Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

40 hasil
Subjek: evaluasi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Penyimpanan Obat Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penyimpanan sangat penting untuk memastikan kualitas dan keamanan dalam penyimpanan sediaan farmasi bahan medis habis pakai serta sediaan farmasi dan alat kesehatan. Persyaratan kefarmasian dalam penyimpanan obat yang dimaksud meliputi stabilitas dan keamanan, cahaya, kelembaban, sanitasi, ventilasi, dan penggolongan jenis sediaan farmasi, alat kesehatan, dan bahan medis habis pakai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya kesesuaian penyimpanan obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda. Penelitian ini merupakan non-eksperimental yang bersifat deskriptif dengan mengumpulkan data secara kualitatif dan kuantitatif, berdasarkan pengamatan untuk menghasilkan data informasi menggunakan formulir daftar periksa atau form checklist. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan total sampling. Data kualitataif yang diperoleh dari hasil lembar pengumpulan data melalui form checklist observasi disajikan dalam bentuk berupa narasi, lembar form checklist observasi berupa persentase persen untuk kategori penilaian dari penelitian ini dimasukkan pada bentuk tabel. Berdasarkan hasil penelitian penyimpanan obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda sudah sesuai dengan standar pelayanan kefarmasian di rumah sakit. Hal ini dapat dilihat dari hasil penilaian yang sudah dilakukan seperti persyaratan penyimpanan persentase yang di dapatkan sebesar 100%, komponen penyimpanan 100%, pengaturan penyimpanan 100%, metode penyimpanan 100%, pengelolaan obat emergency 100%, dan untuk peralatan penyimpanan 100%. Hasil evaluasi penelitian penyimpanan obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda masih terdapat banyak indikator yang belum sesuai standarseperti hasil nilai TOR sebesar 2.127.63 kali, persentase obat kadaluarsa sebesar 1.854.737 %, persentase stok obat mati 9,1%, persentase kesesuaian jumlah obat dengan kartu stok 76,22%.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EVALUASI PENGGUNAAN OBAT PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS BARONG TONGKOK KUTAI BARAT

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan masyarakat karena prevalensinya terus meningkat dan berisiko menimbulkan komplikasi seperti penyakit jantung, stroke, serta gagal ginjal. Keberhasilan terapi hipertensi sangat dipengaruhi oleh rasionalitas penggunaan obat antihipertensi, Sehingga diperlukan evaluasi terhadap ketepatan penggunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien hipertensi, pola penggunaan obat antihipertensi, serta mengevaluasi rasionalitas penggunaan obat berdasarkan ketepatan pasien, ketepatan indikasi, ketepatan obat, dan ketepatan dosis pada pasien hipertensi di Puskesmas Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat.Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental dengan desain deskriptif retrospektif menggunakan data rekam medis pasien hipertensi periode Januari–Desember 2025. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 376 data resep yang memenuhi kriteria inklusi. Evaluasi rasionalitas penggunaan obat diharapkan dapat menjadi dasar bagi tenaga kesehatan dalam meningkatkan mutu pelayanan kefarmasian, mengoptimalkan keberhasilan terapi, serta mencegah terjadinya komplikasi akibat hipertensi melalui penggunaan obat yang tepat dan sesuai pedoman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien hipertensi didominasi oleh perempuan sebanyak 239 pasien (63,56%) dan kelompok usia 61–70 tahun sebanyak 130 pasien (34,57%). Penyakit penyerta yang paling banyak ditemukan adalah diabetes melitus sebanyak 104 pasien (71,72%). Sebagian besar pasien telah mencapai target tekanan darah sistolik, yaitu sebanyak 304 pasien (80,85%), sedangkan 72 pasien (19,15%) belum mencapai target pengendalian tekanan darah. Pola penggunaan antihipertensi didominasi oleh terapi monoterapi golongan Calcium Channel Blocker menggunakan amlodipin sebanyak 311 pasien (82,71%), sedangkan terapi kombinasi amlodipin–kaptopril diberikan pada 65 pasien (17,29%). Hasil evaluasi rasionalitas menunjukkan bahwa penggunaan obat antihipertensi telah memenuhi kriteria tepat pasien, tepat indikasi, tepat obat, dan tepat dosis sesuai pedoman terapi yang digunakan.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan obat antihipertensi di Puskesmas Barong Tongkok telah memenuhi prinsip penggunaan obat secara rasional sesuai pedoman terapi, meskipun masih terdapat pasien yang belum mencapai target tekanan darah sehingga diperlukan pemantauan terapi, peningkatan kepatuhan minum obat.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PASIEN DENGAN PENYAKIT JANTUNG DI RUANG ICCU RUMAH SAKIT UMUM DAERAH ABDOEL WAHAB SJAHRANIE SAMARINDA MENGGUNAKAN METODE ATC/DDD ((Anatomical Therapeutic Chemical / Defined Daily Dose) PERIODE JULI – DESEMBER 2024

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Antibiotik merupakan senyawa kimia yang dihasilkan dari mikroorganisme seperti jamur dan bakteri, maupun diproduksi secara sintetis yang dapat membunuh atau menghambat pertumbuhan bakteri serta organisme lainnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahuai evaluasi penggunaan antibiotik di Ruang ICCU Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda berdasarkan jenis dan kuantitas penggunaan metode ATC/DDD. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-analitik dengan rancangan cross-sectional, dan pengumpulan data dilakukan secara retrospektif. Teknik sampling yang diterapkan dalam penelitian ini purposive sampling, dengan sampel yang digunakan adalah pasien ICCU dengan kriteria inklusi rawat inap yang menerima terapi antibiotik serta mempunyai data rekam medik yang lengkap selama periode Juli - Desember 2024. Analisis data dilakukan berdasarkan pada demografi pasien, karakteristik pasien (jenis kelamin, usia, lama rawat inap), dan profil penggunaan antibiotik (jenis dan rute pemberian).Kemudian Analisis kuantitatif penggunaan antibiotik menggunakan metode ATC/DDD, dengan menghitung nilai DDD/100 pasien-hari untuk setiap jenis antibiotik, dan total nilai DDD/100 pasien-hari penggunaan antibiotik. Hasil penelitian menunjukkan total konsumsi antibiotik mencapai 393,8 DDD dengan nilai sebesar 124,23 DDD/100 hari rawat. Antibiotik yang paling dominan digunakan adalah Ceftriaxone dengan nilai 57,10 DDD/100 hari rawat, diikuti oleh Ampicillin Sulbactam sebesar 28,80 DDD/100 hari rawat. Berdasarkan analisis metode DU 90%, penggunaan antibiotik terkonsentrasi pada empat jenis utama, yaitu Ceftriaxone, Ampicillin Sulbactam, Metronidazol (PO), dan Metronidazol (IV) dengan persentase kumulatif 89,23%. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan tingginya penggunaan antibiotik spektrum luas pada pasien kritis di ruang ICCU. Meskipun pola penggunaan antibiotik relatif terfokus, evaluasi lebih lanjut secara berkala serta penerapan program pengawasan penggunaan antibiotik (antimicrobial stewardship) tetap diperlukan guna memastikan rasionalitas terapi dan mencegah terjadinya resistensi antimikroba.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Standar Pelayanan Kefarmasian Di Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda.

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pelayanan kefarmasian di rumah sakit merupakan bagian penting dalam menjamin mutu penggunaan obat, keselamatan pasien, dan keberhasilan terapi. Evaluasi kepuasan pasien diperlukan sebagai salah satu indikator mutu pelayanan kefarmasian sesuai Standar Pelayanan Kefarmasian berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2016. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda menggunakan metode Importance- Performance Analysis (IPA). Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 404 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan metode IPA untuk mengetahui tingkat kesesuaian antara harapan dan kenyataan pelayanan yang diterima pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesesuaian keseluruhan pelayanan kefarmasian sebesar 89,12% dan termasuk kategori memuaskan. Dimensi assurance memperoleh tingkat kesesuaian tertinggi, sedangkan dimensi tangible memperoleh tingkat kesesuaian terendah. Hasil analisis IPA menunjukkan bahwa kecepatan waktu tunggu pelayanan obat dan sistem antrean masih menjadi prioritas utama perbaikan. Dapat disimpulkan bahwa pelayanan kefarmasian di Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda secara umum telah berjalan baik dan memuaskan, namun optimalisasi kecepatan pelayanan dan pengelolaan antrean masih diperlukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kepuasan pasien.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR EVALUASI PENYIMPANAN OBAT DI APOTEK KIMIA FARMA BERDASARKAN STANDAR KEFARMASIAN PERMENKES NO. 73 TAHUN 2016

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penyimpanan obat di apotek merupakan tahap mendasar dalam rantai pasok farmasi yang memengaruhi kualitas dan keselamatan pasien. Terdapat perbedaan antara standar regulasi Peraturan Kementerian Kesehatan No. 73 Tahun 2016 dan pelaksanaannya di lapangan. Studi literatur ini bertujuan melakukan sintesis komprehensif terhadap bukti ilmiah terkait evaluasi penyimpanan obat di apotek. Secara khusus, tinjauan ini akan menganalisis faktor-faktor kritis meliputi aspek teknis-fisik (pengendalian lingkungan, fasilitas), manajemen stok (sistem FEFO, indikator kinerja), dokumentasi dan SOP , kompetensi SDM, serta kepatuhan regulasi. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan meninjau artikel relevan. Data dikumpulkan dan dianalisis secara deskriptif. Pencarian literatur dilakukan di PubMed, Google Scholar, dan Garuda untuk menemukan artikel penelitian relevan yang diterbitkan dalam 10 tahun terakhir (2016-2025). Hasil kajian terhadap dua artikel menunjukkan bahwa apotek yang diteliti telah menerapkan prinsip dasar penyimpanan seperti penggunaan alat pemantau suhu, sistem FIFO dan FEFO, pemisahan obat LASA, serta penyimpanan khusus narkotika dan obat yang memerlukan suhu terkendali. Ditemukan perbedaan pada aspek sarana fisik dan dokumentasi. Satu apotek menunjukkan kondisi fisik ruang penyimpanan kurang optimal serta tidak disebutkannya penggunaan pallet, kartu suhu, kartu stok, dan ruang arsip, sementara apotek lain telah memenuhi seluruh aspek observasi. Kesimpulan studi literatur ini adalah kepatuhan terhadap standar penyimpanan obat tidak hanya ditentukan oleh prosedur teknis, tetapi juga sangat bergantung pada kelengkapan fasilitas fisik dan sistem dokumentasi. Saran yang diajukan adalah perlunya perbaikan infrastruktur ruang penyimpanan serta penguatan pencatatan dan pemantauan secara konsisten untuk menjamin mutu dan keamanan obat.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR EVALUASI PENYIMPANAN OBAT YANG TEPAT BERDASARKAN STANDAR PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK M MANADO DAN X PURWOKERTO

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penyimpanan obat merupakan bagian penting dari pengelolaan sediaan farmasi. Obat-obatan harus disimpan sesuai standar pelayanan kefarmasian agar tetap aman, bebas dari cacat atau kerusakan fisika ataupun kimia, serta mutu obat dapat terjaga. Sistem penyimpanan obat menjadi bagian penting dalam pengelolaan stok di apotek karena berpengaruh terhadap kestabilan, keamanan, dan mutu obat hingga digunakan oleh pasien. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi penyimpanan obat yang tepat berdasarkan standar pelayanan kefarmasian. Rancangan penelitian yang digunakan merupakan jenis penelitian studi literatur (literature review). Pendekatan ini dilaksanakan melalui kegiatan pengumpulan data, penelaah mendalam, dan analisis kritis terhadap berbagai sumber pustaka. Objek penelitian ini yaitu artikel yang menyajikan data evaluasi penyimpanan obat yang tepat berdasarkan standar pelayanan kefarmasian di apotek M Manado dan apotek X Purwokerto. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif komparatif. Data yang diperoleh dari berbagai gambaran mengenai evaluasi penyimpanan obat yang tepat di apotek M Manado dan apotek X Purwokerto. Berdasarkan telaah literatur didapatkan hasil yaitu pada apotek M Manado yang memenuhi yaitu sebesar 67,57% yang termasuk dalam kategori baik sedangkan yang tidak memenuhi masih kurang sebesar 30,43%. Pada apotek X Purwokerto yang memenuhi yaitu sebesar 94,44% memenuhi dalam kategori sangat baik sedangkan yang tidak memenuhi yaitu sebesar 5,56%.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR EVALUASI PENERAPAN STANDAR PELAYANAN KEFARMASIAN (Pharmaceutical Service Standards) DI PUSKESMAS

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Puskesmas merupakan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan masyarakat dan perorangan, termasuk pelayanan kefarmasian. Standar pelayanan kefarmasian di puskesmas bertujuan untuk menjamin mutu pelayanan serta meningkatkan penggunaan obat yang rasional. Evaluasi terhadap penerapan standar ini penting dilakukan guna mengetahui sejauh mana pelaksanaannya telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Karya tulis ilmiah ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan standar pelayanan kefarmasian di Puskesmas Pagesangan dan Puskesmas Tanjung Karang berdasarkan Permenkes No. 74 Tahun 2016. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Sumber data diperoleh dari dua artikel ilmiah yang masing-masing mengevaluasi pelaksanaan pelayanan kefarmasian di dua puskesmas berbeda. Analisis dilakukan berdasarkan tiga indikator, yaitu pengelolaan sediaan farmasi dan BMHP, peralatan dan fasilitas pendukung, serta sumber daya manusia. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa Puskesmas Pagesangan memperoleh nilai rata-rata 97,92% dengan capaian maksimal pada indikator pengelolaan sediaan farmasi dan sumber daya manusia, sedangkan Puskesmas Tanjung Karang memperoleh nilai rata-rata 92,5% dengan capaian tertinggi pada indikator sumber daya manusia. Keduanya belum memenuhi indikator ruang konseling pada fasilitas pendukung. Kesimpulan dari evaluasi dalam studi literatur ini menunjukkan bahwa kedua puskesmas telah melaksanakan sebagian besar indikator pelayanan kefarmasian sesuai dengan standar yang berlaku dengan tingkat pencapaian yang termasuk dalam kategori baik.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Telaah Kelengkapan Administratif, Farmasetik Dan Klinis Resep Poli Rawat Jalan Di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahrani Samarinda Tahun 2022.

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Resep adalah suatu permintaan tertulis dari dokter, dokter gigi atau dokter hewan kepada apoteker untuk membuatkan obat dalam bentuk sediaan tertentu dan menyerahkannya kepada pasien. Penulisan resep harus ditulis degan jelas, lengkap dan memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku. Resep yang ditulis tidak jelas akan menimbulkan terjadinya kesalahan saat peracikan, penyiapan obat dan penggunaan obat yang diresepkan. Kelengkapan resep meliputi administrasi, farmasetik dan klinis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelengkapan resep pasien rawat jalan di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahrani Samarinda pada tahun 2022 sesuai dengan Petunjuk Teknis Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit Tahun 2019. Metode penelitian yaitu secara observasional yang bersifat dekskriptif dengan pengambilan data dilakukan secara retrospektif. Objek dalam penelitian ini adalah kelengkapan dan kejelasan resep pasien di RSUD Abdul Wahab Sjahrani tahun 2022. Sampel yang digunakan adalah resep pasien poli rawat jalan yang masuk ke RSUD Abdul Wahab Sjahrani pada tahun 2022 dengan teknik sampling yaitu simpel random sampling. Data dianalisis secara deskriptif dan dihitung dalam besaran persentase sehingga menghasilkan angka persentase kelengkapan dan kejelasan resep pada kajian administratif, farmasetik dan klinis.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Evaluasi kesesuaian penyimpanan obat di apotek berdasarkan petunjuk teknis standar pelayanan kefarmasian apotek tahun 2019

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi kesesuaian penyimpanan obat di apotek berdasarkan petunjuk teknis standar kefarmasian di apotek tahun 2019. Penyimpanan merupakan salah satu hal penting yang berperan dalam menjaga mutu produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi kesesuaian penyimpanan obat pada apotek berdasarkan petunjuk teknis standar kefarmasian apotek tahun 2019. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur. Objek dari penelitian ini adalah kesesuaian penyimpanan obat di apotek Mayang, kota Cimahi, dan M Manado beberapa buku, skripsi, dan jurnal tahun 2021-2022.Tahapan penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari, dan menelaah buku-buku, majalah ilmiah serta dokumen yang terkait dengan penyimpanan obat di apotek seperti skripsi serta jurnal ilmiah tahun 2021-2022 yang telah terakreditasi nasional. Analisis data yang dilakukan menggunakan metode analisis deskriptif, yaitu dengan membuat gambaran dari data - data yang dikumpulkan dari jurnal pada tahun 2021-2022. Hasil penelitian menunjukkan sistem penyimpanan pada apotek Mayang dan apotek kota Cimahi sudah sesuai dengan petunjuk teknis standar kefarmasian apotek tahun 2019. Berdasarkan hasil studi literatur penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat dua apotek yang memenuhi dan satu apotek tidak memenuhi petunjuk teknis standar pelayanan kefarmasian apotek tahun 2019 yaitu memenuhi standar, adalah apotek Mayang sebesar 86,95% dan di apotek kota Cimahi sebesar 86,36%, sedangkan nilai standar di apotek M Manado sebesar 69,57%. Kata Kunci : Evaluasi, Penyimpanan, Apotek, Pelayanan, Obat.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PROFILAKSIS PADA PASIEN BEDAH SESAR (SECTIO CAESAREA) DI BEBERAPA RUMAH SAKIT

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Studi literatur ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan anitibotik profilaksis pada pasien sectio caesarea atau pasien bedah sesar di beberapa Rumah Sakit. Antibiotik profilaksis adalah antibiotik digunakan bagi pasien yang belum terkena infeksi, tetapi diduga mempunyai peluang besar untuk mendapatkannya, atau bila terkena infeksi dapat menimbulkan dampak buruk bagi pasien. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur. Objek dari penelitian ini pasien sectio caesarea di rumah sakit. Tahapan penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan, meringkas, dan menarik kesimpulan dari data yang didapat dilakukan secara benar. Analisis data yang digunakan yaitu metode deskriptif dengan membuat gambaran dari data yang telah di dapat dari jurnal yang akan di teliti. Berdasarkan hasil studi literatur, antibiotik profilaksis yang digunakan pada Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi NTB adalah sefotaksim, seftriakson, dan ampisilin. Pada Rumah Sakit Umum Daerah Prof. Dr. Margono Soekarjo antibiotik profilaksis yang digunakan adalah sefazolin dan seftrikason. Pada Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Tangerang antibiotik profilaksis yang digunakan adalah sefotaksim dan seftriakson. Dengan rute pemberian secara intra vena (IV). Dan waktu pemberian 30 menit sebelum sectio caesarea.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

studi literatur evaluasi penyimpanan obat di apotek

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penyimpanan obat merupakan salah satu cara pemeliharaan perbekalan farmasi sehingga aman dari gangguan fisik dan pencurian yang dapat merusak kualitas suatu obat. Perlu dilakukan evaluasi terhadap penyimpanan obat karena untuk menjaga kualitas obat yang ada di gudang farmasi dan mempermudah dalam pendistribusian obat Penelitian ini betujuan untuk mengetahui bagaimana cara penyimpanan dan untuk memelihara mutu obat, menghindari penggunaan yang tidak bertanggung jawab, serta mejaga kelangsungan persediaan, memudahkan pencarian dan pengawasan Jenis penelitian yang dilakukan adalah studi literatur dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah buku-buku tahapan penelitian yang digunakan yaitu reduksi data berupa penyuntingan dan meringkas, penyajian data, penarikan kesimpulan. Objek penelitian adalah evaluasi penyimpanan obat di apotek berdasarkan Petunjuk Teknis Standar Kefarmasian di Apotek tahun 2019. Analisis data yang dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul. Berdasarkan telaah literatur didapatkan hasil yaitu pada Apotek di Kota Cimahi Jawa Barat yang memenuhi yaitu sebesar 79,17% sedangkan yang tidak memenuhi yaitu sebesar 20,83%. Pada Apotek M Manado Sulawesi Utara yang memenuhi yaitu sebesar 69,57% sedangkan yang masih kurang sebesar 30,43%.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Formulasi Sediaan Spray Gel Ekstrak Daun Bandotan (Ageratum conyzoides.L) Sebagai Antinyamuk

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Terdapat banyak jenis nyamuk yang menyebabkan penyakit pada manusia salah satunya nyamuk Anopheles penyebab penyakit malaria. Tanaman bandotan dimanfaatkan untuk mengobati kolik, flu, demam, antidisetri, diare. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui konsentrasi ekstrak daun bandotan (Ageratum conyzoides.L) yang memberikan sifat fisik dan aktifitas anti nyamuk terbaik dalam sediaan spray gel. Metode penelitian yang dilakukan bersifat eksperimental. Objek yang diteliti adalah formulasi sediaan daun bandotan sebagai anti nyamuk. Tahapan penelitian meliputi determinasi tanaman, pengumpulan sampel, pembuatan simplisia, ekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%, identifikasi senyawa metabolit sekunder, pembuatan formula spray gel, dan evaluasi sediaan. Ekstrak daun bandotan diformulasikan menjadi sediaan spray gel anti nyamuk dengan varian konsentrasi 10%, 15%, 20%, dan menggunakan kontrol positif spray antinyamuk merek X sebagai pembandingnya. Pengujian sediaan meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji viskositas, dan uji daya tolak nyamuk. Hasil pengambilan data dianalisis secara statistik. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak etanol daun bandotan dapat diformulasikan menjadi sediaan spray gel dan stabil secara uji fisik. Berdasarkan daya tolak nyamuk pada formula I, II, III memiliki rata-rata aktivitas antinyamuk masing-masing 22,83%, 57,83%, 66,33% dan kontrol positif dengan merek X 99,30%.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Modul Pengenalan Dasar Manajemen Olahraga dan Musik

2022•Koleksi Perpustakaan

Buku Modul Pembelajaran: Pengenalan Dasar Manajemen Olahraga dan Musik ini digunakan untuk membantu proses belajar bagi para peserta didik yang berminat mengenal ilmu manajemen di bidang olahraga dan musik. Pembentukan dan tata kelola manajemen olahraga dan musik ini merupakan hal yang baru dan membutuhkan penanganan yang berbeda dibandingkan dengan tata kelola manajemen di bidang-bidang yang lain. Para peserta didik, dalam tahap awal pengenalan manajemen olahraga ini, akan diperkenalkan tentang proses pembentukan manajemen industry olahraga, melalui pemahaman dasar akan pentingnya analisa strategi di bidang olahraga dan pengertian hal-hal yang terkait dalam proses pembentukan analisa strategi, termasuk analisa lingkungan terkait dengan bidang-bidang olahraga. Pemahaman akan analisa strategi dan analisa lingkungan ini dapat membantu proses pemahaman, pembentukan dan pengembangan bagi manajemen operasional olahraga untuk dapat mengoptimalkan proses manajemen, kualitas, dan penerapan (performance) di bidang olahraga yang dikelola. Selain manajemen olahraga ini, para peserta didik juga akan memiliki pandangan dan pemahaman yang lebih luas mengenai manajemen di bidang musik industry dan hal-hal terkait untuk memaksimalkan suatu kegiatan musik, seperti proses pembentukan tim yang diperlukan dalam proses pembentukan dan pencitraan seorang penyaji ataupun seorang artisan di bidang musik. Dalam hal ini, seorang manajemen musik harus dapat mengambil langkah-langkah dan tindakan untuk dapat mengoptimalkan sumber pendapatan ataupun penghargaan bagi pada seniman atau musisi, baik sebagai seorang artisan ataupun sebagai seorang penyaji dalam kegiatan musik pertunjukan

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

MODUL MODEL REHABILITASI SOSIAL VOKASIONAL DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN ACTIVITY OF DAILY LIVING (ADL) INSTRUMENTAL ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA (ODGJ)

2022•Koleksi Perpustakaan

Faktor yang dapat memperparah kondisi kesehatan mental salah satunya yaitu stigma yang menganggap pasien jiwa itu tidak berguna dan didiskriminasi baik dikeluarga maupun di masyarakat. Tingginya stigma yang negatif di masyarakat menyebabkan meningkatnya keparahan penderita kesehatan mental dan mempengaruhi proses penyembuhannya. Stigma yang ada juga dapat menyebabkan relaps pada penderita yang sudah selesai menjalani pengobatan (Ayuningtyas and Rayhani, 2018). Kendala yang terjadi pada pelayanan kesehatan jiwa adalah belum terintegrasinya rehabilitasi serta masih terfokus pada pasien saja sehingga seringkali mengakibatkan terjadinya kekambuhan pada penderita. Penderita kesehatan jiwa dengan diagnosa skizofrenia diperkirakan akan kambuh 50% pada tahun pertama jika tidak mendapat perawatan dan rehabilitasi serta dukungan yang baik (Purwanto, 2010). Dengan fokus yang dilakukan hanya pada pengobatan medis, pusat pelayanan kesehatan di Indonesia kurang memperhatikan aspek rehabilitasi seperti rehabilitasi vokasional dan Okupasional. Hal ini berakibat pada kurang berhasilnya proses rehabilitasi vokasional dan Okupasional yang berjalan dan berdampak pada keluaran yang ada. Terapi okupasi dan vokasional apabila dilakukan dengan baik dapat meningkatkan kemandirian pasien skizofrenia ketika sudah kembali ke masyarakat, namun dalam pelaksanaannya masih terdapat beberapa kendala sehingga tidak optimal yang akhirnya berdampak pada keluaran yang dihasilkan. Penelitian yang dilakukan oleh Désiron et al., (2011) salah satu kendala yang sering dialami adalah tidak adanya indikator yang jelas mengenai faktor yang mempengaruhi keberhasilan dari rehabilitasi okupasi yang di jalankan, baik faktor jenis terapi, durasi maupun faktor lain yang kemungkinan mempengaruhi keberhasilan terapi.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Modul Pembelajaran Sains Anak Usia Dini untuk Anak TK 4-6 Tahun

2022•Koleksi Perpustakaan

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) saat ini menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat luas. Pendidikan anak usia dini merupakan jembatan antara lingkungan keluarga dengan masyarakat, Anak usia dini merupakan manusia yang memiliki potensi yang harus dikembangkan. Anak memiliki karakteristik yang berbeda dengan orang dewasa.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

MODUL TEORI BELAJAR

2022•Koleksi Perpustakaan

Judul : MODUL TEORI BELAJAR Penulis : Dr. Gusnarib Wahab, M. Pd Rosnawati, S. Pd., M. Pd Ukuran : 15,5 x 23 cm Tebal : 85 Halaman ISBN : 978-623-62330-6-1 Modul ini disajikan sebagai referemsi untuk membantu mahasiswa-mahasiswi dalam mempelajari dan memahami materi-materi dalam matakuliah “Teori-teori Belajar danPembelajaran”, di dalam modul ini memuat seputar belajar dan pembelajaran, ruanglingkup belajar anak, hakikat belajar anak, teori-teori belajardan materi-materi yang berkaitan dengan belajar dan pembelajaran.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Modul Pelatihan Microsoft Project 2019

2022•Koleksi Perpustakaan

Manajemen proyek saat ini berkembang sedemikian pesat. Pekerjaan berkarakteristik proyek tersebar di berbagai bidang dan kebutuhan akan pengelolaan proyek yang lebih baik terus bertumbuh. Tulisan ringkas ini berupaya menjelaskan bagian-bagian penting manajemen proyek menggunakan dukungan perangkat lunak Microsoft Project. Versi yang digunakan adalah versi terbaru yakni versi 2019 dengan tampilan yang lebih menarik serta fitur yang lebih kaya untuk dielaborasi lebih jauh. Buku ini membahas tentang pengenalan Microsoft Project 2019, mengolah data perencanaan, mengolah sumber daya dan jadwal proyek, menyusun rencana anggaran proyek, evaluasi perkembangan dan pergerakan proyek, dan menyusun laporan proyek.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Modul Pembelajaran Matematika Dimensi Tiga dengan Aplikasi GeoGebra

2022•Koleksi Perpustakaan

Membedakan modul ini dengan yang lain terdapat pada penerapan GoeGebra. Aplikasi ini digunakan pada bagian ke dua dan ke tiga. Tentang jarak dan sudut pada ruang dimensi tiga merupakan permasalahan yang cukup sulit dikerjakan oleh sebagian siswa SMA. Mulai dari penilaian di satuan pendidikan ataupun Ujian Tulis Berbasis Komputer untuk tes masuk SMBPTN. Jika masalah jarak dan sudut pada ruang dimensi tiga dapat dibantu penyelesaiannya menggunakan GeoGebra, maka dapat mereduksi kesulitan yang muncul. Selain penerapan aplikasi GeoGebra, perbedaan modul ini dengan modul lain, bahwa Modul Pembelajaran Matematika Materi Dimensi Tiga dengan Aplikasi GeoGebra, dapat diterapkan ke setiap jenjang kelas yang mana terdapat Kompetensi Dasar atau Sub KD yang berkaitan dengan materi dimensi Tiga. GeoGebra bukan merupakan alat instan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi khususnya pada masalah ruang dimensi tiga. GeoGebra hanyalah alat bantu, kompetensi geometri dan kompetensi penggunaan GeoGebra sangat diperlukan sebagai syarat agar GeoGebra dapat digunakan. Dengan GeoGebra diharapkan dapat membantu melatih dan mengasah kompetensi geometri sehingga kompetensi tersebut dapat meningkat yang pada akhirnya dapat menyelesaikan masalah sudut pada ruang dimensi tiga tanpa bantuan GeoGebra. Tidak semua pokok bahasan dalam modul ini memanfaatkan aplikasi GeoGebra. Pokok bahasan awal tentang kedudukan tidak menggunakan aplikasi ini. Namun terdapat pengenalan aplikasi pada titik yang terletak di luar bidang dan titik tembus garis pada bidang dalam ruang. Fokus pemanfaatan aplikasi ini terdapat pada pokok bahasan jarak dan sudut. Para siswa dapat membandingkan penyelesaian asah kompetensi kedua pokok bahasan terakhir. Membandingkan bukan berarti mempertentangkan tetapi kedua cara saling melengkapi.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail