Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Samarinda.
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Standar Pelayanan Kefarmasian Di Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda.

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pelayanan kefarmasian di rumah sakit merupakan bagian penting dalam menjamin mutu penggunaan obat, keselamatan pasien, dan keberhasilan terapi. Evaluasi kepuasan pasien diperlukan sebagai salah satu indikator mutu pelayanan kefarmasian sesuai Standar Pelayanan Kefarmasian berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2016. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda menggunakan metode Importance- Performance Analysis (IPA). Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 404 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan metode IPA untuk mengetahui tingkat kesesuaian antara harapan dan kenyataan pelayanan yang diterima pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesesuaian keseluruhan pelayanan kefarmasian sebesar 89,12% dan termasuk kategori memuaskan. Dimensi assurance memperoleh tingkat kesesuaian tertinggi, sedangkan dimensi tangible memperoleh tingkat kesesuaian terendah. Hasil analisis IPA menunjukkan bahwa kecepatan waktu tunggu pelayanan obat dan sistem antrean masih menjadi prioritas utama perbaikan. Dapat disimpulkan bahwa pelayanan kefarmasian di Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda secara umum telah berjalan baik dan memuaskan, namun optimalisasi kecepatan pelayanan dan pengelolaan antrean masih diperlukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kepuasan pasien.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Klinik Kimia Farma Sutomo Samarinda

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang masih menjadi perhatian di dunia karena berisiko tinggi terhadap kesakitan dan kematian. Prevalensi ISPA di Indonesia mencapai 25% dengan insidensi berada pada rentang 17,5%- 41,4%. Salah satu tatalaksana untuk mengobati penyakit ISPA yaitu dengan memberikan antibiotik. Pada saat pemberian obat antibiotik diperlukan perhatian dalam penggunaannya, namun saat ini masih banyak ditemukan permasalahan dalam pemberian antibiotik, salah satunya penggunaan antibiotik yang tidak rasional. Per tahun 2019, terdapat sekitar 17,1-19,8% pemberian antibiotik yang tidak rasional. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui penggunaan antibiotik yang tepat pada pasien Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Klinik Kimia Farma Sutomo Samarinda. Penelitian ini merupakan penelitian restrospektif dengan pengumpulan data yang dilakukan secara sekunder. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien yang didiagnosis ISPA dan diberikan pengobatan antibiotik di Klinik Kimia Farma Sutomo Samarinda periode Oktober – Desember 2023. Teknik pengambilan sampel adalah non-probability sampling. Analisis data akan dilakukan secara deskriptif. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa penggunaan antibiotik pada pasien ISPA terdiri dari Amoxicillin 500 mg sebanyak 124 (67,8%), diikuti oleh Cefadroxil 500 mg sebanyak 28 (15,3%), Cefixime 100 mg dan Clindamycin masing-masing sebanyak 11 (6%), Ciprofloxacin 500 mg sebanyak 6 (3,3%). Cotrimoxazole 480 mg, Chloramphenicol 1% ear drop, dan Ofloxacin ear drop masing-masing diberikan pada 1 pasien (0,6%). Analisa mengenai evaluasi penggunaan antibiotik pada pasien ISPA terdiri atas tepat indikasi yaitu sebanyak 86,6%, tepat obat sebanyak 100%, tepat pasien sebanyak 100%, dan tepat dosis sebanyak 80,3%.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Pengelolaan Obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Tingkat IV Samarinda

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rumah Sakit merupakan suatu unit pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Salah satu bagian di Rumah Sakit yang bertanggung jawab atas proses pengelolaan obat adalah Instalasi Farmasi Rumah Sakit. Terjadinya kekosongan obat, kehabisan stok, atau stok yang menumpuk berdampak secara medis dan ekonomi. Hal seperti ini memerlukan upaya pengelolaan obat yang efisien dan efektif. Pengelolaan perbekalan farmasi merupakan suatu siklus kegiatan, dimulai dari pemilihan, perencanaan, pengadaan, penyimpanan, pendistribusian, pengendalian, penghapusan, administrasi dan pelaporan serta evaluasi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui profil pengelolaan obat dan kesesuaian pengelolaan obat di Instalasi di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Tingkat IV Samarinda. Sumber data yang digunakan adalah berupa hasil wawancara dan hasil observasi langsung serta telaah dokumen. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari – Maret 2021. Obyek penelitian adalah sistem pengelolaan obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Tingkat IV Samarinda. Teknik analisis data digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis kualitatif.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail