Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Kata kunci: Curcuma caesia
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penentuan Nilai Sun Protection Factor (SPF) Ekstrak Etanol Rimpang Kunyit Hitam (Curcuma caesia Roxb.) Berdasarkan Variasi Konsentrasi Pelarut Dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Indonesia sebagai negara tropis memiliki paparan sinar ultraviolet (UV) yang tinggi sehingga berisiko menyebabkan berbagai gangguan kulit. Nilai Sun Protection Factor (SPF) digunakan untuk mengukur kemampuan tabir surya dalam melindungi kulit dari sinar UV. Kunyit hitam (Curcuma caesia Roxb.) berpotensi sebagai tabir surya alami karena mengandung flavonoid, senyawa fenolik, dan kurkumin yang bersifat fotoprotektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membandingkan nilai SPF ekstrak rimpang kunyit hitam berdasarkan variasi pelarut metanol, etanol 70%, dan etanol 95% menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental. Tahapan penelitian meliputi determinasi tanaman, pembuatan simplisia, susut pengeringan, ekstraksi dengan metode maserasi, penetapan kadar air, skrining fitokimia, dan pengujian nilai SPF secara in vitro menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 290–320 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol memiliki nilai SPF sebesar 34,89–37,32 dengan kategori ptoteksi tinggi, ekstrak etanol 95% sebesar 31,25–37,10 dengan kategori proteksi tinggi, sedangkan ekstrak etanol 70% sebesar 20,46–27,49 dengan kategori proteksi sedang. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen, sehingga dilanjutkan dengan uji One Way ANOVA. Hasil uji One Way ANOVA diperoleh nilai p-value (0,003) < (0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap nilai SPF ekstrak rimpang kunyit hitam berdasarkan variasi pelarut yang digunakan. Uji lanjut Post-Hoc Tukey menunjukkan bahwa ekstrak etanol 70% berbeda signifikan dengan ekstrak etanol 95% dan metanol, sedangkan ekstrak etanol 95% dan metanol tidak berbeda signifikan terhadap nilai SPF. Kata kunci: Curcuma caesia Roxb., SPF, etanol, metanol, spektrofotometri UV- Vis.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENETAPAN KADAR FLAVONOID TOTAL EKSTRAK RIMPANG KUNYIT HITAM (Curcuma caesia Roxb.) DENGAN VARIASI PELARUT EKSTRAKSI MENGGUNAKAN MICROPLATE READER

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kunyit hitam (Curcuma caesia Roxb.) merupakan tanaman herbal yang mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder, salah satunya flavonoid yang berpotensi sebagai antioksidan. Kandungan flavonoid yang terekstraksi dari bahan alam dapat dipengaruhi oleh jenis pelarut yang digunakan, terutama berdasarkan tingkat kepolarannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar flavonoid total ekstrak rimpang kunyit hitam dengan variasi pelarut metanol teknis, etanol 70%, dan etanol 95% menggunakan microplate reader. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Tahapan penelitian meliputi determinasi tumbuhan, pengumpulan bahan baku, pengolahan simplisia, ekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut metanol teknis, etanol 70%, dan etanol 95%, penetapan susut pengeringan, penetapan kadar air, skrining fitokimia, serta penetapan kadar flavonoid total menggunakan microplate reader dengan kuersetin sebagai pembanding. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak rimpang kunyit hitam positif mengandung senyawa metabolit sekunder berupa alkaloid, fenolik, flavonoid, dan triterpenoid. Hasil penetapan kadar flavonoid total menunjukkan bahwa ekstrak etanol 70% memiliki kadar flavonoid total tertinggi sebesar 21,1633 ± 1,1145 mgQE/g, diikuti ekstrak metanol sebesar 19,6867 ± 0,8927 mgQE/g, dan ekstrak etanol 95% sebesar 18,0467 ± 1,3300 mgQE/g. Hasil uji One Way ANOVA menunjukkan nilai p-value 0,040 ( 0,05), sehingga terdapat perbedaan yang signifikan terhadap kadar flavonoid total ekstrak rimpang kunyit hitam pada variasi pelarut yang digunakan.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail