ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pelayanan kefarmasian memiliki peran penting dalam menjamin kepuasan pasien di apotek, yang melampaui harapan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kepuasan pasien terhadap Pelayanan Kefarmasian di Apotek Kimia Farma Agus Salim Samarinda selama periode April hingga Juni 2025 dengan menggunakan metode Importance-Performance Analysis (IPA). Penelitian ini adalah penelitian non eksperimental dengan analisis secara deskriptif. Dengan objek penelitian kepuasan pasien Apotek Kimia Farma Agus Salim Samarinda yang menggunakan jasa pelayanan. Analisis data yang digunakan adalah metode (IPA) untuk mendeskripsikan atau menggambarkan tingkat harapan dan kenyataan pasien terhadap pelayanan di Apotek Kimia Farma Agus Salim Samarinda.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perkembangan industri farmasi di Indonesia membawa perubahan signifikan dalam perilaku konsumsi obat di masyarakat, terutama pada pemilihan antara obat tradisional dan obat sintetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan preferensi konsumen dalam memilih obat tradisional dan obat sintetik di Apotek Kimia Farma 760 Balikpapan serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhinya, yaitu faktor ekonomi, sosial, budaya, dan psikologs. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif komparatif dengan pendekatan survei deskriptif. Objek yang akan diteliti adalah konsumen yang melakukan pembelian obat di Apotek Kimia Farma 760 Balikpapan. Pengambilan data dilakukan melalui kuesioner online menggunakan google form kepada 358 responden yang dipilih dengan metode purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan statistik deskriptif untuk menentukan adanya perbedaan signifikan antara kedua jenis obat berdasarkan faktor-faktor yang diuji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden lebih memilih obat sintetik dibandingkan obat tradisional. Faktor sosial merupakan faktor yang paling dominan dalam memengaruhi preferensi konsumen.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hipertensi diartikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik diatas 90 mmHg. Pengobatan hipertensi dipengaruhi oleh kepatuhan penderita dalam mengonsumsi obat hipertensi dengan melakukan modifikasi gaya hidup. Berdasarkan dari data permasalahan yang ada pasien yang tidak rutin minum obat dan tidak minum obat masih banyak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi di Klinik Kimia Farma Dr. Sutomo Samarinda. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif dengan desain studi cross sectional, menggunakan uji statistik chi-square dengan pendekatan prospektif. Metode pengukuran tingkat kepatuhan minum obat menggunakan kuesioner Morisky Medication Adherence Scale-8. Objek penelitian meliputi pasien hipertensi yang berobat di Klinik Kimia Farma Dr. Sutomo Samarinda. Analisis data menggunakan tabel karakteristik pasien (umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan, dan pekerjaan).
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hipertensi atau penyakit tekanan darah tinggi adalah faktor risiko utama terjadinya
penyakit kardiovaskular aterosklerosis, gagal jantung, stroke, dan gagal ginjal.
Hipertensi menimbulkan risiko mortalitas dini, yang meningkat saat tekanan
sistolik dan diastolik meningkat. Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang
ditanggung oleh BPJS Kesehatan untuk ditangani di FKTP. Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui Pola Peresepan Obat Antihipertensi Pada Pasien BPJS
Kesehatan Di Apotek. Penelitian yangdilakukan merupakan jenis penelitian studi
literatur, yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah
buku-buku serta dokumen yang terkait sepertikarya tulis ilmiah, skripsi, dan jurnal
ilmiah. Studi literatur ini mengacu pada 2 jurnal penelitian yaitu “Pola Peresepan
Obat Antihipertensi Pada Pasien BPJS Kesehatan Diapotek Kimia Farma Ahmadyani”, dan
“Gambaran Peresepan Obat Antihipertensi Dan Interaksi Obat Pada Pasien BPJS Di
Apotek Kimia Farma 479 Kendari”. Analisis data dilakukan dengan metode analisis
deskriptif berupa data kuantitatif yaitu dengan data pengobatan antihipertensi
secara monoterapi dan kombinasi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kepuasan pasien merupakan asset yang sangat berharga karena apabila pasien puas mereka akan terus melakukan pemakaian terhadap jasa pilihannya. Kepuasan konsumen pada dasarnya merupakan tingkat kesesuaian antara harapan dan pelayanan yang diterima. Pelayanan dinilai memuaskan bila dapat memenuhi kebutuhan dan harapan konsumen. Apabila harapan itu sesuai dengan kenyataan maka pihak yang dilayani akan memberikan tanggapan yang positif terhadap pelayanan dan merasa puas. Studi literature ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien PRB (Program Rujuk Balik) terhadap pelayanan resep di Apotek Kimia Farma Kartini gresik dan Apotek Kimia Farma Karawang. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif dengan membuat data seperti jumlah usia, jenis kelamin dan tingkat kepuasan pasien PRB (Program Rujuk Balik).Hasil penelitian ini menujukkan bahwa tingkat kepuasan pasien PRB (Program Rujuk Balik) terhadap pelayanan resep di Apotek Kimia Farma Kartini Gresik sebesar 90,20% dengan klasifikasi “Sangat puas” dan di Apotek Kimia Farma Karawang sebesar 59,24$ dengan klasifikasi “Puas”.