Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

RISTA

17 karya publik ditemukan.

2026: 22025: 22024: 22023: 22022: 52021: 22018: 1

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP PERILAKU PENGUNAAN TABIR SURYA (SUNSCREEN) PADA MAHASISWA SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Paparan sinar matahari berlebihan tanpa perlindungan yang tepat dapat menyebabkan gangguan kesehatan kulit, seperti penuaan dini, hiperpigmentasi, hingga peningkatan risiko kanker kulit. Penggunaan tabir surya (Sunscreen) merupakan salah satu langkah pencegahan untuk melindungi kulit dari dampak radiasi UV. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan, perilaku penggunaan tabir surya (Sunscreen), serta hubungan antara keduanya pada mahasiswa STIKSAM. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 612 mahasiswa aktif Program Sarjana Farmasi, Diploma III Farmasi, dan Sarjana Gizi Tahun Akademik 2025/2026. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Analisis univariat dilakukan terhadap variabel tingkat pengetahuan, perilaku penggunaan Sunscreen, serta karakteristik responden. Analisis bivariat digunakan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku penggunaan Sunscreen pada mahasiswa STIKSAM. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori baik (68,8%) dan perilaku penggunaan Sunscreen kategori baik (60,3%). Uji Spearman Rank menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku penggunaan Sunscreen (p=0,000; r=0,419).

STUDI LITERATUR HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN ANTARA KEPATUHAN DAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH PADA REMAJA PUTRI DI SMA

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tingginya kasus anemia pada remaja putri disebabkan oleh siklus menstruasi bulanan yang menyebabkan kehilangan zat besi bersamaan dengan darah menstruasi. Faktor lain yang dapat menyebabkan anemia pada remaja yaitu kebiasaan makan yang buruk, kebiasaan mengonsumsi kopi dan teh yang dapat menghambat penyerapan zat besi, tingkat pengetahuan terkait anemia dan tablet tambah darah yang masih kurang, dan kepatuhan dalam mengonsumsi tablet tambah darah yang rendah. Studi literatur ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan antara kepatuhan dan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri di SMA. Studi literatur ini dilakukan dengan menggunakan metode analisis deskriptif yaitu memberikan gambaran hubungan tingkat pengetahuan antara kepatuhan dan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri di SMA. Berdasarkan uji statistik menggunakan uji Chi-Square dan uji Spearman’s rho dari data hasil tingkat pengetahuan dan tingkat kepatuhan remaja putri didapatkan hasil p-value sebesar 0,000 dan 0,001 0,05, dapat diartikan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan tingkat kepatuhan dalam mengonsumsi tablet tambah darah pada remaja putri, dimana pengetahuan merupakan faktor penting yang dapat mempengaruhi seseorang dalam merubah perilaku seperti kepatuhan remaja putri dalam mengonsumsi tablet tambah darah.

STUDI LITERATUR HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN ANTARA KEPATUHAN DAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH PADA REMAJA PUTRI DI SMA

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tingginya kasus anemia pada remaja putri disebabkan oleh siklus menstruasi bulanan yang menyebabkan kehilangan zat besi bersamaan dengan darah menstruasi. Faktor lain yang dapat menyebabkan anemia pada remaja yaitu kebiasaan makan yang buruk, kebiasaan mengonsumsi kopi dan teh yang dapat menghambat penyerapan zat besi, tingkat pengetahuan terkait anemia dan tablet tambah darah yang masih kurang, dan kepatuhan dalam mengonsumsi tablet tambah darah yang rendah. Studi literatur ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan antara kepatuhan dan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri di SMA. Studi literatur ini dilakukan dengan menggunakan metode analisis deskriptif yaitu memberikan gambaran hubungan tingkat pengetahuan antara kepatuhan dan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri di SMA. Berdasarkan uji statistik menggunakan uji Chi-Square dan uji Spearman’s rho dari data hasil tingkat pengetahuan dan tingkat kepatuhan remaja putri didapatkan hasil p-value sebesar 0,000 dan 0,001 0,05, dapat diartikan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan tingkat kepatuhan dalam mengonsumsi tablet tambah darah pada remaja putri, dimana pengetahuan merupakan faktor penting yang dapat mempengaruhi seseorang dalam merubah perilaku seperti kepatuhan remaja putri dalam mengonsumsi tablet tambah darah.

STUDI LITERATUR PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN INFEKSI SALURAN KEMIH DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA DAN DR. SOETOMO

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penyakit infeksi merupakan penyakit yang disebabkan oleh mikroba patogen, salah satunya ialah penyakit infeksi saluran kemih. Infeksi saluran kemih (ISK) adalah keadaan adanya infeksi yang di tandai dengan pertumbuhan dan perkembangbiakan bakteri dalam saluran kemih. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui rasionalitas penggunaan antibiotik pada pasien infeksi saluran kemih. Rancangan penelitian meliputi reduksi data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama inti tulisan dan penyajian data, dalam tabel deskriptif. Selanjutnya dilakukan penarikan kesimpulan. Objek penelitian ini adalah penggunaan antibiotik pada pasien infeksi saluran kemih di Rumah Sakit RSUD Dr. Soetomo dan Rumah Sakit Bhayangkara kupang. Analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif, yaitu analisis dengan membuat gambaran dari data yang terkumpul dengan cara membandingkan literatur. Hasil penelitian menunjukan bahwa jenis antibiotik yang terbanyak digunakan pada kasus Infeksi Saluran Kemih (ISK) di beberapa rumah sakit yaitu ceftriaxone yang termasuk golongan sefalosporin generasi ketiga. Kesimpulan yang dapat di ambil bahwa antibiotik Infeksi Saluran Kemih yang paling banyak digunakan adalah antibiotik ceftriaxon golongan sefalosporin.

STUDI LITERATUR PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN INFEKSI SALURAN KEMIH DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA DAN DR. SOETOMO

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penyakit infeksi merupakan penyakit yang disebabkan oleh mikroba patogen, salah satunya ialah penyakit infeksi saluran kemih. Infeksi saluran kemih (ISK) adalah keadaan adanya infeksi yang di tandai dengan pertumbuhan dan perkembangbiakan bakteri dalam saluran kemih. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui rasionalitas penggunaan antibiotik pada pasien infeksi saluran kemih. Rancangan penelitian meliputi reduksi data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama inti tulisan dan penyajian data, dalam tabel deskriptif. Selanjutnya dilakukan penarikan kesimpulan. Objek penelitian ini adalah penggunaan antibiotik pada pasien infeksi saluran kemih di Rumah Sakit RSUD Dr. Soetomo dan Rumah Sakit Bhayangkara kupang. Analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif, yaitu analisis dengan membuat gambaran dari data yang terkumpul dengan cara membandingkan literatur. Hasil penelitian menunjukan bahwa jenis antibiotik yang terbanyak digunakan pada kasus Infeksi Saluran Kemih (ISK) di beberapa rumah sakit yaitu ceftriaxone yang termasuk golongan sefalosporin generasi ketiga. Kesimpulan yang dapat di ambil bahwa antibiotik Infeksi Saluran Kemih yang paling banyak digunakan adalah antibiotik ceftriaxon golongan sefalosporin.

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL dan Fraksi DAUN SEMBUNG (Blumea balsamifera L.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus epidermidis

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sembung (Blumea balsamifera L.) merupakan tumbuhan yang memiliki banyak khasiat salah satunya yaitu sebagai antibakteri. Daun sembung diketahui memiliki beberapa kandungan kimia seperti tanin, saponin dan flavonoid yang berfungsi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi daun sembung sebagai antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimental dengan tahapan penelitian meliputi determinasi tumbuhan, pengumpulan sampel, pembuatan simplisia, pembuatan ekstrak etanol, pembuatan fraksi, dan uji aktivitas antibakteri menggunakan metode kertas cakram. Variabel bebas yang digunakan adalah konsentrasi ekstrak etanol dan fraksi daun sembung. Variabel Terikat pada penelitian ini adalah diameter zona hambat bakteri yang terbentuk disekitar kertas cakram dan KHM (konsentrasi hambat minimal) serta KBM (konsentrasi bunuh minimal) dari ekstrak dan fraksi daun sembung (Blumea balsamifera L.). Variabel kontrol yaitu perlakuan pada bakteri staphylococcus epidermidis mulai dari peremajaan bakteri hingga pengujian antibakteri dengan metode kertas cakram. Ekstrak etanol dan fraksi daun sembung yang telah didapat diencerkan dengan konsentrasi 10%, 25% dan 50%. Kontrol positif yang digunakan yaitu klindamisin 1% dan DMSO sebagai kontrol negatif. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif, berupa zona hambat yang terbentuk pada uji aktivitas antibakteri dan KHM (konsentrasi hambat minimal) serta KBM (konsentrasi bunuh minimal) serta pengolahan data dengan menggunakan program SPSS.

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL dan Fraksi DAUN SEMBUNG (Blumea balsamifera L.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus epidermidis

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Sembung (Blumea balsamifera L.) merupakan tumbuhan yang memiliki banyak khasiat salah satunya yaitu sebagai antibakteri. Daun sembung diketahui memiliki beberapa kandungan kimia seperti tanin, saponin dan flavonoid yang berfungsi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi daun sembung sebagai antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimental dengan tahapan penelitian meliputi determinasi tumbuhan, pengumpulan sampel, pembuatan simplisia, pembuatan ekstrak etanol, pembuatan fraksi, dan uji aktivitas antibakteri menggunakan metode kertas cakram. Variabel bebas yang digunakan adalah konsentrasi ekstrak etanol dan fraksi daun sembung. Variabel Terikat pada penelitian ini adalah diameter zona hambat bakteri yang terbentuk disekitar kertas cakram dan KHM (konsentrasi hambat minimal) serta KBM (konsentrasi bunuh minimal) dari ekstrak dan fraksi daun sembung (Blumea balsamifera L.). Variabel kontrol yaitu perlakuan pada bakteri staphylococcus epidermidis mulai dari peremajaan bakteri hingga pengujian antibakteri dengan metode kertas cakram. Ekstrak etanol dan fraksi daun sembung yang telah didapat diencerkan dengan konsentrasi 10%, 25% dan 50%. Kontrol positif yang digunakan yaitu klindamisin 1% dan DMSO sebagai kontrol negatif. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif, berupa zona hambat yang terbentuk pada uji aktivitas antibakteri dan KHM (konsentrasi hambat minimal) serta KBM (konsentrasi bunuh minimal) serta pengolahan data dengan menggunakan program SPSS.

Modul Formasi

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

“Menanggapi surat Bapa Suci Fransiskus dan Kongregasi Ajaran Iman, BKBLII merasa sangat perlu menyusun pedoman strategis yang berguna bagi formatio profesional baik dalam mempersiapkan dan mendampingi kelanjutannya.Bersama ini BKBLII menyampaikan bahan Acuan untuk dapat dipelajari bersama apa yang ingin kita capai dan akan melatarbelakangi Pedoman yang akan kita rumuskan untuk membantu pelayanan kita sebagai Gereja.” (Mgr. Aloysius Sudarso SCJ, Ketua BKBLII)

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK KENCUR (Kaempferia galanga L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis, DAN Klebsiella pneumoniae

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Studi ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak kencur terhadap bakteri Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis dan Klebsiella pneumoniae. Tanaman dapat dikatakan memiliki aktivitas antibakteri apabila memiliki daya hambat terhadap suatu jenis bakteri tertentu. Kaempferia galanga L atau kencur adalah tumbuhan dari famili Zingiberaceae. Tanaman kencur merupakan salah satu tanaman obat potensial dengan rimpang aromatik. Tumbuhan ini banyak digunakan untuk pengobatan tradisional yang dapat digunakan sebagai alternatif antibakteri karena mengandung senyawa metabolit sekunder seperti saponin, flavonoid, tanin, dan minyak atsiri. Konsentrasi ekstrak kencur yang digunakan pada penelitian ini adalah 6,25%, 12,5%, 25%, 50%, 75% dan 100%. Tahapan penelitian yaitu mereduksi data berupa penyajian data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama inti tulisan, penyajian data berupa tabel deskriptif, selanjutnya dilakukan penarikan kesimpulan. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif berupa nilai zona hambat dari bakteri Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis dan Klebsiella pneumoniae yang diperoleh dari jurnal ilmiah.Berdasarkan hasil penelitian mengenai aktivitas antibakteri ekstrak kencur (Kaempferia galanga L) Terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis, dan Klebsiella pneumoniae, dapat disimpulkan bahwa, ekstrak kencur (Kaempferia Galanga L.) dengan konsentrasi dan bakteri yang berbeda memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis dan Klebsiella pneumonia.

Studi Literatur Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas Kallimantan Timur

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di puskesmas Kalimantan Timur. Pelayanan kefarmasian adalah suatu pelayanan langsung dan bertanggung jawab kepada pasien yang berkaitan dengan sediaan farmasi kehidupan pasien. Pelayanan kefarmasian di puskesmas merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan upaya kesehatan, yang berperan penting dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Kepuasan pasien adalah suatu tingkat perasaan pasien yang timbul sebagai akibat dari kinerja layanan kesehatan yang diperolehnya setelah pasien membandingkannya dengan apa yang diharapkannya. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari, dan menelaah jurnal penelitian yang sama dan sudah dilakukan. Analisis data yang digunakan dengan metode deskriptif. Objek pada penelitian ini adalah tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di puskesmas. Berdasarkan hasil penelitian studi literatur perbandingan tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di tiga puskesmas, didapatkan hasil rata-rata kepuasan tertinggi adalah Puskesmas Baqa Samarinda dengan rata-rata 86,27% pada dimensi jaminan, responden merasa sangat puas. Tingkat kepuasan pasien di Puskesmas Sempaja Samarinda rata-rata 81,4% responden merasa puas. Ketidakpuasan pasien tertinggi terdapat pada Puskesmas Loa Ipuh sebesar 23,5% responden tidak puas dalam dimensi jaminan.

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK KENCUR (Kaempferia galanga L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis, DAN Klebsiella pneumoniae

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Studi ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak kencur terhadap bakteri Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis dan Klebsiella pneumoniae. Tanaman dapat dikatakan memiliki aktivitas antibakteri apabila memiliki daya hambat terhadap suatu jenis bakteri tertentu. Kaempferia galanga L atau kencur adalah tumbuhan dari famili Zingiberaceae. Tanaman kencur merupakan salah satu tanaman obat potensial dengan rimpang aromatik. Tumbuhan ini banyak digunakan untuk pengobatan tradisional yang dapat digunakan sebagai alternatif antibakteri karena mengandung senyawa metabolit sekunder seperti saponin, flavonoid, tanin, dan minyak atsiri. Konsentrasi ekstrak kencur yang digunakan pada penelitian ini adalah 6,25%, 12,5%, 25%, 50%, 75% dan 100%. Tahapan penelitian yaitu mereduksi data berupa penyajian data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama inti tulisan, penyajian data berupa tabel deskriptif, selanjutnya dilakukan penarikan kesimpulan. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif berupa nilai zona hambat dari bakteri Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis dan Klebsiella pneumoniae yang diperoleh dari jurnal ilmiah.Berdasarkan hasil penelitian mengenai aktivitas antibakteri ekstrak kencur (Kaempferia galanga L) Terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis, dan Klebsiella pneumoniae, dapat disimpulkan bahwa, ekstrak kencur (Kaempferia Galanga L.) dengan konsentrasi dan bakteri yang berbeda memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis dan Klebsiella pneumonia.

Studi Literatur Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas Kallimantan Timur

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di puskesmas Kalimantan Timur. Pelayanan kefarmasian adalah suatu pelayanan langsung dan bertanggung jawab kepada pasien yang berkaitan dengan sediaan farmasi kehidupan pasien. Pelayanan kefarmasian di puskesmas merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan upaya kesehatan, yang berperan penting dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Kepuasan pasien adalah suatu tingkat perasaan pasien yang timbul sebagai akibat dari kinerja layanan kesehatan yang diperolehnya setelah pasien membandingkannya dengan apa yang diharapkannya. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari, dan menelaah jurnal penelitian yang sama dan sudah dilakukan. Analisis data yang digunakan dengan metode deskriptif. Objek pada penelitian ini adalah tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di puskesmas. Berdasarkan hasil penelitian studi literatur perbandingan tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di tiga puskesmas, didapatkan hasil rata-rata kepuasan tertinggi adalah Puskesmas Baqa Samarinda dengan rata-rata 86,27% pada dimensi jaminan, responden merasa sangat puas. Tingkat kepuasan pasien di Puskesmas Sempaja Samarinda rata-rata 81,4% responden merasa puas. Ketidakpuasan pasien tertinggi terdapat pada Puskesmas Loa Ipuh sebesar 23,5% responden tidak puas dalam dimensi jaminan.

STUDI LITERATUR PERBANDINGAN AKTIVITAS GEL EKSTRAK BINAHONG KOMBINASI ANTI INFLAMASI SEBAGAI PENGURANG PARUT LUKA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui hasil perbandingan sediaan kombinasi gel ekstrak binahong dengan obat anti inflamasi (piroksikam, ibuprofen) sebagai pengurang parut luka pada proses penyembuhan luka. Binahong (Anredera cordifolia (Tenore) Steenis) memiliki aktivitas potensial sebagai agen penyembuhan luka. Binahong adalah tanaman obat yang dapat tumbuh di dataran rendah maupun tinggi dan terbukti secara empiris mampu mempercepat proses penyembuhan luka. Obat penyembuh luka yang telah dikenal adalah ibuprofen dan piroksikam yang memiliki khasiat sebagai anti inflamasi yang membantu meredakan nyeri dan peradangan. Data penelitian berupa data sekunder dengan tahapan penelitian meliputi mengumpulkan literatur, mereduksi data dan meringkas sehingga didapatkan data utama inti tulisan, penyajian data dalam tabel deskriptif, penarikan simpulan dan melakukan tinjauan ulang data yang didapat agar penarikan simpulan dilakukan dengan benar. Objek penelitian ini adalah perbandingan aktivitas gel ekstrak binahong kombinasi ibuprofen dan gel ekstrak binahong kombinasi piroksikam sebagai penyembuh luka. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisa deskriptif dengan membuat gambaran dari data-data hasil penelitian atau jurnal yang telah diperoleh. Berdasarkan hasil telaah studi literatur, dapat disimpulkan hasil perbandingan gel ekstrak binahong kombinasi piroksikam memiliki aktivitas pengurangan pembentukan luas kolagen yang lebih baik dengan hasil 5,3794〖 mm〗^2 dan memberikan efek pengurangan parut luka pada proses penyembuhan luka.

STUDI LITERATUR PERBANDINGAN AKTIVITAS GEL EKSTRAK BINAHONG KOMBINASI ANTI INFLAMASI SEBAGAI PENGURANG PARUT LUKA

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui hasil perbandingan sediaan kombinasi gel ekstrak binahong dengan obat anti inflamasi (piroksikam, ibuprofen) sebagai pengurang parut luka pada proses penyembuhan luka. Binahong (Anredera cordifolia (Tenore) Steenis) memiliki aktivitas potensial sebagai agen penyembuhan luka. Binahong adalah tanaman obat yang dapat tumbuh di dataran rendah maupun tinggi dan terbukti secara empiris mampu mempercepat proses penyembuhan luka. Obat penyembuh luka yang telah dikenal adalah ibuprofen dan piroksikam yang memiliki khasiat sebagai anti inflamasi yang membantu meredakan nyeri dan peradangan. Data penelitian berupa data sekunder dengan tahapan penelitian meliputi mengumpulkan literatur, mereduksi data dan meringkas sehingga didapatkan data utama inti tulisan, penyajian data dalam tabel deskriptif, penarikan simpulan dan melakukan tinjauan ulang data yang didapat agar penarikan simpulan dilakukan dengan benar. Objek penelitian ini adalah perbandingan aktivitas gel ekstrak binahong kombinasi ibuprofen dan gel ekstrak binahong kombinasi piroksikam sebagai penyembuh luka. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisa deskriptif dengan membuat gambaran dari data-data hasil penelitian atau jurnal yang telah diperoleh. Berdasarkan hasil telaah studi literatur, dapat disimpulkan hasil perbandingan gel ekstrak binahong kombinasi piroksikam memiliki aktivitas pengurangan pembentukan luas kolagen yang lebih baik dengan hasil 5,3794〖 mm〗^2 dan memberikan efek pengurangan parut luka pada proses penyembuhan luka.