2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Bunga telang (Clitoria ternatea L.) merupakan tanaman herbal yang memiliki potensi farmakologis tinggi dan banyak dimanfaatkan masyarakat Indonesia sebagai pengobatan alternatif karena kandungan antioksidan alaminya. Meskipun demikian, variasi metode ekstraksi dan sumber simplisia dalam berbagai penelitian seringkali menghasilkan data mutu dan kandungan kimia yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membandingkan hasil pengujian parameter spesifik, non-spesifik, serta profil fitokimia ekstrak bunga telang melalui penelusuran pustaka. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan mengumpulkan data sekunder dari berbagai jurnal ilmiah yang relevan. Analisis data difokuskan pada parameter non-spesifik yang meliputi kadar air, kadar abu total, dan susut pengeringan, serta parameter spesifik seperti organoleptik dan kadar sari larut pelarut tertentu. hasil penelitian menunjukaan ekstrak bunga telang pada penelitian (Rismayuti, Supriningrum dan Supomo, 2024) Menghasilkan rendemen ekstrak sebesar 43,8% dengan karakteristik organoleptik kental, berwarna biru kehitaman, dan berasa pahit. Hasil uji parameter spesifik menunjukkan kadar sari larut air 58%, larut etanol 17,67%, sementara parameter non-spesifik mencatat kadar air 21,93%, kadar abu total 5%, serta bobot jenis 1,015 g/ml dengan angka cemaran mikroba yang memenuhi syarat keamanan BPOM. Skrining fitokimia ekstrak mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, steroid, dan terpenoid, dan hasil negatif pada pengujian tanin, sedangkan pada penelitinan (Ramdhini, 2023) Menghasilkan rendemen ekstrak yaitu 10% dengan karakteristik berwarna cokelat tua dan tidak berasa. Parameter spesifik menunjukkan kadar sari larut air sebesar 8,5% dan larut etanol 1,1%. Parameter non-spesifik mencatat nilai susut pengeringan yaitu 0,8% dan bobot jenis 1,38 g/ml, sedangkan hasil skrining fitokimianya menunjukkan senyawa flavonoid, saponin, tanin, steroid, terpenoid, dan alkaloid.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Bunga telang (Clitoria ternatea L.) merupakan tanaman herbal yang memiliki potensi farmakologis tinggi dan banyak dimanfaatkan masyarakat Indonesia sebagai pengobatan alternatif karena kandungan antioksidan alaminya. Meskipun demikian, variasi metode ekstraksi dan sumber simplisia dalam berbagai penelitian seringkali menghasilkan data mutu dan kandungan kimia yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membandingkan hasil pengujian parameter spesifik, non-spesifik, serta profil fitokimia ekstrak bunga telang melalui penelusuran pustaka. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan mengumpulkan data sekunder dari berbagai jurnal ilmiah yang relevan. Analisis data difokuskan pada parameter non-spesifik yang meliputi kadar air, kadar abu total, dan susut pengeringan, serta parameter spesifik seperti organoleptik dan kadar sari larut pelarut tertentu. hasil penelitian menunjukaan ekstrak bunga telang pada penelitian (Rismayuti, Supriningrum dan Supomo, 2024) Menghasilkan rendemen ekstrak sebesar 43,8% dengan karakteristik organoleptik kental, berwarna biru kehitaman, dan berasa pahit. Hasil uji parameter spesifik menunjukkan kadar sari larut air 58%, larut etanol 17,67%, sementara parameter non-spesifik mencatat kadar air 21,93%, kadar abu total 5%, serta bobot jenis 1,015 g/ml dengan angka cemaran mikroba yang memenuhi syarat keamanan BPOM. Skrining fitokimia ekstrak mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, steroid, dan terpenoid, dan hasil negatif pada pengujian tanin, sedangkan pada penelitinan (Ramdhini, 2023) Menghasilkan rendemen ekstrak yaitu 10% dengan karakteristik berwarna cokelat tua dan tidak berasa. Parameter spesifik menunjukkan kadar sari larut air sebesar 8,5% dan larut etanol 1,1%. Parameter non-spesifik mencatat nilai susut pengeringan yaitu 0,8% dan bobot jenis 1,38 g/ml, sedangkan hasil skrining fitokimianya menunjukkan senyawa flavonoid, saponin, tanin, steroid, terpenoid, dan alkaloid.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dismenorea atau nyeri haid merupakan masalah ginekologi yang sering dialami oleh remaja putri dan wanita usia subur, serta dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Tingginya angka kejadian dismenorea mendorong perlunya alternatif pe-nanganan yang aman dan minim efek samping. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah pemanfaatan tanaman herbal seperti jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) merupakan tanaman herbal yang mengandung senyawa aktif antiinflamasi dan analgesik. Senyawa ngingerol, shogaol, dan paradol pada jahe merah berperan sebagai senyawa bioaktif utama yang memberikan efek antiinflamasi dan analgesik yang kuat untuk mengurangi nyeri haid. Kajian literatur ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian rebusan jahe merah terhadap penurunan intensitas nyeri dismenorea berdasarkan studi literatur. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka dengan pendekatan analisis konten kualitatif terhadap jurnal nasional yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa air rebusan jahe merah dapat menurunkan intensitas nyeri dismenorea baik pada remaja dan wanita usia subur. Dimana pemberian air rebusan jahe merah dapat menurunkan skala nyeri, mulai dari nyeri berat sampai nyeri ringan. Berdasakan hasil penelitian juga mengkonsumsi air rebusan jahe merah dapat menurunkan nyeri sebelum dan pada saat menstruasi.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Dismenorea atau nyeri haid merupakan masalah ginekologi yang sering dialami oleh remaja putri dan wanita usia subur, serta dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Tingginya angka kejadian dismenorea mendorong perlunya alternatif pe-nanganan yang aman dan minim efek samping. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah pemanfaatan tanaman herbal seperti jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) merupakan tanaman herbal yang mengandung senyawa aktif antiinflamasi dan analgesik. Senyawa ngingerol, shogaol, dan paradol pada jahe merah berperan sebagai senyawa bioaktif utama yang memberikan efek antiinflamasi dan analgesik yang kuat untuk mengurangi nyeri haid. Kajian literatur ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian rebusan jahe merah terhadap penurunan intensitas nyeri dismenorea berdasarkan studi literatur. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka dengan pendekatan analisis konten kualitatif terhadap jurnal nasional yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa air rebusan jahe merah dapat menurunkan intensitas nyeri dismenorea baik pada remaja dan wanita usia subur. Dimana pemberian air rebusan jahe merah dapat menurunkan skala nyeri, mulai dari nyeri berat sampai nyeri ringan. Berdasakan hasil penelitian juga mengkonsumsi air rebusan jahe merah dapat menurunkan nyeri sebelum dan pada saat menstruasi.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku “Pengantar Ilmu Gizi : Pemahaman tentang Nutrisi dan Kesehatan" adalah panduan yang membuka pintu wawasan mendalam mengenai pentingnya nutrisi dalam menjaga kesehatan manusia. Definisi dan lingkup ilmu gizi diperkenalkan secara jelas, menggambarkan bagaimana ilmu ini menjadi dasar pemahaman tentang nutrisi dan dampaknya pada tubuh. Buku ini menguraikan secara rinci makronutrien seperti karbohidrat, protein, dan lemak, serta mikronutrien seperti vitamin dan mineral, memandu pembaca melalui peran masing-masing dalam mendukung fungsi tubuh dan menjaga keseimbangan. Selain itu, buku ini menjelajahi pentingnya serat dan air dalam makanan, menjelaskan proses metabolisme, pencernaan, absorbsi, dan transportasi nutrisi. Isu sensitif malnutrisi seperti gizi kurang dan gizi lebih ditangani dengan hati-hati, sementara gangguan pola makan seperti anoreksia dan bulimia juga diberikan ruang dalam diskusi. Buku ini tidak hanya mengedukasi tentang dampak nutrisi pada kesehatan, tetapi juga mengaitkannya dengan penyakit terkait gizi, memberikan pemahaman lebih dalam mengenai hubungan antara pola makan dan kondisi medis. Dengan fokus pada regulasi dan standar gizi, buku ini menjadi panduan komprehensif bagi siapa pun yang ingin menerapkan ilmu gizi dalam kehidupan sehari-hari demi kesejahteraan dan kesehatan optimal.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Organisasi kemahasiswaan menjadi wadah penting bagi mahasiswa untuk mengasah potensi diri, termasuk dalam membentuk kepemimpinan, kepekaan sosial, dan tanggung jawab. Meskipun jumlah mahasiswi terus meningkat, kepemimpinan perempuan di lingkungan akademik, khususnya dalam organisasi kemahasiswaan (ORMAWA), masih menghadapi berbagai hambatan. Stereotip tradisional yang menggambarkan perempuan sebagai individu yang lemah, lembut, atau emosional sering kali menjadi penghalang, sehingga perempuan kerap tersisih oleh dominasi laki-laki dalam posisi kepemimpinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi mahasiswa Farmasi di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda (STIKSAM) terhadap kemampuan kepemimpinan perempuan dalam ORMAWA. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksplanatif dengan metode kuantitatif, melibatkan penyebaran kuesioner kepada 261 mahasiswa Program Studi Sarjana Farmasi angkatan 2021 dan 2022 di STIKSAM. Data yang terkumpul dianalisis secara univariat untuk memetakan karakteristik variabel penelitian, seperti pandangan mahasiswa dan tingkat keterlibatan perempuan dalam ORMAWA. Hasil penelitian diharapkan dapat mengungkap faktor-faktor yang memengaruhi persepsi mahasiswa, termasuk norma sosial, budaya lokal, dan kebijakan organisasi yang ada. Penelitian ini relevan untuk memahami dinamika gender dalam konteks kepemimpinan mahasiswa, khususnya di kalangan mahasiswa farmasi yang memiliki latar belakang akademik unik. Diharapkan temuan ini dapat menjadi dasar bagi STIKSAM untuk mengembangkan strategi yang mendukung kesetaraan gender serta meningkatkan partisipasi perempuan dalam peran kepemimpinan.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pengendalian persediaan di Apotek dilakukan untuk memastikan tercapainya sasaran yang diinginkan sesuai dengan analisis kebutuhan dan perencanaan yang telah ditetapkan, dan dapat dilakukan dengan 3 cara, yaitu metode analisis ABC (Always, Better, Control), metode EOQ (Economic Order Quantity) dan metode MMSL (Minimum-Maximum Stock Level). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kinerja sistem metode ABC, EOQ dan MMSL terhadap pengendalian persediaan obat-obat di Apotek Kimia Farma Agus Salim Samarinda periode Januari-Juni 2024. Penelitian yang dilakukan penelitian non-eksperimental dengan analisis secara deskriptif dan menggunakan data kuantitatif yang terdiri dari angka atau bilangan. Teknik sampling yang diterapkan dalam penelitian ini purposive sampling, dengan sampel yang digunakan data persediaan obat di apotek. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan data kuantitatif persediaan obat di Apotek Kimia Farma Agus Salim Samarinda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ketiga metode tersebut dinilai efektif dalam optimalisasi pengendalian persediaan di Apotek Kimia Farma Agus Salim Samarinda. Metode ABC mengklasifikasikan prioritas pengawasan, EOQ menghitung jumlah pemesanan ekonomis, dan MMSL menetapkan batas stok, sehingga tercapai efisiensi, peningkatan mutu layanan dan menghindari terjadinya kekosongan maupun kelebihan obat.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Hidrokuinon merupakan salah satu bahan yang biasa digunakan dalam krim pemutih. Krim pemutih merupakan campuran bahan kimia atau bahan lainnya dengan khasiat bisa memudarkan noda hitam pada kulit. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui cara kerja identifikasi hidrokuinon menggunakan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan mengetahui hasil identifikasi hidrokuinon pada krim pemutih, jurnal utama yang menjadi rujukan dari studi literatur ini yaitu penelitian Harimurti et al. (2021) yang menggunakan krim pemutih yang beredar di wilayah Kabupaten Banjarnegara dan Primadiamanti et al. (2018) yang menggunakan sampel krim pemutih yang beredar kota Bandar Lampung. Prosedur kerja yang dilakukan pada penelitian ini melalui beberapa tahapan yaitu preparasi sampel, membuat larutan baku, pembuatan fase gerak, dan identifikasi menggunakan KLT. Berdasarkan hasil analisis Harimurti et al. (2021) diperoleh 6 dari 21 sampel mengandung hidrokuinon dan Primadiamanti et al. (2018) diperoleh 3 dari 7 sampel mengandung hidrokuinon
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL 96% UMBI BAWANG DAYAK (Eleutherine palmifolia L. Merr) TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes ABSTRAK Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol umbi bawang dayak terhadap bakteri propionibacterium acnes. Bakteri Propionibacterium acnes merupakan penyebab utama munculnya jerawat. Jerawat dapat diredakan dengan penggunaan antibiotik. Namun, penggunaan antibiotik dikatakan dapat menyebabkan resistensi dalam menghambat atau membunuh bakteri. Namun, bakteri tersebut diketahui telah resisten terhadap beberapa antibiotik sehingga diperlukan altenatif lain dalam pengobatannya, salah satu pilihan alternatif yang dapat digunakan adalah umbi bawang dayak. Umbi bawang dayak ( Eleutherine palmifolia L. Merr ) merupakan tanaman herbal dengan kandungan yang berkhasiat sebagai antibakterial. Umbi bawang dayak dimaserasi menggunakan etanol 96%. Jenis penelitian ini adalah penelitian studi literatur dengan metode deskriptif yaitu menggunakan data yang telah dituangkan, melakukan verifikasi, dan tinjauan ulang dari data yang didapat agar penarikan kesimpulan dapat dilakukan dengan benar. Berdasarkan hasil studi literatur dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol umbi bawang dayak kurang memiliki potensi antibakteri terhadap bakteri propionibacterium acnes pada hasil pengukuran aktivitas antibakteri menggunakan umbi bawang dayak dari penelitian Fitriyanti, dkk (2023) dengan rata-rata zona hambat sebesar 9,566 ± 0,321 mm yang merupakan daya hambat dengan kategori lemah, sedangkan pada hasil pengukuran aktivitas antibakteri dari penelitian Pambudi, dkk (2023) dengan rata-rata zona hambat sebesar 5,74 ± 1,992 mm yang merupakan daya hambat dengan kategori lemah. Perbedaan hasil zona hambat ini dikarenakan tempat tumbuh tanaman tersebut berbeda, perlakuan pengeringan, dan proses ekstraksi yang berbeda. Kata Kunci: Antibakteri, Propionibacterium acnes, Eleutherine palmifolia L. Merr
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pengetahuan yang kurang mengenai diare dapat menyulitkan seorang ibu dalam melindungi dan mencegah anaknya dari penularan diare. Diare adalah kondisi dimana feses dikeluarkan dalam keadaan lembek hingga cair, dengan frekuensi lebih dari 3 kali sehari. Peran ibu menjadi krusial dalam merawat balita yang mengalami diare, mengingat ibu sebagai sosok terdekat diharapkan dapat mengambil langkah-langkah yang memengaruhi kesembuhan anak. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu terhadap penatalaksaan diare pada balita. Rancangan yang digunakan pada penelitian merupakan jenis penelitian studi literatur, yaitu melakukan pengumpulan data, menelaah dan menganalisis data pada beberapa jurnal penelitian. Objek penelitian ini yaitu hubungan tingkat pengetahuan ibu terhadap penatalaksanaan diare pada balita pada tahun 2022. Analisis data yang dilakukan metode analisis deskriptif adalah metode penelitian yang menggambarkan karakteristik diantaranya umur, pekerjaan, jenis kelamin, dan tingkat pengetahuan. Hasil telaah studi literatur di Wiayah kelurahan Jagakarsa, Wilayah Kerja UPT Puskesmas Pahandut, Wilayah Kelurahan Sumowono Kabupaten Semarang menunjukkan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu terhadap penatalaksanaan diare pada balita.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengetahuan yang kurang mengenai diare dapat menyulitkan seorang ibu dalam melindungi dan mencegah anaknya dari penularan diare. Diare adalah kondisi dimana feses dikeluarkan dalam keadaan lembek hingga cair, dengan frekuensi lebih dari 3 kali sehari. Peran ibu menjadi krusial dalam merawat balita yang mengalami diare, mengingat ibu sebagai sosok terdekat diharapkan dapat mengambil langkah-langkah yang memengaruhi kesembuhan anak. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu terhadap penatalaksaan diare pada balita. Rancangan yang digunakan pada penelitian merupakan jenis penelitian studi literatur, yaitu melakukan pengumpulan data, menelaah dan menganalisis data pada beberapa jurnal penelitian. Objek penelitian ini yaitu hubungan tingkat pengetahuan ibu terhadap penatalaksanaan diare pada balita pada tahun 2022. Analisis data yang dilakukan metode analisis deskriptif adalah metode penelitian yang menggambarkan karakteristik diantaranya umur, pekerjaan, jenis kelamin, dan tingkat pengetahuan. Hasil telaah studi literatur di Wiayah kelurahan Jagakarsa, Wilayah Kerja UPT Puskesmas Pahandut, Wilayah Kelurahan Sumowono Kabupaten Semarang menunjukkan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu terhadap penatalaksanaan diare pada balita.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL 96% UMBI BAWANG DAYAK (Eleutherine palmifolia L. Merr) TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes ABSTRAK Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol umbi bawang dayak terhadap bakteri propionibacterium acnes. Bakteri Propionibacterium acnes merupakan penyebab utama munculnya jerawat. Jerawat dapat diredakan dengan penggunaan antibiotik. Namun, penggunaan antibiotik dikatakan dapat menyebabkan resistensi dalam menghambat atau membunuh bakteri. Namun, bakteri tersebut diketahui telah resisten terhadap beberapa antibiotik sehingga diperlukan altenatif lain dalam pengobatannya, salah satu pilihan alternatif yang dapat digunakan adalah umbi bawang dayak. Umbi bawang dayak ( Eleutherine palmifolia L. Merr ) merupakan tanaman herbal dengan kandungan yang berkhasiat sebagai antibakterial. Umbi bawang dayak dimaserasi menggunakan etanol 96%. Jenis penelitian ini adalah penelitian studi literatur dengan metode deskriptif yaitu menggunakan data yang telah dituangkan, melakukan verifikasi, dan tinjauan ulang dari data yang didapat agar penarikan kesimpulan dapat dilakukan dengan benar. Berdasarkan hasil studi literatur dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol umbi bawang dayak kurang memiliki potensi antibakteri terhadap bakteri propionibacterium acnes pada hasil pengukuran aktivitas antibakteri menggunakan umbi bawang dayak dari penelitian Fitriyanti, dkk (2023) dengan rata-rata zona hambat sebesar 9,566 ± 0,321 mm yang merupakan daya hambat dengan kategori lemah, sedangkan pada hasil pengukuran aktivitas antibakteri dari penelitian Pambudi, dkk (2023) dengan rata-rata zona hambat sebesar 5,74 ± 1,992 mm yang merupakan daya hambat dengan kategori lemah. Perbedaan hasil zona hambat ini dikarenakan tempat tumbuh tanaman tersebut berbeda, perlakuan pengeringan, dan proses ekstraksi yang berbeda. Kata Kunci: Antibakteri, Propionibacterium acnes, Eleutherine palmifolia L. Merr
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hidrokuinon merupakan salah satu bahan yang biasa digunakan dalam krim pemutih. Krim pemutih merupakan campuran bahan kimia atau bahan lainnya dengan khasiat bisa memudarkan noda hitam pada kulit. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui cara kerja identifikasi hidrokuinon menggunakan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan mengetahui hasil identifikasi hidrokuinon pada krim pemutih, jurnal utama yang menjadi rujukan dari studi literatur ini yaitu penelitian Harimurti et al. (2021) yang menggunakan krim pemutih yang beredar di wilayah Kabupaten Banjarnegara dan Primadiamanti et al. (2018) yang menggunakan sampel krim pemutih yang beredar kota Bandar Lampung. Prosedur kerja yang dilakukan pada penelitian ini melalui beberapa tahapan yaitu preparasi sampel, membuat larutan baku, pembuatan fase gerak, dan identifikasi menggunakan KLT. Berdasarkan hasil analisis Harimurti et al. (2021) diperoleh 6 dari 21 sampel mengandung hidrokuinon dan Primadiamanti et al. (2018) diperoleh 3 dari 7 sampel mengandung hidrokuinon
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Bunga kecombrang telah diketahui memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat. Senyawa antioksidan sintetik maupun alami mampu mengontrol kadar glukosa darah dan mencegah komplikasi diabetes. Diabetes merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi, sehingga kadar glukosa dalam darah perlu di kontrol dengan menggunakan obat antidiabetes. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui aktivitas ekstrak bunga kecombrang dan dosis yang dapat menurunkan kadar glukosa darah secara in vivo. Bunga kecombrang dimaserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Pada metode induksi aloksan dengan dosis 200 mg/kgBB secara intraperitoneal. Ekstrak etanol 96% bunga kecombrang diberikan dengan variasi dosis 100 mg/kg BB, 150 mg/kg BB dan 200 mg/kg BB selam 9 hari. Dilakukan pemeriksaan kadar glukosa darah mencit pada hari ke-3, 6 dan 9. Hasil statistik menunjukan kelompok dosis 100 mg/kg BB, 150 mg/kg BB dan 200 mg/kg BB berbeda secara bermakna dengan kontrol negatif dan tidak berbeda secara bermakna jika dibandingkan dengan kontrol positif. Ekstrak etanol 96% bunga kecombrang dosis 200 mg/kg BB menunjukan penurunan kadar glukosa darah yang terkuat dibandingkan dosis 100 mg/kg BB dan dosis 150 mg/kg BB dengan persentase penurunan mecapai 59,20% pada hri ke-9. Hal ini menunukan ekstrak etanol 96% bunga kecombrang memiliki kemampuan menurunkan kadar glukosa darah pada mencit yang diinduksi aloksan.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Bunga kecombrang telah diketahui memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat. Senyawa antioksidan sintetik maupun alami mampu mengontrol kadar glukosa darah dan mencegah komplikasi diabetes. Diabetes merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi, sehingga kadar glukosa dalam darah perlu di kontrol dengan menggunakan obat antidiabetes. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui aktivitas ekstrak bunga kecombrang dan dosis yang dapat menurunkan kadar glukosa darah secara in vivo. Bunga kecombrang dimaserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Pada metode induksi aloksan dengan dosis 200 mg/kgBB secara intraperitoneal. Ekstrak etanol 96% bunga kecombrang diberikan dengan variasi dosis 100 mg/kg BB, 150 mg/kg BB dan 200 mg/kg BB selam 9 hari. Dilakukan pemeriksaan kadar glukosa darah mencit pada hari ke-3, 6 dan 9. Hasil statistik menunjukan kelompok dosis 100 mg/kg BB, 150 mg/kg BB dan 200 mg/kg BB berbeda secara bermakna dengan kontrol negatif dan tidak berbeda secara bermakna jika dibandingkan dengan kontrol positif. Ekstrak etanol 96% bunga kecombrang dosis 200 mg/kg BB menunjukan penurunan kadar glukosa darah yang terkuat dibandingkan dosis 100 mg/kg BB dan dosis 150 mg/kg BB dengan persentase penurunan mecapai 59,20% pada hri ke-9. Hal ini menunukan ekstrak etanol 96% bunga kecombrang memiliki kemampuan menurunkan kadar glukosa darah pada mencit yang diinduksi aloksan.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Antioksidan berfungsi menghambat reaksi oksidasi dengan mengikat radikal bebas dan molekul yang sangat reaktif yang dapat menyebabkan berbagai jenis penyakit. Untuk mendapatkan kandungan zat aktif yang bermutu maka perlu optimasi pembuatan ekstrak salah satunya adalah pelarut karena jenis pelarut akan menentukan jenis zat yang terlarut sesuai polaritasnya. Berdasarkan hal tersebut maka perlu dilakukan penelitian terhadap pengaruh polaritas pelarut terhadap kadar antioksidan pada fraksi n-heksana, fraksi etil asetat, dan fraksi air ekstrak etanol umbi bawang dayak secara spektrofotometri UV-Vis. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kadar antioksidan dari ekstrak dan fraksi ekstrak etanol umbi bawang dayak. Umbi bawang dayak diekstraksi dengan metode ekstraksi maserasi menggunakan pelarut etanol 95%. Dilakukan fraksinasi dengan pelarut n-heksana, etil asetat, dan air terhadap ekstrak etanol yang diperoleh setelah itu dilakukan pengujian kadar antioksidan menggunakan metode ABTS terhadap ekstrak dan fraksi yang dihasilkan. Aktivitas antioksidan ekstrak etanol 95% umbi bawang dayak diperoleh nilai IC50 4,7430 ppm, fraksi air nilai IC50 sebesar 4,6168 ppm, fraksi etil asetat sebesar 2,3900 ppm, dan fraksi n-heksan sebesar 13,0344 ppm. Aktivitas antioksidan fraksi etil asetat memiliki aktivitas antioksidan yang paling tinggi di antara ekstrak dan fraksi yang lain karena nilai IC50 fraksi etil asetat yang paling rendah diantara ekstrak dan fraksi lainnya.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Studi literatur ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan anitibotik profilaksis pada pasien sectio caesarea atau pasien bedah sesar di beberapa Rumah Sakit. Antibiotik profilaksis adalah antibiotik digunakan bagi pasien yang belum terkena infeksi, tetapi diduga mempunyai peluang besar untuk mendapatkannya, atau bila terkena infeksi dapat menimbulkan dampak buruk bagi pasien. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur. Objek dari penelitian ini pasien sectio caesarea di rumah sakit. Tahapan penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan, meringkas, dan menarik kesimpulan dari data yang didapat dilakukan secara benar. Analisis data yang digunakan yaitu metode deskriptif dengan membuat gambaran dari data yang telah di dapat dari jurnal yang akan di teliti. Berdasarkan hasil studi literatur, antibiotik profilaksis yang digunakan pada Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi NTB adalah sefotaksim, seftriakson, dan ampisilin. Pada Rumah Sakit Umum Daerah Prof. Dr. Margono Soekarjo antibiotik profilaksis yang digunakan adalah sefazolin dan seftrikason. Pada Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Tangerang antibiotik profilaksis yang digunakan adalah sefotaksim dan seftriakson. Dengan rute pemberian secara intra vena (IV). Dan waktu pemberian 30 menit sebelum sectio caesarea.