ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hidrokuinon merupakan bahan kimia yang digunakan untuk mencerahkan kulit, dan mengatasi hiperpigmentasi. Banyak kosmetik yang mengandung hidrokuinon salah satunya adalah handbody lotion. Handbody lotion adalah kosmetik yang dapat diaplikasikan pada kulit bagian tangan yang berfungsi untuk mengurangi dehidrasi kulit. Pada handbody salah satu bahan pemutih kulit yang terkenal dan banyak digunakan adalah hidrokuinon. Hidrokuinon lebih dari 2% termasuk golongan obat keras yang hanya dapat digunakan berdasarkan resep dokter. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui cara kerja dan hasil analisis kualitatif dengan menggunakan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan analisis kuantitatif hidrokuinon menggunakan Spektrofotometri UV-Vis. Hasil analisis kualitatif dari 10 sampel handbody lotion yang diuji oleh Sari et al., (2021) enam sampel positif mengandung hidrokuinon, dengan nilai Rf mendekati 0,85. Sementara itu, hasil penelitian Amelia et al., (2022) bahwa sampel X negarif atau tidak terdeteksi mengandung hidrokuinon. Pada analisis kuantitatif, kadar hidrokuinon dalam sampel positif berkisar antara 0,05%–0,26%. Penelitian ini menegaskan bahwa masih ada produk kosmetik di pasaran yang mengandung hidrokuinon, sehingga diperlukan pengawasan dan edukasi konsumen yang lebih intensif terkait keamanan kosmetik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hidrokuinon merupakan suatu zat kimia yang mempunyai efek memutihkan kulit tetapi tidak bekerja sebagai pemutih kulit hanya menghambat produksi melanin pada kulit sehingga dapat membuat kulit jadi lebih putih, namun juga mempunyai efek samping yang sangat merusak tubuh jika digunakan dalam waktu yang panjang. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui cara analisis hidrokuinon secara kualitatif dengan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan kuantitatif dengan metode Spektrofotometri UV-Vis dalam produk krim pemutih wajah. Pencarian jurnal utama didasarkan dengan kriteria inklusi menggunakan sampel krim pemutih, sehingga diperoleh 3 jurnal utama yaitu Ruchiyat et al., (2023), Karnelasatri et al., (2024), dan Charismawati et al., (2021). Cara analisis diawali dengan preparasi kontrol positif, pembuatan larutan hidrokuinon dan pembuatan fase gerak. Pada analisis kuantitatif diawali dengan preparasi sampel, pembuatan larutan induk, pembuatan larutan seri dan penentuan panjang gelombang maksimum. Hasil penelitian mengenai analisis kandungan hidrokuinon secara kualitatif yang dilakukan Charismawati et al., (2021) semua sampel terdeteksi mengandung hidrokuinon dan secara kuantitaitf ketiga sampel positif mengandung hidrokuinon, sedangkan hasil penelitian yang dilakukan oleh secara kualitatif Ruchiyat et al., (2023) terdapat 4 dari 9 sampel yang tedeteksi mengandung hidrokuinon dan 5 sampel lainnya tidak terdeteksi mengandung hidrokuinon dan secara kuantitatif diperoleh konsentrasi kandungan hidrokuinion dengan rentang 3.628-0.220 ppm dan analisis hidrokuinon secara kuantitatif yang dilakukan oleh Karnelasatri et al., (2024) juga menunjukan bahwa semua sampel mengandung hidrokuinon dengan rentang 5.581%-0.993%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hidrokuinon merupakan salah satu bahan yang biasa digunakan dalam krim pemutih. Krim pemutih merupakan campuran bahan kimia atau bahan lainnya dengan khasiat bisa memudarkan noda hitam pada kulit. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui cara kerja identifikasi hidrokuinon menggunakan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan mengetahui hasil identifikasi hidrokuinon pada krim pemutih, jurnal utama yang menjadi rujukan dari studi literatur ini yaitu penelitian Harimurti et al. (2021) yang menggunakan krim pemutih yang beredar di wilayah Kabupaten Banjarnegara dan Primadiamanti et al. (2018) yang menggunakan sampel krim pemutih yang beredar kota Bandar Lampung. Prosedur kerja yang dilakukan pada penelitian ini melalui beberapa tahapan yaitu preparasi sampel, membuat larutan baku, pembuatan fase gerak, dan identifikasi menggunakan KLT. Berdasarkan hasil analisis Harimurti et al. (2021) diperoleh 6 dari 21 sampel mengandung hidrokuinon dan Primadiamanti et al. (2018) diperoleh 3 dari 7 sampel mengandung hidrokuinon
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Hidrokuinon adalah bahan yang sering digunakan dalam krim pemutih wajah, hidrokuinon digunakan dalam produk pemutih kulit sebagai agen depigmentasi dengan mekanisme menghambat enzim tirosinase yang bertanggung jawab dalam pembentukan melanin. Studi ini bertujuan untuk mengetahui berapa kadar hidrokuinon dengan metode spektrofotometri uv-vis pada krim pemutih wajah yang beredar dibeberapa kota dan m hasil engetahui kadar hidrokuinon yang beredar dibeberapa kota dengan menggunakan metode spektrofotometri uv-vis telah memenuhi persyaratan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.445/MENKES/PER/V/1998. Hasil studi literatur dari kelima jurnal semua krim pemutih wajah positif mengandung hidrokuinon dengan kadar yang masih aman atau kurang dari 2%, akan tetapi terdapat 1 penelitian pada jurnal yang menunjukan bahwa 2 sampel krim pemutih wajah yang beredar di kabupaten Sidoarjo yang diperjual belikan di Klinik Kecantikan dengan kadar melebihi batas yang telah ditetapkan yaitu krim dengan kode CW1 = 4,05% dan krim dengan kode CW2=3,09%.