Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

24 hasil
Subjek: Profil
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Uji Aktivitas Antioksidan dan Profil Metabolit Ekstrak Etanol Umbi Bawang Dayak (Eleutherine bulbosa (Mill.)Urb)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Bawang dayak (Eleutherine bulbosa (Mill.)Urb) merupakan tumbuhan yang memiliki khasiat sebagai antioksidan, untuk mengetahui terkait senyawa yang berperan terhadap aktifitas tersebut maka dapat dianalisis secara spesifik melalui uji profil metabolit. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji aktivitas antioksidan dan menganalisis profil metabolit yang ada pada umbi bawang dayak. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimental. Tahapan penelitian meliputi determinasi tumbuhan, pengolahan simplisia, pembuatan ekstrak secara maserasi, Uji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH, dan uji profil metabolit menggunakan LC-HRMS (Liquid Chromatography-High Resolution Mass Spectrometry). Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah umbi bawang dayak. Sedangkan untuk uji profil metabolit sampel dianalisis dengan fase gerak berbasis air-asetonitril yang mengandung asam format, menggunakan kolom Phenyl Hexyl dalam gradien elusi dengan LC-HRMS. Pada penelitian ini variabel bebas yang digunakan adalah konsentrasi ekstrak etanol umbi bawang dayak, variabel terikat adalah nilai IC50 dan potensi antioksidan serta profil metabolit dari ekstrak etanol umbi bawang dayak Eleutherine bulbosa (Mill.Urb)). Data yang diperoleh pada aktivitas antioksidan dilakukan dengan analisis statistik uji independent sample t-test. Sedangkan uji profil metabolit dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol umbi bawang dayak memiliki aktivitas antioksidan dengan rata-rata nilai IC50 yaitu 27,00 ppm yang tergolong sangat kuat dan hasil analisis profiling metabolite adanya keberadaan senyawa bioaktif Caffeic Acid Phenethyl Ester (CAPE), Gly-Leu, Hydroquinone, 4-(2,3-dihydrobenzo[b]furan-5-yl) pyrimidine-2-thiol, menaquinone (Vitamin K2), niacin (Vitamin B3), 4-[amino(carboxy)methyl]-5-oxoproline, volasertib, dan alangicine. Senyawa-senyawa tersebut menunjukkan potensi aktivitas antioksidan melalui berbagai mekanisme, seperti penghambatan ROS, pengikatan ion logam, pendonoran elektron.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Uji Aktivitas Antioksidan dan Profil Metabolit Fraksi N-Heksan Umbi Bawang Dayak (Eleutherine bulbosa (Mill.)Urb)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Bawang dayak (Eleutherine bulbosa (Mill.) Urb) merupakan tumbuhan yang memiliki khasiat sebagai antioksidan, untuk mengetahui senyawa yang berperan terhadap aktivitas tersebut maka dianalisis secara spesifik melalui uji profil metabolit. Tujuan penelitian ini untuk menguji aktivitas antioksidan dan menganalisis profil metabolit yang ada pada umbi bawang dayak. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental. Tahapan penelitian meliputi determinasi tumbuhan, pengolahan simplisia, pembuatan ekstrak secara maserasi, pembuatan fraksi n-heksan menggunakn metode ekstraksi cair-cair, uji aktivitas antioksidan metode DPPH, dan uji profil metabolit menggunakan LC-HRMS (Liquid Chromatography-High Resolution Mass Spectrometry). Pada uji profil metabolit sampel dianalisis dengan fase gerak berbasis air-asetonitril yang mengandung asam format, menggunakan kolom Phenyl Hexyl dalam gradien elusi dengan LC-HRMS. Hal ini diperkuat oleh uji statistik meliputi uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk menunjukan data berdistribusi normal pada IC50 vitamin C dan IC50 fraksi n heksan, yaitu: 0,262 dan 0,341 (p>0,05) selanjutnya, uji independen T-test menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,003 (p0,05). Data yang diperoleh pada aktivitas antioksidan dilakukan dengan analisis yaitu uji independent sample t-test. Sedangkan uji profil metabolit dianalisis dengan LC-HRMS secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi n-heksan umbi bawang dayak memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 yaitu 108,975 ppm yang tergolong sedang dan hasil analisis profiling metabolit adanya keberadaan senyawa bioaktif menaquinone (Vitamin K2), kafeat asam phenetyl ester (CAPE) dan niacin (Vitamin B3).

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN PROFIL METABOLIT FRAKSI AIR UMBI BAWANG DAYAK (Eleutherine bulbosa (Mill.) Urb)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Bawang Dayak (Eleutherine bulbosa (Mill.) Urb) merupakan tumbuhan asli Kalimantan yang memiliki beragam manfaat sebagai obat tradisional. Umbi bawang dayak mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder, seperti alkaloid, flavonoid, glikosida, steroid, tanin dan senyawa golongan polifenol, yang memiliki potensi sebagai antioksidan serta berperan dalam menangkal radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa yang terkandung dalam fraksi air umbi bawang (Eleutherine bulbosa (Mill.) Urb) dan mengetahui profil metabolit umbi bawang dayak menggunakan LC-HRMS. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian ekperimental. Tahapan penelitian meliputi pengambilan sampel, determinasi sampel, pembuatan simplisia, pembuatan ekstrak secara maserasi, pembuatan fraksi air umbi bawang dayak, uji aktivitas antioksidan, dan pengujian profil metabolit menggunakan LC-HRMS. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah umbi bawang dayak, sedangkan uji profil metabolit sampel dianalisis dengan fase gerak air-asetonitril yang mengandung asam format menggunakan kolom Phenyl Hexyl dalam gradien elusi dengan LC-HRMS. Data yang diperoleh pada aktivitas antioksidan dilakukan dengan analisis statistik uji independent sampel t-test, sedangkan uji profil metabolit dianalisis dengan LC-HRMS secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi air Umbi bawang dayak memiliki aktivitas antioksidan dengan rata-rata nilai IC50 yaitu 152.8208 ppm yang tergolong sedang dan hasil analisis profil metabolit adanya keberadaan senyawa bioaktif Caffeic Acid Phenethyl Ester (CAPE), Hydroquinone, dan Menaquinone. Penelitian ini diperkuat oleh uji analisis statistik meliputi uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk menunjukkan data terdistribusi normal pada IC50 vitamin C dan IC50 fraksi air, yaitu 0.262 dan 0.153 karena uji Independent t-tes menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0.010 (p0.05).

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PROFIL PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN PREEKLAMPSIA DI RUMAH SAKIT RSUD Dr. KANUJOSO DJATIWIBOWO BALIKPAPAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Nama : Dian Novita Sayuti Program Studi : Sarjana Farmasi Judul Usulan Skripsi : Profil Penggunaan Obat Antihipertensi Pada Pasien Preeklampsia Di RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan Pembimbing : apt. Siti Jubaidah, S. Far., M.Pd. apt. Yullia Sukawaty, S. Far., M Sc. Preeklampsia merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah setelah usia kehamilan 20 minggu yang disertai proteinuria atau gangguan organ lainnya. Kondisi ini menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas maternal serta perinatal sehingga memerlukan penatalaksanaan yang tepat, termasuk penggunaan obat antihipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil penggunaan obat antihipertensi pada pasien preeklampsia di RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental dengan desain observasional retrospektif dan analisis deskriptif. Data diperoleh dari rekam medis pasien preeklampsia rawat inap periode Januari–Agustus 2025. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Dari 160 rekam medis yang diperoleh, sebanyak 61 rekam medis memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data yang dikumpulkan meliputi usia pasien, usia kehamilan, riwayat hipertensi, proteinuria, diagnosis, lama rawat inap, serta penggunaan obat antihipertensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien preeklampsia paling banyak berada pada kelompok usia 20–35 tahun sebanyak 46 pasien (75%), usia kehamilan trimester III sebanyak 60 pasien (98%), memiliki riwayat hipertensi keluarga sebanyak 28 pasien (46%), proteinuria +3 sebanyak 27 pasien (45%), dan diagnosis preeklampsia berat sebanyak 40 pasien (66%). Pola penggunaan obat antihipertensi yang paling banyak digunakan adalah kombinasi nifedipin, magnesium sulfat (MgSO₄), dan methyldopa sebanyak 24 pasien (39%), diikuti kombinasi nifedipin dan methyldopa sebanyak 19 pasien (30%). Penggunaan terapi kombinasi lebih dominan dibandingkan terapi tunggal karena sebagian besar pasien mengalami preeklampsia berat. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan obat antihipertensi pada pasien preeklampsia di RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan didominasi oleh terapi kombinasi nifedipin, MgSO₄, dan methyldopa. Terapi kombinasi digunakan untuk mengendalikan tekanan darah sekaligus mencegah komplikasi kejang pada pasien preeklampsia. Kata kunci: Preeklampsia, Antihipertensi, Nifedipin, Methyldopa, Magnesium Sulfat, Profil Penggunaan Obat.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Profil Karakteristik dan Pola Penggunaan Obat Antidiabetes pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II di instalasi Rumah Sakit

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Diabetes Melitus (DM) merupakan kondisi metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia kronis yang diakibatkan karena kerusakan atau kekurangan sekresi insulin. Pada tahun 2021 jumlah penderita diabetes melitus mencapai 19,47 juta jiwa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui profil karaktertistik dan pola penggunaan obat antidiabetes pada pasien diabetes melitus tipe II di instalasi rawat jalan Rumah Sakit. Penelitian ini diharapkan dapat dimanfaatkan bagi fasilitas pelayanan kesehatan serta menjadi referensi bagi penelitian terkait pola penggunaan obat pada pasien diabetes melitus tipe II. Rancangan yang digunakan pada penelitian merupakan jenis penelitian studi literatur, dengan melakukan pengumpulan data, menelaah dan menganalisis data pada beberapa jurnal penelitian. Objek penelitian ini yaitu profil karakteristik dan pola penggunaan obat pada pasien Diabetes Melitus tipe II di Rumah Sakit Kabupaten Bogor, Rumah Sakit Provinsi Anwar Medika dan Rumah Sakit NTB. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul berupa data karakteristik pasien berdasarkan jenis kelamin, usia, diagnosa pasien dan data pola penggunaan obat antidiabetes serta obat penyerta lain berdasarkan golongannya. Berdasarkan studi literatur yang telah dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar penderita diabetes adalah perempuan, dengan usia mayoritas 46 – 65 tahun. Obat yang paling sering digunakan oleh para penderita adalah sulfonilurea (Glimepirid) dan Biguanid (Metformin). Kata kunci: Diabetes Melitus tipe 2, Profil Karakteristik Pasien, Pola Penggunaan Obat

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PROFILAKSIS PADA PASIEN BEDAH SESAR (SECTIO CAESAREA) DI BEBERAPA RUMAH SAKIT

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Studi literatur ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan anitibotik profilaksis pada pasien sectio caesarea atau pasien bedah sesar di beberapa Rumah Sakit. Antibiotik profilaksis adalah antibiotik digunakan bagi pasien yang belum terkena infeksi, tetapi diduga mempunyai peluang besar untuk mendapatkannya, atau bila terkena infeksi dapat menimbulkan dampak buruk bagi pasien. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur. Objek dari penelitian ini pasien sectio caesarea di rumah sakit. Tahapan penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan, meringkas, dan menarik kesimpulan dari data yang didapat dilakukan secara benar. Analisis data yang digunakan yaitu metode deskriptif dengan membuat gambaran dari data yang telah di dapat dari jurnal yang akan di teliti. Berdasarkan hasil studi literatur, antibiotik profilaksis yang digunakan pada Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi NTB adalah sefotaksim, seftriakson, dan ampisilin. Pada Rumah Sakit Umum Daerah Prof. Dr. Margono Soekarjo antibiotik profilaksis yang digunakan adalah sefazolin dan seftrikason. Pada Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Tangerang antibiotik profilaksis yang digunakan adalah sefotaksim dan seftriakson. Dengan rute pemberian secara intra vena (IV). Dan waktu pemberian 30 menit sebelum sectio caesarea.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR GAMBARAN PENYIMPANAN OBAT DI PUSKESMAS

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penyimpanan obat di puskesmas. Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif, untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya di wilayah kerja puskesmas. Penyimpanan obat di Puskesmas mempunyai dampak besar dalam pelayanan kesehatan. Penyimpanan yang kurang baik dapat membawa kerugian material. Tahapan penelitian yaitu mereduksi data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama inti tulisan, penyajian data berupa tabel deskriptif, selanjutnya dilakukan penarikan kesimpulan. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan membuat gambaran data-data tentang penyimpanan sediaan farmasi di puskesmas. Objek yang diteliti adalah gambaran penyimpanan obat di puskesmas. Hasil penelitian menyatakan bahwa Puskesmas Sindang Dataran Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu belum memenuhi penggunaan lemari, rak dan palet serta tidak melakukan observasi terhadap dinding yang dibuat licin, lemari pendingin, penyimpanan sediaan farmasi yang penampilan dan penamaan yang mirip (LASA) tidak ditempatkan berdekatan, dan kartu stok. Puskesmas Mangunsari Kota Salatiga telah memenuhi persyaratan penyimpanan obat, tetapi belum memenuhi persyaratan ruangan kering dan tidak lembab.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Studi literatur profil penggunaan obat hipertensi pada pasien rawat inap di rumah sakit

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui pofil penggunaan obat hipertensi pada pasien rawat inap di rumah sakit. Penggunaan obat antihipertensi yang tidak tepat dapat menyebabkan spektrum toksisitas, kegagalan terapi pengobatan, biaya pengobatan yang tinggi, komplikasi hingga kematian pasien, serta menghambat mutu pelayanan kesehatan itu sendiri. Penelitian studi literatur ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi instansi pelayanan kesehatan serta menjadi referensi bagi penelitian terkait penggunaan obat antihipertensi. Objek penelitian nya adalah profil penggunaan obat hipertensi pada pasien rawat inap di rumah sakit. Tahapan penelitian meliputi reduksi data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama inti tulisan, penyajian data, yaitu data dalam tabel deskriptif. Data yang dianalisis berupa data karakteristik pasien dan data penggunaan obat antihipertensi pada pasien rawat inap di rumah sakit RSUD Mardi Waluyo Blitar, RSUD Penambahan Senopati dan RSUD Sultan Imanuddin. Selanjutnya dilakukan penarikan kesimpulan melakukan verifikasi dan tinjauan ulang data yang didapat agar penarikan simpulan dilakukan dengan benar. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul berupa data karakteristik pasien terkait jenis kelamin, usia dan derajat hipertensi, data penggunaan obat hipertensi. Berdasarkan hasil studi literatur menunjukkan bahwa karakteristik pasien hipertensi yang dirawat di rumah sakit paling banyak pada usia 40-60 tahun, sedangkan karakteristik pasien berdasarkan jenis kelamin yang paling banyak menderita penyakit hipertensi didominasi oleh wanita dengan derajat hipertensi paling banyak pada stadium dua. Berdasarkan data penggunaan obat menunjukkan bahwa sebagian besar pasien rawat inap diberikan obat antihipertensi dalam bentuk bentuk tunggal dengan pilihan obat yang cukup bervariasi antar rumah sakit. Sedangkan kombinasi dua dan tiga jenis obat memiliki persentase yang sama besar dan yang paling sedikit dengan empat kombinasi.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR GAMBARAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PROFILAKSIS PADA PASIEN BEDAH SESAR (SECTIO CAESAREA)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan antibiotik profilaksis pada pasien bedah sesar di rumah sakit. Sectio caesarea (SC) berasal dari bahasa latin caedere yang berarti memotong atau mengiris yang mengacu pada tindakan pembedahan untuk melahirkan bayi dengan membuka dinding perut dan rahim ibu. Risiko yang mungkin terjadi setelah persalinan dengan operasi sectio caesarea adalah infeksi. Antibiotik profilaksis dianjurkan pada persalinan bedah sesar karena dapat mengurangi kejadian infeksi yang disebabkan oleh kuman pada saat operasi. Objek penelitian yaitu penggunaan antibiotik profilaksis pada pasien bedah sesar di rumah sakit. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul yaitu data demografi pasien dan data penggunaan antibiotik profilaksis pada pasien bedah sesar (sectio caesarea) di RSUD Arifin Ahmad Provinsi Riau, RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo, dan RSUD Provinsi NTB. Hasil penelitian menunjukan bahwa jenis antibiotik profilaksis yang terbanyak digunakan pada kasus sectio caesarea dirumah sakit adalah antibiotik dosis tunggal yaitu seftriakson yang termasuk golongan sefalosporin generas ketiga. Selain itu juga digunakan antibiotik ampisilin, sefazolin dan sefotaksim. Kesimpulan yang dapat diambil bahwa antibiotik profilaksis yang paling banyak dan sering digunakan adalah antibiotiik golongan sefalosporin yaitu sefazolin dan seftriakson.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR PROFIL PENYIMPANAN OBAT DI PUSKESMAS DI SURABAYA, PALOPO DAN PEKAN BARU

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) adalah suatu tempat yang digunakan untuk menyelenggarakan upaya pelayanan kesehatan, baik promotif, preventif, kuratif, maupun rehabilitatif yang dilakukan oleh pemerintah, pemerintah daerah dan/atau masyarakat. Puskesmas mempunyai tugas melaksanakan kebijakan kesehatan untuk mencapai tujuan pembangunan kesehatan di wilayah kerjanya. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian penyimpanan obat di puskesmas di wilayah Surabaya, di puskesmas Wara kota Palopo, dan puskesmas kotamadya Pekanbaru. Tahap penelitian yaitu mereduksi data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama inti tulisan, penyajian data berupa tabel deskriptif, selanjutnya dilakukan penarikan kesimpulan. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan membuat gambaran data-data tentang penyimpanan sediaan farmasi di puskesmas. Hasil penelitian menyatakan beberapa puskesmas yang terdapat di Wilayah Surabaya Timur dan Pusat belum memenuhi persyaratan lemari narkotika dan psikotropika serta lemari pendingin dan belum memenuhi persyaratan luas gudang obat, terdapatnya ventilasi dan cahaya, dan tidak melakukan observasi terhadap lantai dan dinding. Puskesmas Wara Kota Palopo telah memenuhi persyaratan penyimpanan obat, tetapi belum memenuhi persyaratan luas gudang obat, ventilasi dan cahaya, serta dinding. Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo Kotamadya Pekanbaru telah memenuhi persyaratan penyimpanan obat dan penyusunan obat, tetapi belum memenuhi persyaratan ventilasi dan cahaya, serta dinding.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR MUTU FISIK DAN PROFIL DISOLUSI SEDIAAN TABLET ATORVASTATIN INOVATOR, GENERIK, DAN BERMEREK DAGANG

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan mutu fisik dan profil disolusi sediaan tablet atorvastatin. Atorvastatin merupakan salah satu obat statin yang penggunaannya paling banyak di dunia dan digunakan sebagai pengobatan lini pertama untuk hiperlipidemia. Saat ini di Indonesia beredar produk inovator sediaan tablet atorvastatin, beberapa merek dagang, dan generik. Untuk mengetahui perbandingan mutu tablet sediaan inovator, generik, dan bermerek dagang perlu diketahui bioekivalensi antara sediaan tersebut. Oleh sebab itu perlu dilakukan studi pustaka perbandingan mutu fisik dan disolusi obat atorvastatin untuk membandingkan kualitas sediaan tablet yang beredar di pasaran. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur dengan objek penelitian berupa perbandingan mutu fisik dan profil disolusi tablet atorvastatin inovator, generik, dan bermerek dagang. Tahap penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah berbagai literatur ilmiah dan melakukan verifikasi serta tinjauan ulang data yang didapat agar penarikan simpulan dilakukan dengan benar. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif dengan membuat gambaran dari data-data perbandingan mutu fisik dan disolusi tablet atorvastatin. Hasil penelitian pada pengujian mutu fisik tablet atorvastatin inovator, dan bermerek dagang telah memenuhi semua kriteria fisik, tetapi terdapat sampel generik yang tidak memenuhi kriteria waktu hancur. Profil disolusi tablet atorvastatin bermerek serupa dengan tablet inovator, tetapi profil disolusi tablet generik berbeda dengan inovator. Hasil penentuan kadar tablet atorvastatin inovator, generik, dan bermerek dagang memenuhi persyaratan jumlah kandungan bahan aktif obat dalam tablet.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR PROFIL PENGGUNAAN ANTIBIOTIKA PROFILAKSIS PADA KASUS SECTIO CAESARAE DI RUMAH SAKIT

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Antibiotik merupakan obat yang berfungsi menghambat pertumbuhan atau membunuh mikroorganisme sebagai pencegahan dan penanganan terhadap infeksi mikroba. Antibiotik profilaksis dianjurkan pada persalinan SC karena dapat mencegah atau mengurangi kejadian infeksi yang disebabkan oleh kuman staphylococcus aureus pada saat operasi, penggunaan antibiotik profilaksis terbukti efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk medapatkan gambaran mengenai profil penggunaan antibiotika profilaksis sectio caesarae di rumah sakit. Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur, yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah Jurnal Ilmiah, Buku Prosiding Seminar Kefarmasian, dan Karya Tulis Ilmiah. Tahapan penelitian berupa reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Objek penelitian yaitu penggunaan antibiotika profilaksis pada kasus sectio caesarae di rumah sakit. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis antibiotik profilaksis tertinggi yang digunakan pada kasus SC di rumah sakit merupakan antibiotik golongan sefalosporin dalam bentuk tunggal. Selain itu juga digunakan antibiotik profilaksis kombinasi diantaranya yaitu gentamisin dan seftriakson, amoksisilin dan klavulanat serta ampisilin dan sulbaktam. Kesimpulan yang dapat diambil bahwa antibiotik profilaksis yang paling banyak dan sering digunakan adalah antibiotik golongan sefalosporin yaitu seftriakson dan sefotaksim.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PROFIL PENYIMPANAN OBAT DI GUDANG INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui profil penyimpanan obat di gudang instalasi farmasi rumah sakit. Penyimpanan obat merupakan suatu kegiatan pengaturan terhadap pengelolaan obat dan sediaan farmasi yang diterima agar aman (tidak hilang), terhindar dari kerusakan fisik maupun kimia dan mutunya tetap terjamin sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur, yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah literatur ilmiah serta dokumen yang terkait. Tahapan penelitian meliputi penyuntingan data, penyajian data, dan tinjauan ulang data yang didapat agar penarikan kesimpulan dilakukan dengan benar. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Berdasarkan hasil studi literatur terkait penelitian tentang gambaran penyimpanan obat di Gudang Instalasi farmasi rumah sakit dapat disimpulkan bahwa rumah sakit telah menerapkan sebagian besar standar pengelolaan penyimpanan obat di Gudang Instalasi Farmasi Rumah Sakit. Hanya saja masih perlu melakukan beberapa peningkatan di sarana dan prasarana seperti menambah luasan gudang penyimpanan, pengadaan rak kadaluarsa, alat pemindah dan perlu memperhatikan kestabilan suhu di dalam gudang.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PROFILAKSIS PADA KASUS SECTIO CAESARAE DI RUMAH SAKIT

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan studi literatur adalah untuk mengetahui evaluasi penggunaan antibiotik profilaksis pada kasus Sectio Caesarae di rumah sakit. Sectio Caesarea (SC) adalah suatu pembedahan guna melahirkan anak lewat insisi pada dinding abdomen dan uterus. Pemberian antibiotik profilaksis merupakan upaya untuk mencegah terjadinya infeksi. Penggunaan antibiotika profilaksis terbukti mampu menurunkan risiko infeksi pasca bedah secara signifikan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur, yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah literatur ilmiah yang terkait. Data yang diperoleh kemudian dibandingkan kesesuaiannya dengan standar pemberian antibiotik profilaksis Berdasarkan hasil studi literatur menunjukkan bahwa sebagian besar rumah sakit menggunakan antibiotik sefalosporin generasi III pada penggunaan antibiotika profilaksis untuk kasus Sectio Caesarae. Hasil evaluasi kesesuaian penggunaan antibiotik pada pasien SC dibandingkan dengan standar pemberian antibiotik yang direkomendasikan oleh Pedoman Dasar Farmakologi dan Terapi menurut Goodman & Gilman, Permenkes Nomor 2406 tahun 2011 tentang panduan umum penggunaan antibiotik serta SIGN: Antibiotik Prophylaxis in Surgery (2014) dan WHO (2015), dapat disimpulkan bahwa tidak tepat obat dan dosis, namun tepat cara dan waktu pemberian

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KAJIAN LITERATUR POLA PERESEPAN PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN RAWAT JALAN DI FASILITAS KESEHATAN KOTA BALIKPAPAN

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kajian literatur bertujuan untuk mengetahui profil peresepan obat antihipertensi di puskesmas. Hipertensi adalah suatu keadaan tekanan darah seseorang berada diatas batas normal atau optimal yaitu 120 mmHg untuk sistolik dan 80 mmHg untuk diastolik. Penyakit ini dikategorikan sebagai the silent disease karena penderita tidak mengetahui dirinya mengidap hipertensi sebelum memeriksakan tekanan darahnya. Kasus hipertensi di Kota Balikpapan merupakan penyakit tertinggi setelah ISPA. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian studi literatur, yang dilakukan dengan cara mengumpulkan mempelajari, menelaah buku, majalah ilmiah, dokumen yang terkait seperti skripsi serta jurnal ilmiah. Hasil data penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran dari data-data yang terkumpul. Berdasarkan data karakteristik profil pengobatan pada 2 puskesmas di Kota Balikpapan menunjukkan bahwa pasien perempuan lebih banyak menderita hipertensi dibanding laki-laki. Terapi tunggal dengan penggunaan obat golongan obat Calcium Channel Blocker (Amlodipin) lebih banyak digunakan dibanding dengan terapi kombinasi dalam pengobatan hipertensi.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR PROFIL PERESEPAN ANTIBIOTIK DI RUMAH SAKIT

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang profil peresepan antibiotik pada pasien umum rawat jalan di rumah sakit. Menggunakan jenis penelitian studi literatur, data yang dipakai dalam studi ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa penelitian. Hasil penelitian studi literatur menunjukkan bahwa golongan antibiotik sefalosforin menjadi golongan antibotik dengan penggunaan terbanyak dalam peresepan dirumah sakit. Penggunaan antibiotik berdasarkan penyakit pasien terbanyak yaitu ISPA dan infeksi saluran kemih. Cefadroxil menjadi antibiotik yang terbanyak diresepkan, terbanyak kedua yaitu antibiotik siprofloksasin. Rentang umur pasien yang terbanyak diresepkan antibiotik adalah pasien dengan umur sekitar 13-65 tahun.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR POLA PENGGUNAAN OBAT DIABETES MELLITUS TIPE 2 RUMAH SAKIT

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Diabetes Mellitus (DM) merupakan salah satu penyakit metabolik yang ditandai oleh adanya hiperglikemia karena gangguan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya. Penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian studi literatur, menggunakan data sekunder yang berasal dari beberapa penelitian sebelumnya. Tahapan penelitian meliputi : (1). Pengumpulan data berupa penyuntingan dan meringkas sehingga didapatkan data utama tulisan; (2). Penyajian data; (3). Penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan OHO tunggal di RSUD Larantuka dan RSU Asy-Syifa Boyolali adalah Metformin (81,82% dan 38,1%), sedangkan di RSUD Lerik Kupang adalah Glimepiride (85,92%). Profil pengobatan diabetes mellitus untuk kombinasi OHO di RSUD Larantuka dan RSU Asy-Syifa Boyolali adalah Metformin dan Glimepirid (39,49% dan 26,4%), sedangkan di RS Lerik Kupang adalah Glimepiride dan Acarbose (47,07%).

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR PROFIL PENYIMPANAN OBAT DI RUMAH SAKIT

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Profil penyimpanan obat di Rumah Sakit dapat menggambarkan metode penyimpanan yang dapat dilakukan berdasarkan kelas terapi, menurut bentuk sediaan alfabetis dengan menerapkan prinsip FEFO (First Expired First Out) dan FIFO (First In First Out), dan disertai sistem informasi yang selalu menjadi ketersediaan persediaan farmasi sesuai kebutuhan untuk membandingkan Profil penyimpanan obat yang di lakukan di Rumah Sakit. Studi ini bertujuan untuk membandingkan profil penyimpanan obat yang dilakukan di Rumah Sakit dan penelitian ini termasuk jenis studi literatur. Data yang digunakan dalam studi literatur ini adalah data sekunder yang berasal dari beberapa penelitian. Objek penelitian yaitu Profil Penyimpanan Obat. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran dari data–data yang terkumpul dalam bentuk grafik dan tabel. Kesimpulan yang didapat dari studi penelitian ini adalah penyimpanan obat di Rumah Sakit telah sesuai dengan Permenkes No 58 tahun 2014 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR PROFIL PENGGUNAAN OBAT HIPOGLIKEMIK ORAL DI PUSKESMAS

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Diabetes melitus (DM) merupakan kondisi kronik yang terjadi karena tubuh tidak dapat memproduksi insulin secara normal atau insulin tidak dapat bekerja secara efektif.Obat hipoglikemik Oral (OHO) merupakan obat yang ditujukan untuk penanganan diabetes mellitus yang diberikan secara oral,terutama untuk pengobatan diabetes tipe 2. Tujuan dari penelitian ini adalahmengetahuiprofil penggunaan obat hipoglikemik oral di Puskesmas.Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur, yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari dan menelaah buku-buku, majalah ilmiah serta dokumen yang terkait seperti jurnal ilmiah. Objek penelitian yaitu penggunaan Obat hipoglikemik Oral (OHO) pada pasien diabetes melitus di puskesmas, yaitu puskesmas teladan kota Medan, Puskesmas di wilayan Surabaya Timurdan di Puskesmas temindung Samarinda. Penelitian ini dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran perbandingan dari data-data penggunaan obat hipoglikemik oral (OHO) yang terkumpul.Hasil penelitian menunjukkan bahwapenggunaan obat hipoglikemik oral di Puskesmas Teladan Kota Medan meliputi metformin 79,31%, kombinasi metformin + glimepiride 53,85% dan kombinasi metformin + glibenclamida 46,15%. Puskesmas wilayah Surabaya Timur meliputi metformin 29,71% dan kombinasiglibenklamid + metformin 55,8%. Puskesmas Temindung Samarinda meliputi glibenkalmid 50%, kombinasi metformin + glibenclamida 36,6% dan kombinasi metformin + glimepiride sebanyak 1 resep (3,3%). Disimpulkan penggunaan obat hipoglikemik oral di Puskesmas paling banyak golongan biguanid dengan jenis metformin.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LITERATUR PROFIL PENYIMPANAN OBAT DI GUDANG FARMASI PUSKESMAS

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Puskesmas merupakan sarana pelayanan kesehatan masyarakat, yang di dalamnya dilakukan banyak kegiatan salah satunya adalah penyimpanan obat. Penyimpanan obat merupakan kegiatan memelihara atau menyimpan perbekalan farmasi yang diterima pada tempat yang dinilai aman. Tujuan penelitian mengetahui profil penyimpanan obat di gudang farmasi Puskesmas. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari, menelaah buku-buku, majalah ilmiah serta dokumen yang terkait seperti skripsi serta jurnal ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 40 checklist di Puskesmas Tanjung Redeb Kab. Berau (34) 85% checklist persyaratan gudang obat, pengaturan penyimpanan obat, kondisi penyimpanan obat, tata cara penyusunan obat sudah memenuhi persyaratan dan yang tidak memenuhi persyaratan (6) 15% checklist. Puskesmas Maubesi Kab. Timor Tengah termasuk kategori baik dengan nilai presentase sebesar 85% pengaturan , penyimpanan, pencatatan dan pengamatan. Puskesmas Kota Palangkaraya penyimpanan, pengaturan, kondisi penyimpanan, tata cara penyimpanan dan pengamatan mutu obat secara umum sudah memenuhi persyaratan. Puskesmas Tompobulu Kab. Maros penerimaan, pengaturan, pengeluaran, stock opname, pencatatan dan pelaporan obat rata-rata diatas 50% sehingga disimpulkan sudah memenuhi persyaratan. Puskesmas Haekto hasil penelitian terhadap sistem penyimpanan obat di gudang obat berdasarkan pengaturan tata ruang sebesar (71,43%) termasuk kategori cukup, sedangkan cara penyimpanan sebesar (78,57%) termasuk kategori baik, pencatatan kartu stok sebesar (100%) termasuk kategori baik dan pengamatan mutu sebesar (80%) termasuk kategori baik. Puskesmas Haekto termasuk kategori baik yakni 82,5%. Sehingga dapat disimpulkan beberapa Puskesmas telah memenuhi persyaratan sesuai dengan pengelolaan obat yang telah diatur namun masih harus dilakukan perbaikan dan evaluasi.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail