ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sudi literatur ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak tumbuhan dari suku Asteraceae meliputi daun dari tanaman sintrong dan kenikir. Suku Asteraceae merupakan salah satu suku tumbuhan yang memiliki keanekaragaman jenis cukup tinggi. Beberapa jenis tumbuhan suku Asteraceae dapat dimanfaatkan sebagai obat tradisional, karena memiliki kandungan bioaktif seperti seskuiterpen, lakton, triterpen pentasilik, alkohol, alkaloid, tanin, polifenol, saponin, dan sterol yang dapat digunakan untuk bahan pengobatan. Tahapan penelitian pada studi literatur ini meliputi reduksi data berupa penyuntingan dan meringkas sumber literatur yang digunakan, sehingga diperoleh data utama inti tulisan; penyajian data berupa tabel deskriptif , selanjutnya dilakukan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil telaah studi literatur, dapat disimpulkan bahwa ekstrak metanol daun kenikir dinyatakan sangat kuat dengan nilai IC50 12 ppm, dan ekstrak etanol daun sintrong dinyatakan kuat dengan nilai IC50 52 ppm. Ekstrak metanol daun kenikir dinyatakan sangat kuat karena memiliki nilai IC50 50 , dan ekstrak etanol daun sintrong dinyatakan kuat karena memiliki nilai IC50 > 50 ppm.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak etanol tumbuhan obat dari suku asteraceae. Tumbuhan yang berasal dari suku asteraceae banyak digunakan untuk pengobatan tradisional. Beberapa spesiesnya seperti gulma siam, beluntas, kembang bulan diketahui mengandung senyawa antioksidan alami seperti senyawa flavonoid, tanin serta golongan alkaloid, minyak atsiri dan saponin. Objek penelitian adalah aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun dari beberapa jenis tumbuhan suku Asteraceae yaitu gulma siam, beluntas, dan kembang bulan.Tahapan penelitian meliputi pengumpulan artikel ilmiah, mereduksi data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama inti tulisan, penyajian data berupa tabel deskriptif. Hasil telaah literatur dapat disimpulkan, bahwa aktivitas ekstrak etanol daun gulma siam dan beluntas memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat dengan nilai IC50 berturut-turut adalah sebesar 15,5067 ppm dan 37,25 ppm. Ekstrak etanol daun kembang bulan memiliki aktivitas antioksidan lemah, dengan nlai IC50 sebesar 145,67 ppm
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
STUDI LITERATUR PERBANDINGAN KADAR FENOLIK TOTAL PADA FAMILI ASTERACEAE DAN LAMIACEAE DENGAN METODE SPEKTOFOTOMETRI ABSTRAK Senyawa fenolik merupakan produk alami yang memiliki sifat sebagai antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas. Beberapa famili tumbuhan yang mempunyai senyawa fenolik adalah Asteraceae dan Lamiaceae. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk membandingkan kadar fenolik total pada famili Asteraceae dan Lamiaceae. Jenis penelitian yang dilakukan adalah studi literatur dengan tahapan ngumpulkan, jurnal-jurnal, artikel dan data yang terkait tentang perbandingan kadar fenolik yang diperoleh secara Spektrofotometri UV-Vis. Hasil dari kajian beberapa literatur diperoleh kadar fenolik yang paling tinggi pada famili Lamiaceae ekstrak etanol 96% daun nilam sebesar 327,84mg GAE/gram, ekstrak etanol 70% daun selasih 167,4512mg GAE/gram, diikuti famili Asteraceae ekstrak metanol daun beluntas 84,11mg GAE/gram, ekstrak etanol 96% daun insulin 67,41mg GAE/gram, ekstrak etanol 70% daun tapak liman 20,5392mg GAE/gram dan terendah pada ekstrak etanol 96% daun kenikir 7,2mg GAE/gram, dengan metode maserasi dan spektrofotometri UV-Vis.