Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

LINDA

40 karya publik ditemukan.

2025: 12024: 12023: 82022: 52020: 152018: 3

Pharmaceutical Care Practice: The Clinician's Guide, Second Edition

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

The most practical approach to pharmaceutical care! Provides all the principles and practice components for the pharmaceutical care practice course in the pharmacy curriculum. Thoroughly revised and updated, this edition includes expanded coverage of reimbursement, documentation, and data models associated with the practice.

Pharmaceutical Care Practice

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pharmaceutical Care Practice introduces a new practice paradigm, moving the profession of pharmacy from one involved with simply the dispensing of drugs to one involving the management of a patient's drug therapy needs. More than ever before, the pharmacist will be responsible for a patient's drug therapy assessment, understanding their history, developing a care plan, achieving therapeutic goals and scheduling follow-up attitude, behaviors, commitments, concerns, ethics, functions, knowledge, responsibilities and skills on the provision of drug therapy to achieve definite outcomes that improve the patient's quality of life. This important book is meant to update the clinical skills of practicing pharmacists, and will serve the needs of students as a core introductory textbook.

Pharmaceutical Care Practice: The Patient-Centered Approach to Medication Management, Third Edition

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pharmaceutical Care Practice, 3e provides the basic information necessary to establish, support, deliver, and maintain medication management services. This trusted text explains how a practitioner delivers pharmaceutical care services and provides a vision of how these services fit into the evolving healthcare structure. Whether you are a student or a practicing pharmacist seeking to improve your patient-care skills, Pharmaceutical Care Practice, 3e provides the step-by-step implementation strategies necessary to practice in this patient-centered environment. This practical guide to providing pharmaceutical care helps you to: Understand your growing role in drug therapy assessment and delivery Learn an effective process for applying your pharmacotherapeutic knowledge to identify and prevent or resolve drug therapy problems Establish a strong therapeutic relationship with your patients Optimize your patients’ well-being by achieving therapeutic goals Improve your follow-up evaluation abilities Documents your pharmaceutical care and obtain reimbursement Work collaboratively with other patient care providers The patient-centered approach advocated by the authors, combined with an orderly, logical, rational decision-making process assessing the indication, effectiveness, safety, and convenience of all patient drug therapies will have a measurable positive impact on the outcomes of drug therapy.

STUDI LITERATUR IDENTIFIKASI KESALAHAN PENGOBATAN (Medication Errors) PADA TAHAP PERESEPAN (Prescribing)

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kesalahan Pengobatan (Medication Error) adalah suatu kejadian yang tidak hanya dapat merugikan pasien tetapi juga dapat membahayakan keselamatan pasien yang dilakukan oleh petugas kesehatan khususnya dalam hal pelayanan pengobatan pasien yang sebetulnya dapat dicegah. Medication error dapat terjadi pada tahapan prescribing. Tujuan penilitian ini untuk mengetahui kesalahan apa saja yang terjadi pada tahap peresepan dan mengetahui persentase kesalahan pengobatan pada tahap peresepan

STUDI LITERATUR IDENTIFIKASI KESALAHAN PENGOBATAN (Medication Errors) PADA TAHAP PERESEPAN (Prescribing)

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kesalahan Pengobatan (Medication Error) adalah suatu kejadian yang tidak hanya dapat merugikan pasien tetapi juga dapat membahayakan keselamatan pasien yang dilakukan oleh petugas kesehatan khususnya dalam hal pelayanan pengobatan pasien yang sebetulnya dapat dicegah. Medication error dapat terjadi pada tahapan prescribing. Tujuan penilitian ini untuk mengetahui kesalahan apa saja yang terjadi pada tahap peresepan dan mengetahui persentase kesalahan pengobatan pada tahap peresepan

GAMBARAN PENGELOLAAN LIMBAH PADAT DI RUMAH SAKIT

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Jenis limbah Rumah Sakit meliputi limbah infeksius dan benda tajam, limbah farmasi, limbah sitotoksis, limbah kimiawi, limbah dengan kandungan logam tinggi, kontainer bertekanan dan limbah radioaktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengelolaan limbah padat Rumah Sakit berdasarkan Peraturan MENLHK No. P.56 Tahun 2015 dan Kepmenkes No.1204/MENKES/SK/X/2004. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian studi literatur, yang dilakukan dengan mengumpulkan, mempelajari dan menelaah jurnal ilmiah yang berhubungan dengan penelitian pengelolaan limbah padat di Rumah Sakit. Analisis penelitian secara deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran pengelolaan limbah padat di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soetomo Surabaya, Rumah Sakit Umum Daerah kota Dumai, Rumah Sakit Umum Daerah Mamuju provinsi Sulawesi Barat, Rumah Sakit Dr. H. Moch.Ansari Saleh Banjarmasin, Rumah Sakit Umum Raden Mattaher Jambi. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu Pengelolaan limbah padat yang sesuai dengan Peraturan MENLHK No. P.56 Tahun 2015 adalah RSUD Dr. Soetomo. Sedangkan yang tidak sesuai dengan Peraturan tersebut adalah RSU Mattaher Jambi. Pengelolaan limbah padat yang sesuai dengan Peraturan Kepmenkes No.1204/MENKES/SK/X/2004 adalah RSUD Dr. Soetomo dan RSUD Kota Dumai. Sedangkan yang tidak sesuai dengan peraturan tersebut adalah RSUD Mamuju dan RS Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin. Peneliti menyarankan hasil penelitian ini dapat dijadikan acuan oleh peneliti lainnya untuk studi literatur selanjutnya guna meningkatkan sistem pengelolaan limbah padat agar sesuai standar peraturan yang telah ditetapkan.

STUDI LITERATUR PENENTUAN KADAR NATRIUM BENZOAT PADA SELAI BUAH DENGAN METODE ALKALIMETRI

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Natrium benzoat merupakan bahan pengawet yang sering digunakan untuk menghambat, menahan atau menghentikan, dan memberikan perlindungan bahan makanan dari proses pembusukan. Selai buah merupakan salah satu produk olahan buah-buahan yang sering ditambahkan pengawet natrium benzoat. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui kadar natrium benzoat dari selai buah dengan metode alkalimetri. Data yang dipakai dalam studi ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa penelitian. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur. Tahap penelitian meliputi pengumpulan data literatur terkait analisi natrium benzoat pada selai buah dengan metode alkalimetri, reduksi data berupa meringkas literatur sehingga didapatkan data utama inti penulisan, penyajian data dalam bentuk tabel deskriptif dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian telaah literatur menunjukkan bahwa semua sampel selai mengandung natrium benzoat namun masih ditemukan sampel yang tidak memenuhi syarat dalam peraturan terbaru yang telah ditetapkan dalam Peraturan Kepala BPOM No.36 Tahun 2013 yaitu sebesar 500 g/kg berat bahan.

STUDI LITERATUR PENENTUAN KADAR NATRIUM BENZOAT PADA SELAI BUAH DENGAN METODE ALKALIMETRI

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Natrium benzoat merupakan bahan pengawet yang sering digunakan untuk menghambat, menahan atau menghentikan, dan memberikan perlindungan bahan makanan dari proses pembusukan. Selai buah merupakan salah satu produk olahan buah-buahan yang sering ditambahkan pengawet natrium benzoat. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui kadar natrium benzoat dari selai buah dengan metode alkalimetri. Data yang dipakai dalam studi ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa penelitian. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur. Tahap penelitian meliputi pengumpulan data literatur terkait analisi natrium benzoat pada selai buah dengan metode alkalimetri, reduksi data berupa meringkas literatur sehingga didapatkan data utama inti penulisan, penyajian data dalam bentuk tabel deskriptif dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian telaah literatur menunjukkan bahwa semua sampel selai mengandung natrium benzoat namun masih ditemukan sampel yang tidak memenuhi syarat dalam peraturan terbaru yang telah ditetapkan dalam Peraturan Kepala BPOM No.36 Tahun 2013 yaitu sebesar 500 g/kg berat bahan.

STUDI LITERATUR AKTIVITAS SEDATIF DAUN KRATOM (Mitragyna Speciosa Korth)

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Daun kratom adalah tumbuhan berkhasiat obat termasuk famili Rubiaceae. Daun kratom merupakan salah satu tanaman obat yang menghasilkan efek stimulan (pada dosis rendah) dan efek sedatif (pada dosis tinggi). Studi ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas sedatif daun kratom antara esktrak n-heksan, fraksi etanol, ekstrak etanolik dan ekstrak infusa dengan menggunakan dosis yang bervariasi. Spesies hewan yang digunakan yaitu mencit jantan galur BALB/c dan menggunakan diazepam sebagai kontrol positif. Data yang digunakan dalam studi ini adalah data sekunder yang dihasilkan dari beberapa penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak n-heksan memiliki dosis efektif 96 mg/kgBB yang artinya memberikan kemampuan efek sedatif lebih baik jika dibandingkan dengan diazepam. Fraksi etanol menunjukkan dosis efektif 27,20 mg/20g BB. Dosis efektif ekstrak etanolik yaitu 48,57 mg/20gBB, sedangkan ekstrak infusa efek sedatif yang diperoleh yaitu dengan dosis 7,80 g/KgBB namun potensinya masih lemah. Kesimpulan yang dapat diambil adalah efek sedatif pada ekstrak infusa lebih rendah jika dibandingkan dengan ekstrak n-heksan, fraksi etanol dan ekstrak etanolik. Hasil efek sedatif yang diperoleh bervariasi, tergantung pada pelarut yang digunakan dan dosis untuk pengujian efek sedatif sehingga terdapat perbedaan antara ekstrak n-heksan, fraksi etanol, ekstrak etanolik dan infusa. Semakin tinggi dosis yang diberikan maka semakin besar efek sedatif yang dihasilkan.

STUDI LITERATUR PERBANDINGAN PROFIL PENGGUNAAN OBAT PADA PASIEN ASMA DI RSUD Dr. MOEWARDI SURAKARTA DAN RUMAH SAKIT KHUSUS PARU RESPIRA YOGYAKARTA

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Studi literatur ini bertujuan untuk membandingkan profil penggunaan obat asma pada pasien asma di dua Rumah Sakit yang berbeda yaitu Rumah Sakit Khusus Paru Respira Yogyakarta dan RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Asma adalah gangguan inflamasi kompleks pada saluran pernafasan, melibatkan aktivasi dan pelepasan mediator inflamasi yang mengakibatkan perubahan patofisiologis khas seperti peradangan bronkial, peningkatan hiperesponsif jalan nafas. Rumah Sakit Khusus Paru Respira Yogyakarta adalah rumah sakit dengan jumlah pasien asma yang relatif tinggi, asma merupakan salah satu diantara 10 besar penyakit yang paling sering diderita oleh pasien rawat jalan, sementara RSUD Dr. Moewardi Surakarta juga merupakan rumah sakit dengan rujukan asma tertinggi untuk daerah kota Surakarta dan sekitnya.Data yang dipakai dalam studi ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa penelitian. Pada Rumah Sakit Khusus Paru Respira Yogyakarta golongan antiasma yang digunakan adalah golongan kortikosteroid 28,30%, beta adrenergik agonis 25,82%, mukolitik 23,63%, xantin 12,91%, antihistamin 8,52%, dan adrenergik 0,82%. Sementara pada RSUD Dr. Moewardi Surakarta golongan antiasma yang digunakan adalah golongan beta adrenergik agonis 41,97%, kortikosteroid 18,23%, ekspektorans 15,10%, xantin 10,98%, kombinasi 8,04%, dan mukolitik 5,68%. Kesimpulan yang dapat diambil adalah terdapat perbedaan profil penggunaan obat asma pada kedua Rumah Sakit tersebut.

GAMBARAN PENGELOLAAN LIMBAH PADAT DI RUMAH SAKIT

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jenis limbah Rumah Sakit meliputi limbah infeksius dan benda tajam, limbah farmasi, limbah sitotoksis, limbah kimiawi, limbah dengan kandungan logam tinggi, kontainer bertekanan dan limbah radioaktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengelolaan limbah padat Rumah Sakit berdasarkan Peraturan MENLHK No. P.56 Tahun 2015 dan Kepmenkes No.1204/MENKES/SK/X/2004. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian studi literatur, yang dilakukan dengan mengumpulkan, mempelajari dan menelaah jurnal ilmiah yang berhubungan dengan penelitian pengelolaan limbah padat di Rumah Sakit. Analisis penelitian secara deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran pengelolaan limbah padat di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soetomo Surabaya, Rumah Sakit Umum Daerah kota Dumai, Rumah Sakit Umum Daerah Mamuju provinsi Sulawesi Barat, Rumah Sakit Dr. H. Moch.Ansari Saleh Banjarmasin, Rumah Sakit Umum Raden Mattaher Jambi. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu Pengelolaan limbah padat yang sesuai dengan Peraturan MENLHK No. P.56 Tahun 2015 adalah RSUD Dr. Soetomo. Sedangkan yang tidak sesuai dengan Peraturan tersebut adalah RSU Mattaher Jambi. Pengelolaan limbah padat yang sesuai dengan Peraturan Kepmenkes No.1204/MENKES/SK/X/2004 adalah RSUD Dr. Soetomo dan RSUD Kota Dumai. Sedangkan yang tidak sesuai dengan peraturan tersebut adalah RSUD Mamuju dan RS Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin. Peneliti menyarankan hasil penelitian ini dapat dijadikan acuan oleh peneliti lainnya untuk studi literatur selanjutnya guna meningkatkan sistem pengelolaan limbah padat agar sesuai standar peraturan yang telah ditetapkan.

STUDI LITERATUR AKTIVITAS SEDATIF DAUN KRATOM (Mitragyna Speciosa Korth)

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Daun kratom adalah tumbuhan berkhasiat obat termasuk famili Rubiaceae. Daun kratom merupakan salah satu tanaman obat yang menghasilkan efek stimulan (pada dosis rendah) dan efek sedatif (pada dosis tinggi). Studi ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas sedatif daun kratom antara esktrak n-heksan, fraksi etanol, ekstrak etanolik dan ekstrak infusa dengan menggunakan dosis yang bervariasi. Spesies hewan yang digunakan yaitu mencit jantan galur BALB/c dan menggunakan diazepam sebagai kontrol positif. Data yang digunakan dalam studi ini adalah data sekunder yang dihasilkan dari beberapa penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak n-heksan memiliki dosis efektif 96 mg/kgBB yang artinya memberikan kemampuan efek sedatif lebih baik jika dibandingkan dengan diazepam. Fraksi etanol menunjukkan dosis efektif 27,20 mg/20g BB. Dosis efektif ekstrak etanolik yaitu 48,57 mg/20gBB, sedangkan ekstrak infusa efek sedatif yang diperoleh yaitu dengan dosis 7,80 g/KgBB namun potensinya masih lemah. Kesimpulan yang dapat diambil adalah efek sedatif pada ekstrak infusa lebih rendah jika dibandingkan dengan ekstrak n-heksan, fraksi etanol dan ekstrak etanolik. Hasil efek sedatif yang diperoleh bervariasi, tergantung pada pelarut yang digunakan dan dosis untuk pengujian efek sedatif sehingga terdapat perbedaan antara ekstrak n-heksan, fraksi etanol, ekstrak etanolik dan infusa. Semakin tinggi dosis yang diberikan maka semakin besar efek sedatif yang dihasilkan.

STUDI LITERATUR PERBANDINGAN PROFIL PENGGUNAAN OBAT PADA PASIEN ASMA DI RSUD Dr. MOEWARDI SURAKARTA DAN RUMAH SAKIT KHUSUS PARU RESPIRA YOGYAKARTA

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Studi literatur ini bertujuan untuk membandingkan profil penggunaan obat asma pada pasien asma di dua Rumah Sakit yang berbeda yaitu Rumah Sakit Khusus Paru Respira Yogyakarta dan RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Asma adalah gangguan inflamasi kompleks pada saluran pernafasan, melibatkan aktivasi dan pelepasan mediator inflamasi yang mengakibatkan perubahan patofisiologis khas seperti peradangan bronkial, peningkatan hiperesponsif jalan nafas. Rumah Sakit Khusus Paru Respira Yogyakarta adalah rumah sakit dengan jumlah pasien asma yang relatif tinggi, asma merupakan salah satu diantara 10 besar penyakit yang paling sering diderita oleh pasien rawat jalan, sementara RSUD Dr. Moewardi Surakarta juga merupakan rumah sakit dengan rujukan asma tertinggi untuk daerah kota Surakarta dan sekitnya.Data yang dipakai dalam studi ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa penelitian. Pada Rumah Sakit Khusus Paru Respira Yogyakarta golongan antiasma yang digunakan adalah golongan kortikosteroid 28,30%, beta adrenergik agonis 25,82%, mukolitik 23,63%, xantin 12,91%, antihistamin 8,52%, dan adrenergik 0,82%. Sementara pada RSUD Dr. Moewardi Surakarta golongan antiasma yang digunakan adalah golongan beta adrenergik agonis 41,97%, kortikosteroid 18,23%, ekspektorans 15,10%, xantin 10,98%, kombinasi 8,04%, dan mukolitik 5,68%. Kesimpulan yang dapat diambil adalah terdapat perbedaan profil penggunaan obat asma pada kedua Rumah Sakit tersebut.

STUDI LITERATUR PERBANDINGAN KADAR NITRIT PADA BERBAGI PRODUK OLAHAN BERBAHAN DASAR DAGING

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Produk daging olahan mudah rusak dalam penyimpanan karena daging mengandung air dan protein yang menyebabkan mikroorganisme tumbuh dan berkembang pada daging, sehingga diperlukan bahan tambahan pangan nitrit sebagai pengawet. Penggunaan nitrit yang berlebihan dapat menimbulkan efek toksik bagi kesehatan. Penggunaan maksimum pengawet nitrit pada daging olahan diatur dalam Perka BPOM No. 36 Tahun 2013, yaitu sebesar 30 mg/kg dan. Tujuan studi literatur ini adalah untuk membandingkan kadar nitrit yang terkandung pada berbagai produk olahan berbahan dasar daging. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur. Objek penelitian ini adalah hasil perbandingan kadar nitrit pada berbagai produk olahan berbahan dasar daging. Tahap penelitian meliputi pengumpulan literatur terkait analisis nitrit, reduksi data berupa meringkas literatur sehingga didapatkan data utama inti penulisan, penyajian data dengan tabel deskriptif, penarikan kesimpulan dengan melakukan verifikasi dan tinjauan ulang data yang didapat agar penarikan simpulan dari beberapa literatur. Persamaan dari beberapa literatur ialah menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis dengan pereaksi griess. Kadar nitrit yang terkandung pada beberapa produk olahan dengan rata-rata kadar adalah kornet (5,94 mg/Kg) daging asap (13,72 mg/Kg) nugget (22,23 mg/Kg) sosis B (64,58 mg/Kg) burger (81,99 mg/Kg) sosis A (362,88 mg/Kg).

STUDI LITERATUR PERBANDINGAN KADAR NITRIT PADA BERBAGI PRODUK OLAHAN BERBAHAN DASAR DAGING

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Produk daging olahan mudah rusak dalam penyimpanan karena daging mengandung air dan protein yang menyebabkan mikroorganisme tumbuh dan berkembang pada daging, sehingga diperlukan bahan tambahan pangan nitrit sebagai pengawet. Penggunaan nitrit yang berlebihan dapat menimbulkan efek toksik bagi kesehatan. Penggunaan maksimum pengawet nitrit pada daging olahan diatur dalam Perka BPOM No. 36 Tahun 2013, yaitu sebesar 30 mg/kg dan. Tujuan studi literatur ini adalah untuk membandingkan kadar nitrit yang terkandung pada berbagai produk olahan berbahan dasar daging. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur. Objek penelitian ini adalah hasil perbandingan kadar nitrit pada berbagai produk olahan berbahan dasar daging. Tahap penelitian meliputi pengumpulan literatur terkait analisis nitrit, reduksi data berupa meringkas literatur sehingga didapatkan data utama inti penulisan, penyajian data dengan tabel deskriptif, penarikan kesimpulan dengan melakukan verifikasi dan tinjauan ulang data yang didapat agar penarikan simpulan dari beberapa literatur. Persamaan dari beberapa literatur ialah menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis dengan pereaksi griess. Kadar nitrit yang terkandung pada beberapa produk olahan dengan rata-rata kadar adalah kornet (5,94 mg/Kg) daging asap (13,72 mg/Kg) nugget (22,23 mg/Kg) sosis B (64,58 mg/Kg) burger (81,99 mg/Kg) sosis A (362,88 mg/Kg).