Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: kadar flavonoid
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENETAPAN KADAR FENOLIK, FLAVONOID TOTAL, DAN NILAI SPF EKSTRAK METANOL KULIT BUAH TAMPOI (Baccaurea pyriformis Gage) DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Paparan sinar ultraviolet (UV) memberikan sejumlah manfaat bagi kehidupan, namun di balik manfaat tersebut, sinar UV dapat menimbulkan efek yang merugikan bagi manusia seperti dapat memicu pembentukan radikal bebas pada jaringan kulit yang berujung pada terjadinya stres oksidatif, penuaan dini, hingga risiko kanker kulit. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meminimalkan dampak negatif akibat paparan sinar matahari adalah dengan penggunaan tabir surya yang mengandung senyawa bioaktif alami. Kulit buah tampoi (Baccaurea pyriformis Gage) yang dapat ditemukan di wilayah Kalimantan, diketahui mengandung berbagai senyawa bioaktif seperti fenolik dan flavonoid yang berperan sebagai antioksidan serta berpotensi sebagai tabir surya alami. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan kadar fenolik, kadar flavonoid total, serta nilai Sun Protection Factor (SPF) dari ekstrak metanol kulit buah tampoi menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimental dan dilakukan secara in vitro. Objek penelitian ini adalah ekstrak metanol kulit buah tampoi. Pengujian kadar fenolik total menggunakan metode Folin-Ciocalteu, kadar flavonoid total menggunakan metode AlCl3, dan pengujian SPF dianalisis menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan senyawa metabolit sekunder yang terdapat dalam ekstrak metanol kulit buah tampoi yaitu flavonoid, fenolik, tanin, dan saponin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar fenolik total ekstrak metanol kulit buah tampoi sebesar 40,55 ± 0,44 mg GAE/g, kadar flavonoid total ekstrak metanol kulit buah tampoi sebesar 15,68 ± 0,42 mg QE/g, dan nilai SPF tertinggi diperoleh pada konsentrasi 1500 ppm sebesar 22,2824 termasuk dalam kategori SPF sedang.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENETAPAN KADAR FLAVONOID EKSTRAK ETANOL BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L.) BERDASARKAN VARIASI KONSENTRASI PELARUT ETANOL

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Bunga telang (Clitoria ternatea L.) saat ini semakin populer di Indonesia karena dikenal mempunyai berbagai manfaat kesehatan, bunga telang menjadi sebagai sumber flavonoid. Konsentrasi pelarut yang digunakan sebagai cairan penyari dapat berpengaruh terhadap kadar senyawa aktif yang terkandung dalam ekstrak bahan alam. Flavonoid adalah salah satu kandungan senyawa yang dimiliki ekstrak bunga telang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kadar flavonoid ekstrak bunga telang berdasarkan variasi konsentrasi pelarut etanol yaitu 50, 70 dan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai susut pengeringan simplisia bunga telang sebesar 7,12 ± 1,89%. Hasil skrining semua ekstrak menunjukkan terdapat senyawa metabolit sekunder golongan alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan triterpenoid. Data lain yang diperoleh meliputi rendemen, kadar air, dan kadar flavonoid pada tiga variasi konsentrasi pelarut etanol yaitu 50%, 70% dan 95%. Data rendemen yang diperoleh berturut-turut sebesar 57,14%, 54,08%, dan 40,72%. Sedangkan pada penetapan kadar air berturut-turut sebesar 9,44 ± 2,17%, 8,99 ± 2,12%, dan 7,75 ± 1,97%. Hasil penetapan kadar flavonoid ekstrak etanol bunga telang berdasarkan variasi konsentrasi pelarut etanol, diperoleh kadar tertinggi pada etanol 95% (1,2939 ± 0,0880 %), etanol 70% (0,6958 ± 0,0573%), dan etanol 50% (0,5811% ± 0,0142%). Hasil analisis statistika pada uji ANOVA menunjukan bahwa ada perbedaan rata-rata yang signifikan pada tiga kelompok data.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penetapan Kadar Flavonoid Total Ekstrak Etanol Buah dan Daun Pare (Momordica Charantia L) Menggunakan Metode Spektrofotometri UV-Vis

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Studi literatur ini bertujuan untuk menentukan kadar flavonoid total ekstrak etanol buah dan daun pare dengan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Tanaman pare (Momordica charantia L) memiliki berbagai manfaat pengobatan seperti asma, diabetes, asam urat, dan penyakit kulit. Manfaat dari tanaman ini tidak terlepas dari kandungan senyawa aktif yang terdapat pada dalam pare diantaranya flavonoid, saponin, polifenol, momordisin dan kharantin. Salah satu kandungan kimia yang sering diuji yaitu flavonoid. Flavonoid memiliki manfaat sebagai pelindung struktur sel, meningkatkan efektifitas vitamin C, anti inflamasi, dan sebagai antibiotik. Salah satu metode yang digunakan untuk menentukan kadar flavonoid yaitu metode spektrofotometri Uv-Vis. Penelitian ini merupakan yang bersumber dari jurnal ilmiah yang terkait dalam objek penelitian penetapan kadar flavonoid total pada tumbuhan pare. Analisis data yang digunakan berupa data deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul. Hasil penelitian studi literatur yang digunakan menunjukkan kadar flavonoid total yang terdapat pada ekstrak etanol 96% daun pare 8,30%, ekstrak etanol 70% daun pare 2,75%, daun pare hutan 2,87%, dan ekstrak etanol 96% pada buah pare 0,6% menggunakan spektrofotometri UV-Vis dengan pereaksi AlCl3 sebagai pembentuk komplek.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FLAVONOID PADA BEBERAPA JENIS TUMBUHAN BIDARA

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Bidara adalah tanaman yang secara empiris banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan pengobatan. Bidara terdiri dari beberapa jenis yaitu ada Bidara cina, Bidara Arab, Bidara laut, dan lain-lain. Salah satu kandungan kimia yang terdapat pada tanaman bidara yaitu flavonoid. Flavanoid memiliki manfaat antara lain sebagai pelindung struktur sel, meningkatkan efektifitas vitamin C, anti inflamasi, mencegah keropos tulang dan sebagai antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis flavonoid pada beberapa jenis tumbuhan bidara. Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur, yang bersumber dari jurnal ilmiah atau skripsi yang terkait dengan objek penelitian analisis flavonoid pada beberapa jenis tumbuhan bidara. Analisis data yang digunakan berupa data deskriptif. Hasil identifikasi dari ketiga jenis daun bidara yaitu bidara arab, bidara cina, dan bidara laut ketiga nya mengandung senyawa flavonoid dan kadar flavonoid total esktrak etanol dari bidara arab sebesar 1,53 % dan kadar flavonoid total dari ekstrak etanol buah bidara arab sebesar 0,65 %

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail