Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

6 hasil
Subjek: Perilaku
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU MASYARAKAT TERHADAP OBAT HALAL DI DESA MUARA MUNTAI ULU

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penggunaan obat halal sangat penting bagi masyarakat Muslim untuk memastikan bahwa produk farmasi yang dikonsumsi sesuai dengan prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat terhadap obat halal di Desa Muara Muntai Ulu. Sampel penelitian ditentukan menggunakan rumus Slovin, menghasilkan 338 responden yang dipilih melalui metode Stratified Random Sampling. Kuesioner juga diuji validitas dan reliabilitasnya pada 50 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner, disajikan dalam bentuk tabel dan grafik, serta dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS. Analisis mencakup perhitungan persentase tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku, rata-rata skor berdasarkan Skala Likert, serta hubungan antara pengetahuan dengan sikap dan perilaku menggunakan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian terhadap 338 responden menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat terhadap obat halal tergolong cukup baik (74,1%), sedangkan sikap dan perilaku berada pada kategori sangat baik (4,25%). Sikap berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku, sementara pengetahuan berpengaruh negatif dan signifikan. Nilai R2 sebesar 0,261.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP PERILAKU PENGUNAAN TABIR SURYA (SUNSCREEN) PADA MAHASISWA SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Paparan sinar matahari berlebihan tanpa perlindungan yang tepat dapat menyebabkan gangguan kesehatan kulit, seperti penuaan dini, hiperpigmentasi, hingga peningkatan risiko kanker kulit. Penggunaan tabir surya (Sunscreen) merupakan salah satu langkah pencegahan untuk melindungi kulit dari dampak radiasi UV. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan, perilaku penggunaan tabir surya (Sunscreen), serta hubungan antara keduanya pada mahasiswa STIKSAM. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 612 mahasiswa aktif Program Sarjana Farmasi, Diploma III Farmasi, dan Sarjana Gizi Tahun Akademik 2025/2026. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Analisis univariat dilakukan terhadap variabel tingkat pengetahuan, perilaku penggunaan Sunscreen, serta karakteristik responden. Analisis bivariat digunakan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku penggunaan Sunscreen pada mahasiswa STIKSAM. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori baik (68,8%) dan perilaku penggunaan Sunscreen kategori baik (60,3%). Uji Spearman Rank menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku penggunaan Sunscreen (p=0,000; r=0,419).

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERILAKU MASYARAKAT TERHADAP PRODUK FARMASI HALAL DI KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pengetahuan dan perilaku masyarakat terhadap produk farmasi halal masih jarang diteliti secara khusus di Kabupaten Penajam Paser Utara yang didominasi penduduk Muslim. Penelitian ini bertujuan menggambarkan tingkat pengetahuan dan perilaku masyarakat Muslim terhadap produk farmasi halal di kabupaten tersebut. Penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dilakukan pada 422 responden Muslim berusia minimal 17 tahun. Teknik convenience sampling digunakan karena luasnya wilayah penelitian. Data dikumpulkan secara daring pada Desember 2025 hingga Januari 2026 menggunakan kuesioner tertutup yang telah teruji face validity. Pengetahuan diukur melalui 10 pertanyaan benar, salah, dan tidak tahu, sedangkan perilaku dinilai menggunakan 10 pernyataan skala Likert empat tingkat. Kategori pengetahuan baik diperoleh 281 responden atau 67 persen, sedangkan 139 responden atau 33 persen berada pada kategori cukup. Pemahaman responden masih rendah pada cakupan sertifikasi wajib produk farmasi, dengan hanya 34 persen responden menjawab tepat. Ketentuan penggunaan alkohol dalam produk farmasi juga hanya dipahami secara tepat oleh 39 persen responden. Konsep syubhat, yaitu produk tanpa label halal belum tentu haram, dipahami oleh 42 persen responden. Kategori perilaku baik dicapai oleh 319 responden atau 75 persen, atau delapan poin persentase lebih tinggi dibandingkan kategori pengetahuan baik. Responden berpendidikan SMP/sederajat serta responden berusia lebih dari 55 tahun memiliki proporsi pengetahuan baik paling rendah, masing-masing sebesar 44 persen dan 43 persen. Responden yang bekerja sebagai tenaga honorer atau kontrak memperlihatkan proporsi perilaku kurang paling besar meskipun tingkat pengetahuannya tergolong baik. Kecamatan Sepaku dan Babulu memiliki proporsi pengetahuan kurang yang lebih tinggi dibandingkan Kecamatan Penajam. Masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara memiliki pengetahuan dan perilaku yang baik terhadap produk farmasi halal. Edukasi mengenai cakupan sertifikasi halal, ketentuan alkohol dalam produk farmasi, serta konsep syubhat perlu diprioritaskan dalam program kefarmasian komunitas bagi kelompok masyarakat dengan keterbatasan akses informasi.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Tingkat Pengetahuan Masyarakat Desa Loa Duri Ilir Terhadap Perilaku Penyimpanan Obat Di Rumah

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penyimpanan obat di rumah berperan penting dalam menjaga mutu, keamanan, stabilitas, dan efektivitas obat selama masa penggunaannya. Penyimpanan obat yang tidak sesuai masih banyak ditemukan di masyarakat sehingga berpotensi menurunkankualitas obat, mengurangi efektivitas terapi, serta meningkatkan risiko penggunaan obat yang tidak rasional. Salah satu faktor yang diduga mempengaruhi perilaku tersebut adalah tingkat pengetahuan masyarakat mengenai penyimpanan obat yang benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat Desa Loa Duri Ilir tentang penyimpanan obat di rumah, mengidentifikasi perilaku penyimpanan obat, serta menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku penyimpanan obat di rumah. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan kuantitatif dan desain Cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh masyarakat Desa Loa Duri Ilir, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara sebanyak 13.509 jiwa. Sampel penelitian sebanyak 389 responden ditentukan menggunakan rumus slovin dengan tingkat kesalahan 5% dan dipilih menggunakan teknik Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Februari hingga Maret 2026 menggunakan kuesioner yang terdiri atas 12 item pengetahuan dan 10 item perilaku. Instrumen telah diuji validitas menggunakan korelasi pearson product moment pada 30 responden dan seluruh butir pertanyaan dinyatakan valid (Sig. < 0,05). Uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach Alpha sebesar 0,889 pada variabel pengetahuan dan 0,780 pada variabel perilaku sehingga instrumen dinyatakan reliabel. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square. Hasil uji normalitas Kolmogorov-smirnov menunjukkan data tingkat pengetahuan dan perilaku tidak berdistribusi normal, sehingga analisis hubungan menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori baik (72,5%) dan perilaku penyimpanan obat kategori baik (70,9%). Hasil uji Chi-square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan masyarakat dengan perilaku penyimpanan obat di rumah. Semakin baik tingkat pengetahuan masyarakat, semakin baik pula perilaku penyimpanan obat yang diterapkan. Edukasi mengenai penyimpanan obat yang benar perlu terus ditingkatkan melalui peran tenaga kesehatan, khususnya apoteker, guna mendukung penggunaan obat yang aman dan rasional di masyarakat.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Studi Literatur Strategi pengaruh pemasaran farmasi terhadap perilaku peresepan dokter

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

pemasaran farmasi sangat berbeda dengan pemasaran umum karena pengambilan keputusan adalah dokter (pelanggan sekunder) bukan pasien (konsumen asli) sehingga strategi pemasaran maksimum dirancang dengan berfokus pada dokter. studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi strategi pemasaran farmasi terhadap peresepan dokter. penelitian ini diharapkan dapat dimanfaatkan bagi industri farmasi dengan memberikan informasi dan masukkan mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi peresepan dokter serta menjadi referensi bagi penelitian terkait strategi pemasaran farmasi. penelitian yang dilakukan merupakan penelitian studi literatur yaitu melakukan pengumpulan data, menelaah, dan menganalisis data pada beberapa jurnal penelitian. objek penelitian ini yaitu strategi pemasaran farmasi terhadap perilaku persiapan dokter di Bangladesh dan Yordania. analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul. hasil penelitian dari dua literatur yang dibandingkan yaitu perilaku persiapan dokter di Bangladesh dan Yordania ditemukan bahwa aktivitas tenaga penjualan hubungan personal kualitas produk dan reputasi perusahaan mempengaruhi perilaku peresepan dokter. berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa pemasaran farmasi sangat mempengaruhi perilaku resep dokter

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA TERHADAP PERILAKU SWAMEDIKASI DIARE

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Swamedikasi merupakan pengobatan mandiri tanpa resep yang dilakukan di lingkungan masyarakat karena dapat menghemat keuangan dan prosesnya lebih cepat. Perilaku pengobatan mandiri ini dilakukan karena adanya keluhan ringan dan bersifat mengganggu seperti diare. Diare merupakan keadaan frekuensi buang air besar lebih dari 3 kali sehari dan encer. Tujuan dari peneltian ini adalah mengetahui tingkat pengetahuan terhadap perilaku swamedikasi diare pada mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan sampel secara Purposive sampling menggunakan kuesioner online melalui google form, pengujian validitas menggunakan Pearson Product Momen dan uji reabilitas dengan menggunakan rumus Alpha Cronbach, pengujian pada penelitian ini menggunakan aplikasi SPSS versi 22.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail