Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

19 hasil
Subjek: Studi literatur
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINGKAT PENGETAHUAN APOTEKER TENTANG GOOD COMPOUNDING PRACTICE (GCP) NON-STERIL DI PUSKESMAS DAN APOTEK

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Good Compounding Practice (GCP) berupa pedoman yang bertujuan menjamin mutu, keamanan, dan konsistensi sediaan obat racikan dalam pelayanan kefarmasian. Pengetahuan apoteker terhadap GCP merupakan faktor penting karena berpengaruh langsung terhadap kualitas peracikan serta pencegahan kesalahan yang berpotensi membahayakan pasien. Permasalahan yang muncul adalah bagaimana tingkat pengetahuan apoteker mengenai GCP, serta apakah terdapat perbedaan tingkat pengetahuan antara apoteker di Puskesmas Balikpapan dan Apotek Kecamatan Tenggarong. Studi literatur ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan apoteker tentang GCP di Puskesmas dan Apotek pada kedua wilayah, serta membandingkan apakah tingkat pengetahuan apoteker antar puskesmas dan apotek menunjukkan perbedaan atau kesamaan. Rancangan yang digunakan pada penelitian menggunakan metode studi literatur mengumpulkan, mempelajari dan menelaah beberapa jurnal penelitian. Objek penelitian ini adalah tingkat pengetahuan apoteker mengenai GCP di Puskesmas Balikpapan dan Apotek Kecamatan Tenggarong. Analisis dilakukan secara deskriptif untuk memperoleh gambaran mengenai pemahaman apoteker terhadap aspek-aspek GCP serta potensi perbedaan pengetahuan. Hasil kajian ini diharapkan memberikan dasar untuk evaluasi dan penguatan kompetensi apoteker dalam praktik peracikan. Hasil penelitian dari dua literatur yang dibandingkan menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan apoteker mengenai GCP pada kedua penelitian termasuk dalam kategori baik, dengan skor rata-rata sebesar 87,78% pada penelitian di puskesmas dan 85,98%, meskipun masih terdapat beberapa aspek yang belum dipahami secara optimal. Kesimpulan dari studi literatur ini adalah tingkat pengetahuan apoteker mengenai GCP secara umum sudah baik, namun tetap diperlukan peningkatan kompetensi pada beberapa aspek GCP untuk mendukung praktik peracikan yang aman dan bermutu.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT TERHADAP PENGGUNAAN ANTIBIOTIK TANPA RESEP

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penggunaan antibiotik tanpa resep dokter masih banyak ditemukan di masyarakat dan berpotensi menimbulkan dampak negatif, seperti efek samping obat serta meningkatnya risiko resistensi antibiotik. Kondisi ini menunjukkan perlunya evaluasi terhadap tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat dalam penggunaan antibiotik. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap penggunaan antibiotik tanpa resep dokter berdasarkan hasil penelitian terdahulu. Rancangan penelitian yang digunakan merupakan jenis penelitian studi literatur, yaitu dengan melakukan pengumpulan data, penelaahan, dan analisis terhadap beberapa artikel ilmiah, buku referensi, serta dokumen resmi yang relevan. Objek penelitian ini adalah hasil-hasil penelitian terdahulu yang membahas pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap penggunaan antibiotik tanpa resep dokter. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif, yaitu dengan menyusun gambaran dari data yang terkumpul mengenai tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap penggunaan antibiotik tanpa resep dokter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada desa ilung pasar lama sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik sebesar 55% dan sikap dalam kategori cukup. Pada desa kota bangun sebrang mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan yang rendah sebesar 55,9% serta sikap yang kurang baik. Perbedaan hasil tersebut menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat masih bervariasi, yang dipengaruhi oleh faktor pendidikan, pekerjaan, serta akses terhadap informasi kesehatan.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR PERBANDINGAN RASIONALITAS PENGGUNAAN FAVIPIRAVIR PADA PASIEN COVID-19 DI RUMAH SAKIT KALIMANTAN TIMUR

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pandemi coronavirus disease 19 (COVID-19) yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) telah menimbulkan tantangan besar bagi sistem kesehatan dunia, termasuk di Indonesia. Favipiravir merupakan antivirus spektrum luas yang digunakan sebagai salah satu terapi untuk pasien COVID-19 ringan hingga sedang. Namun, rasionalitas penggunaannya masih menimbulkan perdebatan, khususnya terkait variasi dosis, indikasi, serta kesesuaian dengan pedoman nasional. Studi literatur ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan rasionalitas penggunaan favipiravir pada pasien COVID-19 di Rumah Sakit Kalimantan Timur berdasarkan studi literatur. Rancangan yang digunakan pada penelitian merupakan jenis penelitian studi literatur, yaitu melakukan pengumpulan data, menelaah dan menganalisis data pada beberapa jurnal penelitian. Objek penelitian ini adalah membandingkan rasionalitas penggunaan favipiravir di dua rumah sakit di Kalimantan Timur, yaitu RS Dirgahayu Samarinda dan RSUD Harapan Insan Sendawar Kabupaten Kutai Barat. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu memberikan gambaran tentang data-data hasil penelitian yang telah terkumpul berupa gambaran rasionalitas penggunaan favipiravir di rumah sakit. Hasil penelitian dari dua literatur yang dibandingkan yaitu penggunaan favipiravir pada kedua rumah sakit telah memenuhi kriteria tepat pasien, tepat diagnosis, dan tepat obat dengan persentase 100%. Namun demikian, masih ditemukan ketidaksesuaian pada aspek tepat dosis, tepat interval waktu pemberian, dan tepat lama pemberian, khususnya di RSUD Harapan Insan Sendawar dengan ketepatan dosis sebesar 50,84% dan ketepatan lama pemberian sebesar 61,01%. Luaran klinis pasien menunjukkan hasil yang cukup baik, ditandai dengan konversi hasil pemeriksaan PCR, TCM, dan antigen menjadi negatif pada sebagian besar pasien. Kesimpulan dari studi literatur ini ialah penggunaan favipiravir pada pasien COVID-19 di dua rumah sakit tersebut secara umum telah rasional, namun masih diperlukan peningkatan kepatuhan terhadap pedoman terutama pada aspek dosis, interval, dan lama pemberian untuk mengoptimalkan efektivitas terapi COVID-19.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR KEPUASAN PENGGUNA LAYANAN APLIKASI MOBILE JKN DI RUMAH SAKIT

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong transformasi dalam pelayanan kesehatan, salah satunya melalui pemanfaatan aplikasi Mobile JKN yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan. Aplikasi ini memberikan kemudahan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional dalam mengakses berbagai layanan administrasi kesehatan secara digital, seperti pendaftaran pelayanan, antrean online, serta informasi fasilitas kesehatan. Pemanfaatan aplikasi Mobile JKN diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pelayanan serta mempermudah masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan di rumah sakit. Oleh karena itu, evaluasi terhadap kepuasan pengguna menjadi penting untuk mengetahui pengalaman pengguna dalam memanfaatkan layanan berbasis digital tersebut. Studi literatur ini bertujuan untuk menelaah berbagai penelitian yang berkaitan dengan kepuasan pengguna layanan aplikasi Mobile JKN di rumah sakit. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelusuri artikel ilmiah melalui Google Scholar, Portal Garuda, dan Perpusnas, kemudian dilakukan proses identifikasi, seleksi, serta peninjauan berdasarkan relevansi topik dan tahun publikasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pengguna aplikasi Mobile JKN secara umum berada pada kategori tinggi. Sebagian besar pengguna merasa puas dengan layanan yang diberikan, dengan persentase kepuasan mencapai 86% pada jurnal 1oleh Widowati dkk., (2024) dan 97,8% pada jurnal 2 oleh Pane dkk., (2025). Tingginya tingkat kepuasan tersebut dipengaruhi oleh kemudahan penggunaan aplikasi, kebermanfaatan fitur, serta efisiensi waktu pelayanan. Meskipun demikian, masih ditemukan beberapa kendala seperti kesulitan penggunaan bagi pengguna baru, keterbatasan pemahaman teknologi, serta gangguan teknis pada sistem.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Studi Literatur Evaluasi Penyimpanan Obat LASA (Look Alike Sound Alike) Di Rumah Sakit

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penyimpanan obat merupakan salah satu cara pemeliharaan perbekalan farmasi sehingga aman dari gangguan fisik dan pencurian yang dapat merusak kualitas obat. Tenaga kefarmasian berperan penting dalam melakukan penyimpanan obat dengan baik dan benar khususnya pada sediaan high alert. Salah satu bagian high alert yaitu obat LASA (Look Alike Sound Alike) yang merupakan obat-obat dengan nama,rupa dan ucapan yang mirip dan perlu diwaspadai agar tidak terjadi kesalahan dalam pengambilan obat. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui dan mengevaluasi penyimpanan obat LASA di Rumah Sakit. Rancangan yang digunakan pada penelitian merupakan jenis penelitian studi literatur dengan melakukan pengumpulan data, menelaah dan menganalisa data pada beberapa jurnal penelitian. Berdasarkan hasil yang diperoleh RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan, bahwa sistem penyimpanan obat LASA telah memenuhi standar, ditunjukkan dengan penerapan prinsip FEFO (First Expired, First Out) dan FIFO (First In, First Out), pemisahan dan penandaan fisik obat menggunakan metode Tall Man Lettering, serta pemberian label yang jelas dan mencolok. Sementara itu, di Rumah Sakit Stella Maris Makassar, hasil evaluasi menunjukkan bahwa sistem penyimpanan obat LASA tidak memenuhi 2 kriteria, yaitu penerapan Tall Man Lattering dan penggunaan label warna yang berbeda. Meskipun terdapat beberapa aspek yang masih perlu diperbaiki, kedua rumah sakit telah menunjukkan penerapan sistem penyimpanan obat LASA.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR KAJIAN PHARMACOVIGILANCE OBAT HERBAL DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITME NARANJO

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tren “back to nature” sudah menjadi gaya hidup masyarakat saat ini, sehingga masyarakat kembali menggunakan berbagai bahan alam dalam pengobatan. Kejadian Reaksi Obat yang Tidak Diinginkan (ROTD) dari obat-obat herbal merupakan hal yang masih jarang diteliti di Indonesia sehingga diperlukan studi farmakovigilans untuk mendeteksi kejadian ROTD. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kejadian ROTD dari penggunaan obat herbal. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur, yaitu melakukan pengumpulan data, menelaah dan menganalisis data pada beberapa jurnal penelitian. Objek penelitian dalam studi literatur ini yaitu gambaran ROTD. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dimana penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan dan menyajikan data mengenai kejadian ROTD dari penggunaan obat herbal. Data yang diperoleh dari berbagai studi diolah untuk memberikan gambaran umum tentang frekuensi dan jenis ROTD yang terjadi. Hasil penelitian ini menunjukan beberapa obat herbal dapat menyebabkan ROTD dengan kategori berbeda seperti possible ( cukup mungkin) dan probable (mungkin). Gejala ROTD yang paling umum adalah gangguan gastrointestinal seperti mual, muntah, diare, maag, dan asam lambung.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR ANALISIS HUBUNGAN ANTARA TINGKAT RESILIENSI DENGAN KINERJA AKADEMIK MAHASISWA FARMASI

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Resiliensi akademik merupakan kemampuan mahasiswa untuk bangkit dari tantangan akademik, mengelola stres, dan tetap berfokus pada tujuan, yang menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja akademik, khususnya pada pendidikan intensif seperti farmasi. Studi literatur ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara resiliensi akademik dan kinerja akademik mahasiswa farmasi berdasarkan studi literatur, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat resiliensi. Rancangan yang digunakan pada penelitian merupakan jenis penelitian studi literatur, yaitu melakukan pengumpulan data, menelaah dan menganalisis data pada beberapa jurnal penelitian. Objek penelitian ini adalah membandingkan pengaruh tingkat resiliensi akademik terhadap kinerja akademik mahasiswa farmasi di Malaysia dengan mahasiswa farmasi di Amerika Serikat. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu memberikan gambaran tentang data-data hasil penelitian yang telah terkumpul berupa gambaran kejadian tingkat resiliensi yang memengaruhi kinerja akademik mahasiswa farmasi. Hasil penelitian dari dua literatur yang dibandingkan yaitu kinerja akademik mahasiswa farmasi secara signifikan dipengaruhi oleh beberapa faktor tingkat resiliensi akademik seperti jenis kelamin, tahun studi, kemampuan individu dalam menyelesaikan masalah, dukungan sosial serta pemikiran yang adaptif. Kesimpulan dari studi literatur ini ialah tingkat resiliensi yang dipengaruhi oleh beberapa faktor memiliki hubungan yang signifikan dengan kinerja akademik mahasiswa farmasi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L.) DENGAN METODE DPPH

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Radikal bebas adalah molekul yang tidak stabil dan dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel tubuh, penyakit degeneratif dan penuaan dini. Terpapar radiasi ultraviolet, terpapar polusi, asap rokok, gaya hidup dan asupan makanan yang buruk, metabolisme sel yang tidak normal, dan kekurangan nutrisi adalah semua faktor yang dapat menyebabkan radikal bebas. Kerusakan sel yang diakibatkan serangan radikal bebas dari luar yaitu penuaan dini. Penuaan dini, biasanya ditandai dengan kondisi kulit yang kering, bersisik, kasar, dan disertai munculnya keriput dan noda hitam atau flek Antioksidan bekerja dengan cara menetralisir radikal bebas, sehingga antioksidan bisa memperlambat proses penuaan, mencegah kerusakan tubuh, dan mengurangi risiko penyakit degeneratif. Tujuan dari studi literatur ini adalah untuk mengetahui kadar konsentrasi aktivitas antioksidan dalam bunga telang dari 10 penelitian yang telah dilakukan dengan metode DPPH. Metode yang digunakan pada studi literatur ini adalah metode Systematic Review (SR) atau Systematic Literature Review (SLR). Hasil aktivitas antioksidan dari 10 penelitian yang telah di review adalah ada 4 penelitian menggunakan pelarut 70% dengan rentang nilai IC50 9,44 ppm – 74,22 ppm termasuk kategori aktivitas antioksidan kuat - sangat kuat, 1 penelitian menggunakan pelarut etanol 80% dengan nilai IC50 87,86 ppm kategori aktivitas antioksidan kuat, 2 penelitian menggunakan pelarut etanol 96% dengan rentang nilai IC50 26,10 ppm – 38,59 ppm kategori aktivitas antioksidan sangat kuat, serta 3 penelitian menggunakan pelarut metanol dengan rentang nilai IC50 27,75 ppm – 95,30 ppm kategori aktivitas antioksidan kuat - sangat kuat. Adapun aktivitas antioksidan yang termasuk kategori sangat kuat mempunyai nilai IC50 26,10 ppm dan aktivitas antioksidan yang termasuk kategori kuat mempunyai nilai IC50 95,30 ppm.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Pelayanan Informasi obat Di Puskesmas

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Puskesmas merupakan fasilitas perawatan kesehatan yang digunakan untuk menyediakan layanan kesehatan yang mencakup aspek promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Tenaga Kesehatan bekerja pada sektor kesehatan dengan pengetahuan juga keterampilan yang diperlukan untuk memberikan pelayanan kesehatan. Pelayanan infromasi obat sangat di perlukan untuk keberhasilan terapi juga mencegah terjadinya medication error. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi pelayanan informasi obat di Puskesmas Grabag I dan Puskesmas Ciasem. Tahap penelitian yaitu mereduksi data, melakukan penyuntingan juga ringkasan untuk mendapatkan informasi inti dari tulisan. Penyajian data berupa tabel deskriptif, selanjutnya di lakukan penarikan kesimpulan. Analisis data yang di gunakan adalah analisis deskriptif dengan membuat evaluasi tentang pelayanan informasi obat di Puskesmas. Hasil penelitian menyatakan Berdasarkan hasil dari beberapa literatur menunjukkan bahwa Puskesmas yang memenuhi Permenkes No. 74 tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas yaitu Puskesmas Grabag I sebanyak 98,95% dan Puskesmas Ciasem 49,6% yang di mana pelayanan informasi obat pada Puskesmas Grabag I telah memenuhi standar sedangkan Puskesmas Ciasem belum memenuhi standar yang di tetapkan.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR GAMBARAN KELENGKAPAN ASPEK ADMINISTRATIF PENULISAN RESEP DI PUSKESMAS

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Studi literatur bertujuan untuk mengetahui gambaran kelengkapan resep pada aspek administratif di Puskesmas sesuai dengan Permenkes No.74 tahun 2016. Resep yang baik harus memuat cukup informasi yang memungkinkan ahli kefarmasian yang bersangkutan mengerti obat apa yang akan diberikan kepada pasien. Dilakukan pengkajian terhadap kelengkapan administratif pada resep apakah memenuhi ketentuan Permenkes No 74 tahun 2016. Objek penelitian yaitu aspek kelengkapan administratif resep di Puskesmas, yakni meliputi kelengkapan data pasien (Nama, umur, jenis kelamin, berat badan pasien) , kelengkapan data dokter (Nama dan paraf dokter) tanggal penulisan resep dan ruangan asal/unit di Puskesmas Cilamaya di Kabupaten Karawang, Puskesmas Tamalanrea Kota Makassar dan Puskesmas Sarolangun Puskesmas menurut Permenkes No 74 tahun 2016. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu analisa dengan disajikan dalam bentuk berupa tabel data-data yang terkumpul Hasil analisis berupa persentase dan dinarasikan dalam bentuk paragraf. kelengkapan resep dari 3 jurnal aspek administratif berdasarkan nama pasien diperoleh persentasi keseuaian berkisar 100%, berdasarkan umur pasien berkisar 98,2%, jenis kelamin berkisar 33,3%, berat badan berkisar 32,2%, nama dokter berkisar 58,4%, paraf dokter berkisar 65,6%, tanggal penulisan resep berkisar antara 92,7% dan ruangan asal 25,3%.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN SALAM (Syzygium polyanthum [Wight.]) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus dan Stertococcus mutans

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak daun salam dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan Streptococcus mutans. Daun salam adalah tumbuhan Indonesia yang bermanfaat sebagai antibakteri. Studi literatur ini membahas nilai zona hambat ekstrak antibakteri daun salam terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Streptococcus mutans. Daun salam (Syzygium polyanthum Wight.) memiliki kandungan kimia berupa minyak atsiri (0,05 % yang terdiri dari sitral dan eugenol), tanin dan flavonoid. Studi literatur ini dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah jurnal ilmiah. Tahapan penelitian yaitu mereduksi data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama inti tulisan, penyajian data berupa tabel deskriptif, selanjutnya dilakukan penarikan kesimpulan. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah ekstrak daun salam (Syzygium polyanthum W.), sedangkan variabel terikatnya adalah diameter zona hambat bakteri Staphylococcus aureus dan Streptococcus mutans. Metode kerja yang digunakan adalah difusi sumuran. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif berupa nilai zona hambat dari bakteri Staphylococcus aureus dan Streptococcus mutans yang diperoleh dari jurnal ilmiah. Berdasarkan hasil studi literatur, dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun salam dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus pada konsentrasi 2,5%, 5%, 10% dan 20% dengan kategori lemah, sedangkan konsentrasi 7,5%, 10% dan 40% termasuk kategori sedang. Aktivitas daya hambat terhadap bakteri Streptococcus mutans pada konsentrasi 10%, dan 15% dengan kategori lemah, pada konsentrasi 0,5% dan 25% kategori sedang, sedangkan pada konsentrasi 5%, 7%, dan 10% termasuk kategori kuat.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR PROFIL PENYIMPANAN OBAT DI PUSKESMAS DI SURABAYA, PALOPO DAN PEKAN BARU

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) adalah suatu tempat yang digunakan untuk menyelenggarakan upaya pelayanan kesehatan, baik promotif, preventif, kuratif, maupun rehabilitatif yang dilakukan oleh pemerintah, pemerintah daerah dan/atau masyarakat. Puskesmas mempunyai tugas melaksanakan kebijakan kesehatan untuk mencapai tujuan pembangunan kesehatan di wilayah kerjanya. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian penyimpanan obat di puskesmas di wilayah Surabaya, di puskesmas Wara kota Palopo, dan puskesmas kotamadya Pekanbaru. Tahap penelitian yaitu mereduksi data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama inti tulisan, penyajian data berupa tabel deskriptif, selanjutnya dilakukan penarikan kesimpulan. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan membuat gambaran data-data tentang penyimpanan sediaan farmasi di puskesmas. Hasil penelitian menyatakan beberapa puskesmas yang terdapat di Wilayah Surabaya Timur dan Pusat belum memenuhi persyaratan lemari narkotika dan psikotropika serta lemari pendingin dan belum memenuhi persyaratan luas gudang obat, terdapatnya ventilasi dan cahaya, dan tidak melakukan observasi terhadap lantai dan dinding. Puskesmas Wara Kota Palopo telah memenuhi persyaratan penyimpanan obat, tetapi belum memenuhi persyaratan luas gudang obat, ventilasi dan cahaya, serta dinding. Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo Kotamadya Pekanbaru telah memenuhi persyaratan penyimpanan obat dan penyusunan obat, tetapi belum memenuhi persyaratan ventilasi dan cahaya, serta dinding.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

FORMULASI DAN UJI STABILITAS FISIK GEL EKSTRAK DAUN KETEPENG CINA (Cassia alata L.)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pemakaian tanaman obat sebagai upaya penanggulangan masalah kesehatan telah banyak diterapkan masyarakat ditengah-tengah kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan saat ini, Tumbuhan obat dapat dikembangkan secara luas. Ketepeng cina (Cassia alata L.) merupakan tanaman herbal yang banyak ditemukan wilayah Indonesia. Secara empiris, ketepeng cina memiliki khasiat yang telah menyembuhkan berbagai adapun efek farmakologis dari tanaman ketepeng cina (Cassia alata L.) yaitu yang dapat mengobati penyakit kulit kandungan zat antimicrobial yang bersifat fungistatik di dalamnya , sehingga dapat menghambat proses perkembangan jamur seperti panu. Penelitian ini dilakukan dalam upaya mempermudah pemakain untuk mengobati penyakit kulit sehingga dibuat formulasi yang lebih praktis dalam bentuk sediaan gel. Komponen gel berpengaruh pada stabilitas gel uji stabilitas fisik perlu dilakukan untuk memastikan kualitas, keamanan dan manfaat gel memenuhi spesifikasi yang diharapkan serta stabil selama penyimpanan. Studi Literatur ini bertujuan untuk mendapatkan perbandingan hasil stabilitas gel ekstrak daun ketepeng cina. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif dengan membuat gambaran dari data-data yang dikumpulkan.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR PROFIL PENYIMPANAN OBAT DI GUDANG FARMASI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Studi literatur bertujuan untuk mengetahui profil penyimpanan obat di gudang instalasi farmasi beberapa rumah sakit. Penyimpanan adalah kegiatan dan usaha untuk melakukan pengurusan, penyelenggaraan dan pengaturan barang persediaan di dalam ruang penyimpanan agar setiap kali diperlukan dapat dilayani dengan cepat serta dengan biaya yang sehemat-hematnya. Objek penelitian adalah penyimpanan obat di gudang instalasi farmasi rumah sakit. Tahap penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah berbagai literatur ilmiah dan melakukan verifikasi serta tinjauan ulang data yang didapat agar penarikan simpulan dilakukan dengan benar. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul. Hasil penelitian menunjukan bahwa kondisi ruangan dan fasilitas penyimpanan obat di gudang instalasi farmasi beberapa rumah sakit telah menerapkan standar pengelolaan penyimpanan obat dengan persentase kesesuaian berkisar antara 77,78% sampai dengan 88,89%, sedangkan untuk kesesuaian prosedur penyimpanan obat berkisar antara 93,75% sampai dengan 100%.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR GAMBARAN PENGGUNAAN OBAT ANTI DIABETIK PADA PENGOBATAN DIABETES MELITUS TIPE 2 PASIEN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Diabetes Melitus (DM) adalah salah satu penyakit degeneratif yang ditandai dengan terjadinya hiperglikemia karena terganggunya metabolisme glukosa didalam tubuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penggunaan obat anti diabetik pada pengobatan diabetes melitus tipe 2 pasien rawat jalan di Rumah Sakit. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur dengan metode deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul. Hasilnya adalah pasien diabetes melitus tipe 2 di RSUD Abdul Wahab Sjahranie dan RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo sebagian besar adalah perempuan dibandingkan laki-laki dengan usia ≥ 60 tahun, pasien dengan komplikasi sebesar 70%, Obat yang banyak digunakan di RSUD Abdul Wahab Sjahranie adalah kombinasi Glimepiride dan Metformin sebesar 28% dan paling sedikit digunakan adalah Acarbose sebesar 2%, sedangkan di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo adalah mono terapi Metformin sebesar 43,8% dan paling jarang digunakan adalah Pioglitazone sebesar 0,7%. RSU dr. H.Koesnadi Bondowoso paling banyak digunakan kombinasi sulfonilurea dan biguanid yaitu sebanyak 35,6% dan yang paling sedikit adalah mono terapi insulin sebanyak 0,5%. Obat yang paling banyak digunakan sebagai terapi DM tipe 2 di ketiga rumah sakit tersebuat adalah sama yaitu Metformin, ini sesuai menurut United Kingdom Prospective Diabetes Study (UKPDS) bahwa metformin dapat menurunkan resiko kematian.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PROFIL KEPATUHAN PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DALAM MINUM OBAT DI PUSKESMAS

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Studi ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kepatuhan pasien penderita Diabetes Melitus Tipe 2 dalam menggunakan obat diabetes melitus. Dalam pencegahan terjadinya komplikasi penyakit pada penderita Diabetes Melitus, diperlukan adanya kepatuhan terhadap penggunaan obat sesuai yang di anjurkan. Jenis penelitian ini merupakan studi literatur menggunakan data sekunder yang berasal dari penelitian sebelumnya. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif . Hasil penelitian studi literatur tentang profil kepatuhan di Puskesmas Candi Sidoarjo dan Puskesmas Pucang Sewu Surabaya dalam penggunaan obat anti diabetes oral menunjukan bahwa tidak ada satupun pasien yang patuh terhadap penggunaan obat antidiabetes oral,namun kepatuhan nampak berbeda pada tiap variabel. Adapun penelitian kepatuhan pasien DM yang dilakukan di Puskesmas Kecamatan Makasar Jakarta Timur menunjukan paling banyak tingkat kepatuhan dengan kategori sedang, faktor bosan menjadi penyebab yang paling dominan sebagai penyebab ketidakpatuhan responden.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR PERBANDINGAN PROFIL PENYIMPANAN OBAT DI GUDANG FARMASI BEBERAPA RUMAH SAKIT

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

STUDI LITERATUR PERBANDINGAN PROFIL PENYIMPANAN OBAT DI GUDANG FARMASI BEBERAPA RUMAH SAKIT ABSTRAK Instalasi farmasi rumah sakit merupakan salah satu bagian dari rumah sakit yang dapat melakukan kegiatan pengelolaan obat. Termasuk dalam pengelolaan obat diantaranya seleksi, pengadaan, penyimpanan dan pendistribusian obat. Penyimpanan obat bertujuan untuk menjamin mutu dan kualitas obat agar tetap terjaga. Pendistribusian obat memastikan obat tepat sasaran dan mempermudah pelayanan pasien di rumah sakit. Kendala yang sering ditemukan dalam kegiatan penyimpanan dan pendistribusian obat diantaranya belum diterapkannya sistem First In First Out (FIFO) dan First Expired First Out (FEFO), sistem alfabetis, penerapan kelas terapi obat dan sarana prasarana penyimpanan dan pendistribusian yang tidak memadai. Penelitian ini merupakan studi literatur yang membahas tentang evaluasi penyimpanan obat di gudang farmasi beberapa rumah sakit menggunakan analisis deskriptif yaitu dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan standar pengelolaan penyimpanan obat di gudang farmasi beberapa rumah sakit belum memenuhi ketentuan dari Dirjen Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Tahun 2010 dan Standar Pelayanan Kefarmasian Rumah Sakit Permenkes No. 72 Tahun 2016, diantaranya beberapa gudang farmasi rumah sakit belum menerapkan penyusunan obat berdasarkan kelas terapi dan belum menerapkan sistem pendistribusian floor stock. . Selain itu, beberapa gudang belum memiliki lemari/rak untuk obat rusak dan atau kadaluarsa dan tidak terdapat alat bantu untuk pemindahan obat.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR MUTU FISIK SEDIAAN PULVERES DI APOTEK

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

STUDI LITERATUR MUTU FISIK SEDIAAN PULVERES Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran mutu fisik dari racikan sediaan pulveres yang diambil dari sumber penelitian sebelumnya yang terpublikasi dari jurnal. Metode penelitian yaitu dengan membandingkan hasil penelitian sebelumnya dan dianalisa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur, yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data, mempelajari dan menelaah buku-buku serta dokumen yang terkait seperti jurnal, karya tulis ilmiah dan skripsi. Hasil penelitian pulveres yang diracik dari 16 apotek di Kota Jambi diperoleh bahwa dari 13 apotek, 3 apotek tidak memenuhi keseragaman bobot pulveres. Penelitian pada apotek di kecamatan yang berada di kota Medan diperoleh hasil 21 apotek yang diambil sebagai sampel, tidak memenuhi kersegaman bobot pulveres. Pada penelitian dari di Kecamatan Barong Tongkok Kabupaten Kutai Barat pada 12 apotek, 10 apotek yang tidak memenuhi persyaratan keseragaman bobot pulveres.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR PROFIL PENYIMPANAN OBAT DI PUSKESMAS

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penyimpanan obat merupakan suatu kegiatan pengaturan terhadap obat yang diterima agar aman terhindar dari kerusakan fisik maupun kimia dan mutunya tetap terjamin dengan persyaratan yang ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana profil penyimpanan obat di Puskesmas Teling Atas, Puskesmas di Kota Palangkaraya, Puskesmas Tanjung Redep, Puskesmas Marangkayu, Puskesmas yang berada di Kota Kediri. Metode penelitian ini merupakan penelitian Studi Literatur. Sampel dalam penelitian ini adalah Puskesmas Teling Atas, Puskesmas Pesantren II, Puskesmas Sukorame, Puskesmas Pahandut, Puskesmas Bukit Hindu, Puskesmas Tanjung Redep, Puskesmas Marangkayu. Hasil Penelitian bahwa pada aspek persyaratan penyimpanan obat, pengaturan penyimpanan obat, tata cara penyimpanan obat pada Puskesmas Teling atas, Puskesmas di Kota Kediri, Puskesmas di Kota Palangkaraya, Puskesmas Tanjung Redep, Puskesmas Marangkayu sudah memenuhi persyaratan Dirjen Binfar dan DepKes RI, 2008.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail