Hasil pencarian
Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.
Pencarian lanjut AND / OR / NOT
KARAKTERISASI SPESIFIK DAN NON SPESIFIK EKSTRAK ETANOL KULIT BATANG BUNGUR (Lagerstroemia speciosa (L.) Pers.)
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL UMBI PAKU ATAI MERAH (Plagiogyria pycnophylla (Kunze) Mett.) DENGAN METODE DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl)
Profil Penyimpanan Obat di Gudang Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah dr Abdul Rifai April 2019
FORMULASI SEDIAAN GEL KOMBINASI EKSTRAK DAUN BINAHONG (Anredera cordifolia (Ten) Steenis.) DAN EKSTRAK DAUN KOKANG ( Lepisanthes amoena (Hassk) Leenh.) MENGGUNAKAN VARIASI BASIS CARBOPOL 940 DAN SORBITOL
KARAKTERISASI SPESIFIK DAN NON SPESIFIK SERBUK SIMPLISIA DAUN LAHINAI (Alphotonia excelsa (Fenzl) Benth)
Gambaran Penggunaan Antibiotik di Puskesmas Kembang Janggut Periode Januari-April 2019
STUDI LITERATUR TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK
Apotek merupakan sarana pelayanan kefarmasian tempat dilakukan praktek kefarmasian. Pelayanan kefarmasian adalah tolak ukur yang dipergunakan sebagai pedoman bagi tenaga kefarmasian dalam menyelanggarakan pelayanan kefarmasian. Tujuan studi literatur ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di beberapa Apotek. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur, yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari, skripsi, serta jurnal terkait. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif. Hasil dari studi literatur ini menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kefarmasian di beberapa Apotek di Apotek Satkes Pusdokkes Mabes Polri, Apotek di Kota Parepare dan Apotek di Selakau Farma yang ditinjau dari dimensi Tangible (Bukti fisik), Realibility (Kehandalan), Responsivennes (Ketanggapan), Assurance (kepastian), Emphaty (Empati) termasuk kategori puas dengan persentase masing-masing >70%, >70% dan >90%.
STUDI LITERATUR TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK
Apotek merupakan sarana pelayanan kefarmasian tempat dilakukan praktek kefarmasian. Pelayanan kefarmasian adalah tolak ukur yang dipergunakan sebagai pedoman bagi tenaga kefarmasian dalam menyelanggarakan pelayanan kefarmasian. Tujuan studi literatur ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di beberapa Apotek. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur, yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari, skripsi, serta jurnal terkait. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif. Hasil dari studi literatur ini menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kefarmasian di beberapa Apotek di Apotek Satkes Pusdokkes Mabes Polri, Apotek di Kota Parepare dan Apotek di Selakau Farma yang ditinjau dari dimensi Tangible (Bukti fisik), Realibility (Kehandalan), Responsivennes (Ketanggapan), Assurance (kepastian), Emphaty (Empati) termasuk kategori puas dengan persentase masing-masing >70%, >70% dan >90%.
UJI EFEKTIVITAS NIGHT CREAM ANTI ACNE TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes
Acne vulgaris penyakit kulit karena bakteri Propionibacterium acnes. Rangkaian produk skincare salah satunya cream anti acne yang dapat digunakan sebagai alternatif pengobatan. Cream anti acne mempunyai mekanisme kerja yaitu untuk mengurangi sekresi sebum, meningkatkan regenerasi sel kulit, serta memiliki sifat anti bakteri dan inflamasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas dan efektivitas night cream anti acne dalam menghambat pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental dengan teknik sampling purposive sampling. Penelitian ini menggunakan 3 sampel night cream anti acne berbeda yang digunakan dengan kode krim (DS, MS dan ST) yang diperoleh dari toko kosmetik dan klinik kecantikan. Uji efektivitas bakteri dengan benzoil peroksida gel (2,5%) sebagai kontrol positif dan aquades sebagai kontrol negatif. Analisa didapatkan dengan melakukan pengukuran diameter zona hambat. Dianalisa dengan analisis deskriptif. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diketahui MS memiliki zona hambat paling besar dengan rata-rata 6,7 mm. Berdasarkan analisis data menggunakan metode Kruskall-Wallis, diketahui nilai sig 0,05 dan = 0,05 sehingga dapat disimpulkan terdapat perbedaan bermakna peningkatan konsentrasi krim uji terhadap zona hambat terhadap bakteri Propionibacterium acnes.
UJI EFEKTIVITAS NIGHT CREAM ANTI ACNE TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes
Acne vulgaris penyakit kulit karena bakteri Propionibacterium acnes. Rangkaian produk skincare salah satunya cream anti acne yang dapat digunakan sebagai alternatif pengobatan. Cream anti acne mempunyai mekanisme kerja yaitu untuk mengurangi sekresi sebum, meningkatkan regenerasi sel kulit, serta memiliki sifat anti bakteri dan inflamasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas dan efektivitas night cream anti acne dalam menghambat pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental dengan teknik sampling purposive sampling. Penelitian ini menggunakan 3 sampel night cream anti acne berbeda yang digunakan dengan kode krim (DS, MS dan ST) yang diperoleh dari toko kosmetik dan klinik kecantikan. Uji efektivitas bakteri dengan benzoil peroksida gel (2,5%) sebagai kontrol positif dan aquades sebagai kontrol negatif. Analisa didapatkan dengan melakukan pengukuran diameter zona hambat. Dianalisa dengan analisis deskriptif. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diketahui MS memiliki zona hambat paling besar dengan rata-rata 6,7 mm. Berdasarkan analisis data menggunakan metode Kruskall-Wallis, diketahui nilai sig 0,05 dan = 0,05 sehingga dapat disimpulkan terdapat perbedaan bermakna peningkatan konsentrasi krim uji terhadap zona hambat terhadap bakteri Propionibacterium acnes.
Norma-Norma Pengelolaan Kelompok UMHR
Buku saku norma-norma pengelolaan kelompok Unit Manajemen Hutan Rakyat atau yang disingkat UMHR dibuat oleh konsorsium Berdaya Hijau sebagai salah satu output kegiatan proyek “Meningkatnya Pendapatan Rumah Tangga Petani melalui perbaikan tata kelola hutan raykat lestari yang berkontribusi pada penyerapan gas rumah kaca di Kabupaten Luwu Timur. Buku saku ini diperuntukan bagi petani yang telah tergabung dalam kelompok UMHR di Lokasi dampingan di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, maupun mereka yang baru memulai membentuk kelompok.
Bumi Dan Antariksa Kajian Konsep, Pengetahuan dan Fakta
Buku yang berjudul Bumi dan Antariksa : Kajian Konsep, Pengetahuan dan Fakta, berisi/membahas tentang bumi dan antariksa meliputi kajian konsep, pengetahuan dan fakta. Buku ini terbagi menjadi beberapa Bab Bahan Belajar Mandiri (BAB) yaitu meliputi Litosfer, atmosfer, ekosistem hidrosfer, sumber daya alam, bentang alam, tata surya, anggota tata surya dan karakteristiknya, radiasi energi matahari, efek radiasi matahari terhadap bumi, planet bumi, dan bulan sebagai satelit bumi.
Pengelolaan Hutan Mangrove Berkelanjutan
Hutan mangrove merupakan salah satu sumber daya yang memiliki sifat pengelolaan sumber daya bersama. Konsekuensi dari sifat sumber daya bersama, dalam pengelolaan hutan mangrove tentu banyak ditemui persoalan-persoalan dalam pengelolaannya. Gambaran dalam pengelolaan hutan mangrove yang saling bertentangan ditemukan dalam satu wilayah. Pengelolaan pertama kurang memperhatikan unsur keberlanjutan ekosistem hutan mangrove melalui kegiatan alih fungsi lahan hutan mangrove menjadi perkebunan kelapa. Adanya alih fungsi lahan menimbulkan persoalan-persoalan social dan konflik pengelolaan. Pengelolaan yang kedua menggambarkan kegiatan pengelolaan yang telah didasari unsur keberlanjutan ekosistem hutan mangrove. Pengelolaan yang berkelanjutan diuraikan dalam suatu model pengelolaan, ditinjau dari unsur kelembagaan pengelolaannya serta dari unsur penguatan insentif ekonomi. Penguatan kelembagaan pengelolaan sangat diperlukan guna mencapai pengelolaan hutan mangrove yang berkelanjutan. Penguatan kelembagaan pengelolaan dilakukan melalui aturan pengelolaan. Dalam buku ini disajikan beberapa undang-undang dan peraturan yang terkait serta hasil dari negoisasi yang dilakukan tim peneliti untuk merumuskan aturan pengelolaan pada masyarakat di Teluk Prigi. Penguatan insentif ekonomi didekati studi ketersediaan sumber daya mangrove yang ada serta inventarisasi jenis mangrove yang dapat digunakan untuk pengembangan usaha produktif berbasis mangrove guna memperkuat pengelolaan. Pengembangan usaha produktif didekati dari analisis ekonomi proyeksi pengembangan usaha berbasis mangrove untuk beberapa komoditas yang sesuai dengan ketersediaan bahan baku. Studi kegiatan ekonomi rumah tangga diperlukan untuk memperoleh gambaran kegiatan produksi rumah tangga, curahan kerja, pendapatan dan pengeluaran rumah tangga serta surplus rumah tangga. Dari inventarisasi kegiatan ekonomi rumah tangga akan diperoleh informasi ketersediaan sumberdaya dalam rumah tangga untuk pemberdayaan pengembangan insentif ekonomi rumah tangga berbasis mangrove untuk memperkuat pengelolaan hutan mangrove secara berkelanjutan.
Dari desa ke desa: dinamika gender dan pengelolaan kekayaan alam
Rural women participation in nature conservation in Indonesia.
Edible and Medicinal Plants of the Rockies
Wild Cards
A playing card deck by Linda Runyon, with photos and descriptions of 52 different edible plants. Ideal for hikers, campers, survival experts, and gourmet cooks. Includes plastic belt ring for easy portability.
Daya Tarik Agro Wisata Organik Melalui Budidaya Tanaman Obat Penghasil Simplisia Rimpang Sebagai Optimalisasi Sumber Daya Pertanian
Agrowisata organik dapat diartikan sebagai jenis wisata yang memanfaatkan potensi sumber daya pertanian secara organik. Pengertian agrowisata secara umum merupakan salah satu jenis wisata yang memanfaatkan usaha pertanian (agro) menjadi suatu objek wisata Segi substansinya kegiatan agrowisata lebih menitikberatkan pada upaya menampilkan kegiatan pertanian dan suasana perdesaan sebagai daya tarik utama wisata tanpa mengabaikan segi kenyamanan. Penampilan kegiatan pertanian antara lain budidaya tanaman obat penghasil rimpang. Tanaman obat sebagai tanaman yang dapat digunakan sebagai bahan untuk pembuatan obat karena mengandung metabolit sekunder. Sebagian besar tanaman obat yang digunakan berasal dari Famili Zingiberaceae atau temu-temuan, misalnya jahe, temulawak dan lempuyang wangi. Simplisia adalah bahan alami yang digunakan sebagai bahan pembuatan obat yang belum mengalami proses pengolahan lebih lanjut. Simplisia yang aman dan berkhasiat adalah simplisia yang tidak mengandung bahaya bagi kesehatan serta simplisia yang masih mengandung bahan aktif yang berkhasiat bagi kesehatan. Jenis-jenis habitus tumbuhan penghasil simplisia rimpang beranekaragam di antaranya: kunyit (Curcuma domestica Val.) berupa semak; temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb) berupa tanaman terna; jahe (Zingiber officinale Rosc.) berupa terna; kencur (Kaempferia galanga L.) berupa tanaman terna; bangle (Zingiber montanum (J.Koenig) Link ex A.Dietr.) berupa tanaman terna; temu Kunci (Boesenbergia pandurata (Roxb.) Schltr.) berupa tanaman terna; lempuyang (Zingiber zerumbet (L.) Smith. berupa semak; lengkuas (Alpinia galanga (L.) Willd.) berupa tanaman terna.