Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

SE

171 karya publik ditemukan.

2026: 72025: 102024: 172023: 652022: 132021: 132020: 182018: 11

Research Advances in Alcohol and Drug Problems

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

This volume is the eighth in the Research Advances Series and the fifth published by Plenum Press. The purpose of the series is to review new work in rapidly changing fields. We do not expect reviews to cover the whole field of work on alcoholism and addiction. Nor do we expect that they will be like annual reviews covering all work in a delimited field. Our reviews are designed to explore only the most exciting parts of the total field and to focus on conclusions that can be made about them. The series publishes one volume each year. Volume 8 is an omnibus rather than a theme volume in that a wide range of topics is covered, including research on alcohol, opiates, and tobacco. As usual, the greater emphasis is on alcohol research, reflecting the importance of the problem and the volume of work to be reviewed. With Volume 8 come some changes in the Editorial Board. It will be the last volume in the series for Robert E. Popham who has resigned from the Board. He has been with the series since its inception and has contributed a great deal to its development. The members of the Board are grateful for his help. We are adding two new members: Dr. Howard Cappell, whose field is experimental psychology, and Dr. Edward M. Sellers, in clinical medicine and pharmacology.

Pharmaceutical Care Issues of Patients with Rheumatoid Arthritis

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

This book presents concise, comprehensive summaries of topics necessary to understand rheumatoid arthritis (RA) management, aligned with patient needs, as a reference suitable for practitioners and students of all levels. Special attention is paid to the innovative RhMAT (Rheumatoid Arthritis Medication Assessment Tool), in addition to descriptions of the pharmacological management of RA, pharmacoeconomic and pharmacovigilance considerations, the benefits of seamless care, and case presentations.Rheumatoid arthritis is one of the most common forms of inflammatory arthritis in the world, with a prevalence of 0.5 to 1%. While no cure has yet been established, modern biotechnology has enabled highly effective management, if treatment begins early. However, cost and side effects, such as immune suppression, continue to present barriers, and monitoring of patients is pivotal to safe and effective disease management. Both hospital and community pharmacists are involved in RA patient management, and have responsibilities to this patient population. Identifying pharmaceutical care issues and ensuring that the patients are managed in accordance to best evidence-based medicine are paramount. Best care is delivered when pharmacists effectively communicate with each other, the prescribers and the multidisciplinary team members involved in the care of the patient. This book aims to tackle the various aspects of the management of RA patients across all the settings.

PERAN KELUARGA SEBAGAI PENGAWAS MENELAN OBAT (PMO) DENGAN TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN PENDERITA TB PARU

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Berbagai faktor dapat mendukung ketaatan pasien dalam program pengobatan Tuberkulosis Paru (TB Paru), salah satunya adalah dukungan dari keluarga, keluarga dapat dijadikan sebagai Pengawas Menelan Obat (PMO) yang akan memantau dan mengingatkan penderita Tuberkulosis Paru untuk meminum obat sesuai program yang telah diberikan. Studi ini bertujuan untuk mengetahui peran keluarga sebagai Pengawas Menelan Obat (PMO) terhadap tingkat kepatuhan minum obat pada penderita Tuberkulosis Paru (TB Paru), Penelitian ini merupakan studi literatur dengan pengumpulan data dari beberapa literatur yang telah dipilih dan sesuai dengan materi yang diinginkan. Tahapan penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah tiga literature ilmiah yang bersumber dari tiga jurnal ilmiah yang telah diteliti sebelumnya dengan melakukan verifikasi serta tinjauan ulang data yang didapat agar penarikan simpulan dilakukan dengan benar. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deksriptif dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa peran keluarga sebagai PMO dapat meningkatkan kepatuhan minum obat pada penderita TB Paru berdasrkan artikel yang digunakan. Kesimpulan yang diambil dari penelitian literatur ini menyatakan bahwa keluarga sebagai PMO memiliki korelasi hubungan yang kuat dengan tingkat kepatuhan minum obat pada penderita TB Paru.

PENERAPAN STANDAR ALAT PEMADAM API RINGAN (APAR) DI RUMAH SAKIT

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerapan standar APAR di rumah sakit. Pengambilan data menggunakan studi literatur yang berasal dari buku, majalah ilmiah, skripsi dan jurnal ilmiah serta karya tulis ilmiah. Obyek penelitian yaitu penerapan standar alat pemadam api ringan (APAR) di RSUD Dr. Mohamad Saleh Probolinggo, RSUD Dr.Soetomo Surabaya, Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta Unit II, dan RSUD Kabupaten Karang Anyar Jawa Tengah. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menyatakan bahwa penerapan standar alat pemadam api ringan (APAR) telah dilaksanakan di rumah sakit dengan tingkat pengetahuan individu terhadap pencegahan, penanggulangan kebakaran, serta pengetahuan tentang penggunaan APAR masuk dalam kategori baik, kecuali di salah satu rumah sakit masih ditemui kurangnya pengetahuan dan tingkah laku tim K3RS rumah sakit terhadap penggunaan APAR. Pemasangan, pemeliharaan, dan pemilihan jenis APAR belum sepenuhnya memenuhi standar persyaratan.

PERAN KELUARGA SEBAGAI PENGAWAS MENELAN OBAT (PMO) DENGAN TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN PENDERITA TB PARU

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Berbagai faktor dapat mendukung ketaatan pasien dalam program pengobatan Tuberkulosis Paru (TB Paru), salah satunya adalah dukungan dari keluarga, keluarga dapat dijadikan sebagai Pengawas Menelan Obat (PMO) yang akan memantau dan mengingatkan penderita Tuberkulosis Paru untuk meminum obat sesuai program yang telah diberikan. Studi ini bertujuan untuk mengetahui peran keluarga sebagai Pengawas Menelan Obat (PMO) terhadap tingkat kepatuhan minum obat pada penderita Tuberkulosis Paru (TB Paru), Penelitian ini merupakan studi literatur dengan pengumpulan data dari beberapa literatur yang telah dipilih dan sesuai dengan materi yang diinginkan. Tahapan penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah tiga literature ilmiah yang bersumber dari tiga jurnal ilmiah yang telah diteliti sebelumnya dengan melakukan verifikasi serta tinjauan ulang data yang didapat agar penarikan simpulan dilakukan dengan benar. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deksriptif dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa peran keluarga sebagai PMO dapat meningkatkan kepatuhan minum obat pada penderita TB Paru berdasrkan artikel yang digunakan. Kesimpulan yang diambil dari penelitian literatur ini menyatakan bahwa keluarga sebagai PMO memiliki korelasi hubungan yang kuat dengan tingkat kepatuhan minum obat pada penderita TB Paru.

GAMBARAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP MUTU PELAYANAN KEFARMASIAN DIAPOTEK

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian studi literarur ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kepuasan pasien terhadap mutu pelayanan kefarmasian di Apotek. Profil kepuasan ditinjau dari dimensi tangibles (bukti fisik), reliability (kehandalan), responsivennes (ketanggapan), assurance (kepastian), emphaty (empati) dapat menggambarkan kepuasan total terhadap pelayanan kefarmasian. Data yang dipakai dalam studi ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa penelitian. Hasil dari studi literatur ini menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap mutu pelayanan kefarmasian di apotek yang ditinjau dari dimensi Tangibles (Bukti Fisik), Reliability (Kehandalan), Responsivennes (Ketanggapan), Assurance (Kepastian), dan Emphaty (Empati) termasuk kategori puas dengan persentase 76.42% (Lestari,2019), 73.26% (Meila,2020) dan 71.2% (Raising,2019). Jenis kelamin, usia, pendidikan dan pekerjaan bukan merupakan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kepuasan pasien pada ketiga penelitian ini

GAMBARAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP MUTU PELAYANAN KEFARMASIAN DIAPOTEK

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian studi literarur ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kepuasan pasien terhadap mutu pelayanan kefarmasian di Apotek. Profil kepuasan ditinjau dari dimensi tangibles (bukti fisik), reliability (kehandalan), responsivennes (ketanggapan), assurance (kepastian), emphaty (empati) dapat menggambarkan kepuasan total terhadap pelayanan kefarmasian. Data yang dipakai dalam studi ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa penelitian. Hasil dari studi literatur ini menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap mutu pelayanan kefarmasian di apotek yang ditinjau dari dimensi Tangibles (Bukti Fisik), Reliability (Kehandalan), Responsivennes (Ketanggapan), Assurance (Kepastian), dan Emphaty (Empati) termasuk kategori puas dengan persentase 76.42% (Lestari,2019), 73.26% (Meila,2020) dan 71.2% (Raising,2019). Jenis kelamin, usia, pendidikan dan pekerjaan bukan merupakan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kepuasan pasien pada ketiga penelitian ini

PENERAPAN STANDAR ALAT PEMADAM API RINGAN (APAR) DI RUMAH SAKIT

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerapan standar APAR di rumah sakit. Pengambilan data menggunakan studi literatur yang berasal dari buku, majalah ilmiah, skripsi dan jurnal ilmiah serta karya tulis ilmiah. Obyek penelitian yaitu penerapan standar alat pemadam api ringan (APAR) di RSUD Dr. Mohamad Saleh Probolinggo, RSUD Dr.Soetomo Surabaya, Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta Unit II, dan RSUD Kabupaten Karang Anyar Jawa Tengah. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menyatakan bahwa penerapan standar alat pemadam api ringan (APAR) telah dilaksanakan di rumah sakit dengan tingkat pengetahuan individu terhadap pencegahan, penanggulangan kebakaran, serta pengetahuan tentang penggunaan APAR masuk dalam kategori baik, kecuali di salah satu rumah sakit masih ditemui kurangnya pengetahuan dan tingkah laku tim K3RS rumah sakit terhadap penggunaan APAR. Pemasangan, pemeliharaan, dan pemilihan jenis APAR belum sepenuhnya memenuhi standar persyaratan.

Identifikasi Kesalahan Pemberian Obat (Prescribing Error) Pada Resep Pasien Di Rumah Sakit

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

STUDI LITERATUR IDENTIFIKASI KESALAHAN PERESEPAN (PRESCRIBING ERROR) PADA RESEP DI RUMAH SAKIT Tujuan studi literatur ini adalah membandingkan identifikasi kesalahan peresepan (prescribing error) pada resep pasien di rumah sakit. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa medication error yang terjadi pada tahap prescribing meliputi nama pasien, umur, nama obat, bentuk sediaan, dosis, jumlah obat dan aturan pakai. Berdasarkan penelitian Maalangen dkk (2019), nama pasien 1,20%, umur 80,12%, nama obat 0%, bentuk sediaan 38,85%, dosis 27,71%, jumlah obat 0,30%, aturan pakai 0,30%, penelitian Oktarlina dkk (2017), nama pasien 0%, umur 73,3%, nama obat 0%, bentuk sediaan 26%, dosis 53,1%, jumlah obat 0%, aturan pakai 1,1%, penelitian Wijaya dkk (2019), nama pasien 2,25%, umur 0%, nama obat 12%, bentuk sediaan 39,5%, dosis 28,25%, jumlah obat 0%, aturan pakai 1,75%, penelitian Timbongol dkk (2015), nama pasien 0%, umur 62,87%, nama obat 0%, bentuk sediaan 74,53%, dosis 20,87%, jumlah obat 0%, aturan pakai 0%. Dari hasil studi literatur yang telah dilakukan tentang identifikasi kesalahan peresepan (prescribing error) pada resep pasien di rumah sakit dapat diambil kesimpulan bahwa masih banyak kesalahan peresepan (prescribing error) di beberapa rumah sakit. Kesalahan penulisan resep pada kelengkapan resep yang tertinggi yaitu umur 80,12% dan bentuk sediaan 74,53%.

Identifikasi Kesalahan Pemberian Obat (Prescribing Error) Pada Resep Pasien Di Rumah Sakit

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

STUDI LITERATUR IDENTIFIKASI KESALAHAN PERESEPAN (PRESCRIBING ERROR) PADA RESEP DI RUMAH SAKIT Tujuan studi literatur ini adalah membandingkan identifikasi kesalahan peresepan (prescribing error) pada resep pasien di rumah sakit. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa medication error yang terjadi pada tahap prescribing meliputi nama pasien, umur, nama obat, bentuk sediaan, dosis, jumlah obat dan aturan pakai. Berdasarkan penelitian Maalangen dkk (2019), nama pasien 1,20%, umur 80,12%, nama obat 0%, bentuk sediaan 38,85%, dosis 27,71%, jumlah obat 0,30%, aturan pakai 0,30%, penelitian Oktarlina dkk (2017), nama pasien 0%, umur 73,3%, nama obat 0%, bentuk sediaan 26%, dosis 53,1%, jumlah obat 0%, aturan pakai 1,1%, penelitian Wijaya dkk (2019), nama pasien 2,25%, umur 0%, nama obat 12%, bentuk sediaan 39,5%, dosis 28,25%, jumlah obat 0%, aturan pakai 1,75%, penelitian Timbongol dkk (2015), nama pasien 0%, umur 62,87%, nama obat 0%, bentuk sediaan 74,53%, dosis 20,87%, jumlah obat 0%, aturan pakai 0%. Dari hasil studi literatur yang telah dilakukan tentang identifikasi kesalahan peresepan (prescribing error) pada resep pasien di rumah sakit dapat diambil kesimpulan bahwa masih banyak kesalahan peresepan (prescribing error) di beberapa rumah sakit. Kesalahan penulisan resep pada kelengkapan resep yang tertinggi yaitu umur 80,12% dan bentuk sediaan 74,53%.

STUDI LITERATUR UJI TOKSISITAS AKUT EKSTRAK ETANOL KULIT KAYU TERAP (ARTOCARPUS ODORATISSIMUS BLANCO) DENGAN METODE BSLT (Brine shrimp lethality test)

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Uji toksisitas akut adalah salah satu cara yang dirancang untuk menentukan dosis LD50 atau LC50 dari suatu zat dan kemungkinan mekanisme kerja dan target organnya. Studi ini bertujuan untuk mengetahui nilai LC50 dari kulit kayu terap (Artocarpus odoratissimus Blanco) terhadap larva Artemia salina Leach dengan menggunakan metode BSLT (Brine Shrimp Lethality Test). Data yang dipakai dalam studi ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa penelitian. Parameter yang digunakan untuk menunjukkan aktivitas biologi dari senyawa yang terkandung dalam tanaman adalah jumlah kematian pada larva Artemia salina Leach yang kemudian akan ditentukan tingkat ketoksikan senyawa yang dinyatakan dalam nilai LC50. Nilai LC50 merupakan angka yang menunjukkan konsentrasi ekstrak suatu tanaman yang dapat menyebabkan kematian hewan uji sebesar 50% dari jumlah hewan uji. Metode pada penelitian ini menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol, methanol, fraksi n-heksan dan etil asetat. Hasil uji dari keempat penelitian dapat disimpulkan bahwa pelarut yang paling banyak bersifat toksik yaitu yang menggunakan pelarut fraksi n-heksan dengan range 30-1000 ppm (Toksik). Hasil uji fitokimia didapatkan metabolit sekunder kulit kayu terap seperti alkaloid, saponin, triterpenoid dan flavonoid.

STUDI LITERATUR PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DI RUMAH SAKIT

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Antibiotik adalah zat-zat kimia yang dihasilkan oleh fungi (jamur) dan bakteri, memiliki khasiat untuk mematikan atau menghambat pertumbuhan kuman, serta sifat toksik (racun) yang ditimbulkan bagi manusia relatif lebih kecil. Penggunaan antibiotik di Rumah Sakit pada negara maju sekitar 13-37% sedangkan pengguunaan antibiotik di Rumah Sakit pada negara berkembang sekitar 30-80%. Studi ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan antibiotik pada Rumah Sakit. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah jurnal-jurnal ilmiah. Objek penelitiannya adalah profil penggunaan antibiotik di Rumah Sakit. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif. Deskriptif adalah metode yang berfungsi untuk mendeskripsikan atau memberi gambaran terhadap objek yang diteliti melalui data atau sampel yang telah terkumpul. Berdasarkan hasil literatur yang di dapat tentang penggunaan antibiotik di Rumah Sakit dihasilkan dari ke 4 Rumah Sakit terbanyak yaitu golongan sefalosforin, sedangkan penggunaan antibiotik di Rumah Sakit yang paling jarang digunakan adalah antibiotik golongan penisilin. Ke 4 Rumah Sakit penggunaan paling banyak yaitu Rumah Sakit “X” Provinsi Jawa Barat sebesar (85,21%), sedangkan paling sedikit Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang (61,9%). Rata-rata penggunaan antibiotik di Rumah Sakit yang terbanyak adalah cefotaxim dan ceftriaxon.

STUDI LITERATUR UJI TOKSISITAS AKUT EKSTRAK ETANOL KULIT KAYU TERAP (ARTOCARPUS ODORATISSIMUS BLANCO) DENGAN METODE BSLT (Brine shrimp lethality test)

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Uji toksisitas akut adalah salah satu cara yang dirancang untuk menentukan dosis LD50 atau LC50 dari suatu zat dan kemungkinan mekanisme kerja dan target organnya. Studi ini bertujuan untuk mengetahui nilai LC50 dari kulit kayu terap (Artocarpus odoratissimus Blanco) terhadap larva Artemia salina Leach dengan menggunakan metode BSLT (Brine Shrimp Lethality Test). Data yang dipakai dalam studi ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa penelitian. Parameter yang digunakan untuk menunjukkan aktivitas biologi dari senyawa yang terkandung dalam tanaman adalah jumlah kematian pada larva Artemia salina Leach yang kemudian akan ditentukan tingkat ketoksikan senyawa yang dinyatakan dalam nilai LC50. Nilai LC50 merupakan angka yang menunjukkan konsentrasi ekstrak suatu tanaman yang dapat menyebabkan kematian hewan uji sebesar 50% dari jumlah hewan uji. Metode pada penelitian ini menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol, methanol, fraksi n-heksan dan etil asetat. Hasil uji dari keempat penelitian dapat disimpulkan bahwa pelarut yang paling banyak bersifat toksik yaitu yang menggunakan pelarut fraksi n-heksan dengan range 30-1000 ppm (Toksik). Hasil uji fitokimia didapatkan metabolit sekunder kulit kayu terap seperti alkaloid, saponin, triterpenoid dan flavonoid.

STUDI LITERATUR AKTIVITAS ANTIOKSIDAN BIJI DAN DAUN PANGI (Pangium edule Reinw.)

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pangi (Pangium edule Reinw.) tumbuh subur di sebagaian besar wilayah Asia Tenggara termasuk di Indonesia. Tumbuhan pangi merupakan tumbuhan serbaguna yang hampir semua bagian dari tumbuhan ini memiliki manfaat. Tumbuhan ini mengandung flavonoid, terpenoid, alkaloid, saponin dan berkhasiat sebagai antioksida. Antioksidan adalah senyawa yang dapat menghambat reaksi oksidasi dengan cara mengikat radikal bebas. Tumbuhan ini juga mengandung asam sianida dan mengandung asam glutamat. Studi ini bertujuan untuk mendapatkan perbandingan aktivitas antioksidan biji dan daun pangi. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian studi literatur. Objek yang diteliti adalah aktivitas antioksidan daun dan biji pangi. Studi ini bermanfaat untuk digunakan sebagai kelengkapan informasi terkait antioksidan pangi. Data yang digunakan pada studi ini adalah data sekunder yang yang berasal dari beberapa penelitian. Nilai IC50 daun pangi, biji pangi tanpa perebusan, biji pangi dengan perebusan 5 menit, 10 menit, maupun 15 menit berurutan adalah 831,33 ppm, 9756,61 ppm, 10949,34 ppm, 12882,72 ppm dan 15704,79 ppm. Kesimpulan yang dapat diambil adalah terdapat persamaan aktivitas antioksidan dari daun dan biji pangi.

STUDI LITERATUR PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DI RUMAH SAKIT

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Antibiotik adalah zat-zat kimia yang dihasilkan oleh fungi (jamur) dan bakteri, memiliki khasiat untuk mematikan atau menghambat pertumbuhan kuman, serta sifat toksik (racun) yang ditimbulkan bagi manusia relatif lebih kecil. Penggunaan antibiotik di Rumah Sakit pada negara maju sekitar 13-37% sedangkan pengguunaan antibiotik di Rumah Sakit pada negara berkembang sekitar 30-80%. Studi ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan antibiotik pada Rumah Sakit. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah jurnal-jurnal ilmiah. Objek penelitiannya adalah profil penggunaan antibiotik di Rumah Sakit. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif. Deskriptif adalah metode yang berfungsi untuk mendeskripsikan atau memberi gambaran terhadap objek yang diteliti melalui data atau sampel yang telah terkumpul. Berdasarkan hasil literatur yang di dapat tentang penggunaan antibiotik di Rumah Sakit dihasilkan dari ke 4 Rumah Sakit terbanyak yaitu golongan sefalosforin, sedangkan penggunaan antibiotik di Rumah Sakit yang paling jarang digunakan adalah antibiotik golongan penisilin. Ke 4 Rumah Sakit penggunaan paling banyak yaitu Rumah Sakit “X” Provinsi Jawa Barat sebesar (85,21%), sedangkan paling sedikit Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang (61,9%). Rata-rata penggunaan antibiotik di Rumah Sakit yang terbanyak adalah cefotaxim dan ceftriaxon.

STUDI LITERATUR AKTIVITAS ANTIOKSIDAN BIJI DAN DAUN PANGI (Pangium edule Reinw.)

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pangi (Pangium edule Reinw.) tumbuh subur di sebagaian besar wilayah Asia Tenggara termasuk di Indonesia. Tumbuhan pangi merupakan tumbuhan serbaguna yang hampir semua bagian dari tumbuhan ini memiliki manfaat. Tumbuhan ini mengandung flavonoid, terpenoid, alkaloid, saponin dan berkhasiat sebagai antioksida. Antioksidan adalah senyawa yang dapat menghambat reaksi oksidasi dengan cara mengikat radikal bebas. Tumbuhan ini juga mengandung asam sianida dan mengandung asam glutamat. Studi ini bertujuan untuk mendapatkan perbandingan aktivitas antioksidan biji dan daun pangi. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian studi literatur. Objek yang diteliti adalah aktivitas antioksidan daun dan biji pangi. Studi ini bermanfaat untuk digunakan sebagai kelengkapan informasi terkait antioksidan pangi. Data yang digunakan pada studi ini adalah data sekunder yang yang berasal dari beberapa penelitian. Nilai IC50 daun pangi, biji pangi tanpa perebusan, biji pangi dengan perebusan 5 menit, 10 menit, maupun 15 menit berurutan adalah 831,33 ppm, 9756,61 ppm, 10949,34 ppm, 12882,72 ppm dan 15704,79 ppm. Kesimpulan yang dapat diambil adalah terdapat persamaan aktivitas antioksidan dari daun dan biji pangi.