Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

SE

171 karya publik ditemukan.

2026: 72025: 102024: 172023: 652022: 132021: 132020: 182018: 11

ANALISIS WAKTU TUNGGU RESEP OBAT RACIK DAN NON RACIK DI INSTALASI FARMASI PUSKESMAS JUANDA

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Waktu tunggu pelayanan resep merupakan salah satu indikator mutu pelayanan kefarmasian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis waktu tunggu pelayanan resep obat racik dan non racik, menilai kesesuaiannya dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM), serta mengidentifikasi tahapan pelayanan yang paling berkontribusi terhadap waktu tunggu di Instalasi Farmasi Puskesmas Juanda. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan observasional. Sampel penelitian sebanyak 288 resep yang terdiri atas 36 resep racik dan 252 resep non racik yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan dianalisis secara deskriptif menggunakan nilai rata-rata, standar deviasi, dan persentase kontribusi setiap tahapan pelayanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata waktu tunggu resep racik adalah 13,62 ± 2,93 menit, sedangkan resep non racik 3,06 ± 1,04 menit. Seluruh pelayanan resep (100%) telah memenuhi SPM, yaitu 60 menit untuk resep racik dan 30 menit untuk resep non racik. Tahapan yang paling berkontribusi terhadap waktu tunggu adalah penyiapan obat, yaitu sebesar 83,70% pada resep racik dan 43,70% pada resep non racik. Waktu tunggu pelayanan resep di Instalasi Farmasi Puskesmas Juanda telah memenuhi standar yang ditetapkan, dengan penyiapan obat sebagai tahapan yang paling memengaruhi lamanya pelayanan.

Analisis waktu tunggu resep obat racik dan non racik di instalasi farmasi puskesmas juanda

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Waktu tunggu pelayanan resep merupakan indikator mutu pelayanan kefarmasian di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Penelitian ini bertujuan menganalisis rata-rata waktu tunggu pelayanan resep obat racik dan non racik, kesesuaiannya dengan standar pelayanan minimal, serta tahapan alur pelayanan yang berkontribusi terhadap lamanya waktu tunggu di Instalasi Farmasi Puskesmas Juanda. Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan observasional. Data dikumpulkan melalui observasi langsung terhadap pelayanan resep pasien rawat jalan menggunakan teknik purposive sampling, dengan jumlah sampel ditentukan berdasarkan rumus Slovin. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan nilai rata-rata dan standar deviasi serta dibandingkan dengan standar pelayanan yang berlaku. Hasil penelitian diharapkan menjadi dasar evaluasi dan peningkatan mutu pelayanan kefarmasian di Puskesmas Juanda.

Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Matoa Muda & Tua (Pometia pinnata J.R. & G. FORST) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus ATCC 33591

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Indonesia termasuk negara yang memiliki kasus kematian akibat resistensi antibiotik yang cukup tinggi, sehingga perlu dilakukan eksplorasi bahan alam sebagai alternatif antibakteri. Daun matoa (Pometia pinnata) berpotensi sebagai senyawa antibakteri karena mengandung metabolit sekunder seperti flavonoid, saponin, tanin dan steroid. Perbedaan umur daun dapat mempengaruhi kadar metabolit tersebut dan aktivitas antibakterinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun matoa tua dan muda terhadap bakteri Staphylococcus aureus ATCC 33591. Tahapan penelitian meliputi determinasi tumbuhan, pengujian kadar air ekstrak, skrining fitokimia, serta pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram (Kirby-Bauer) dengan variasi konsentrasi 5%, 10%, 15%, 20% dan 25%. Analisis data yang digunakan adalah uji statistik Independent T-Test. Hasil penelitian menunjukkan kadar air ekstrak daun muda matoa sebesar 5,45% dan ekstrak daun tua sebesar 7,80% termasuk dalam kategori ekstrak kental. Ekstrak daun muda matoa memiliki aktivitas antibakteri dengan rata-rata sebesar 11,37 mm sedangkan ekstrak daun tua memiliki aktivitas antibakteri dengan rata-rata sebesar 12,19 mm. Terdapat perbedaan rata-rata zona hambat antara ekstrak daun tua dan muda matoa, yang menunjukkan daun tua memiliki zona hambat lebih besar dibandingkan daun muda, meskipun secara statistik hasil uji menunjukkan nilai sig 0,126 > 0,05 yang menyatakan tidak terdapat perbedaan signifikan antara zona hambat kelompok ekstrak daun muda dan daun tua matoa.

STUDI LITERATUR HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN SIKAP DAN TINDAKKAN DALAM PENGGUNAAN ANTIBIOTIK TANPA RESEP DOKTER

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penggunaan antibiotik tanpa resep dokter merupakan tantangan serius karena risiko resistensi antibiotik. Studi literatur ini bertujuan mensintesis bukti ilmiah tentang hubungan tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap tindakan penggunaan antibiotik tanpa resep. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan tinjauan artikel dari Google Scholar dan Garuda periode 2015– 2025. Hasil kajian terhadap dua artikel menunjukkan bahwa sikap masyarakat memiliki hubungan lebih dominan dibandingkan pengetahuan. Tingkat pengetahuan masyarakat masih tergolong rendah (47,7%), sikap cenderung negatif (54,2%), dan tindakan penggunaan antibiotik tidak tepat (57,3%). Secara bersama, pengetahuan dan sikap memiliki hubungan signifikan terhadap tindakan (p=0,000). Faktor pendidikan dan pekerjaan juga turut mempengaruhi ketiga aspek tersebut. Kesimpulannya, kepatuhan terhadap penggunaan antibiotik rasional tidak hanya ditentukan oleh tingkat pengetahuan, tetapi juga sangat bergantung pada sikap positif serta faktor sosiodemografi. Saran yang diajukan adalah perlunya edukasi berkelanjutan untuk meningkatkan pengetahuan sekaligus membentuk sikap positif, serta penguatan peran tenaga kesehatan dalam mengawasi penggunaan antibiotik di masyarakat.

Buku Ajar Gizi Dalam Daur Kehidupan

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku Ajar Gizi Dalam Daur Kehidupan ini disusun sebagai buku panduan komprehensif yang menjelajahi kompleksitas dan mendalamnya tentang Gizi. Buku ini dapat digunakan oleh pendidik dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran di bidang ilmu gizi dalam daur kehidupan dan diberbagai bidang Ilmu terkait lainnya. Buku ini dapat digunakan sebagai panduan dan referensi mengajar mata kuliah gizi dalam daur kehidupan dan menyesuaikan dengan Rencana Pembelajaran Semester tingkat Perguruan Tinggi masing-masing. Secara garis besar, buku ajar ini pembahasannya mulai dari konsep dasar gizi dalam daur kehidupan, gizi pada pra-konsepsi, gizi pada ibu hamil, gizi pada ibu menyusui, gizi pada balita, gizi pada bayi, gizi pada anak sekolah, gizi pada remaja, gizi pada dewasa. Selain itu materi mengenai gizi pada lansia dan materi mengenai standar nilai gizi WHO juga di bahas secara mendalam. Buku ajar ini disusun secara sistematis, ditulis dengan bahasa yang jelas dan mudah dipahami, dan dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran.

Studi Literatur Identifikasi Hidrokuinon pada Krim Pemutih dengan Metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT)

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Hidrokuinon merupakan salah satu bahan yang biasa digunakan dalam krim pemutih. Krim pemutih merupakan campuran bahan kimia atau bahan lainnya dengan khasiat bisa memudarkan noda hitam pada kulit. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui cara kerja identifikasi hidrokuinon menggunakan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan mengetahui hasil identifikasi hidrokuinon pada krim pemutih, jurnal utama yang menjadi rujukan dari studi literatur ini yaitu penelitian Harimurti et al. (2021) yang menggunakan krim pemutih yang beredar di wilayah Kabupaten Banjarnegara dan Primadiamanti et al. (2018) yang menggunakan sampel krim pemutih yang beredar kota Bandar Lampung. Prosedur kerja yang dilakukan pada penelitian ini melalui beberapa tahapan yaitu preparasi sampel, membuat larutan baku, pembuatan fase gerak, dan identifikasi menggunakan KLT. Berdasarkan hasil analisis Harimurti et al. (2021) diperoleh 6 dari 21 sampel mengandung hidrokuinon dan Primadiamanti et al. (2018) diperoleh 3 dari 7 sampel mengandung hidrokuinon

Studi Literatur Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Senduduk (Melastoma malabathricum) terhadap Staphylococcus aureus Berdasarkan Perbedaan Lama Waktu Maserasi

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tumbuhan senduduk (Melastoma malabathricum Linn) dari suku Melastomataceae adalah tumbuhan obat yang sering digunakan untuk pengobatan diantaranya sebagai antibakteri. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun senduduk terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Tumbuhan senduduk memiliki senyawa metabolit sekunder flavonoid, tanin, dan saponin. Tahapan penelitian yaitu mengumpulkan artikel ilmiah, menelaah dan menganalisis data lalu meringkas data sehingga didapatkan data utama, penyajian secara deskriptif dalam bentuk tabel, selanjutnya dilakukan penarikan kesimpulan tentang aktivitas antibakteri ekstrak daun senduduk. Objek penelitian ini yaitu aktivitas antibakteri esktrak daun senduduk terhadap Staphylococcus aureus berdasarkan perbedaan lama maserasi. Berdasarkan studi literatur dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun senduduk memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dengan zona hambat yang berbeda-beda. Aktivitas antibakteri esktrak daun senduduk dengan waktu maserasi 3-4 hari menghasilkan zona hambat kategori kuat pada konsentrasi 30% sebesar 20,5 mm dan waktu maserasi 7 hari menghasilkan zona hambat kuat pada konsentrasi 80% sebesar 21,3 mm.

Studi literatur tingkat kepuasan pasien PRB ( program rujuk balik ) terhadap pelayanan resep di apotek kimia Farma

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kepuasan pasien merupakan asset yang sangat berharga karena apabila pasien puas mereka akan terus melakukan pemakaian terhadap jasa pilihannya. Kepuasan konsumen pada dasarnya merupakan tingkat kesesuaian antara harapan dan pelayanan yang diterima. Pelayanan dinilai memuaskan bila dapat memenuhi kebutuhan dan harapan konsumen. Apabila harapan itu sesuai dengan kenyataan maka pihak yang dilayani akan memberikan tanggapan yang positif terhadap pelayanan dan merasa puas. Studi literature ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien PRB (Program Rujuk Balik) terhadap pelayanan resep di Apotek Kimia Farma Kartini gresik dan Apotek Kimia Farma Karawang. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif dengan membuat data seperti jumlah usia, jenis kelamin dan tingkat kepuasan pasien PRB (Program Rujuk Balik).Hasil penelitian ini menujukkan bahwa tingkat kepuasan pasien PRB (Program Rujuk Balik) terhadap pelayanan resep di Apotek Kimia Farma Kartini Gresik sebesar 90,20% dengan klasifikasi “Sangat puas” dan di Apotek Kimia Farma Karawang sebesar 59,24$ dengan klasifikasi “Puas”.

STUDI LITERATUR EVALUASI PELAYANAN LAMA WAKTU TUNGGU PELAYANAN RESEP PASIEN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Rumah Sakit merupakan institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggara kan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayan an rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat. Salah satu standar minimal pelayanan farmasi Rumah Sakit adalah waktu tunggu resep. Salah satu standar minimal pelayanan farmasi Rumah Sakit adalah waktu tunggu resep. lama waktu tunggu pelayanan obat non racik merupakan tenggang waktu mulai pasien menyerahkan resep sampai dengan menerima obat jadi dengn standar minimal yang telah ditetapkan oleh kementrian kesehatan yaitu ≤ 30 menit, dan waktu tunggu pelayanan obat racikan adalah tenggang waktu pasien menyerahkan resep sampai dengan menerima obat racikan yaitu ≤ 60 menit. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui evaluasi lama waktu tunggu pelayanan resep di Rumah Sakit. Analisis data menggunakan metode deskriptif yaitu membuat gambaran dari data- data yang terkumpul dari jurnal penelitian sebelumnya, data disajikan secara deskriptif dalam bentuk tabel dan narasi, Disimpulkan bahwa RSUD dr. Edfram Hasana Magetan memiliki persetase lama waktu tunggu obat non racikan lebih tinggi yaitu 93% sedangkan Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin memilki persentase lama waktu resep racikan lebih tinggi yaitu 27%. Adapun Faktor yang mempengaruhi kedua rumah sakit tersebut yaitu sumber daya manusia (SDM), jadwal praktek, jumlah resep, alat, material, dan ketersediaan obat. Faktor-faktor tersebut sangat berpengaruh terhadap tingkat kepuasan pasien atas pelayanan resep di rumah sakit.

studi literatur identifikasi bahan kimia obat paracetamol pada jamu pegal linu dan asam urat dengan metode kromatografi lapis tipis

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Bahan kimia obat yang sering ditambahkan dalam jamu pegal linu dan asam urat adalah paracetamol. Berdasarkan hasil penemuan BPOM tahun 2021 ditemukan 53 obat tradisional yang mengandung bahan kimia obat (BKO) salah satunya paracetamol. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui dan hasil identifikasi bahan kimia obat paracetamol dalam jamu pegal linu dan asam urat dengan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Paracetamol adalah obat golongan Non-Steroid yang digunakan sebagai obat pegal linu dan asam urat yang bertujuan untuk menghilangkan rasa nyeri. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini melakukan pengumpulan data, menelaah, dan menganalisis data pada beberapa jurnal penelitian. Pencarian jurnal utama didasarkan dengan kriteria inklusi sehingga diperoleh 40 jurnal dan dipilah kembali sehingga ditemukan 2 jurnal utama yaitu Harimurti et al., (2020) dan Putra et al., (2023). Prosedur kerja yang dilakukan penelitian ini diawali dengan preparasi sampel, pembuatan campuran fase gerak, dan identifikasi sampel dengan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Sampel dinyatakan positif mengandung paracetamol ditandai dengan bercak noda gelap berwarna biru dibawah sinar UV 254 nm. Berdasarkan hasil penelitian Harimurti et al., (2020) dan Putra et al., (2023) terdapat 3 dari 14 sampel jamu yang mengandung paracetamol.

Studi literatur efektivitas jamu kunyit asam terhadap penurunan dismenore pada remaja

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Konsumsi jamu merupakan salah satu upaya promotif preventif yang dihasilkan dari beragam ramuan dan tanaman obat yang berasal dari kearifan lokal. Rutin mengonsumsi jamu dapat memberikan berbagai manfaat dan khasiat kesehatan yang signifikan. Jamu yang berasal dari tanaman obat memiliki dampak yang terlihat lambat namun bersifat memperbaiki dibandingkan obat kimia yang memberikan efek cepat namun juga menimbulkan efek samping. Dismenore adalah nyeri perut bawah saat menstruasi yang biasanya disertai dengan gejala lain seperti berkeringat, muntah dan diare. Dismenore sering kali menghambat remaja dalam melakukan aktivitas sehari-hari seperti belajar dan bermain bersama dengan teman lainnya. Analisis data yang di gunakan adalah metode deskriptif, yaitu analisa dengan membuat gambaran dari data yang terkumpul di tampilkan secara tabel dan dinarasikan baik persamaan, ketidaksamaan, perbandingan, memberikan pandangan dan kesimpulan pada literatur tersebut. Tujuan penelitian di lakukan untuk mengetahui efektivitas dari pemberian jamu kunyit asam dan penurunan nyeri haid. Objek penelitian adalah remaja yang berusia 15-19 tahun. Berdasarkan hasil penelitian jurnal efektivitas jamu kunyit asam terbukti dapat menurunkan dismenore dengan cara mengkonsumsi jamu kunyit asam sebelum dan sesudah menstruasi agar efek yang di dapat lebih maksimal.

STUDI LITERATUR HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PENDERITA TB PARU DI PUSKESMAS

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah kasus tuberkulosis paru di dunia. TB paru menjadi penyakit menular paling mematikan setelah infeksi covid-19. Insidensi TB Indonesia pada 2021 mencapai 969,000 kasus TB global. Kepatuhan minum obat pada pasien TB paru sangatlah penting. Adanya dukungan keluarga dapat mendukung pengobatan teratur penderita tuberkulosis. Jika pasien patuh dalam pengobatan TB paru, dapat menyelesaikan seluruh durasi pengobatan yang berlangsung selama 6 hingga 9 bulan tanpa melewatkan dosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada penderita TB paru di Puskesmas. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur, yaitu dilakukan pengumpulan data, menelaah, dan mempelajari data-data pada jurnal yang berkaitan dengan objek penelitian. Adapun objek pada penelitian ini adalah hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien TB paru. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran dari data-data yang diperoleh dari Puskesmas Pahandut Palangka Raya, Puskesmas Kedaton Bandar Lampung, dan Puskesmas Kecamatan Cakung. Hasil studi literatur ini terdapat hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis. Oleh karena itu akan semakin baik jika keluarga memberikan dukungan kepada anggota keluarga yang sedang mengalami pengobtan TB paru.

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL BIJI BUAH NYIRIH (Xylocarpus granatum J. Koenig) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus epidermidis DAN Propionibacterium acnes

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tanaman nyirih (Xylocarpus granatum) merupakan salah satu spesies yang banyak ditemukan di hutan mangrove yang termasuk dalam famili Meliaceae. Berdasarkan data empiris tanaman nyirih digunakan sebagai obat diare dan pembersih luka. Manfaat biji buah nyirih dimasyarakat yang dicampur dengan tepung beras digunakan sebagai masker wajah untuk mengobati jerawat. Jerawat (Acne vulgaris) adalah penyakit kulit karena adanya penumpukan minyak yang menyebabkan pori-pori kulit wajah tersumbat sehingga memicu aktivitas bakteri dan peradangan pada kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol biji buah nyirih dalam menghambat bakteri Staphylococcus epidermidis dan Propionibacterium acnes. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian eksperimental. Objek yang diteliti adalah antibakteri ekstrak biji buah nyirih terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis dan Propionibacterium acnes. Aktivitas antibakteri diuji dengan menggunakan metode difusi sumuran dengan konsentrasi ekstrak 10%, 15% dan 20%. Kontrol negatif yang digunakan yaitu DMSO 1% dan kontrol positif yang digunakan yaitu kloramfenikol 0,1%. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis statistik. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanol biji buah nyirih memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis dan Propionibacterium acnes dengan kriteria sedang pada konsentrasi 10%, 15%, 20%.

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL BIJI BUAH NYIRIH (Xylocarpus granatum J. Koenig) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus epidermidis DAN Propionibacterium acnes

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tanaman nyirih (Xylocarpus granatum) merupakan salah satu spesies yang banyak ditemukan di hutan mangrove yang termasuk dalam famili Meliaceae. Berdasarkan data empiris tanaman nyirih digunakan sebagai obat diare dan pembersih luka. Manfaat biji buah nyirih dimasyarakat yang dicampur dengan tepung beras digunakan sebagai masker wajah untuk mengobati jerawat. Jerawat (Acne vulgaris) adalah penyakit kulit karena adanya penumpukan minyak yang menyebabkan pori-pori kulit wajah tersumbat sehingga memicu aktivitas bakteri dan peradangan pada kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol biji buah nyirih dalam menghambat bakteri Staphylococcus epidermidis dan Propionibacterium acnes. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian eksperimental. Objek yang diteliti adalah antibakteri ekstrak biji buah nyirih terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis dan Propionibacterium acnes. Aktivitas antibakteri diuji dengan menggunakan metode difusi sumuran dengan konsentrasi ekstrak 10%, 15% dan 20%. Kontrol negatif yang digunakan yaitu DMSO 1% dan kontrol positif yang digunakan yaitu kloramfenikol 0,1%. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis statistik. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanol biji buah nyirih memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis dan Propionibacterium acnes dengan kriteria sedang pada konsentrasi 10%, 15%, 20%.

UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN INFUSA DAN EKSTRAK ETANOL BUNGA KENOP (Gomphrena globosa L) DENGAN MENGGUNAKAN METODE ABTS

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Bunga kenop (Gomphrena globosa L) merupakan tanaman hias dan telah digunakan sebagai obat tradisional untuk menurunkan panas, batuk, suara serak, serta gangguan pernafasan lainnya. Penarikan senyawa serta aktivitas biologis dari suatu tanaman dapat dipengaruhi oleh metode ekstraksi yang digunakan. Metode infusa dan maserasi dipilih karena merupakan metode yang mudah, murah serta lebih aplikatif digunakan masyarakat. Tanaman bunga kenop mengandung senyawa seperti alkaloid, saponin dan flavonoid. Senyawa fenolik yang tinggi pada bunga kenop memberikan potensi sebagai antioksidan. Antioksidan merupakan senyawa yang dapat melindungi sel dari kerusakan yang diakibatkan oleh radikal bebas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari infusa dan ekstrak etanol bunga kenop dengan metode ABTS. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian non eksperimental. Tahapan penelitian ini dimulai dari determinasi dan pengumpulan sampel, pembuatan simplisia, pembuatan ekstrak dengan metode maserasi menggunakan etanol 70%, pembuatan infusa, skrining fitokimia dan uji aktivitas antioksidan dengan metode penangkal radikal bebas menggunakan metode ABTS (2,2-azinobis-(3-ethylbenzothiazoline)-6-sulfonic acid). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai IC50 vitamin C yaitu 1,0303 ppm, ekstrak sebesar 7,4453 ppm dikategorikan antioksidan sangat kuat sedangkan pada infusa sebesar 272,3835 ppm kategori sangat lemah. Berdasarkan hasil uji Independent T-Test terdapat perbedaan yang signifikan antara vitamin C dan ekstrak bunga kenop.