AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN TABIR SURYA EKSTRAK METANOL BIJI MARKISA UNGU (Passiflora edulis Sims) MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS
Indonesia negara beriklim tropis dengan paparan sinar ultra violet (UV) yang tinggi menyebabkan penuaan dini dan peningkatan risiko kanker kulit. Sangat penting untuk menggunakan tabir surya yang menggunakan bahan protektif sinar matahari, seperti antioksidan, karena sinar matahari, terutama UV-A dan UV-B, memiliki efek merusak pada kulit. Markisa ungu (Passiflora edulis Sims) adalah buah yang dikenal memiliki zat aktif seperti flavonoid dan fenolik yang berfungsi untuk melindungi kulit dari kerusakan yang disebabkan oleh sinar matahari ultraviolet. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengethaui aktivitas antioksidan dan tabir surya ekstrak metanol biji markisa ungu. Tahapan penelitian meliputi deteminasi tumbuhan, pengolahan simplisia, pembuatan ekstrak secara maserasi, skrining fitokimia, uji aktivitas antioksidan dengan metode ABTS, uji SPF menggunakan spektrofometer. Hasil skrining menunjukkan ekstrak biji markisa ungu mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, steroid dan terpenoid. Hasil uji aktivitas antioksidan memberikan nilai IC50 sebesar 1,1358 ppm, masuk dalam kategori antioksidan sangat kuat. Hasil uji SPF (Sun Protect Factor) menunjukkan nilai SPF 30,81pada konsentrasi 200 ppm, termasuk dalam kategori proteksi ultra.