ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Nama : Leony Putri Eka Mellya Progam Studi : Sarjana Farmasi Judul : Hubungan Prsepsi Penyakit Dengan Kepatuhan Penggunaan Obat Antihipertensi Pada Pasien Hipertensi Di Puskesmas Segiri Pembimbing : apt.Juliyanti,M.Farm
Hipertensi merupakan kondisi kronis yang sering berkembang tanpa gejala dan memerlukan kepatuhan terhadap pengobatan untuk menjaga kestabilan tekanan darah. Kepatuhan tersebut dapat dipengaruhi oleh persepsi individu terhadap penyakitnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara persepsi penyakit dengan kepatuhan minum obat antihipertensi pada pasien hipertensi di Puskesmas Segiri Kota Samarinda. Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 400 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan Brief Illness Perception Questionnaire (B-IPQ) dan Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8). Hasil menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki persepsi penyakit kategori sedang sebanyak 277 orang (69%) dan kepatuhan obat kategori tinggi sebanyak 216 orang (54%). Uji Chi-Square menunjukkan nilai Pearson Chi-Square sebesar 44,746 dengan df=4 dan p-value=0,000 (p<0,05), yang menunjukkan adanya hubungan signifikan antara persepsi penyakit dengan kepatuhan penggunaan obat antihipertensi. Disimpulkan bahwa persepsi penyakit berhubungan secara signifikan dengan kepatuhan minum obat antihipertensi pada pasien hipertensi di Puskesmas Segiri Kota Samarinda. Persepsi penyakit yang rasional dan adaptif dapat mendukung kepatuhan pasien dalam menjalani terapi jangka panjang.
Kata Kunci: Hipertensi, persepsi penyakit, obat antihipertensi, kepatuhan obat, MMAS-8, B-IPQ.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang umum di masyarakat. Seseorang dikatakan mengalami hipertensi jika tekanan darahnya melebihi 130/85 mmHg. Prevalensi hipertensi terus meningkat, sehingga pemahaman mengenai kondisi ini sangat penting untuk meningkatkan kepatuhan pasien terhadap pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan pasien terhadap penggunaan obat antihipertensi di apotek. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber pustaka, seperti jurnal dan artikel ilmiah yang relevan. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menyajikan hasil dalam bentuk tabel dan persentase untuk memberikan gambaran yang lebih jelas. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai tingkat pemahaman pasien terhadap penggunaan obat antihipertensi serta membantu meningkatkan edukasi terkait pengelolaan dan pencegahan hipertensi di masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai penggunaan obat antihipertensi, meskipun masih terdapat kekeliruan dalam pemahaman terkait konsumsi obat bersama makanan tertentu dan pentingnya keteraturan dalam minum obat. Perbedaan tingkat pendidikan dan usia pasien juga berkontribusi terhadap variasi pemahaman yang dimiliki. Studi ini menegaskan pentingnya edukasi berkelanjutan kepada pasien guna meningkatkan kepatuhan dan efektivitas terapi antihipertensi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan yang serius saat ini adalah hipertensi. Akibat terburuk dari penyakit ini adalah kematian karena hampir 90% kasus hipertensi tidak diketahui penyebab sebenarnya bahkan pada sebagian besar kasus hipertensi tidak memberikan gejala. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepatuhan penggunaan obat antihipertensi dengan tekanan darah di puskesmas. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai pentingnya kepatuhan dalam penggunaan obat antihipertensi kepada masyarakat. Rancangan yang digunakan pada penelitian merupakan jenis penelitian studi literatur, yaitu mengumpulkan, mempelajari, dan menelaah berbagai sumber terkait seperti skripsi, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian terdahulu. Objek penelitian ini yaitu hubungan kepatuhan penggunaan obat antihipertensi dengan tekanan darah di puskesmas. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran hubungan antara kepatuhan penggunaan obat dengan usia, tingkat pendidikan, jenis kelamin, dan obat hipertensi yang digunakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui pola penggunaan obat antihipertensi dan untuk mengetahui golongan obat hipertensi yang paling banyak digunakan sebagai terapi pengobatan. Hipertensi merupakan suatu kondisi dimana pembuluh darah mengalami peningkatan tekanan. Penyakit ini merupakan pembunuh utama yang secara luas dikenal sebagai penyakit kardiovaskular. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari, dan menelaah jurnal ilmiah dan skripsi yang terkait. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Data dianalisis dan dicari persentasenya berdasarkan kriteria, untuk mengetahui perbandingan pola peresepan obat antihipertensi dari beberapa Rumah Sakit. Berdasarkan dari hasil telaah literatur tentang profil penggunaan obat antihipertensi pada pasien hipertensi didapatkan bahwa pasien hipertensi paling banyak berjenis kelamin perempuan, kelompok usia antara 40-59 tahun dengan hipertensi stadium 2. Kesimpulan dari penelitian ini adalah golongan obat yang banyak digunakan adalah golongan obat politerapi yaitu Calcium Channel Blocker (CCB) dan Angiotensi Converting Enzyme Inhibitor (ACE-I).
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hipertensi merupakan sebagai penyakit kardiovaskular yang sangat umum. Hipertensi berkaitan dengan penurunan usia harapan hidup, peningkatan resiko stroke, penyakit jantung koroner, dan penyakit organ target lainnya seperti retinopati dan gagal ginjal. Tujuan Penelitian ini untuk mendapatkan gambaran penggunaan obat antihipertensi dibeberapa puskesmas di Indonesia.Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literature, menggunakan data sekunder yang berasal dari penelitian sebelumnya. Tahapan penelitian meliputi: (1). Pengumpulan data berupa penyutingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama inti tulisan; (2). Penyajian data; (3). Penarikan kesimpulan. Objek penelitiannya yaitu penggunaan obat antihipertensi di beberapa puskesmas di Indonesia dan analisis datanya dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul dari penelitian Hasil penelitian yang dilakukan di puskesmas Barong tongkok, Marawola dan Siantan Hilir dapat disimpulkan bahwa penderita hipertensi berdasarkan jenis kelamin yang terbanyak adalah perempuan dan berdasarkan umur paling rentan terkena hipertensi dengan usia 46 – 55 tahun dikarenakan Semakin bertambahnya usia seseorang maka semakin tinggi risiko terjadinya penyakit hipertensi dan berdasarkan regimen penggunaan obat hipertensi adalah penggunaan obat tunggal
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Studi Literatur ini bertujuan untuk melihat profil penggunaan obat antihipertensi pada pasien BPJS di Apotek. Penelitian studi literatur, yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah buku-buku, majalah ilmiah serta dokumen yang terkait seperti skripsi serta jurnal ilmiah. Objek yang menjadi penelitian adalah profil penggunaan obat antihipertensi. Analisa data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu data yang di peroleh dikelompokan berdasarkan jenis kelamin, usia, penggolongan obat antihipertensi, dan pola peresepan. Setelah itu data dianalisis dan dicari persentasinya berdasarkan kriteria, untuk mangetahui perbandingan pola peresepan obat antihipertensi dan disajikan dalam bentuk tabel.