Hasil pencarian
Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.
Pencarian lanjut AND / OR / NOT
Kepatuhan pasien kanker payudara (Carcinoma mammae) pada pemberian kemoterapi obat anti kanker terhadap kualitas hidup di RSUD A. Wahab Sjahranie Samarinda
Uji Toksisitas Akut Fraksi n-Heksana Bawang Dayak (Eleutherine bulbosa Urb) Dengan Metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT)
UJI AKTIVITAS ANALGETIK EKSTRAK ETANOL DAUN SUKUN (Artocarpus altilis Park.) PADA MENCIT PUTIH JANTAN (Mus musculus) YANG DIINDUKSI ASAM ASETAT
Profil Tingkat Pengetahuan Orang Tua Tentang Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Pada Pasien Anak di Puskesmas Muara Wis Periode Maret 2018
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN PAKU LAUT (Acrostichum aureum (Linn.) root) TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes
FORMULASI SEDIAAN GEL SEMPROT EKSTRAK ETANOL DAUN BINAHONG (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis)
Identifikasi Rhodamin B Pada Cabe Giling Basah Yang Dijual Di Pasar Tradisional Kota Balikpapan
Uji aktivitas analgetik ekstrak etanol daun tambora (Ageratum conyzoides L.) pada mencit putih jantan (Mus musculus) yang diinduksi asam asetat
Uji Aktivitas Analgetik Ekstrak Etanol Daun Senggani (Melastoma malabathricum L.) Pada Mencit Putih Jantan (Mus musculus) Yang Diinduksi Asam Asetat.
Uji Toksisitas Akut Fraksi Etil Asetat Umbi Bawang Dayak (Eleutherine bulbosa Urb.) Dengan Metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT)
PROFIL PERESEPAN OBAT INFEKSI SALURAN PERNAPASAN ATAS (ISPA) PADA BALITA DI PUSKEMAS SIDOMULYO SAMARINDA PERIODE FEBRUARI - APRIL 2017
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Paku Atai Putih (Plagiogyria glauca (Blume). Mett) Terhadap Bakteri Propionibacterium Acnes
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAUN CINCAU HIJAU (Premna oblongifolia Merr) DENGAN METODE ABTS (2.2-azinobis-3-etylbenzathyazolin-6 sulfonat)
Identifikasi boraks pada pentol bakso yang di jual di kelurahan Sempaja Selatan dengan menggunakan kulit buah naga merah
Identifikasi Bahan Kimia Obat Fenilbutazon pada Jamu Pegal Linu Menggunakan Prototipe Test Strip
PROFIL PENGGUNAAN OBAT ANTI TUBERKULOSIS (OAT) DI PUSKESMAS LABANAN BERAU PERIODE JULI - DESEMBER 2018
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK METANOL BATANG JARAK PAGAR (Jatropha curcas L) MENGGUNAKAN METODE DPPH (1,1-diphenyl-2-pircrylhydrazyl)
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Matoa Muda & Tua (Pometia pinnata J.R. & G. FORST) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus ATCC 33591
Indonesia termasuk negara yang memiliki kasus kematian akibat resistensi antibiotik yang cukup tinggi, sehingga perlu dilakukan eksplorasi bahan alam sebagai alternatif antibakteri. Daun matoa (Pometia pinnata) berpotensi sebagai senyawa antibakteri karena mengandung metabolit sekunder seperti flavonoid, saponin, tanin dan steroid. Perbedaan umur daun dapat mempengaruhi kadar metabolit tersebut dan aktivitas antibakterinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun matoa tua dan muda terhadap bakteri Staphylococcus aureus ATCC 33591. Tahapan penelitian meliputi determinasi tumbuhan, pengujian kadar air ekstrak, skrining fitokimia, serta pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram (Kirby-Bauer) dengan variasi konsentrasi 5%, 10%, 15%, 20% dan 25%. Analisis data yang digunakan adalah uji statistik Independent T-Test. Hasil penelitian menunjukkan kadar air ekstrak daun muda matoa sebesar 5,45% dan ekstrak daun tua sebesar 7,80% termasuk dalam kategori ekstrak kental. Ekstrak daun muda matoa memiliki aktivitas antibakteri dengan rata-rata sebesar 11,37 mm sedangkan ekstrak daun tua memiliki aktivitas antibakteri dengan rata-rata sebesar 12,19 mm. Terdapat perbedaan rata-rata zona hambat antara ekstrak daun tua dan muda matoa, yang menunjukkan daun tua memiliki zona hambat lebih besar dibandingkan daun muda, meskipun secara statistik hasil uji menunjukkan nilai sig 0,126 > 0,05 yang menyatakan tidak terdapat perbedaan signifikan antara zona hambat kelompok ekstrak daun muda dan daun tua matoa.
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK METANOL BATANG JARAK PAGAR (Jatropha curcas L) MENGGUNAKAN METODE DPPH (1,1-diphenyl-2-pircrylhydrazyl)
Radikal bebas merupakan molekul reaktif yang dapat menyebabkan stres oksidatif dan berperan dalam terjadinya berbagai penyakit degeneratif. Salah satu upaya untuk menangkal radikal bebas adalah dengan memanfaatkan antioksidan yang berasal dari bahan alam. Tanaman jarak pagar (Jatropha curcas L.) diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, alkaloid, tanin, dan saponin yang berpotensi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak metanol batang jarak pagar (Jatropha curcas L.) menggunakan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang meliputi determinasi tanaman, pembuatan simplisia, ekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut metanol, penetapan susut pengeringan simplisia, penetapan kadar air ekstrak, skrining fitokimia, dan pengujian aktivitas antioksidan secara spektrofotometri UV-Vis. Aktivitas antioksidan ditentukan berdasarkan nilai IC₅₀ yang diperoleh dari persamaan regresi linier antara konsentrasi sampel dan persen inhibisi radikal bebas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai susut pengeringan simplisia sebesar 10,40%, sedangkan kadar air ekstrak sebesar 17,28%. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak metanol batang jarak pagar mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, dan steroid. Hasil pengujian aktivitas antioksidan menunjukkan bahwa ekstrak metanol batang jarak pagar memiliki nilai IC₅₀ sebesar 476,4857 ppm, sedangkan vitamin C sebagai kontrol positif memiliki nilai IC₅₀ sebesar 9,7961 ppm yang termasuk kategori antioksidan sangat kuat. Berdasarkan klasifikasi nilai IC₅₀, ekstrak metanol batang jarak pagar termasuk dalam kategori antioksidan lemah. Dengan demikian, ekstrak metanol batang jarak pagar memiliki kemampuan menangkap radikal bebas DPPH, namun aktivitas antioksidannya masih tergolong lemah sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut untuk meningkatkan potensi aktivitas antioksidannya.