Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

MM

157 karya publik ditemukan.

2026: 192025: 232024: 102023: 332022: 142021: 102020: 162018: 9

STUDI LITERATUR GAMBARAN POLA PENGGUNAAN OBAT ASMA PADA PASIEN ASMA RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Asma merupakan penyakit inflamasi kronis pada saluran pernapasan yang ditandai dengan obstruksi jalan napas yang bersifat reversibel. Gejala utama asma meliputi sesak napas, batuk, dan mengi, yang dapat dipicu oleh berbagai faktor seperti alergen, infeksi, atau aktivitas fisik. Pengobatan asma bertujuan untuk mengendalikan gejala, mencegah eksaserbasi, serta meningkatkan kualitas hidup pasien. Terapi farmakologis terdiri dari obat pereda gejala (reliever) seperti agonis β2 adrenergik kerja pendek dan obat pengendali (controller) seperti kortikosteroid inhalasi serta antagonis reseptor leukotrien. Selain itu, beberapa obat non-asma, seperti antibiotik dan antihistamin, juga sering digunakan untuk menangani kondisi komorbid yang memperburuk gejala. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola penggunaan obat asma pada pasien rawat jalan berdasarkan kajian literatur. Hasil studi menunjukkan adanya variasi dalam pemilihan terapi yang dipengaruhi oleh tingkat keparahan penyakit, akses terhadap fasilitas kesehatan, serta kepatuhan pasien dalam menjalani terapi. Dengan memahami pola penggunaan obat ini, diharapkan terapi asma dapat lebih dioptimalkan sehingga memberikan manfaat yang lebih efektif dalam pengendalian penyakit serta meningkatkan standar pengobatan di layanan kesehatan rawat jalan. Hasil menunjukkan bahwa budesonide (15,23%) dan fluticasone (13,12%) merupakan kortikosteroid inhalasi yang paling dominan digunakan sebagai obat pengendali asma. Salbutamol, obat pereda gejala (reliever), digunakan lebih sering di BKPM Magelang. Penggunaan obat non-asma juga menunjukkan variasi, di antaranya amoxicillin lebih tinggi di BKPM Magelang (39,47%), loratadine lebih tinggi di RSUD Dr. Pirngadi Medan (32,78%), dan pseudoefedrin relatif seimbang. Secara keseluruhan, pemilihan terapi ini telah sesuai dengan tata laksana farmakologis asma menurut Koesnoe (2020), namun perlu dilakukan evaluasi berkala untuk menilai kesesuaian dan efektivitas terapi terhadap kondisi pasien.

STUDI LITERATUR GAMBARAN EMERGENCY TROLLEY MANAGEMENT YANG EFEKTIF DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Emergency trolley merupakan tempat penyimpanan sediaan farmasi emergensi yang hanya digunakan dalam situasi gawat darurat. Ketersediaan obat dan kemudahan akses dalam waktu singkat menjadi aspek penting yang harus dipastikan melalui pengelolaan yang baik. Pengelolaan emergency trolley di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) diwajibkan mengacu pada Permenkes RI No. 72 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit, Petunjuk Teknis Pelayanan Kefarmasian Tahun 2019, serta Standar Prosedur Operasional (SPO) yang berlaku. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengelolaan emergency trolley yang efektif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan analisis deskriptif terhadap dua artikel yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, dengan acuan Permenkes RI Nomor 72 Tahun 2016 dan Petunjuk Teknis Pelayanan Kefarmasian Rumah Sakit Tahun 2019. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa pengelolaan emergency trolley di RSUD Pringsewu Lampung memiliki tingkat kesesuaian >80% dengan kepatuhan pencatatan logbook 91,67%, pelaporan rutin, serta monitoring stok yang baik. Namun, masih terdapat kelemahan pada pencatatan di ruang penyakit dalam (50%) dan aspek penyimpanan tertentu. Sebaliknya, pengelolaan di RSUD dr. Hasri Ainun Habibie Gorontalo belum optimal, dengan permasalahan utama pada pencatatan, penataan troli, kesiapan sumber daya manusia, serta kelengkapan sarana prasarana. Perbedaan implementasi antar rumah sakit menunjukkan perlunya penguatan koordinasi lintas unit, pelatihan SDM berkelanjutan, serta pengawasan berkala agar pengelolaan emergency trolley lebih efektif, sesuai standar nasional, dan mendukung keselamatan pasien.

Studi Literatur Analisis Hidrokuinon pada Handbody Lotion dengan Metode Kromatografi Lapis Tipis dan Spektrofotometri UV-Vis

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Hidrokuinon merupakan bahan kimia yang digunakan untuk mencerahkan kulit, dan mengatasi hiperpigmentasi. Banyak kosmetik yang mengandung hidrokuinon salah satunya adalah handbody lotion. Handbody lotion adalah kosmetik yang dapat diaplikasikan pada kulit bagian tangan yang berfungsi untuk mengurangi dehidrasi kulit. Pada handbody salah satu bahan pemutih kulit yang terkenal dan banyak digunakan adalah hidrokuinon. Hidrokuinon lebih dari 2% termasuk golongan obat keras yang hanya dapat digunakan berdasarkan resep dokter. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui cara kerja dan hasil analisis kualitatif dengan menggunakan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan analisis kuantitatif hidrokuinon menggunakan Spektrofotometri UV-Vis. Hasil analisis kualitatif dari 10 sampel handbody lotion yang diuji oleh Sari et al., (2021) enam sampel positif mengandung hidrokuinon, dengan nilai Rf mendekati 0,85. Sementara itu, hasil penelitian Amelia et al., (2022) bahwa sampel X negarif atau tidak terdeteksi mengandung hidrokuinon. Pada analisis kuantitatif, kadar hidrokuinon dalam sampel positif berkisar antara 0,05%–0,26%. Penelitian ini menegaskan bahwa masih ada produk kosmetik di pasaran yang mengandung hidrokuinon, sehingga diperlukan pengawasan dan edukasi konsumen yang lebih intensif terkait keamanan kosmetik.

STUDI LITERATUR GAMBARAN EMERGENCY TROLLEY MANAGEMENT YANG EFEKTIF DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Emergency trolley merupakan tempat penyimpanan sediaan farmasi emergensi yang hanya digunakan dalam situasi gawat darurat. Ketersediaan obat dan kemudahan akses dalam waktu singkat menjadi aspek penting yang harus dipastikan melalui pengelolaan yang baik. Pengelolaan emergency trolley di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) diwajibkan mengacu pada Permenkes RI No. 72 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit, Petunjuk Teknis Pelayanan Kefarmasian Tahun 2019, serta Standar Prosedur Operasional (SPO) yang berlaku. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengelolaan emergency trolley yang efektif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan analisis deskriptif terhadap dua artikel yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, dengan acuan Permenkes RI Nomor 72 Tahun 2016 dan Petunjuk Teknis Pelayanan Kefarmasian Rumah Sakit Tahun 2019. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengelolaan emergency trolley di RSUD Pringsewu Lampung sebagian besar telah sesuai standar, terutama terkait ketersediaan obat, penggantian stok, dan keterlibatan tenaga farmasi, meskipun masih terdapat kekurangan dalam pencatatan dan penyimpanan. Sebaliknya, pengelolaan di RSUD dr. Hasri Ainun Habibie Gorontalo belum optimal, dengan permasalahan utama pada pencatatan, penataan isi troli, kesiapan sumber daya manusia, serta sarana prasarana. Perbedaan implementasi antar rumah sakit menunjukkan perlunya penguatan koordinasi lintas unit, pelatihan SDM berkelanjutan, serta pengawasan berkala agar pengelolaan emergency trolley lebih efektif, sesuai standar nasional, dan mendukung keselamatan pasien.

UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAN FRAKSI DAUN BAKAU HITAM (Rhizophora mucronata Poir.) MENGGUNAKAN METODE DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil)

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Bakau hitam (Rhizophora mucronata Poir.) termasuk famili Rhizoporaceae, merupakan tumbuhan yang tumbuh di sepanjang pesisir pantai Indonesia yang memiliki potensi sebagai sumber senyawa bioaktif termasuk antioksidan. Daun bakau hitam diketahui memiliki beberapa kandungan metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, fenol, polifenol, dan saponin yang berpotensi sebagai antioksidan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai IC50 sebagai parameter aktivitas antioksidan dari ekstrak serta fraksi n-heksana, fraksi etil asetat, dan fraksi etanol-air daun bakau hitam. Daun bakau hitam diekstraksi dengan metode ekstraksi maserasi menggunakan pelarut etanol 95%. Dilakukan fraksinasi dengan pelarut a-heksana, etil asetat, dan air terhadap ekstrak etanol yang diperoleh setelah itu dilakukan pengujian kadar antioksidan menggunakan metode DPPH terhadap ekstrak dan fraksi yang dihasilkan. Aktivitas antioksidan ekstrak etanol 95% daun bakau hitam diperoleh nilai IC50 38,8254 ppm, fraksi air nilai IC50 sebesar 41,4876 ppm, fraksi etil asetat sebesar 90,6051 ppm, dan fraksi n-heksan sebesar 117,7765 ppm. Aktivitas antioksidan ekstrak etanol 95% memiliki aktivitas antioksidan yang paling tinggi di antara fraksi yang lain karena nilai IC50 ekstrak etanol 95% yang paling rendah diantara fraksi lainnya.

UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAN FRAKSI DAUN BAKAU HITAM (Rhizophora mucronata Poir.) MENGGUNAKAN METODE DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil)

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Bakau hitam (Rhizophora mucronata Poir.) termasuk famili Rhizoporaceae, merupakan tumbuhan yang tumbuh di sepanjang pesisir pantai Indonesia yang memiliki potensi sebagai sumber senyawa bioaktif termasuk antioksidan. Daun bakau hitam diketahui memiliki beberapa kandungan metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, fenol, polifenol, dan saponin yang berpotensi sebagai antioksidan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai IC50 sebagai parameter aktivitas antioksidan dari ekstrak serta fraksi n-heksana, fraksi etil asetat, dan fraksi etanol-air daun bakau hitam. Daun bakau hitam diekstraksi dengan metode ekstraksi maserasi menggunakan pelarut etanol 95%. Dilakukan fraksinasi dengan pelarut a-heksana, etil asetat, dan air terhadap ekstrak etanol yang diperoleh setelah itu dilakukan pengujian kadar antioksidan menggunakan metode DPPH terhadap ekstrak dan fraksi yang dihasilkan. Aktivitas antioksidan ekstrak etanol 95% daun bakau hitam diperoleh nilai IC50 38,8254 ppm, fraksi air nilai IC50 sebesar 41,4876 ppm, fraksi etil asetat sebesar 90,6051 ppm, dan fraksi n-heksan sebesar 117,7765 ppm. Aktivitas antioksidan ekstrak etanol 95% memiliki aktivitas antioksidan yang paling tinggi di antara fraksi yang lain karena nilai IC50 ekstrak etanol 95% yang paling rendah diantara fraksi lainnya.

GAMBARAN PENYIMPANAN OBAT DI APOTEK SAHABAT SAMARINDA

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Apotek merupakan salah satu sarana pelayanan kefarmasian tempat dilakukan praktik Kefarmasian oleh seorang Apoteker. Penyimpanan yang baik dapat menjadi faktor penentu mutu. Penyimpanan merupakan salah satu kegiatan menyimpan serta melindungi dengan meletakkan obat yang diterima ditempat yang aman. Pengelolaan sediaan farmasi dan bahan habis pakai merupakan salah satu kegiatan pelayanan kefarmasian yang dimulai dari perencanaan, pengendalian, permintaaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, pencatatan dan pelaporan serta pemantauan dan evaluasi. Tujuan penelitian ini untuk mengamati proses dari sistem penyimpanan obat di Apotek Sahabat Samarinda berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2016. Metode penelitian ini menggunakan obsevasional bersifat deskriptif dan evaluasi menggunakan lembar form check list, data yang diperoleh dianalisis secaara deskriptif dengan pengelompokan berdasarkan pada nilai persentase implementasi sistem penyimpanan obat.

GAMBARAN PENYIMPANAN OBAT DI APOTEK SAHABAT SAMARINDA

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Apotek merupakan sarana pelayanan kefarmasian tempat dilakukan praktek kefarmasian oleh seorang apoteker. penyimpanan yang baik dapat menjadi faktor penentu mutu. penyimpanan merupakan salah satu kegiatan menyimpan serta melindungi dengan meletakkan obat yang diterima ditempat yang aman. pengelolaan farmasi dimulai dari perencanaan, pengendalian, permintaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, pencatatan dan pelaporan serta pemantauan dan evaluasi. Tujuan penelitian ini untuk mengamati proses dari sistem penyimpanan obat di Apotek Sahabat Samarinda berdasarkan peraturan menteri kesehatan Republik Indonesia Nomor 73 tahun 2016. Metode penelitian ini menggunakan obaervasional bersifat deskriptif dan evaluasi menggunakan lembar form checklist, sata yang diperoleh secara deskriptif dengan pengelompokkan berdasarkan pada nilai persentase implementasi sistem penyimpanan obat. kata kunci : Gambaran, Penyimpanan Obat, Apotek

Pengaruh Suhu Pengeringan Terhadap Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Akar Alang-Alang (Imperata cylindrica L.) Dengan Metode DPPH (1,1-Difenil-2- pikrihidrazil)

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Alang-alang (Imperata cylindrica L. ) merupakan tumbuhan liar yang dapat tumbuh di daerah kering, digunakan oleh masyarakat sebagai tumbuhan berkhasiat obat. Tumbuhan ini memiliki banyak sekali potensi terapeutik termasuk aktivitas antioksidan. Pengeringan merupakan tahapan terpenting dalam menjaga kestabilan senyawa pada simplisia dan sangat berpengaruh untuk menghasilkan kualitas bahan yang baik dalam aktivitas antiokidan yang terkandung dalam simplisia. Antioksidan merupakan zat penghambat reaksi oksidasi akibat radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengeringan terhadap konsentrasi aktivitas antioksidan dari akar alang-alang. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimental. Objek yang diteliti adalah aktivitas antioksidan ekstrak etanol akar alang-alang. Tahapan penelitian dimulai dari pengumpulan sampel, determinasi dan pembuatan simplisia, pembuatan ekstrak, skrining fitokimia, dan uji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH (1,1-Difenil-2-Pikrihidrazil) secara spektofotomeri UV-Vis. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji statistik menggunakan SPSS.

Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Kulit Buah Labu Kuning (Cucurbita moschata Duch.) Terhadap Bakteri Escherichia coli Berdasarkan Variasi Konsentrasi Pelarut

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Aktivitas farmakologi senyawa aktif bahan alam dapat dipengaruhi oleh konsentrasi pelarut saat ekstraksi. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi pelarut etanol terhadap aktivitas antibakteri Escherichia coli. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian yang bersifat eksperimental, tahapan penelitian meliputi determinasi tanaman, pengolahan simplisia, ekstraksi secara maserasi dengan varisi konsentrasi pelarut etanol, skrining fitokimia, penetapan kadar air dan uji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram dengan konsentrasi ekstrak 2,5%, 5%, 7,5%, 10% dan 12,5. Kontrol positif berupa kloramfenikol 0,1% dan kontrol negatif larutan DMSO 1%. Analisis data berupa deskriptif dan statistik inferensial berupa diameter zona hambat yang terbentuk diskitar cakram, selanjutnya dianalisis menggunakan Anova

Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Kulit Buah Labu Kuning (Cucurbita moschata Duch.) Terhadap Bakteri Escherichia coli Berdasarkan Variasi Konsentrasi Pelarut

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Aktivitas farmakologi senyawa aktif bahan alam dapat dipengaruhi oleh konsentrasi pelarut saat ekstraksi. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi pelarut etanol terhadap aktivitas antibakteri Escherichia coli. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian yang bersifat eksperimental, tahapan penelitian meliputi determinasi tanaman, pengolahan simplisia, ekstraksi secara maserasi dengan varisi konsentrasi pelarut etanol, skrining fitokimia, penetapan kadar air dan uji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram dengan konsentrasi ekstrak 2,5%, 5%, 7,5%, 10% dan 12,5. Kontrol positif berupa kloramfenikol 0,1% dan kontrol negatif larutan DMSO 1%. Analisis data berupa deskriptif dan statistik inferensial berupa diameter zona hambat yang terbentuk diskitar cakram, selanjutnya dianalisis menggunakan Anova

FORMULASI PEWARNA RAMBUT DARI EKSTRAK BAWANG DAYAK (Sisyrinchium palmifolium L.) DALAM BENTUK SEDIAAN GEL

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sediaan pewarna rambut adalah kosmetik yang digunakan dalam tata rias rambut untuk mewarnai rambut. Antosianin pada bawang dayak berpotensi sebagai zat pewarna alami. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan ekstrak etanol bawang dayak sebagai pewarna alami pada sediaan pewarna rambut dan mengetahui stabilitas warna sediaan pewarna rambut dari ekstrak etanol bawang dayak sebagai pewarna rambut alami. Sediaan pewarna rambut dibuat dengan formula yang terdiri dari berbagai konsentrasi ekstrak etanol bawang dayak yaitu 5%, 10%, dan 15%. Pada penelitian ini bawang dayak diesktraksi dengan cara dengan cara maserasi menggunakan pelarut 95%. Kemudian diformulasikan ke dalam bentuk gel dan dilakukan pengujian terhadap uji organoleptis, homogenitas, daya sebar, daya lekat, pH, viskositas, iritasi, stabilitas warna, efektivitas warna, stabilitas warna terhadap pencucian, dan stabilitas warna terhadap sinar matahari. Analisis data menggunakan analisis secara statistik.

Pengaruh Suhu Pengeringan Terhadap Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Akar Alang-Alang (Imperata cylindrica L.) Dengan Metode DPPH (1,1-Difenil-2- pikrihidrazil)

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Alang-alang (Imperata cylindrica L. ) merupakan tumbuhan liar yang dapat tumbuh di daerah kering, digunakan oleh masyarakat sebagai tumbuhan berkhasiat obat. Tumbuhan ini memiliki banyak sekali potensi terapeutik termasuk aktivitas antioksidan. Pengeringan merupakan tahapan terpenting dalam menjaga kestabilan senyawa pada simplisia dan sangat berpengaruh untuk menghasilkan kualitas bahan yang baik dalam aktivitas antiokidan yang terkandung dalam simplisia. Antioksidan merupakan zat penghambat reaksi oksidasi akibat radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengeringan terhadap konsentrasi aktivitas antioksidan dari akar alang-alang. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimental. Objek yang diteliti adalah aktivitas antioksidan ekstrak etanol akar alang-alang. Tahapan penelitian dimulai dari pengumpulan sampel, determinasi dan pembuatan simplisia, pembuatan ekstrak, skrining fitokimia, dan uji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH (1,1-Difenil-2-Pikrihidrazil) secara spektofotomeri UV-Vis. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji statistik menggunakan SPSS.