Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

CA

84 karya publik ditemukan.

2026: 92025: 52024: 52023: 322022: 112021: 22020: 122018: 2

STUDI ETNOFARMASI PENGGUNAAN TUMBUHAN OBAT TRADISIONAL SUKU DAYAK BAHAU DI DESA UJOH BILANG KECAMATAN LONG BAGUN KABUPATEN MAHAKAM ULU

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penggunaan obat dan cara pengobatan tradisional menggunakan bahan alam dari suatu etnis merupakan bagian dalam bidang etnofarmasi, obat tradisional yang ada di Indonesia merupakan warisan budaya negara, baik yang tumbuh liar atau yang ditanam sendiri perlu teliti, digali dan dikembangkan untuk dapat dimanfaatkan lebih luas oleh masyarakat dalam bidang kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis tumbuhan apa saja yang digunakan, cara memperolah, cara pengolahan dan bagain tumbuhan yang digunakan oleh masyarakat suku Dayak Bahau Desa di Ujoh Bilang Kecamatan Long Bagun Kabupaten Mahakam Ulu. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif dengan metode penelitian kualitatif dan kuantitatif menggunakan teknik Snowball sampling. Objek penelitian yang digunakan adalah semua jenis tumbuhan berkhasiat obat yang dimanfaatkan dan digunakan oleh Masyarakat suku Dayak Bahau di Desa Ujoh Bilang. Wawancara dilakukan secara semi struktur menggunakan tipe pertanyaan open-ended. Penelitian kuantitatif dianalisis menggunakan analisis data Use Value (UV), Informant Concensus Factor (ICF) dan Fidelity Level (FL). Variabel bebas pada penelitian ini adalah pengetahuan tentang tumuhan obat. Variabel terikat pada penelitian ini adalah manfaatan tumbuhan obat yang digunakan oleh suku Dayak Bahau di Desa Ujoh Bilang. Hasil penelitian menunjukan 8 informan dengan wawancara, didapatkan 32 jenis tumbuhan obat. Bagian tumbuhan yang digunakan oleh masyarakat suku Dayak Bahau di desa Ujoh Bilang yaitu bunga, buah, akar, rimpang, batang dan bagian terbanyak adalah daun dengan presentase sebesar 62,50% (20 jenis tumbuhan). Cara pengolah tumbuhan obat yang umum digunakan oleh masyarakat suku Dayak Bahau adalah direbus sebanyak 46,88% (15 jenis tumbuhan) dan cara penggunaan tumbuhan obat terbanyak yaitu diminum 84,38% (27 jenis tumbuhan). Nilai Uv tertinggi terdapat pada tumbuhan akar kuning, brotowali, pasak bumi, temulawak dan bajakah. Nilai ICF tertinggi terdapat pada kategori penyakit infeksi mikroorganisme dan neolplasia. Tumbuhan yang memiliki nilai FL tertinggi adalah akar kuning (100%) dan brotowali (87,5%).

STUDI ETNOFARMASI PENGGUNAAN TUMBUHAN OBAT TRADISIONAL SUKU DAYAK BAHAU DI DESA UJOH BILANG KECAMATAN LONG BAGUN KABUPATEN MAHAKAM ULU

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penggunaan obat dan cara pengobatan tradisional menggunakan bahan alam dari suatu etnis merupakan bagian dalam bidang etnofarmasi, obat tradisional yang ada di Indonesia merupakan warisan budaya negara, baik yang tumbuh liar atau yang ditanam sendiri perlu teliti, digali dan dikembangkan untuk dapat dimanfaatkan lebih luas oleh masyarakat dalam bidang kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis tumbuhan apa saja yang digunakan, cara memperolah, cara pengolahan dan bagain tumbuhan yang digunakan oleh masyarakat suku Dayak Bahau Desa di Ujoh Bilang Kecamatan Long Bagun Kabupaten Mahakam Ulu. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif dengan metode penelitian kualitatif dan kuantitatif menggunakan teknik Snowball sampling. Objek penelitian yang digunakan adalah semua jenis tumbuhan berkhasiat obat yang dimanfaatkan dan digunakan oleh Masyarakat suku Dayak Bahau di Desa Ujoh Bilang. Wawancara dilakukan secara semi struktur menggunakan tipe pertanyaan open-ended. Penelitian kuantitatif dianalisis menggunakan analisis data Use Value (UV), Informant Concensus Factor (ICF) dan Fidelity Level (FL). Variabel bebas pada penelitian ini adalah pengetahuan tentang tumuhan obat. Variabel terikat pada penelitian ini adalah manfaatan tumbuhan obat yang digunakan oleh suku Dayak Bahau di Desa Ujoh Bilang. Hasil penelitian menunjukan 8 informan dengan wawancara, didapatkan 32 jenis tumbuhan obat. Bagian tumbuhan yang digunakan oleh masyarakat suku Dayak Bahau di desa Ujoh Bilang yaitu bunga, buah, akar, rimpang, batang dan bagian terbanyak adalah daun dengan presentase sebesar 62,50% (20 jenis tumbuhan). Cara pengolah tumbuhan obat yang umum digunakan oleh masyarakat suku Dayak Bahau adalah direbus sebanyak 46,88% (15 jenis tumbuhan) dan cara penggunaan tumbuhan obat terbanyak yaitu diminum 84,38% (27 jenis tumbuhan). Nilai Uv tertinggi terdapat pada tumbuhan akar kuning, brotowali, pasak bumi, temulawak dan bajakah. Nilai ICF tertinggi terdapat pada kategori penyakit infeksi mikroorganisme dan neolplasia. Tumbuhan yang memiliki nilai FL tertinggi adalah akar kuning (100%) dan brotowali (87,5%).

Analisis persepsi orang tua terhadap pencegahan stunting siswa sekolah dasar negeri 005 di samarinda seberang

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Stunting adalah suatu kondisi dimana anak mempunyai tinggi badan lebih pendek dibandingkan dengan tinggi badan orang seumuran pada umumnya. Kurang gizi dan multivitamin dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan pada anak. Status gizi pada anak dipengaruhi oleh faktor asupan makanan,multivitamin, pendapatan, pendidikan, dan pola asuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan persepsi orang tua SDN 005 Samarinda Seberang terhadap pencegahan Stunting. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan metode cross sectional yaitu rancangan penelitian dengan melakukan pengamatan pada saat bersamaan atau sekali waktu. Data diambil menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan menggunakan uji korelasi spearman rank.

Analisis persepsi orang tua terhadap pencegahan stunting siswa sekolah dasar negeri 005 di samarinda seberang

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Stunting adalah suatu kondisi dimana anak mempunyai tinggi badan lebih pendek dibandingkan dengan tinggi badan orang seumuran pada umumnya. Kurang gizi dan multivitamin dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan pada anak. Status gizi pada anak dipengaruhi oleh faktor asupan makanan,multivitamin, pendapatan, pendidikan, dan pola asuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan persepsi orang tua SDN 005 Samarinda Seberang terhadap pencegahan Stunting. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan metode cross sectional yaitu rancangan penelitian dengan melakukan pengamatan pada saat bersamaan atau sekali waktu. Data diambil menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan menggunakan uji korelasi spearman rank.

Analisis Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kefarmasian Di Puskesmas

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Puskesmas adalah salah satu tempat pelayanan kefarmasian bagi masyarakat baik pasien umum maupun BPJS. Kepuasan pasien diartikan sebagai suatu tingkat perasaan pasien yang timbul sebagai akibat dari kinerja layanan kesehatan yang diperoleh setelah pasien membandingkan dengan apa yang diharapkan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di puskesmas. penelitian ini menggunakan metode penelitian studi literatur. Objek yang diteliti adalah kepuasan pasien. Tahapan penelitian yang digunakan yaitu dengan cara mengumpulkan beberapa penelitian terdahulu dengan mengumpulkan beberapa jurnal penelitian terdahulu. Hasil penelitian terdahulu kemudian dianalisis, diidentifikasi, dan disimpulkan. Berdasarkan hasil penelitian studi literatur, maka dapat disimpulkan bahwa tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di tiga puskesmas menggunakan metode SERQUAL menujukkan hasil rata-rata yang didapat di puskesmas Demak I dengan rata-rata 76,76%, puskesmas Pracimantoro I Wonogiri dengan rata-rata 92,23%, dan puskesmas Oedodo Kota Kupang mendapatkan rata-rata 84% menunjukkan hasil yang didapat termasuk kategori sangat puas yang artinya analisis menunjukkan bahwa pelayanan yang diberikan telah melebihi ekspektasi masyarakat dilihat dari kelima dimensi serqual.

Analisis Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kefarmasian Di Puskesmas

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Puskesmas adalah salah satu tempat pelayanan kefarmasian bagi masyarakat baik pasien umum maupun BPJS. Kepuasan pasien diartikan sebagai suatu tingkat perasaan pasien yang timbul sebagai akibat dari kinerja layanan kesehatan yang diperoleh setelah pasien membandingkan dengan apa yang diharapkan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di puskesmas. penelitian ini menggunakan metode penelitian studi literatur. Objek yang diteliti adalah kepuasan pasien. Tahapan penelitian yang digunakan yaitu dengan cara mengumpulkan beberapa penelitian terdahulu dengan mengumpulkan beberapa jurnal penelitian terdahulu. Hasil penelitian terdahulu kemudian dianalisis, diidentifikasi, dan disimpulkan. Berdasarkan hasil penelitian studi literatur, maka dapat disimpulkan bahwa tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di tiga puskesmas menggunakan metode SERQUAL menujukkan hasil rata-rata yang didapat di puskesmas Demak I dengan rata-rata 76,76%, puskesmas Pracimantoro I Wonogiri dengan rata-rata 92,23%, dan puskesmas Oedodo Kota Kupang mendapatkan rata-rata 84% menunjukkan hasil yang didapat termasuk kategori sangat puas yang artinya analisis menunjukkan bahwa pelayanan yang diberikan telah melebihi ekspektasi masyarakat dilihat dari kelima dimensi serqual.

Farmakologi dalam Bidang Kebidanan

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tujuan utama penulisan buku Farmakologi Dalam Bidang Kebidanan ini adalah untuk memberi pembaca suatu pemahaman dasar tentang ilmu Farmakologi yang dapat diterapkan dalam pelayanan kebidanan khususnya mengenai proses penghantaran obat dan pentingnya terapi obat yang aman dan efektif. Pemahaman yang baik mengenai Farmakologi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia tenaga kesehatan sehingga seorang Bidan khususnya bisa memberikan pelayanan kesehatan secara holistic dan profesional. Buku ini terdiri atas 12 bab Bab 1 Konsep Dasar Farmakologi Bab 2 Konsep Farmakodinamik Bab 3 Farmakokinetik Bab 4 Kewenangan Bidan Dalam Pemberian Obat Bab 5 Prinsip Pemberian Obat Pada Ibu Hamil Bab 6 Kategori Obat Pada Ibu Hamil Bab 7 Penggolongan Obat Bab 8 Cara Penyimpanan Obat Bab 9 Patofisiologi Penyakit Umum Yang Berkaitan Dengan Praktik Kebidanan Bab 10 Terapi Cairan Bab 11 Dosis Obat Dan Mengolah Obat Bab 12 Pembuatan Resep Obat

Farmakologi Dasar

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tujuan utama dari penulisan buku ini adalah untuk memberikan pemahaman dasar kepada pembaca tentang ilmu farmakologi yang dapat diterapkan dalam pelayanan kebidanan khususnya yang berkaitan dengan proses penghantaran obat dan pentingnya terapi obat yang aman dan efektif. Pemahaman yang baik mengenai farmakologi dasar ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia tenaga kesehatan sehingga dapat memberikan pelayanan kesehatan secara holistic dan professional. Buku ini terdiri dari 9 bab yaitu Bab 1 Konsep Dasar Farmakologi Bab 2 Prinsip dan Proses Farmakokinetik dan Farmakodinamik Bab 3 Pengaruh Obat Terhadap Tubuh Bab 4 Bentuk Obat Dan Rute Penggunaan Obat Bab 5 Perjalanan Obat dalam Tubuh Bab 6 Penggolongan Obat Berdasarkan Kelas Terapi Bab 7 Penggolongan Obat Menurut Peraturan Perundang-Undangan Bab 8 Obat-obat yang bekerja pada Sistem Saraf Otonom Bab 9 Obat-Obat Yang Bekerja Pada Sistem Kardiovaskular Cakupan materi dan metode pemaparan ini diharapkan dapat membantu pembaca agar lebih mudah memahami farmakologi dasar. Penulis menyadari masih terdapat kekurangan dalam penyusunan buku ini, oleh karena itu kritik dan saran dari pembaca sangat kami harapkan agar dapat membantu penyempurnaan buku ini pada edisi berikutnya.

The Biological Bulletin

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Vols. 17, 21-105 contain Annual reports of the Marine Biological Laboratory for 1907/08-1952.

The Cell Cycle

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

The Cell Cycle: Gene Enzyme Interactions presents the primary regulatory mechanisms of the cell cycle. This book provides theoretical and methodological discussions concerning cell cycles. Organized into 17 chapters, this book begins with an overview of cell evolution and thermodynamics. This text then examines the regulation of initiation of chromosome replication, and the coordination between this event and cell division, in Escherichia coli. Other chapters consider the operon model for the control of genetic expression in bacterial cells, which provides an understanding of the regulatory mechanisms of gene function. This book discusses as well the observations and experiments on the timing of events in the cell cycles of some bacteria and attempts to provide explanations in terms of established control systems. The final chapter deals with DNA markers, which serve as a convenient starting point for exploring the general principles of cell cycle markers. This book is a valuable resource for cell biologists.

Review of Biotreatment, Water Recovery, and Brine Reduction Systems for the Pueblo Chemical Agent Destruction Pilot Plant

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

The Pueblo Chemical Depot (PCD) in Colorado is one of two sites that features U.S. stockpile of chemical weapons that need to be destroyed. The PCD features about 2,600 tons of mustard-including agent. The PCD also features a pilot plant, the Pueblo Chemical Agent Destruction Pilot Plant (PCAPP), which has been set up to destroy the agent and munition bodies using novel processes. The chemical neutralization or hydrolysis of the mustard agent produces a Schedule 2 compound called thiodiglycol (TDG) that must be destroyed. The PCAPP uses a combined water recovery system (WRS) and brine reduction system (BRS) to destroy TDG and make the water used in the chemical neutralization well water again. Since the PCAPP is using a novel process, the program executive officer for the Assembled Chemical Weapons Alternatives (ACWA) program asked the National Research Council (NRC) to initiate a study to review the PCAPP WRS-BRS that was already installed at PCAPP. 5 months into the study in October, 2012, the NRC was asked to also review the Biotreatment area (BTA). The Committee on Review of Biotreatment, Water Recovery, and Brine Reduction Systems for the Pueblo Chemical Agent Destruction Pilot Plant was thus tasked with evaluating the operability, life-expectancy, working quality, results of Biotreatment studies carried out prior to 1999 and 1999-2004, and the current design, systemization approached, and planned operation conditions for the Biotreatment process. Review of Biotreatment, Water Recovery, and Brine Reduction Systems for the Pueblo Chemical Agent Destruction Pilot Plant is the result of the committee's investigation. The report includes diagrams of the Biotreatment area, the BRS, and WRS; a table of materials of construction, the various recommendations made by the committee; and more.

Pengelolaan Wilayah Pesisir yang Terpadu untuk Ketahanan Nasional

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Wilayah pesisir merupakan peralihan darat dan laut. Ruang lingkup wilayah pesisir meliputi ruang lautan yang masih terjadi pengaruh aktifitas daratan, dan ruang daratan dipengaruhi oleh aktifitas di lautan. Sumber daya laut dan pesisir perlu dikelola dengan bijak, sehingga menjadi tumpuan sektor pembangunan dan pertumbuhan ekonomi. Meningkatnya pertumbuhan penduduk dan peningkatan pembangunan wilayah pesisir, menyebabkan tekanan ekologis terhadap keberadaan dan kelansungan ekosistem dan sumberdaya pesisir. Oleh sebab itu, penulis tertarik mengumpulkan informasi dalam bentuk buku. Informasi yang dikumpulkan besumber hasil kajian pustaka, diskusi dan wawancara dan bahkan dari berbagai hasil-hasil penelitian terdahulu. Buku ini terdiri dari 10 (sepuluh) bab, yaitu: Bab 1. Mangrove Sebagai Green Belt Wilayah Pesisir Bab 2. Potensi Material Alternatif untuk Infrastruktur Berkelanjutan Bab 3. Mitigasi Bencana Wilayah Pesisir Bab 4. Potensi Budidaya Perikanan di Wilayah Pesisir Bab 5. Pembangunan Tranportasi Berbasis Maritim Bab 6. Pembangunan Wilayah Pesisir dan Laut dalam kerangka Infrastruktur Peringatan Dini Gempa Bumi dan Tsunami Bab 7. Inovasi Usaha Masyarakat Pesisir dalam Mendukung Ketahan Pangan Bab 8. Dampak Pencemaran dan Kerusakan Ekosistem di Kawasan Pesisir dan Laut Bab 9. Satwa Liar dan Medik Konservasi untuk Wilayah Pesisir Bab 10. Pemanfaatan Teknologi Membran dalam Mendukung Ketahanan Pangan, Air dan Energi