Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: Kata kunci: Pengetahuan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP PERILAKU PENGUNAAN TABIR SURYA (SUNSCREEN) PADA MAHASISWA SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Paparan sinar matahari berlebihan tanpa perlindungan yang tepat dapat menyebabkan gangguan kesehatan kulit, seperti penuaan dini, hiperpigmentasi, hingga peningkatan risiko kanker kulit. Penggunaan tabir surya (Sunscreen) merupakan salah satu langkah pencegahan untuk melindungi kulit dari dampak radiasi UV. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan, perilaku penggunaan tabir surya (Sunscreen), serta hubungan antara keduanya pada mahasiswa STIKSAM. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 612 mahasiswa aktif Program Sarjana Farmasi, Diploma III Farmasi, dan Sarjana Gizi Tahun Akademik 2025/2026. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Analisis univariat dilakukan terhadap variabel tingkat pengetahuan, perilaku penggunaan Sunscreen, serta karakteristik responden. Analisis bivariat digunakan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku penggunaan Sunscreen pada mahasiswa STIKSAM. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori baik (68,8%) dan perilaku penggunaan Sunscreen kategori baik (60,3%). Uji Spearman Rank menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku penggunaan Sunscreen (p=0,000; r=0,419).

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA MASYARAKAT DI KAMPUNG LIRUNG UBING

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penggunaan antibiotik yang tidak rasional masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat karena dapat menyebabkan resistensi bakteri, meningkatkan biaya pengobatan, serta menurunkan efektivitas terapi. Salah satu faktor yang diduga memengaruhi penggunaan antibiotik adalah tingkat pengetahuan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan, gambaran penggunaan antibiotik, serta menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dengan penggunaan antibiotik pada masyarakat di Kampung Lirung Ubing. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan jumlah responden sebanyak 72 orang yang memenuhi kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan secara univariat untuk mengetahui distribusi frekuensi setiap variabel dan secara bivariat menggunakan uji Korelasi Pearson dengan tingkat kemaknaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori baik sebanyak 30 responden (41,7%), sedangkan penggunaan antibiotik sebagian besar berada pada kategori cukup sebanyak 41 responden (56,9%). Hasil uji Korelasi Pearson menunjukkan nilai koefisien korelasi (r = 0,323) dengan nilai signifikansi (p = 0,006). Nilai signifikansi yang lebih kecil dari 0,05 menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan penggunaan antibiotik pada masyarakat di Kampung Lirung Ubing. Hubungan tersebut bersifat positif dengan kekuatan hubungan rendah, yang berarti semakin baik tingkat pengetahuan masyarakat maka semakin baik pula penggunaan antibiotiknya.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tingkat pengetahuan dan praktik pembelian alat kesehatan buatan dalam negeri (AKD) dan alat kesehatan impor (AKL) oleh konsumen di PAK PT Promedika Mitra Utama

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tingkat pengetahuan konsumen tentang alat kesehatan buatan dalam negeri dan alat kesehatan impor merupakan salah satu faktor yang dapat memengaruhi praktik pembelian, namun hubungan antara tingkat pengetahuan dan praktik pembelian belum banyak dikaji secara spesifik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan praktik pembelian konsumen terhadap penggunaan alat kesehatan buatan dalam negeri dan alat kesehatan impor di Pabrik Besar Alat Kesehatan (PAK) Promedika Mitra Utama Kota Samarinda. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan survei cross-sectional. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner tertutup yang disebarkan kepada minimal 200 responden yang melakukan pembelian alat kesehatan di PT Promedika Mitra Utama selama bulan Juni hingga Agustus 2025. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode accidental sampling, yaitu konsumen yang ditemui secara langsung dan bersedia mengisi kuesioner saat berkunjung ke PAK. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat untuk menggambarkan distribusi karakteristik responden seperti jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, dan praktik, serta analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan praktik pembelian alat kesehatan buatan dalam negeri dan alat kesehatan impor pada konsumen di PT Promedika Mitra Utama Kota Samarinda.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PRAKTIK PEMBELIAN OBAT GENERIK DAN MEREK DAGANG PADA KONSUMEN APOTEK AaSIYAH MEDIKA KECAMATAN LINGGANG BIGUNG

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tingkat pengetahuan konsumen tentang obat generik dan obat merek dagang merupakan salah satu faktor yang dapat memengaruhi praktik pembelian, namun hubungan keduanya belum banyak dikaji secara spesifik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dengan praktik pembelian obat generik dan merek dagang pada konsumen di Apotek Aasiyah Medika Kecamatan Linggang Bigung. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan survei cross-sectional yang melibatkan 310 responden yang dipilih melalui teknik accidental sampling, yaitu konsumen yang ditemui secara langsung dan bersedia mengisi kuesioner saat berkunjung ke apotek selama periode 25 Juni hingga 6 Agustus 2025. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat untuk menggambarkan distribusi karakteristik responden seperti jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, dan praktik. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan praktik pembelian, serta uji Cramér’s V untuk menilai keeratan hubungan tersebut. Analisis multivariat menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menilai pengaruh variabel demografi (jenis kelamin, usia, pendidikan, pekerjaan, dan frekuensi kunjungan) serta tingkat pengetahuan terhadap praktik pembelian obat generik dan merek dagang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan cukup (65%) dan praktik pembelian baik (62%). Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dan praktik (Chi-Square = p 0,001; Cramér’s V = 0,238). Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap praktik (β = 0,395; p 0,001), sedangkan variabel demografi tidak berpengaruh langsung signifikan (p > 0,05). Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan konsumen berperan sebagai faktor utama yang memengaruhi praktik pembelian obat, sementara variabel demografi hanya memberikan pengaruh yang terbatas.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail