Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

207 hasil
Open Access
DaftarKartu
ArticleOpen AccessMetadata saja

UJI TOKSISITAS AKUT EKSTRAK ETANOL DAUN PIDADA MERAH (Sonneratia caseolaris L) PADA MENCIT PUTIH (Mus musculus L)

2021•Artikel Penelitian dan Pengabdian

The leaves of the red pidada plant (Sonneratia caseolaris L.) are traditionally used by the people of Kalimantan to mix cold powder, treat wounds and have antioxidant properties. The aim was to determine the symptoms of acute toxicity and lethal dose of 50 ethanol extract of red pidada leaf (Sonneratia caseolaris L.) against white mice. Methods: This study used 20 rats which were divided into four groups and given a graded dose of 0.65 g/kgBW, 1.3 g/kgBW, 2.6 g/kgBW, and 5.2 g/kgBW ethanol extract of red pidada leaf with two oral administrations then observed for symptoms of toxicity and the number of deaths in each test animal after 24 hours, then observations were made. body weight for 14 days without treatment. The results showed that the apparent LD50 was: >5.2g/kgBB. Clinical symptoms observed in mice were decreased motor activity at the highest dose and increased grooming frequency. The LD50 of the ethanol extract of red pidada leaves is in the mild toxic category (5-15 g/kgBW).

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH EKSTRAK UMBI BAWANG TIWAI (Eleutherine americana Merr.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN TERHADAP DIAMETER LUMEN TUBULUS GINJAL MENCIT BETINA YANG DIPAPAR RHODAMIN B

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Bawang Tiwai memiliki kandungan senyawa flavonoid dan polifenol yang merupakan antioksidan. Antioksidan dapat menanggulangi radikal bebas dengan transfer atom hidrogen. Rhodamin B merupakan salah satu senyawa pemicu radikal bebas yang dapat merusak tubulus ginjal dengan mempengaruhi proses reabsorbsi sehingga terjadinya inflamasi yang menyebabkan diameter lumen tubulus ginjal. Penelitian ini merupakan penelitian true experimental yaitu sampel yang digunakan untuk eksperimen maupun sebagai kelompok kontrol diambil secara random dari populasi tertentu. Penelitian eksperimen adalah metode sistematis guna membangun hubungan yang mengandung fenomena sebab akibat (causal-effect relationship). Bentuk desain penelitian yang dipilih adalah Post-test Only Control Group Design. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ekstrak umbi bawang tiwai (Eleutherine americana Merr.) sebagai antioksidan terhadap diameter lumen tubulus ginjal mencit betina yang dipapar rhodamin B dan mengetahui Effective Dose 50 (ED50) ekstrak umbi bawang tiwai yang dapat mempengaruhi diameter lumen tubulus ginjal mencit betina yang dipapar rhodamin B. Penelitian dilakukan menggunakan 25 mencit betina yang dibagi menjadi 5 kelompok yaitu kelompok perlakuan negatif diberikan rhodamin B 0,08mg/25gBB, kelompok positif diberikan rhodamin B 0,08mg/25gBB dan vitamin C 1,3mg/25gBB, kelompok perlakuan 1 (P1) diberikan rhodamin B 0,08mg/25gBB dan esktrak umbi bawang tiwai 1,25mg/25gBB, kelompok perlakuan 2 (P2) diberikan rhodamin B 0,08mg/25gBB dan esktrak umbi bawang tiwai 2,5 mg/25gBB dan kelompok perlakuan 3 (P3) diberikan rhodamin B 0,08 mg/25gBB dan esktrak umbi bawang tiwai 5 mg/25gBB dengan perlakuan dilakukan setiap hari selama 15 hari. Hasil aktivitas ekstrak umbi bawang tiwai diamati dari histologi tubulus ginjal mencit berupa diameter tubulus ginjal dengan melakukan analisa menggunakan ANOVA dengan dilanjutkan uji Tukey p=0,05.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

FORMULASI GRANUL SIRUP KERING EKSTRAK ETANOL DAUN KEMANGI (Ocimum basilicum L.) SEBAGAI SEDIAAN FOOD SUPPLEMENT

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Indonesia dikenal sebagai salah satu dari tujuh negara dengan keanekaragaman hayati terbesar dan memiliki potensi dalam pengembangan obat herbal dalam bidang kesehatan. Obat herbal yang biasa digunakan dimasyarakat adalah tanaman, yang menghasilkan senyawa metabolit sekunder. Salah satu tanaman yang memiliki banyak kandungan senyawa metabolit sekunder yaitu tanaman kemangi (Ocimum santcum L.), senyawa yang terdapat pada tanaman kemangi diantaranya adalah flavonoid yang berkhasiat sebagai antioksidan sehingga dapat dikembangkan menjadi sediaan farmasi yaitu granul sirup kering. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan campuran Natrium CMC dan Avicel pH 101 sebagai suspending agent yang dapat menghasilkan granul sirup kering yang memenuhi persyaratan fisik sirup kering. Penelitian ini meliputi beberapa tahan diantaranya determinasi tanaman, pengambilan sampel, pembuatan simplisia, pembuatan ekstrak, pembuatan granul sirup kering dan evaluasi sediaan granul sirup kering. Formulasi granul sirup kering dibuat dalam tiga variasi konsentrasi dengan perbandingan Natrium CMC dan Avicel pH 101 sebagai suspending agent yaitu Formula I (0,5% : 1,5%), formula II (1% : 1%), dan formula III (1,5% : 0,5%). Sediaan yang dihasilkan dilakukan evaluasi karakteristik fisik granul yaitu uji organoleptis, uji higroskopis, kandungan lembab, sifat alir, densitas massa, distribusi ukuran partikel, dan waktu rekonstitusi dan karakteristik fisik granul setelah rekonstitusi uji viskositas, uji pH dan uji bobot jenis.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EVALUASI PENGELOLAAN OBAT TAHAP PENYIMPANAN DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT PKT PRIMA SANGATTA

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pengelolaan obat pada tahap penyimpanan di instalasi farmasi Rumah Sakit sangat penting dilakukan untuk menjamin kualitas obat, untuk menjaga efektivitas terapi bagi pasien dan tidak merugikan Rumah Sakit. Selain untuk menjaga sediaan farmasi agar tetap pada kondisi yang baik, penyimpanan pada sediaan farmasi juga penting karena untuk menjaga obat tidak rusak, tidak kadaluarsa, terhindar dari stok mati dan perputaran obat dalam 1 tahun berjalan dengan maksimal. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi penyimpanan sediaan farmasi di instalasi farmasi Rumah Sakit PKT Prima Sangatta. Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental yang bersifat deskriptif dengan pelaksanaan pengumpulan data secara kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari hasil observasi menggunakan form check list berdasarkan Permenkes nomor 72 tahun 2016. Data kuantitatif di peroleh berdasarkan penelusuran indikator penyimpanan obat yaitu kecocokan obat dengan kartu stok, Turn Over Ratio (TOR), persentase nilai obat ED atau rusak, persentase stok mati di rumah sakit PKT Prima Sangatta.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Implementasi Standar Pelayanan Kefarmasian Di Puskesmas Loa Ipuh Tenggarong

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Standar pelayanan kefarmasian adalah tolok ukur yang dipergunakan sebagai pedoman bagi tenaga kefarmasian dalam menyelenggarakan pelayanan kefarmasian dan pelayanan kefarmasian adalah suatu pelayanan langsung dan bertanggung jawab kepada pasien yang berkaitan dengan Sediaan Farmasi dengan maksud mencapai hasil yang pasti untuk meningkatkan mutu kehidupan pasien. Untuk meningkatkan mutu pelayanan kefarmasian di Puskesmas, maka ditetapkan Peraturan Menteri Kesehatan No. 74 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi standar pelayanan kefarmasian di Puskesmas Loa Ipuh Tenggarong.Penelitian dilakukan pada bulan Januari sampai dengan Maret 2021. Rancangan penelitian ini merupakan rancangan penelitian observasional dengan menggunakan desain penelitian cohort.Data diperoleh dari pengisian lembar wawancara, lembar kuesioner oleh pasien dan lembar daftar tilik berdasarkan pengamatan langsung di ruang farmasi Puskesmas Loa Ipuh.Data yang diperoleh dibandingkan dengan standar yang ada pada kepustakaan dan dianalisis menggunakan uji ChiSquare dan Spearman’s.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Pengelolaan Obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Tingkat IV Samarinda

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rumah Sakit merupakan suatu unit pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Salah satu bagian di Rumah Sakit yang bertanggung jawab atas proses pengelolaan obat adalah Instalasi Farmasi Rumah Sakit. Terjadinya kekosongan obat, kehabisan stok, atau stok yang menumpuk berdampak secara medis dan ekonomi. Hal seperti ini memerlukan upaya pengelolaan obat yang efisien dan efektif. Pengelolaan perbekalan farmasi merupakan suatu siklus kegiatan, dimulai dari pemilihan, perencanaan, pengadaan, penyimpanan, pendistribusian, pengendalian, penghapusan, administrasi dan pelaporan serta evaluasi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui profil pengelolaan obat dan kesesuaian pengelolaan obat di Instalasi di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Tingkat IV Samarinda. Sumber data yang digunakan adalah berupa hasil wawancara dan hasil observasi langsung serta telaah dokumen. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari – Maret 2021. Obyek penelitian adalah sistem pengelolaan obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Tingkat IV Samarinda. Teknik analisis data digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis kualitatif.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN KADAR FLAVONOID EKSTRAK ETANOL DAUN JAMBU BOL (Syzygium malaccense) DENGAN NILAI SUN PROTECTION FACTOR

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Daun jambu bol (Syzygium malaccense) merupakan salah satu tanaman yang berpotensi sebagai tabir surya karena memiliki aktivitas antioksidan yang cukup kuat. Daun jambu bol termasuk ke dalam keluarga Myrtaceae yang digunakan sebagai antioksidan alami. Hasil skrining fitokimia terhadap daun jambu bol menunjukan adanya kandungan senyawa metabolit sekunder yaitu flavonoid, tannin, terpenoid dan minyak atsiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bentuk simplisia dan variasi konsentrasi pelarut terhadap nilai SPF (Sun Protection Factor) dan kadar flavonoid ekstrak etanol daun jambu bol. Variabel bebas pada penelitian ini ialah bentuk simplisia yang digunakan yaitu serbuk dan rajangan serta variasi pelarut etanol yaitu 70%, 95% dan 100%, variabel terikat ialah nilai SPF (Sun Protection Factor) dan kadar flavonoid dari masing-masing ekstrak etanol daun jambu bol dan variabel kontrol pada penelitian ini ialah sampel daun jambu bol dan spektrofotometri UV-Vis. Tahapan penelitian ini di awali dengan melakukan determinasi tanaman daun jambu bol, pengambilan sampel daun jambu bol yang dilakukan pada pagi hari, pembuatan simplisia, pembuatan ekstrak etanol daun jambu bol dengan variasi konsentrasi pelarut 70%, 95% dan 100%, dilakukan perhitungan rendemen ekstrak, dilakukan skrining fitokimia selanjutnya dilakukan penentuan nilai SPF (Sun Protection Factor) dan penentuan kadar flavonoid ekstrak etanol daun jambu bol, terakhir ditutup dengan analisis data. Penelitian yang dilakukan ialah penelitian secara eksperimental, objek yang diteliti ialah nilai SPF (Sun Protection Factor) dan kadar flavonoid ekstrak daun jambu bol dengan metode ekstraksi maserasi. Serbuk simplisia dan simplisia rajang daun jambu bol diekstraksi secara maserasi menggunakan variasi konsentrasi pelarut etanol 70%, 95% dan 100% selama 24 jam. Penentuan nilai SPF (Sun Protection Factor) dan kadar flavonoid ekstrak daun jambu bol dengan spektrofotometri UV-Vis. Kata kunci : Syzygium malaccense, nilai SPF (Sun Protection Factor), flavonoid, maserasi, spektrofotometri UV-Vis.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN SOSIALISASI GEMA CERMAT DI KEL.SENGKOTEK KECAMATAN LOA JANAN ILIR

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Masalah penggunaan obat pada masyarakat masih banyak ditemui, guna mengatasi masalah tersebut pemerintah mengadakan program GEMA CERMAT atau Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat yaitu gerakan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran, kepedulian dan pemahaman masyarakat tentang penggunaan obat secara benar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran sosialisasi GEMA CERMAT pada masyarakat di Kelurahan Sengkotek Kecamatan Loa Janan Ilir dalam melakukan swamedikasi secara tepat. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan metode cross sectional. Obyek yang diteliti adalah sosialisai GEMA CERMAT dan pengetahuan masyarakat dalam melakukan swamedikasi. Variabel bebas pada penelitian ini adalah adalah sosialisasi GEMA CERMAT dan variabel terikat yaitu pengetahuan swamedikasi masyarakat di Kelurahan Sengkotek Kecamatan Loa Janan Ilir. Penelitian ini menggunakan sampel 92 responden yang dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok pertama sebanyak 46 responden diberi perlakuan sosialisasi dan kelompok kedua sebanyak 46 responden tidak diberi perlakuan sosialisasi. Setiap responden diberi kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan yang kemudian dianalisis menggunakan Excel untuk mengetahui persantase perbandingan kedua kelompok penelitian, setelah itu dilakukan uji melalui SPSS untuk mendapatkan nilai koefisen korelasi.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN KADAR FENOLIK TOTAL DAN NILAI SPF EKSTRAK ETANOL DAUN JAMBU BOL(Syzygium malaccense) BERDASARKAN VARIASI BENTUK SIMPLISIA DAN KONSENTRASI ETANOL

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Senyawa fenolik merupakan senyawa kimia yang memiliki aktivitas sebagai antioksidan, sehingga dapat berperan aktif sebagai tabir surya dan dapat mencegah efek merugikan dari paparan radiasi sinar UV terhadap kulit. Antioksidan yang terdapat pada senyawa fenolik bersifat sebagai oksidator dan berperan dalam menetralisasikan radikal bebas. Jambu bol (Syzygium malaccense) termasuk kedalam family Myrtaceae. Jambu bol merupakan tanaman yang memiliki kadar fenolik tinggi dan memiliki aktivitas farmakologi sebagai antioksidan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar fenolik total dan nilai SPF ekstrak etanol daun jambu bol berdasarkan variasi bentuk simplisia dan konsentrasi pelarut. Penelitian yang dilakukan ini bersifat eksperimental. Objek yang diteliti adalah kadar fenolik total dan nilai SPF ekstrak etanol daun jambu bol berdasarkan variasi bentuk simplisia (serbuk dan rajangan) dan konsentrasi pelarut. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah ekstrak etanol daun jambu bol dengan variasi bentuk simplisia (serbuk dan rajangan) dengan konsentrasi pelarut yang digunakan yaitu etanol 70%, 95% dan 100%. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah kadar fenolik total dan nilai SPF ekstrak etanol daun jambu bol. Tahapan dalam penelitian ini dimulai dari determinasi sampel, pengambilan sampel, pembuatan simplisia, pembuatan ekstrak dengan metode maserasi, penetapan kadar air ekstrak, skrining fitokimia, penentuan kadar fenolik total dan uji aktivitas tabir surya dengan spektrofotometri UV-Vis. Ekstrak kental yang diperoleh dihitung kadar air, skrinning fitokimia dan dilanjutkan dengan uji kadar fenolik total dengan menggunakan pembanding asam galat dan dihitung nilai SPF menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Penetapan kadar fenolik total dinyatakan dalam mg/GAE dan dihitung menggunakan rumus TPC (Total Phenolic Content) dan nilai SPF dihitung menggunakan persamaan Mansur.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

analisis efektivitas biaya kontrasepsi di puskesmas loa janan

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Keluarga Berencana (KB) adalah program skala nasional untuk menekan angka kelahiran dan mengendalikan pertambahan penduduk di suatu negara. Tujuan KB yaitu memiliki tiga fase yang pertama fase menunda/mencegah kehamilan, kedua adalah fase menjarangkan kehamilan dan ketiga adalah fase menghentikan/ mengakhiri kehamilan/ kesuburan. Penggunaan kontrasepsi pada KB merupakan usaha-usaha untuk mencegah terjadinya kehamilan. Tujuan penelitian adalah mencari solusi, baik bagi pemerintah maupun akseptor untuk menentukan metode kontrasepsi yang paling cost effective antara suntik, pil, dan IUD berdasarkan lama pemakaian dalam kaitannya dengan kualitas hidup akseptor di Puskesmas Loa Janan. Objek penelitian yang digunakan rasio efektivitas biaya kontrasepsi IUD, suntik, dan pil. Variabel bebas pada penelitian ini yaitu penggunaan kontrasepsi. Variabel terikat yaitu efektivitas dan biaya kontrasepsi di Puskesmas Loa Janan. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis perhitungan Average Cost-Effentivenes Ratio (ACER) dan Incrementar Cost-Effectiveness Ratio (ICER) kemudian menentukan hubungan antara efektivitas biaya kontrasepsi dan kualitas hidup akseptor.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH SERTIFIKASI LABEL HALAL PADA KOSMETIK TERHADAP MINAT BELI MASYARAKAT DI KEC. PALARAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS LABEL HALAL PADA KOSMETIK TERHADAP MINAT BELI MASYARAKAT DI KECAMATAN PALARAN. Indonesia merupakan negara dengan mayoritas masyarakatnya beragama Islam, termasuk masyarakat yang berada di Kecamatan Palaran. Bagi umat Islam segala sesuatu yang dimakan atau digunakan wajib bersifat halal, termasuk didalamnya kosmetik yang digunakan sehari-hari. Adanya labelisasi halal pada setiap produk membuat umat Islam lebih tenang dalam menggunakan suatu produk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh minat beli terhadap keputusan membeli konsumen terhadap produk kosmetik dan untuk mengetahui pengaruh tidak langsung labelisasi halal terhadap keputusan pembelian konsumen terhadap produk kosmetik. Sampel yang digunakan sebanyak 377 responden wanita dengan kisaran usia 17-55 tahun diambil secara acak di Kecamatan Palaran. Pengumpulan data melalui kuesioner dan pengolahan data dengan analisis deskriptif menggunakan SPSS.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KARAKTERISTIK SOSIODEMOGRAFI DAN EVALUASI POLA TERAPI ANTIRETROVIRAL PASIEN HIV/AIDS DI RSUD ABDUL WAHAB SJAHRANIE SAMARINDA

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

HIV/AIDS adalah singkatan dari Human Immunodefiency Virus yaitu virus yang menyebabkan AIDS (Acquired Immnune Deficiency Syndrome). Penyakit AIDS (acquired immunodeficiency syndrome) merupakan manifestasi klinis tahap akhir dari infeksi HIV (human immunodeficiency virus). Virus ini menyerang sel-sel CD4 di dalam sistem kekebalan tubuh yang merupakan komponen penting dalam melawan infeksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji karakteristik sosiodemografi pasien HIV/AIDS dan mengevaluasi penggunaan obat antiretroviral pada pasien tersebut. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan rumus slovin menggunakan data retrospektif pada bulan Juli-Desember tahun 2020 di RSUD A. Wahab Sjahranie Samarinda. Data diperoleh dari rekam medik dengan kriteria: pasien HIV/AIDS laki-laki dan perempuan; penggunaan obat antiretroviral dan dosis obat antiretroviral. Profil sosiodemografi dianalisis sercara deskriptif, sementara kesesuaian penggunaan obat dievaluasi dan dibandingkan dengan standar pengobatan. Sampel yang akan diambil sebanyak 129 orang dengan menggunakan rumus slovin.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAN FRAKSI AKAR KUNING (Fibraurea tinctoria Lour) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli dan Staphylococcus aureus

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Akar kuning (Fibraurea tinctoria Lour.) merupakan tumbuhan khas yang dapat dijumpai di Kalimantan. Akar kuning biasa dimanfaatkan oleh masyarakat setempat sebagai obat gatal, penyakit kuning dan diare. Salah satu senyawa kimia yang terkandung dalam akar kuning adalah berberin yang berpotensi memiliki khasiat sebagai antidiabetes, antivirus, antibakteri dan antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi tumbuhan Akar Kuning (Fibraurea tinctoria Lour.) sebagai antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli dengan menggunakan metode disc diffusion. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk gambar dan tabel. Kata kunci: antibakteri, akar kuning, berberin, Fibraurea tinctoria Lour.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH EKSTRAK ETANOL UMBI BAWANG DAYAK (Eleutherine bulbosa (Mill.) Urb.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGI GLOMERULUS MENCIT PUTIH (Mus musculus L.) BETINA YANG DIPAPAR RHODAMIN B

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rhodamin B merupakan pewarna tekstil yang masih digunakan untuk pewarna makanan, zat ini akan menjadi radikal bebas yang dapat merusak organ tubuh jika dikonsumsi dalam jumlah banyak dengan jangka waktu yang lama. Salah satu organ yang terkena dampak dari radikal bebas, yaitu ginjal terutama pada glomerulus bagian ruang bowman. Ruang bowman penting pada proses ekskresi untuk menampung hasil filtrat, apabila ruang bowman menyempit maka produksi filtrat akan menurun. Upaya untuk menanggulangi radikal bebas, yaitu dengan menggunakan antioksidan. Umbi bawang dayak (Eleutherine bulbosa (Mill.) Urb.) adalah salah satu umbi yang memiliki antioksidan alami karena adanya senyawa flavonoid dan polifenol. Gugus hidroksil yang terdapat pada flavonoid dapat menangkap radikal bebas yang dihasilkan dari reaksi peroksidasi lipid. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh ekstrak umbi bawang dayak terhadap lebar ruang bowman pada mencit putih jantan yang dipapar rhodamin B dan untuk mengetahui dosis ekstrak umbi bawang dayak yang paling optimal dalam mempengaruhi lebar ruang bowman. Metode penelitian, yaitu true eksperimental dengan rancangan test-only-control group design yang dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan, yaitu kelompok perlakuan kontrol negatif (Rhodamin B dosis 0,08 mg/25gBB, kontrol positif (Rhodamin B dosis 0,08 mg/25gBB dan vitamin C dosis 1,3 mg/25gBB), kelompok perlakuan I, II dan III masing-masing diberikan rhodamin B sebanyak 0,08 mg/25gBB dan dosis bertingkat ekstrak umbi bawang dayak sebanyak 1,25 mg/25gBB; 2,5 mg/25gBB; dan 5 mg/25gBB secara peroral selama 15 hari. Mencit putih betina pada 5 kelompok perlakuan kemudian dibedah, dibuat preparat dan diperiksa preparat histopatologi. Analisis data statistik menggunakan One Way ANOVA. Kata kunci: umbi bawang dayak (Eleutherine bulbosa (Mill.) Urb.), antioksidan, rhodamin B, glomerulus, ruang bowman.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KARAKTERISASI EKSTRAK ETANOL DAUN SELUTUI PUKA (Tabernaemontana macrocarpa Jack)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Selutui Puka (Tabernaemontana macrocarpa Jack.) merupakan salah satu tumbuhan berkhasiat obat yang secara empiris digunakan oleh suku Dayak Desa Karangan Kecamatan Mook Manar Bulant dengan memanfaatkan air rebusan daun selutui puka sebagai obat sakit gigi dan sariawan, getahnya dapat diminum sebagai obat tumor dan dioles untuk mengobati penyakit kudis dan kulit melepuh. Adanya beberapa manfaat dari tumbuhan selutui puka yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi obat tradisional, sehingga perlu dilakukan karakterisasi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui karakteristik spesifik dan non spesifik ekstrak daun selutui puka. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian non eksperimen. Objek penetian adalah karakteristik ekstrak etanol daun selutui puka meliputi parameter spesifik : organoleptik ekstrak, kandungan senyawa metabolit sekunder, kadar sari larut air, kadar sari larut etanol dan parameter non spesifik : kadar abu, kadar air, kadar abu tidak larut asam, total kapang, cemaran mikroba, bobot jenis. Tahapan penelitian meliputi identifikasi tumbuhan, pengumpulan sampel, pembuatan simplisia, ekstraksi dan karakterisasi ekstrak. Analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif dari objek yang akan diteliti

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI N HEKSAN DAN ETIL ASETAT DAUN SELUTUI PUKA (Tabernaemontana macrocarpa Jack) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus MENGGUNAKAN METODE DIFUSI CAKRAM

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jerawat dapat menimbulkan lesi tanpa radang, lesi pada radang atau kombinasi keduanya, yang sebagian besar menyerang wajah dan mikroba pembentuk nanah yang bertanggung jawab dalam pengembangan berbagai bentuk akne vulgaris salah satunya adalah Staphylococcus aureus. Masyarakat suku Dayak menggunakan air rebusan dari daun selutui puka untuk mencuci wajah/dikompres pada daerah wajah yang berjerawat. Metabolit sekunder yang terkandung pada bagian daun tumbuhan selutui puka adalah alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan steroid. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri fraksi etil asetat, kloroform dan n-heksan daun selutui puka (Tabernaemontana macrocarpa Jack.) terhadap bakteri Staphylococcus aureus menggunakan metode difusi cakram. Penelitian ini bersifat eksperimental. Obyek yang diteliti adalah zona hambat fraksi etil asetat, kloroform dan n-heksan daun selutui puka terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Penelitian ini menggunakan sampel daun selutui puka yang didapatkan dari Desa Karangan, Kabupaten Kutai Barat. Tahapan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pengumpulan bahan baku, determinasi tumbuhan, pembuatan simplisia, pembuatan ekstrak, fraksinasi, uji skrining fitokimia fraksi etil asetat, kloroform dan n-heksan, uji aktivitas antibakteri fraksi etil asetat, kloroform dan n-heksan daun selutui puka (Tabernaemontana macrocarpa Jack.) terhadap bakteri Staphylococcus aureus dengan metode difusi kertas cakram pada konsentrasi 5%, 10% dan 15% dan 0,1% klindamisin sebagai kontrol positif.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KONSENTRASI CARBOPOL 940 SEBAGAI GELLING AGENT TERHADAP STABILITAS SIFAT FISIK EMULGEL HAND SANITIZER MINYAK SEREH WANGI (CYMBOPOGON NARDUS L.)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hand Sanitizer merupakan jenis cairan pembersih tangan yang berbahan dasar alkohol yang digunakan untuk membunuh mikroorganisme dengan pemakaian tanpa dibilas air. Senyawa utama padaminyak sereh wangi antara lain geraniol, citonelol dan citronelal yang berperan sebagai antibakteri. Tujuan dilakukan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi Carbopol 940 sebagai gelling agent terhadap sifat fisisk dan stabilitas dalam sediaan emulgel sanitizer minyak sereh wangi. penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan objek yang diteliti adalah sifat fisik sediaan emulgel hand sanitizer minyak sereh wangi dengan variasi konsentrasi Carbopol 940 sebagai gelling agent. Sampel yang digunakan yaitu minyak sereh wangi dan teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling. Variabel bebas dalam penelitian yaitu konsentrasi Carbopol 940 sebagai gelling agent dan variabel terikat dalam penelitian yaitu sifat fisik dan stabilitas emulgel. Variabel kontrol dalam penelitian adalah suhu, kelembaban ruangan dan kemungkinanan penguapan minyak sereh. Data hasil pengujian dianalisis dengan menggunakan statistik.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS RESPON KONSUMEN TERHADAP STRATEGI BAURAN PEMASARAN (MARKETING MIX) FARMASI DI APOTEK PRIMA HUSADA SANGATTA KABUPATEN KUTAI TIMUR

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Menyusun strategi dalam bisnis apotek sangat penting untuk mempertahankan keunggulan-keunggulan yang dimiliki perusahaan agar tidak mengalami penurunan. Strategi bauran pemasaran “Marketing Mix” adalah kumpulan aktivitas pemasaran yang digunakan untuk melayani pasar sasaran. Konsep bauran pemasaran terdiri dari 4P, yaitu product, price, place dan promotion. Kepuasan konsumen terhadap suatu layanan yang diberikan dapat membentuk keloyalitasan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana respon konsumen terhadap strategi bauran pemasaran (marketing mix) farmasi di apotek Prima Husada Sangatta. Rancangan penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan teknik sampling yang digunakan adalah probability sampling dengan menggunakan metode simple random sampling. Tahapan penelitian meliputi, tahapan persiapan dengan mengajukan permohonan surat izin penelitian kepada apotek, pengumpulan data berupa kuisioner. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan SPSS.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

UJI TOKSISITAS AKUT EKSTRAK ETANOL DAUN KRATOM (Mitragyna speciosa) DENGAN METODE MASERASI DAN REFLUKS TERHADAP LARVA Artemia salina Leach DENGAN PROFIL KROMATROGRAFI LAPIS TIPIS (KLT)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kratom (Mitragyna speciosa Korth.) dipercaya memiliki khasiat untuk pengobatan. Tumbuhan kratom mengandung senyawa kimia alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, fenol, triterpenoid dan beberapa kandungan kimia lainnya termasuk Mitraginin yang diduga memiliki efek toksik. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengetahui sifat toksik dari ekstrak etanol daun kratom terhadap larva Artemia salina Leach. Mengetahui nilai Lethal Concentration 50 (LC50) ekstrak etanol daun kratom. Mengetahui senyawa apa saja yang terdapat dalam ekstrak etanol daun kratom dengan metode maserasi dan refluks. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimental dengan tahapan penelitian yaitu pengambilan sampel, determinasi tumbuhan, pembuatan simplisia, pembuatan ekstrak (metode maserasi dan refluks), perhitungan rendemen, kadar air, skrining fitokimia ekstrak etanol daun kratom, identifikasi kromatografi lapis tipis (KLT), uji toksisitas akut dengan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT), menggunakan larva Artemia salina Leach yang berumur 48 jam dan dibagi dalam 5 kelompok pengujian. Tiap kelompok pengujian terdiri dari 10 ekor larva dengan 3 kali pengulangan. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif menggunakan metode analisis probit. Kata Kunci : Toksisitas akut, Mitragyna speciosa, Artemia salina, Kromatrografi Lapis Tipis, Brine Shrimp Lethality Test.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail