteristik mutu fisik dan disolusi tablet parasetamol. Tahap penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah berbagai literatur ilmiah dan melakukan verifikasi serta tinjauan ulang data yang didapat agar penarikan simpulan dilakukan dengan benar. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif dengan membuat gambaran dari data-data karakteristik fisik meliputi uji keseragaman ukuran, keseragaman bobot, kekerasan, kerapuhan, waktu hancur, kadar dan disolusi tablet. Hasil penelitian menunjukan bahwa produk bermerek dan generik memiliki perbedaan yang tidak jauh lebih besar dari parameter uji tablet dan disolusi tablet, memenuhi persyaratan parameter uji tablet dan disolusi tablet pada produk bermerek dan generik
UJI KUALITATIF KANDUNGAN MERKURI PADA KRIM PEMUTIH WAJAH
Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui hasil uji kualitatif kandungan merkuri dalam krim pemutih wajah yang dijual di pasaran. Merkuri (Hg) merupakan salah satu zat berbahaya yang sering ditemukan dalam beberapa produk krim pemutih meskipun telah dilarang penggunaannya. Pemakaian merkuri pada produk krim pemutih dapat menimbulkan perubahan warna kulit, alergi dan iritasi kulit, serta pemakaian dengan dosis tinggi dapat menyebabkan kerusakan permanen otak dan dapat menyebabkan kanker. Data yang dipakai dalam studi ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa penelitian. Berdasarkan dari hasil telaah literatur menunjukkan bahwa identifikasi kandungan merkuri pada krim pemutih wajah dapat dilakukan dengan uji reaksi warna menggunakan FeCl3 (ungu kehitaman), KI (endapan merah orange) dan NaOH (endapan kuning) serta uji amalgam (abu-abu mengkilap). Beberapa sampel krim pemutih ditemukan mengandung merkuri.
UJI KUALITATIF KANDUNGAN MERKURI PADA KRIM PEMUTIH WAJAH
Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui hasil uji kualitatif kandungan merkuri dalam krim pemutih wajah yang dijual di pasaran. Merkuri (Hg) merupakan salah satu zat berbahaya yang sering ditemukan dalam beberapa produk krim pemutih meskipun telah dilarang penggunaannya. Pemakaian merkuri pada produk krim pemutih dapat menimbulkan perubahan warna kulit, alergi dan iritasi kulit, serta pemakaian dengan dosis tinggi dapat menyebabkan kerusakan permanen otak dan dapat menyebabkan kanker. Data yang dipakai dalam studi ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa penelitian. Berdasarkan dari hasil telaah literatur menunjukkan bahwa identifikasi kandungan merkuri pada krim pemutih wajah dapat dilakukan dengan uji reaksi warna menggunakan FeCl3 (ungu kehitaman), KI (endapan merah orange) dan NaOH (endapan kuning) serta uji amalgam (abu-abu mengkilap). Beberapa sampel krim pemutih ditemukan mengandung merkuri.
STUDI LITERATUR PROFIL ANALISIS ABC PADA KEBUTUHAN OBAT DI APOTEK
Studi literatur dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui gambaran tentang analisis ABC pada rencana kebutuhan obat Apotek. Sistem perencanaan perbekalan farmasi memerlukan evaluasi perencanaan untuk mengendalikan pengadaan obat-obat dengan menggunakan berbagai macam analisis, salah satunya adalah analisis ABC. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur, yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari, dan menelaah berbagai macam literatur. Objek penelitian adalah profil analisis ABC rencana kebutuhan obat di beberapa apotek. Tahapan penelitian meliputi reduksi data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama inti penulisan, penyajian data dan tinjauan ulang data yang didapat untuk penarikan kesimpulan dengan benar. Kesimpulan hasil penelitian yang di lakukan analisis pareto ABC mengunakan metode konsumsi . Kesimpulan hasil evaluasi pengadaan berdasarkan analisa ABC bahwa untuk pareto A dengan pemakaian 67%-74 % nilai rupiah di wakili item obat sekitar 10 %-24 %, dan untuk pareto B dengan pemakaian 11 %- 20 % nilai rupiah di wakili item obat sekitar 17,78 % - 28 %, dan untuk pareto C rata2 dengan pemakaian 5 % - 11 % di wakili item obat sekitar 66 %. Sehingga dengan hasil dari gambaran tersebut di harapkan menghasilkan persediaan yang efektif dan efisien.
STUDI LITERATUR PROFIL ANALISIS ABC PADA KEBUTUHAN OBAT DI APOTEK
Studi literatur dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui gambaran tentang analisis ABC pada rencana kebutuhan obat Apotek. Sistem perencanaan perbekalan farmasi memerlukan evaluasi perencanaan untuk mengendalikan pengadaan obat-obat dengan menggunakan berbagai macam analisis, salah satunya adalah analisis ABC. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur, yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari, dan menelaah berbagai macam literatur. Objek penelitian adalah profil analisis ABC rencana kebutuhan obat di beberapa apotek. Tahapan penelitian meliputi reduksi data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama inti penulisan, penyajian data dan tinjauan ulang data yang didapat untuk penarikan kesimpulan dengan benar. Kesimpulan hasil penelitian yang di lakukan analisis pareto ABC mengunakan metode konsumsi . Kesimpulan hasil evaluasi pengadaan berdasarkan analisa ABC bahwa untuk pareto A dengan pemakaian 67%-74 % nilai rupiah di wakili item obat sekitar 10 %-24 %, dan untuk pareto B dengan pemakaian 11 %- 20 % nilai rupiah di wakili item obat sekitar 17,78 % - 28 %, dan untuk pareto C rata2 dengan pemakaian 5 % - 11 % di wakili item obat sekitar 66 %. Sehingga dengan hasil dari gambaran tersebut di harapkan menghasilkan persediaan yang efektif dan efisien.