ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pangi (Pangium edule Reinw.) tumbuh subur di sebagaian besar wilayah Asia Tenggara termasuk di Indonesia. Tumbuhan pangi merupakan tumbuhan serbaguna yang hampir semua bagian dari tumbuhan ini memiliki manfaat. Tumbuhan ini mengandung flavonoid, terpenoid, alkaloid, saponin dan berkhasiat sebagai antioksida. Antioksidan adalah senyawa yang dapat menghambat reaksi oksidasi dengan cara mengikat radikal bebas. Tumbuhan ini juga mengandung asam sianida dan mengandung asam glutamat. Studi ini bertujuan untuk mendapatkan perbandingan aktivitas antioksidan biji dan daun pangi. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian studi literatur. Objek yang diteliti adalah aktivitas antioksidan daun dan biji pangi. Studi ini bermanfaat untuk digunakan sebagai kelengkapan informasi terkait antioksidan pangi. Data yang digunakan pada studi ini adalah data sekunder yang yang berasal dari beberapa penelitian. Nilai IC50 daun pangi, biji pangi tanpa perebusan, biji pangi dengan perebusan 5 menit, 10 menit, maupun 15 menit berurutan adalah 831,33 ppm, 9756,61 ppm, 10949,34 ppm, 12882,72 ppm dan 15704,79 ppm. Kesimpulan yang dapat diambil adalah terdapat persamaan aktivitas antioksidan dari daun dan biji pangi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tanaman pangi (Pangium edule Reinw.) secara empiris banyak dimanfaatkan masyarakat untuk mengobati penyakit gatal-gatal pada kulit yang disebabkan oleh bakteri yang terdapat pada kulit. Daun segar, getah daun, tumbukan daun dan biji juga digunakan sebagai antiseptik dan disinfektan untuk membersihkan luka bakar. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui hasil skrining fitokimia ekstrak etanol daun, biji, dan kulit batang tumbuhan pangi (Pangium edule Reinw.). Studi literatur ini dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah buku-buku, serta dokumen yang terkait seperti jurnal ilmiah. Tahapan penelitian mereduksi data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama berupa hasil skrining fitokimia ekstrak etanol daun, biji, dan kulit batang tumbuhan pangi (Pangium edule Reinw.); penyajian data, yaitu data dalam tabel deskriptif berupa data penelitian sebelumnya, data hasil skrining fitokimia. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul. Hasil uji skrining fitokimia menunjukkan bahwa Ekstrak etanol daun pangi. positif mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, saponin dan steroid. Ekstrak etanol biji pangi positif mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin dan saponin. Sedangkan ekstrak etanol kulit batang pangi positif mengandung senyawa alkaloid, tanin, dan saponin.